by Han | Aug 30, 2022
gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong menandatangani persetujuan bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas terkait Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (30/08/2022).
Terkait hal ini merupakan bentuk sinergisitas antara pihak Eksekutif dengan Legislatif dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. “Dalam kedudukan yang demikian, maka DPRD merupakan mitra Pemerintah Daerah dalam menyelenggarakan urusan-urusan yang menjadi kewenangan daerah sesuai dengan ketentuan dan Peraturan yang berlaku,” ucap Bupati.

Foto : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong saat menyampaikan pidatonya di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (30/08/2022).
Bupati Gumas pun mengungkapkan dengan disepakatinya Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Gunung Mas tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, “ini merupakan suatu prestasi yang sangat menggembirakan, maka oleh karena itu kami atas nama Eksekutif yang hadir pada saat ini mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Legislatif Kabupaten Gunung Mas,” tandasnya.
Berkaitan dengan telah ditandatanganinya Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023 pada tanggal 13 Juli 2022 yang lalu, dirinya mengimbau kepada semua Kepala Perangkat Daerah dan Jajarannya untuk segera mempersiapkan dan menyusun RKA-SKPD Tahun Anggaran 2023.
Ia pun meminta kepada Kepala Perangkat Daerah tetap memperhatikan adanya keselarasan dan skala prioritas, kesesuaian dengan Visi dan Misi, tiga Smart dan satu Pilar, serta mulai mempersiapkan terkait dengan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Gumas Tahun Anggaran 2022, dengan harapan dapat kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), seperti tahun sebelumnya. “Pada kesempatan ini saya menghimbau dan mengingatkan kepada semua kepala perangkat daerah, untuk dapat menyelesaikan semua pekerjaan tepat waktu dan memperhatikan kualitas pekerjaan, tahapan dalam pengelolaan keuangan daerah serta pencatatan aset dengan berpedoman pada aturan yang berlaku,” pungkasnya.
Turut Hadir mendampingi Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing.
by Han | Aug 30, 2022
gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan Pencanangan Desa Cantik (Cinta Statistik) Kelurahan Kurun sekaligus peresmian sekretariat Agriculture Room (AGRO) ST2023 yang dilaksanakan di Aula Kantor BPS Gumas Kuala Kurun, Selasa pagi (30/8/2022).
Acara dibuka oleh Camat Kurun Yuelis Untung, dalam pidatonya mengatakan “Desa/kelurahan memegang peranan penting sebagai subjek pembangunan, yang juga menjadi basis sumber daya manusia dan sumber daya alam yang perlu diberdayakan untuk kesejahteraan masyarakat, juga sebagai unit terkecil yang menyuplai data dan informasi untuk pembangunan dalam menyediakan data yang valid dan akurat,” ucapnya.

Foto : Camat Kurun Yuelis Untung saat menyampaikan pidatonya.
Untuk diketahui Program Desa Cantik dirancang secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kapasitas statistik desa/kelurahan dalam mengidentifikasi kebutuhan data dan potensi yang dimiliki desa dalam rangka mendukung pengentasan kemiskinan, serta manfaat Desa Cantik untuk desa/kelurahan, selain merupakan kegiatan pembinaan berkelanjutan juga mampu mengelola daya yang dimiliki serta mampu menghasilkan produk statistik secara mandiri, artinya data di tingkat desa adalah sebagai dasar informasi dalam proses pembangunan.
Dalam kesempatan yang sama Kepala BPS Kabupaten Gumas, Waras menjelaskan terkait Sensus Pertanian 2023 ini berangkat dari persoalan bagaimana kesiapan dan kemampuan sistem pangan dan pertanian dunia untuk memberi makan penduduk bumi (humanity) secara berkelanjutan dan memuaskan di masa mendatang yang di akibatkan oleh beberapa hal. Hal itu dibutuhkan transformasi sistem pangan dan pertanian global yang lebih peduli terhadap iklim berkelanjutan, inovatif dan tangguh. ”Untuk diketahui bahwa BPS RI menjadi penjamin kualitas untuk data pangan sedunia yang dipercaya oleh PBB, jadi bukan main harapan dunia dengan Indonesia,” tuturnya.

