BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Senilai Rp. 246.201.300 untuk Ahli Waris Triana Yulianti

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Senilai Rp. 246.201.300 untuk Ahli Waris Triana Yulianti

Gunung Mas – Badan Pelayanan jaminan sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang palangka Raya, memberikan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja meninggal dunia senilai Rp. 246.201.300. penerima santunan adalah ahli waris Atas Nama Alm. Elda yang diterima pihak keluarga Triana Yulianti yang diserahkan oleh Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Kamis (04/04/2019) pagi.

Santunan diberikan oleh Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos yang didampingi kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan palangka Raya Ahmad Edi Komarudin, Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kab. Gumas, Ir. Letus Guntur.

Kepala Cabang BPJS Ketenaga Kerjaan Palangka Raya Ahmad Edi Komarudin mengatakan, dalam kasus kecelakaan tersebut mengalami resiko meninggal terhadap Alm Elda sebagai kepala Unut PDAM Tumbang Talaken.

Hadirnya Negara BPJS Ketenagakerjaan yaitu lembaga hukum publik lembaga Negera, yang memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja. Berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas seluruh Non ASN di wilayah Kab. Gumas sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan contoh Pemkab sangat peduli sekali terhadap kesejahteraan bagi pekerjanya,” ungkap Ahmad Edi Komarudin.

Untuk santunan yang diberikan selama tahun 2018 sebesar Rp. 18 miliar total keseluruhan, se – Kalimantan Tengah (Kalteng).

”Sudah seharusnya kita memberikan hak bagi peserta kita yang mengalami musibah, dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. juga pemberiaan beasiswa kepada anaknya sebesar Rp. 12.000.000, ada santunan kecelakaan kerja Rp. 190.842.240, dan jaminan hari tua  Rp. 35.559.060, serta jaminan pemakaman termasuk santunan berkala Rp. 300.000,” ungkap Ahmad Edi Komarudin.

Ahli Waris Triana Yulianti mengucapkan terimaksaih kepada pihak Badan Pelayanan jaminan sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang telah memberikan santunan.

KORPRI yang kuat, sebagai perekat dan pemersatu bangsa dan Negara

KORPRI yang kuat, sebagai perekat dan pemersatu bangsa dan Negara

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menyelenggarakan rapat kerja Dewan Pengurus Kabupaten unit Korpri se–Kabupaten Gunung Mas yang dilaksanakan di lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Kamis (04/04/2019) pukul. 09.00 WIB Pagi.

Tanda dimulainya rapat kerja Dewan Pengurus Kabupaten unit Korpri diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan Mars Korpri.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos, yakni, didampingi Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Kalteng Dr. Minsyah. T. Djaling Drs. Ec.M.Kes, juga sebagai narasumber, Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, Sekretaris Korpri Tumiyati, S.Sos, serta pihak terkait lainnya.

Korps Pegawai Republik Indonesai (KORPRI) merupakan salah satu tumpuan perkembangan dunia birokrasi di Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos saat menyampaikan Sambutan tertulis Bupati dalam rangka acara, rapat kerja dewan pengurus Kabupaten Korpri pengurus unit korpri tahun 2019, Kuala Kurun (04/04/2019) di aula lantai I kantror Bupati Gunung Mas.

Dalam rapat kerja dewan pengurus KORPRI Wakil Bupati menyampaikan Sambutan tertulis Bupati Gunung Mas Drs. Arton S Dohong mengatakan, untuk itu diharapkan Korpri agar terus membuat program kerja yang bersifat realistis, dan terencana secara profesional guna mewujudkan sebagai organisasi yang kuat netral, mandiri, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Korpri diharapkan mendirikan lembaga konsultasi bantuan hukum (LKBH), agar memberikan bantuan hukum bagi ASN yang tersandung masalah, melalui LBH Korpri. Stresing secara internal keluarga dan institusi. External masyarakat dan lembaga lain,” ujarnya.

Dengan diterbikannya Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi Korpri akan bertransformasi menjadi Korps Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia yang bertujuan menjaga kode etik profesi ASN serta mewujudkan jiwa Korps ASN sebagai pemersatu bangsa.

“Oleh karena itu, mari bersama-sama kita pertahankan bahkan terus kita tingkatkan guna tercapainya Visi dan Misi Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai,” tutup Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos.

Sementara itu ketua Panitia Asisten I, Drs. Ambo Jabar, M.Si melaporkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 80 orang, yang terdiri dari pengurus Korpri Kabupaten Gunung Mas dan seluruh pengurus unit Korpri dari masing-masing perangkat daerah dan pengurus unit Korpri dari masing-masing Kecamatan se – Kabupaten Gunung Mas.