Pelepasan Kafilah LASQI Kabupaten Gunung Mas Tahun 2018

Gunung Mas – Upacara pelepasan kapilah Festival Seni Qasidah (FSQ) VII yang diikuti 40 peserta, dalam hal ini dilepas oleh Sekda Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Drs. Yasiterson, M.Si di Aula kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunung Mas, Selasa (3/7/2018).

Pelepasan Kafilah Kabupaten Gunung Mas mengikuti Festival seni Qasidah (FSQ) VII tingkat Propinsi Kalimatan Tengah Tahun 2018 di Nangabulik Kabupatn Lamandau yang diselenggarakan pada tanggal 5 Juli 2018 s.d 12 Juli 2018.

Dalam sambutan tertulis Bupati Gunung Mas Drs. Arton S. Dohong dalam hal ini, yang dibacakan oleh Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si mengatakan, Festival seni Qasidah adalah pesta seni religious yang setiap tahunnya selalu dilaksanakan berjenjang dari tingkat Kecamatan, Kabupaten Propinsi dan samapai tingkat Nasional.

Digelarnya Festival Seni Qasidah dengan segala cabang-cabangnya, diharapkan dapat memberikan motivasi dan dorongan untuk lebih menggairahkan generasi muda agar senantiasa mencintai seni Qasidah, memperindah jiwa seni dan mengaktualisasikan dalam kehidupan harmoni berbangsa dan bernegara.

“Sekda mengatakan, kepada lembaga seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Gunung Mas, pimpinan Kapilah beserta rombongan kami berharap dalam pelaksanaan FSQ VII tingkat Kalimantan Tengah kiranya dapat menjaga kondisi fisik dan kesehatan, serta membentuk sikap mental yang menjunjung tinggi kejujuran dan sportifitas, etika lomba dan rasa kebersamaan,” kata Sekda.

Dalam kesempatan yang sama Ketua pimpinan Kafilah FSQ Kabupaten Gunung Mas Bederun mengatakan, keberadaan LSQI setiap tahun selalu mengikuti kegiatan perlombaan, dalam hal ini merupakan salah satu uapaya dan program oleh  Pemerintah mengikut sertakan untuk menjaga membina, dari nilai-nilai luhur kebudayaan Islam.

Jumlah peserta kafilah yang mengikuti lomba di Kabupaten Lamandau Kota Nanga Bulik berjumlah 45 orang diantaranya lomba yang akan diikuti, yaitu lomba tingkat Vokalis mulai dari anak, remaja, dan dewasa putra dan putri yang beregu hadrah kurang lebih berjumlah 20 orang termasuk pelatih dan pembina, rebana putra berjumlah 20 orang termasuk pelatih dan pembinanya.

Tahun depan kami bertekat semaksimal mungkin akan menampilakan putra dan putri daerah asli dari Gunung Mas,” pungkasnya.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *