Kuala Kurun – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbagpol) Provinsi Kalimantan Tengah, geler Sosialisai Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Pasca Pilkada yang kondusif yang difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Kegiatan tersebut dilaksanakan di GPU Tampung Penyang Kuala, Rabu (25/7/2018). Turut hadir, Forkominda Kabupaten Gunung Mas, Kepala OPD, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Drs. Tasa Torang, MM, sertra peserta sosialisasi dan undangan lainnya.

Bupati Gunug Mas Drs. Arton S. Dohong melalui Asisten II Setda Gunung Mas Ir. Yohanes Tuah, M.Si menyampaikan uacapan terimakasih dan apresiasi, kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang telah berkenan melaksanakan kegiatan ini.

Dikatakannya, Kabupaten Gunung Mas dengan penduduknya yang terdiri berbagai macam suku, etnis, bahasa, budaya yang berbeda dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam, suku/etnis, bahasa, yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa Kabupaten Gunung Mas baru saja melaksanakan pilkada pada tanggal 27 Juni 2018 yang lalu dan masyarakat Gunung Mas telah menyalurkan partisipasi politiknya untuk memilih pemimpin. Kita hormati seluruh proses politik tersebut berlansung dengan tertib, aman dan kondusif kondisi itu tercipta berkat dukungan seluruh masyarakat.

Dia mengungkapkan, kita sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini yang membawa rasa Nasionalisme pembauran rasa kebangsaan, rasa bhinneka tunggal ika ini yang perlu kita bangun pada saat ini, pasca Pilkada Gunung Mas yang damai dan kita berharap kedepan pemimpin yang terpilih atas pilihan masyarakat bisa membawa Gunung Mas lebih maju sejahtera, mandiri dan bermartabat.

“Mari kita semua bersatu untuk mendukung pemimpin yang terpilih, untuk membangun Kabupaten Gunung Mas dengan semangat Isen Mulang, Habangkalan Penyang Karuhei Tatau demi kejayaan NKRI berdasarkan Pancasila,” katanya.

Disamping itu, ketua panitia sosialisai Forum Pembauran Kebangsaan Drs. Rody, M.Si mengatakan, bahwa tujuan ini dilaksanakan memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan kepada peserta untuk dapat memahami dengan baik, apa yang dimaksud dengan pembauran kebangsaan serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antara ras, suku dan etnis di kalangan tokoh masyarakat Tokoh Agama dan Tokoh Adat.

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk memasyarakatkan program pembaruan kebangsaan agar dapat dipahami dan dihayati oleh masyarakat secara luas. Semangat persatuan serta nasionalisme terus kita jaga terus kita tingkatkan, dengan keragaman itu tidak bukan menjadi perpecahan, tetapi dengan keragaman itu kita jadikan kekuatan untuk memajukan Gunung Mas,” ucap Drs. Rody, M.Si.

Peserta sosialisasi terdiri dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat sebanyak 100 orang.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.