Foto : pengguntingan pita saat peresmian sekretariat Agriculture Room (AGRO) ST2023 oleh Kepala BPS Gumas Drs. Waras.
Maka dari itu Indonesia memainkan peranan penting dalam sistem pangan dan pertanian global dikarenakan Indonesia sebagai salah satu pasar komoditas pangan terbesar di dunia dan dari potensi pertanian Indonesia sebagai produsen utama global sejumlah komoditas pertanian strategis, sehingga Sensus Pertanian Indonesia 2023 yang dirancang agar hasil yang diperoleh berstandar Internasional yang mengacu pada program yang dilaksanakan oleh FAO (Food and Agricultural Organization) yang mencakup beberap subsektor yakni tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, kehutanan, perkebunan dan jasa pertanian.
Ia pun menandaskan “Untuk Sensus 2023 ini sangat berbeda dari sensus pertanian sebelumnya, hal itu disebabkan karena data pokok pertanian nasional dilengkapi data yang dapat menjawab isi strategis terkini disektor pertanian,” tandasnya.
Selanjutnya untuk rangkaian kegiatan sensus ini tertuang dalam lima langkah yang disebut Panca Laksana ST2023 yang pertama di awali pada tahun 2021 melakukan koordinasi dan konsolidasi, selanjutnya yang kedua pada tahun 2022 ini dalam tahap penyiapan basis data pertanian sementara, ketiga melakukan updating DPP, UTL dan eksplorasi usaha pertanian perorangan, serta keempat pada tahun 2023 melakukan finalisasi prelist DPP, UTL dan usaha pertanian perorangan dan kelima pencacahan lengkap usaha pertanian perorangan, perusahaan pertanian, dan usaha pertanian lainnya.
Dan sebagai bentuk kesiapan dalam pelaksanaan ST2023, BPS Gumas meresmikan sekretariat ST2023 diberi nama Agriculture Room (AGRO) ST2023 yang berfungsi sebagai wadah untuk bekerja sama dan berkoordinasi dengan tim pelaksana kegiatan dalam rangka persiapan Sensus Pertanian 2023, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala BPS Gumas, Waras di lobi utama kantor BPS Gumas.
Turut Hadir Kepala Bappedalitbang Gumas Yantrio Aulia, para pejabat eselon III dari Perangkat Daerah terkait serta Lurah Kuala Kurun Wilna Elita.
by Han | Aug 30, 2022
gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Efrensia L.P Umbing membuka kegiatan Advokasi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Tahun 2022 yang digelar di Aula Bappedalitbang Gumas, Selasa (30/8/2022).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Gumas Mimie Mariatie Jaya S. Monong.

Foto : Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing saat menyampaikan pidatonya di Aula Bappedalitbang, Selasa (30/8/2022).
Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing dalam sambutannya mengatakan “Posyandu dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan masyarakat berbagai upaya dilakukan dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada termasuk yang ada di masyarakat,” ucapnya.
Secara umum Advokasi Pokjanal ini bertujuan meningkatkan kemampuan bagi kader posyandu dalam melaksanakan tugas penggerakan dan pemberdayaan masyarakat, serta mampu mengimplementasikan peran dan fungsi sebagai kader posyandu.
Ia pun menandaskan melalui kegiatan ini diharapkan agar OPD dan Lintas Sektor terkait dapat lebih meningkatkan fungsi dan kinerjanya dalam membangun komitmen bersama serta bersinergi melalui program dan kegiatannya masing-masing dalam mendukung tugas dan fungsi Tim Pokjanal, sehingga dapat memberikan kontribusi untuk mendongkrak penilaian indikator strategis posyandu, mulai dari pembinaan kader, keterpaduan pelayanan infrastruktur penunjang dan lain sebagainya. “Saya harapkan segala permasalahan yang ada baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan dampai ke desa/kelurahan dapat terpecahkan bersama, sehingga posyandu yang ada di Kabupaten Gumas ini dapat lebih meningkatkan fungsi dan kinerjanya,” pungkasnya.
by Han | Aug 29, 2022
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) bersama Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) menggelar kegiatan Inception Meeting Tindak Lanjut Proyek Rencana Aksi Kesehatan dan Pencemaran Kalimantan Tengah Tahap III yang dilaksanakan di Aula Bappedalitbang Gumas, Senin siang (29/8/2022).
Dalam hal ini acara dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gumas Yansiterson.

Foto : Sekda Gumas Yansiterson melakukan foto bersama dengan para peserta dan tamu undangan di Aula Bappedalitbang Gumas, Senin siang (29/8/2022).
Dalam sambutannya Sekda Gumas Yansiterson mengatakan “Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan YTS dan proyek mengatasi masalah kesehatan dan pencemaran (Health and Pollution Action Plan – HPAP) sekaligus mensosialisasikan rencana proyek dan mendengarkan tanggapan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terkait rencana pelaksanaan proyek,” katanya.
Untuk diketahui tujuan proyek ini adalah menetapkan prioritas pencemaran yang berdampak pada kesehatan meliputi asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), merkuri dari sektor pertambangan emas skala kecil (PESK) dan pestisida dari sektor pertanian dan perkebunan.
Terkait hal ini, YTS bersama Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah telah mengembangkan kegiatan tindak lanjut yaitu diseminasi hasil penelitian ke pemerintah dan peningkatan kapasitas pemerintah dalam pengambilan data dampak pencemaran, sehingga rekomendasi dari hasil penelitian HPAP juga telah diadopsi kedalam dokumen RPJMD Kabupaten Gumas periode 2019-2024.
Selanjutnya tanggapan dan komitmen Pemkab Gumas terkait rencana pelaksanaan proyek dalam kegiatan ditandai dengan dilakukannya penandatangan Kesepakatan Kerja Sama antar YTS dan Pemkab Gumas yang dituangkan kedalam sebuah berita acara yang ditandatangani oleh pihak DLHKP dan YTS kemudian diketahui oleh Sekda Gumas. “Kegiatan hari ini merupakan bagian tindak lanjut dari Rencana Aksi Kesehatan dan Pencemaran Kalimantan Tengah Tahap III yang akan dilaksanakan pada periode Juni 2022 – Juni 2023,” pungkas Sekda.