Gunung Mas – Pemkab Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan Rapat Diskusi Publik Akhir RUPM kegiatan tersebut difasilitasi oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kegiatan berlangsung di Aula BP3D, Jumat (23/8/2018). Turut hadir, Asisten II Ir. Yohanes, M.Si sekaligus  memipin rapat Diskusi Publik Akhir RUPM, Narasumber Darmae Nasir, Kepala  DPMPTSP Aga, SE, Kepala Prangkat Derah serta undangan terkait lainnya.

Dalam upaya untuk mewujudkan salah satu tujuan utama pembangunan Kabupaten Gunung Mas untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang sumber pendanaanya berasal dari antara lain investasi swasta. Oleh karena itu, Kabupaten Gunung Mas menempatkan penanaman modal sebagai salah satu program yang diprioritaskan dalam rencana pembangunan jangka menengah 2018-2024 yang nantinya akan disesuaikan dengan Visi dan Misi Daerah terpilih.

Dalam sambutan tertulis Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Yansiterson, M.Si yang dibacakan oleh Asisten Perekonomiaan Ir. Yohanes, M.Si mengatakan pada saat ini kita patut bersyukur karena nilai realisasi investasi yang ada di Kabupaten Gunung Mas menujukan peningkatan. Dari laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menunjukan bahwa investasi yang telah ditanamkan di Kabupaten Gunung Mas selama tahun 2018 adalah Rp 11,5502 trilyun.

“Dijelaskan juga bahwa penyusunan naskah Akademis RUPM akan menjadi Peraturan Bupati tentang RUPM sebagai dasar dan legalitas bagi pengusaha yang akan berinvestasi sehingga terbangunnya keterpaduaan dan konsistensi searah kebijakan bidang penanaman modal. Hal ini merupakan tindaklanjut amanat Undang-undang Nomor 25 tahun 2007 yang ditetapkan dengan peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2012, untuk perbaikan yang meliputi iklim penanaman modal, fokus pengembangan pangan, infrastruktur dan energymodal yang berwawasan lingkungan,” jelasnya.

Oleh karena itu, semua Perangkat Daerah perlu saling mendukung dan memusatkan perhatian pada pengembangan suatu kawasan investasi, dalam mensinergikan kebijakan pemerintah daerah khususnya Kabupaten Gunung Mas untuk mempercepat terwujudnya Visi dan Misi serta kawasan-kawasan Investasi.

“Saya berharap dengan dilaksanakannya diskusi publik akhir penyusunan RUPM pada hari ini dapat memberikan manfaat dan masukan bagi narasumber dalam menjalankan tugas perumusan kebijakan dan penyelenggaraan Penanaman Modal/Investasi kepada para pelaku usaha sehingga perencanaan program dan kegiatan Bidang Penanaman Modal serta cita-cita kita semua dapat terwujud menjadikan Kabupaten Gunung Mas sebagai tujuan Investasi Utama,” kata Ir. Yohanes Tuah, M.Si saat membaca sambutan Sekd.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.