Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang pol) menggelar Pelatihan Teknis Penyusunan Laporan Keuangan, bagi organisasi kemasyarakatan dan Partai Politik (Parpol) untuk memantau keuangan yang akuntabel dan transparan.

Pelatihan yang digelar di GPU Tampung Penyang, Selasa (28/8/2018) pagi. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang diikuti Ketua, sekretaris dan bendahara partai politik, Ketua dan bendahara organisasi kemasyarakatan di Kabuapten Gunung Mas.

Dalam sambutannya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Drs. Tasa Torang mengatakan penyelenggaraan semacam ini mempunyai makna yang sangat penting, mengingat disamping sebagai Forum silahturahmi juga merupakan momentum yang sangat tepat, guna meningkatkan pengetahuan dan kerjasama antara Pemerintah Daerah dan organisasi Kemasyarakatan/Lembaga Swadaya Masyarakat dan Partai Politik yang ada diwilayah Kabupaten Gunung Mas.

“Untuk Partai Politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Gunung Mas berhak memperoleh bantuan dari pemerintah daerah melalui APBD dimana dalam hal ini ada 8 (delapan) partai politik yang berhak mendapatkan bantuan keuangan dari APBD yang besarnya dihitung berdasarkan hasil sura sah pada pemilihan Legislatif Tahun 2014,” ungkap Drs. Tasa Torang.

“Partai politik wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran keuangan yang bersumber dari APBD paling lambat 1 (satu) bulan setelah tahun anggaran berakhir kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkap Kepala Badan Kesbangpol.

Sementara, Ketua Panitia  Pelaksana kegiatan Drs. Gantian Pasti mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini meningkatkan kemampuan pengurus, bendahara Ormas dan Partai Politik dalam membuat dan menyusun laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan.

“Nara Sumber pada kegiatan ini, 1. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunung Mas 2. Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah,” kata Ketua panitia.

Penggunaan bantuan keuangan partai politik diprioritaskan untuk pendidikan politik bagi anggota partai politik dan masyarakat serta digunaan untuk operasional sekretariat partai politik.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.