KUALA KURUN – Pernyataan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran akan  menertibkan kendaraan, terutama truk pelat non KH yang sebagian besar beroperasi di perusahaan, mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas).

Wakil Bupati Gumas Rony Karlos menyatakan dukungannya terhadap pernyataan gubernur Kalteng. Dikatakannya, Pemkab Gumas juga menginginkan demikian, yakni semua aktivitas baik kendaraan roda dua maupun empat, seharusnya menggunakan pelat KH, khususnya pelat KH-H. Namun, keinginan tersebut harus melalui pertimbangan yang matang.

”Kami menginginkan seluruh kendaraan menggunakan pelat KH, terlebih lagi khususnya yang berciri Kabupaten Gumas, yakni plat KH-H,” ujar Rony saat dibincangi wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (21/9) pagi.

Lebih jauh dikatakannya, dalam penerapan penggunaan pelat KH, harus didasari  beberapa pertimbangan dan tidak hanya asal-asalan, seperti berapa biaya yang dikeluarkan untuk balik nama dan berapa lama prosesnya, jika dibandingkan dengan provinsi lain.

”Saya pernah berbicara dengan beberapa investor terkait hal ini. Kalau kita tetap memperhitungkan biaya balik nama, mereka merasa keberatan. Mereka  minta Rp 0 untuk biaya balik nama tersebut,” tandas Rony.

Dikatakan Wabup Rony Karlos, saat Bupati Gumas masih mengkalkulasikan, mengkaji dan mempertimbangkan rencana tersebut. Ini masih belum final, artinya pemerintah daerah juga tidak mengabaikan hak dari investor yang mayoritas memiliki kendaraan plat non KH.

”Hal ini masih dalam kajian dan beberapa pertimbangan. Nanti kita lihat seperti apa kebijakan yang dikeluarkan,” katanya.

Ditambahkannya, dengan penggunaan kendaraan pelat KH, tentunya akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gumas, karena pajak kendaraan tersebut nantinya akan masuk ke dalam kas daerah.

SUMBER : Prokal

Terakhir diedit : 17 November 2016 17:06 WIB
Bagikan