Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar Safari Haring Kaharingan di balai Penyang Hantampung Kelurahan Jekatan Raya Kecamatan Rungan, Rabu (16/5/2018).

Rombongan Bupati Gunung Mas sebelum memasuki balai Penyang Hantampung, rombongan  di sambut dengan tari-tarian, dan balian, sekaligus peresmian Balai basarah Penyang Hantampung oleh Bupai Gunung Mas.

Bupati Gunung Mas Drs. Arton S. Dohong dalam sambutannya setiap pengurus Majelis Resort agar saling berkoordinasi, supaya ada kekompakan dalam sebuah organisasi dan lembaga Agama Hindu Kaharingan. Karena itu kita  harus berubah untuk memajukan umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Gunung Mas.

Terkait dengan perayaan Hari Raya Haring Kaharingan Kecamatan Rungan memberikan contoh kareana panitia memberikan bingkisan kasih kepada 15 (Lima belas) warga Umat Hindu Kaharingan yang tidak mampu.

Bupati Gunung Mas Menghimbau kepada masyarakat Kacamatan Rungan pada tanggal 27 Juni 2018  kita akan memasuki pemilihan Bupati dan wakil Bupati, dalam kesempatan ini saya berharap kepada kita semua dalam sebuah perbedaan itu merupakan hal yang wajar, karena Negara Indonesia adalah Negara yang berdemokrasi.

“Kepada keluarga besar Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan Kabupaten Gunung Mas, Majelis Resort Kecamatan Rungan secara khusus kepada Camat dan seluruh panitia perayaan hari Raya Haring Kaharingan Tahun 2018, saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas peran dan pengabdian saudara-saudara, terutama dalam mempersiapkan kegiatan ini,” ungkap Bupati Gunung Mas.

Dalam kesempatan itu juga Camat Rungan Osner Sagala, SE., M.Si meyampaikan sambutannya, bahwa Kecamatan Rungan terdiri dari 13 Desa dan 1 Kelurahan dengan jumlah penduduk 12.707 dan untuk struktur organisasi keagamaan Hindu Kharingan ditingkat Kecamatan ada Majelis Agama Hindu Kaharingan dan untuk tingkat desa terdapat 8 Majelis Kelompok.

Sedangkan untuk mata pencaharian masyarakat pada umumnya petani karet, tetapi mengingat harga karet murah banyak juga masyarakat beralih ke peti, dan untuk karyawan PBS masih terbatas.

“Dan permasalahan yang muncul di masyarakat adalah sengketa lahan antara masyarakat dengan pihak PERUSAHAAN, hal ini disebabkan belum jelasnya batas antara desa. Dan berdasarkan INSTRUKSI Bapak Bupati Gunung Mas untuk percepatan penentuan tapal batas, kami dari Kecamatan sudah menindaklanjutinya. Dan memerintah agar Pemerintah Desa/KADES membentuk TIM,” jelas Camat Rungan.

Turut hadir, (Ketua TP-PKK) Apristini Arton S. Dohong, Anggota DPRD Dapil II, Asisten I Drs. Ambo Jabar, M.Si, Staf Ahli Bupati Gunung Mas dr. Makmur Ginting, M.Kes, Salampak Haris, S.Sos, Camat Rungan Osner Sagala, SE., M.Si, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Gunung Mas, Camat Rungan Hulu Enal, SH. Dan ratusan Umat Hindu Kaharingan.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.