PROFILE KABUPATEN GUNUNG MAS

Kondisi  letak  wilayah Kabupaten   Gunung   Mas  secara   geografis  terletak   pada  posisi ± 0°18’ 00” Lintang Selatan sampai dengan ± 01° 40’30” Lintang Selatan dan   ± 113° 01’00”Bujur Timur sampai dengan ± 114° 01’ 00”Bujur Timur. Dengan luas wilayah Kabupaten Gunung Mas berdasarkan Undang - Undang  No 5 Tahun 2002 adalah 10.804 Km² dan merupakan kabupaten terluas keenam dari 14 (empat belas) Kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah (7,04% dari luas Provinsi Kalimantan Tengah). Batas - batas wilayah Kabupaten Gunung Mas adalah sebagai berikut :

  1. Sebelah Baratberbatasan dengan : Kabupaten Katingan dan Kota Palangka Raya.
  2. Sebelah Utaraberbatasan dengan : Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat.
  3. Sebelah Timurberbatasan dengan : Kabupaten Kapuas.
  4. Sebelah Selatan berbatasan dengan : Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.

A. Keadaan Topografi
Wilayah Kabupaten Gunung Mas termasuk dataran tinggi yang memiliki potensi untuk dijadikan daerah  perkebunan.  Daerah  utara   merupakan  daerah   perbukitan,  dengan ketinggian  antara ± 100-500 meter dari permukaan laut dan mempunyai tingkat kemiringan ± 8 - 15°, serta mempunyai daerah pengunungan dengan tingkat kemiringan ± 15 - 25° pada daerah tersebut terdapat pengunungan Muller dan Schwanner dengan puncak tertinggi (Bukit Raya) mencapai 2.278 meter dari permukaan laut.

B. Jenis Tanah
Jenis tanah wilayah Kabupaten Gunung Mas terdiri dari atas beberapa jenis yaitu Podsolik Merah Kuning, Alluvial, Hydromorfik Kelabu, Alluvial Hydromorfik, Gley Humus dan Komplek Regosol Podsolik, jenis tanah yang dominan adalah tanah Podsolik Merah Kuning tersebar dibagian utara wilayah Kabupaten Gunung Mas dengan ketebalan ± 110 cm

C. Klimatologi
Klimatologi wilayah Kabupaten Gunung Mas berdasarkan klasifikasi Oldeman (1975) termasuk tipe iklim B1, yaitu wilayah dengan bulan basah terjadi antara 7 - 9 bulan (curah hujan > 200 mm /bulan) dan bulan kering (curah hujan < 100 mm / bulan) kurang dari 2 bulan.

D. Geologi
Geologi Kabupaten Gunung Mas berdasarkan Peta Geologi Lembar Tumbang Hiran (U.Margono, Tsujitno, T.Santosa, 1995), Lembar Tewah (A.S Sumartadipura & U. Margono, 1996), Lembar Muara Teweh (S.Supriatna A. Sudradjat, H.Z Abidin, 1993) dan Lembar Buntok (Sutrisno, S.Supriatna,  E. Rustandi, P. Sanyoto, K. Hasan, 1994), bahwa geologi Kabupaten Gunung Mas terdiri dari beberapa litologi yang terbentuk dengan urutan stratigrafi adalah: Batuan Malihan, Tonalik Spauk, Formasi Tanjung, Formasi Haloq, Formasi Mentomoi, Formasi Montalat, Batuan Gunung Api Malasan, Batuan Terobosan Sintang, Formasi Warukin, Formasi Dahor dan Aluvium. Umur batuan tertua diperkirakan berumur Trias. Struktur geologi Kabupaten Gunung Mas terdapat berupa lipatan, sesar dan kekar yang erat kaitannya dengan pembentukan logam dasar emas (Au), perak (Ag), besi (Fe), seng (Zn) dan tembaga (Cu) yang umumnya terdapat pada daerah ini.

E. Hidrologi
Wilayah Kabupaten Gunung Mas dilintasi oleh 4 (empat) sungaibesar yaitu Sungai Kahayan, Sungai Rungan, Sungai Manuhing, Sungai Miri serta anak-anak sungai lainnya yang berfungsi sebagai penunjang alternatif transportasi darat untuk angkutan barang  maupun penumpang. Pentingnya peranan sungai ini disebabkan oleh terbatasnya / terganggunya prasarana perhubungan darat, disamping itu sebagai besar pemukiman penduduk masih berada di daerah pinggiran sungai. Ada 4 (empat) jalur sungai yang berada atau masuk wilayah Kabupaten Gunung Mas yaitu : Sungai Manuhing dengan panjang ± 28,75 Km, Sungai Rungan dengan panjang ± 86,25 Km, Sungai Kahayan dengan panjang   ± 600,00 Km, Sungai Miri dengan panjang ± 20,00 Km.

Terakhir diedit :