Dua Desa Di Rungan Melakukan Perpanjangan Pendaftaran Balon Kades

Dua Desa Di Rungan Melakukan Perpanjangan Pendaftaran Balon Kades

Gunung Mas – Dua desa di wilayah Kecamatan Rungan melakukan perpanjangan pendaftaran bakal calon kepala desa (balon kades) untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2018. Kedua desa tersebut adalah Linau dan Talangkah. “Ada empat desa di wilayah Kecamatan Rungan yang dijadwalkan melakukan Pilkades serentak 2019. Empat desa tersebut adalah Linau, Luwuk Langkuas, Parempei, dan Talangkah,” terang Camat Rungan, Osner Sagala kepada awak media, Minggu (5/8) malam.

Tahap pendaftaran balon kades sudah dibuka sejak 24 Juli hingga 3 Agustus lalu. Selama pembukaan pendaftaran, ada dua orang yang mendaftar di Parempei, dan lima orang mendaftar di Luwuk Langkuas. Hanya saja, hingga ditutupnya pendaftaran, tidak ada masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai balon kades di Linau dan Talangkah.

Oleh sebab itu, Linau dan Talangkah akan melakukan perpanjangan pendaftararan balon kades. Perrpanjangan pendaftaran balon kades akan dimulai pada 5 – 7 September 2018 mendatang. “Bagi masyarakat yang ingin mencalon sebagai Kades di dua desa itu, kami minta sesegera mungkin melengkapi berkas yang diminta,” cetusnya. Dilanjutkan olehnya, berdasarkan monitoring Pemerintah Kecamatan Rungan, minat masyarakat Linau dan Talangkah untuk mencalonkan diri menjadi balon kades masih relatif rendah. Namun demikian, ia berharap pada tanggal 5 hingga 7 September 2018 mendatang akan ada masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai balon kades di dua desa itu.

Ia pun berharap nantinya akan ada sejumlah masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai balon kades di Linau dan Talangkah. “Minimal ada dua orang balon kades. Apabila yang mendaftar kurang dari dua orang, maka desa tersebut tidak dapat mengikuti Pilkades Serentak 2018 dan harus menunggu gelombang berikutnya,” tandasnya. ch

Wakil Bupati Pekalongan Berkunjung Ke Pemkab Gunung Mas

Wakil Bupati Pekalongan Berkunjung Ke Pemkab Gunung Mas

Gunung Mas – Kepala Daerah Kabupaten Pekalongan, Wakil Bupati Arini Harimurti bersama Jajarannya Mengunjungi Kabupaten Gunung Mas (Gumas), senin (6/8/2018) siang. Dalam kunjungannya, kedatangan rombongan tersebut disambut baik oleh Wakil Bupati Gumas Rony Karlos, S.Sos bersama Jajaran Pemkab Gumas  di halaman Kantor Bupati Gunung Mas.

Dalam penyambutan tersebut diiringi dengan berbagai ritual doa dan tari tarian penyambutan, bagi orang yang pertama kali menginjak Bumi “Habangkalan penyang karuhei Tatau,” Penyambutan ini sebagai wujud rasa hormat Kepada tamu istimewa yang baru datang. Wakil Bupati  Kabupaten Pekalongan, Arini Harimurti  menjelaskan “kedatangan kami kesini yakni menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan Pemerintah kabupaten Gunung Mas”, jelas Arini Harimurti.

Disamping itu tujuan kami ingin mengunjungi, mengontrol, dan mengevaluasi warga masyarakat pekalongan yang bertransmigrasi di Gunung Mas sejak tahun 2013. Untuk itu kami mengajak pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersamasama untuk meningkatkan kesejahteraan mayarakat, ungkap Arini Harimurti saat penyambutannya.

Press Realis Bidang Pengelolaan Informasi Publik.

Pemkab Gunung Mas Gelar Pengembangan Strategi Dan Materi Advokasi Pembangunan Berwawasan Kependudukan

Pemkab Gunung Mas Gelar Pengembangan Strategi Dan Materi Advokasi Pembangunan Berwawasan Kependudukan

Gunung Mas – Pemkab Gunung Mas melaksanakan Forum Pembangunan Strategi dan Materi Advokasi Pembangunan berwawasan kependudukan tingkat Kabupaten Gunung Mas, bertempatan di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, senin (6/8/2018).Kegiatan ini di pimpin langsung oleh Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, dan dihadiri, Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng Kusnadi, SH, Narasumber Dr. Kusnadi, M.Pd, Kepala Disdalduk KB Isaskar, S.H., M.Si, serta SPOPD terkait lainnya.

Kusnadi, SH mengatakan berkaitan dengan kuantitas penduduk, karena kuntitas penduduk ini kita kendalikan, yaitu dengan keluarga berencana (KB) dan kualitas penduduk ini kita tingkatkan, juga tentang mobilitas penduduk bagaimana penduduk ini diarahkan  dari satu tempat ke tempat yang lain, data dan informasi ini juga sangat penting,” ungkapnya.

Pemerintah mempogramkan apa yang dikmaksut dengan istilah bonus demografi merupakan suatu fenomena, dimana struktur penduduk sangat menguntungkan dari sisi pembangunan. Sebab jumlah penduduk usia produktif sangat besar, sementara proporsi usia lanjut belum banyak. “Ia juga mengungkapkan tentang angka balita pendek stunting kita berada pada urutan ke 26 balita stunting dari 34 Provinsi kita diatas rata-rata Nasional, kalau Nasional balita stuting 20 % Kalimantan Tengah 33 % berkaitan dengan kegiatan ini apa program mengatasi stunting kedepan,” ungkap Kusnadi, SH.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk) Isaskar, S.H.,M.Si mengatakan kegiatan ini antara perwakilan BKBBN Kalteng bekerjasama dengan Pemerintah Kabuapten Gunung Mas melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk) Menyusun indikator-indikator yang akan dimasukan dalam RPJMD Kabupaten Gunung Mas tahun 2019-2024, ini akan kita sepakati nanti, indikator apa saja yang masuk.

“pengendalian penduduknya keluarga berencana dan pemenuhan keluarga ini akan masuk, Karen inilah dasar hukum untuk bisa kegiatan itu dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Gunung Mas terutama dari sisi penganggaran lima tahun kedepan, kita juga menyepakati grand design besar Kabupaten Gunung Mas tahun 2019-2035, kita mau jumlah pendudunya bagaimana pertumbuhan penduduk bagaimana,” pungkasnya.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.