Rincian Lambang Daerah

  1. Bentuk Logo segi lima
  2. Tata warna : Kuning, Hijau, Putih, Merah, Cokelat dan Hitam
  3. Tulisan “Gunung Mas” diatas dasar kuning dan “Habangkalan Penyang Karuhei Tatau” di atas dasar putih
  4. Bintang lima berwarna kuning mas
  5. Sepasang burung dara berwarna putih
  6. Rumah betang berwarna cokelat tua motif burung tingang diatas atap berwarna merah
  7. Setangkai kembang padi dengan empat belas butir kembang padi berwarna kuning emas
  8. Seutai bunga kapas sebanyak lima buah berwarna putih dan hijau
  9. Rantai berwarna putih sebanyak 9 (sembilan) mata rantai menghubungkan kembang padi dan kembang kapas
  10. Perisai (Talawang), berwarna merah dengan bingkai warna putih
  11. Mandau berwarna putih
  12. Tombak (lunju) berwarna putih
  13. Kalata Balanga (guci) warna coklat muda
  14. Pita logo motto berwarna putih
  15. Bingkai logo berwarna hijau

 

PENGERTIAN DAN ARTI LAMBANG DAERAH

A. UMUM

  1. Perisai (talawang) adalah alat penangkis/pertahanan untuk melindungi terhadap ancaman serta tekanan baik darai dalam maupun luar.
  2. Mandau dan tombak (lunju) alat berperang yang merupakan ciri khas masyarakat Dayak Kalimantan Tengah.
  3. Rumah Betang adalah rumah adat yang dimiliki oleh masyarakat Dayak Kalimantan Tengah, yang disini melambangkan suatu kebersamaan serta kedamaian bagi semua masyarakat, rumah ini biasa dihuni beberapa rumpun keluarga.
  4. Kalata Balanga (guci) merupakan benda bernilai tinggi yang terbuat dari bahan bantuan yang melambangkan besarnya potensi sumber kekayaan alam yang dimiliki masyarakat Dayak Kabupaten Gunung Mas.
  5. Kembang padi dan kapas merupakan sandang dan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Gunung Mas.
  6. Rantai menghubungkan kembang padi dan kembang kapas melambangkan sandang dan pangan untuk pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat Gunung Mas yang berkesinambungan.
  7. Bintang segi lima melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa, yang merupakan pengalaman budi luhur seluruh masyarakat Gunung Mas yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
  8. Motif Bajakah (sejenis akar kayu yang menjalar) dalam talawang bentuk ukir-ukiran/ornamen ciri khas Dayak Ngaju yang merupakan bagian adat istiadat kebudayaan yang memiliki nilai sejarah.
  9. Motif Burung Tingang merupakan spesies burung langka yang hidup di rimba Kalimantan dan sebagai simbol bagi rumah adat memiliki nilai estetika yang tinggi.
  10. Burung Dara (sepasang merpati putih) merupakan simbol perwujudan rasa kedamaian dan keselarasan hidup dari seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keharmonisan didalam kemajemukan bagi masyarakat yang hidup diwilayah Kabupaten Gunung Mas.
  11. Warna dasar kuning didalam logo, paruh burung tingang, dan jendela rumah betang melambangkan defosit emas yang terkandung dibumi Gunung Mas cukup besar dan melambangkan keluhuran budi pekerti serta adanya nuansa yang selalu gembira disertai dengan jiwa dan semangat yang tinggi untuk membangun Kabupaten Gunung Mas.
  12. Warna hijau muda pada bingkai logo dan kelompok bunga kapas melambangkan kekayaan dan kemakmuran hasil sumber daya alam, pertanian, hutan dan perkebunan yang dimiliki oleh Kabupaten Gunung Mas.
  13. Warna kuning emas pada pati dan bintang lima melambangkan berlimpahnya rejeki sebagai berkat dan karunia dan pemberian Tuhan.
  14. Warna putih sepasang burung merpati, motif perisai, rantai, mandau, tombak, pita motto, buah kapas ekor motif burung tingang dan bingkai perisai melambangkan kesucian dan budi luhur sehingga pedului akan kehidupan alam dan lingkungannya.
  15. Warna coklat tua pada atap dan tiang rumah betang melambangkan nilai-nilai solidaritas masyarakat Kabupaten Gunung Mas dalam membentuk kreativitas bangsa.
  16. Warna coklat guci, dan dinding rumah betang melambangkan sikap cinta tanah air dan bangsa serta ikit mendukung pembangunan Kabupaten Gunung Mas.
  17. Warna hitam tulisan “Gunung Mas dan Habangkalan Penyang Karuhei Tatau” melambangkan kehidupan masyarakat Kabupaten Gunung Mas, suci bersih kokoh, dan teguh dalam pendirian yang sifatnya kekal.

 

B. KHUSUS

Tulisan motto “HABANGKALAN PENYANG KARUHEI TATAU” berasal dari bahasa Sangiang yang mempunyai arti :

  • Habangkalan : Kumpulan, himpunan, cita-cita yang menyatu menjadi satu kebulatan tekad.
  • Penyang : Kekuatan jiwa, semangat, spiritual yang dilandasi oleh iman.
  • Karuhei : Daya usaha-upaya untuk mencapai suatu tujuan.
  • Tatau : Kesejahteraan, kebahagiaan, kejayaan.

 

Arti Keseluruhan Lambang

Habangkalan Penyang Karuhei Tatau yang mempunyai arti kumpulan, himpunan cita-cita yang menyatu atas dasar tekad dengan semangat yang tinggi dengan didasari agama dan keimanan dalam upaya bersama untuk membangun. Bertujuan mensejahterakan, membahagiakan dan kejayaan seluruh masyarakat diwilayah Kabupaten Gunung Mas.