Selamat datang di situs resmi pemerintahan kabupaten gunung mas
Kabupaten Gunung Mas Saat Ini Menikmati Bonus Demografi
25/10/2017

Gunung Mas – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gunung Mas melaksanakan Sosialisasi Policy Brief Kebijakan Pembangunan Berwawasan Kependudukan di Aula Pertemuan Badan Perencanaan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah. (BPPDPD) selasa, (24/10/2017) pagi.

Turut hadir Staf Ahli Bupati Gunung Mas Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas, Salampak Haris, yang mewakili SOPD, serta undangan dan peserta yang lainya.

Bupati Gunung Mas Arton S Dohong dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintah Dan Kesra Drs. Ambu Jabar. Sebagaimana kita ketahuai bahwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan peratuaran Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang perangkat Daerah, bahwa disebutkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana adalah kewenangan wajib Non Pelayanan Dasar.

Asisten I Bidang Kesejahteraan Masyarakat Dan Kesra Saat membacakan Sambutan Bupati Gunung Mas Dalam Sosialisasi Policy Brief Penyerasian Kebijakan Pembangunan Berwawasan Kependudukan.

Selain itu jumlah Penduduk Kabupaten Gunung Mas berjumlah 141.538 jiwa dengan jumlah Usia Produktif berjumlah 98.991 jiwa, dan jumlah  usia non produktif berjumlah 42.547 jiwa, letak Geografis Kabupaten Gunung Mas termasuk Daerah sulit sehingga jangkauan akses dan pelayanan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga belum maksimal.

“Apabila kita melihat penduduk Kabupaten Gunung Mas saat ini, sedang menikmati bonus demografi, dimana usia produktif. Berbagai temuan empiris telah menunjukan kemajuan bangsa di masa depan sebagian besar ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, bukan oleh melimpahnya sumber alam. Banyaknya penduduk usia produktif ini, apabila berkualitas maka akan menjadi modal pembangunan, dan sebaliknya dan Pembangunan keluarga guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” urainya.

Usai Pembukaan Foto Bersama Asisten I Dengan Narasumber, Ketua Panitia Serta dengan Peserta Sosialisasi 

Ketua Panitia pelaksana kegiatan Dra. Turina Baboe melaporkan Dinas Pengendali Penduduk dan Keluarga Berencana merupakan salah satu Dinas yang menekankan pada penduduk, dimana penduduk merupakan obyek hasil pembangunan, dan sekaligus sebagai subyek dalam pembangunan, sehingga kami merasa perlu untuk membuat Policy Brief tentang kependudukan ini, agar dapat menjadi dasar rasional dalam pemilihan alternatif sebuah kebijakan yang menyangkut kependudukan.

“Peserta berjumlah 80 (delapan puluh) orang, terdiri dari, 11 SOPD 2 Badan Vertikal, 6 Tokoh Agama, 12 Kepal Sekolah, 9 Organisasi masyarakat, dan seluruh Pelaksana di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana,” urainya.

Pres Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.

 

5 Berita Terbaru


Menu


Banner








Link


Download