Mencerdaskan anak bangsa mengenal pers sejak dini

Mencerdaskan anak bangsa mengenal pers sejak dini

Drs. H.M Rusdi Saat Menyampaikan Sambutannya, pada kegiatan pelatihan Jurnalistik PWI bagi Siswa – siswi SMAN 1 Kurun di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun (Foto ISWANTO AGAU // gunungmaskasb.go.id)

Gunung Mas – Berjumlah 20 (dua puluh) orang yang berasal dari SMAN-1 Kurun mengikuti pelitahan jurnalistik PWI Gunung Mas 2019 bertempat di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Jumat (12/04/2019) pagi.

FOTO BERSA  – Usai pembukaan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Gunung Mas Drs. H M Rusdi pakai batik orange dan Kadis Kominfo SP Drs. Dihel, M.Si pakai batik merah bersmam jajaran PWI Gumas dan peserta peningkatan dan  pelitahan jurnalistik PWI Gunung Mas 2019 bagi Siswa SMAN-1 Kurun (12/04) pagi di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Juamat (12/04/2019).

Dengan mengusung tema bertajuk, mencerdaskan anak bangsa mengenal pers sejak dini dan sub tema, jadikan insan perss mitra pembangunan menuju Kabupaten Gunung Mas bermartabat dan sejahtera..

Dalam laopran Ketua panitia PWI Gunung Mas Popy Oktovery mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut, untuk mendapatkan tenaga trampil, terlatih dan siap pakai dalam upaya peningkatan kauntitas dan kualitas SDM media massa.

”Saya  berharap supaya pers dapat lebih dikenal baik pungsi dan tugas kewartawan dapat lebih dikenal, masyarakat luas khusnya di Kabupaten Gunung Mas dan dengan adanya pengatuahan jurnalistik ini pun dapat lebih menangkal, berita Hoaks yang marak terjadi sekarang,” ujar Poppy.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gunung Mas Drs. H Muhamat Rusdi mengatakan, kami mengapresiasi kegiatan pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan oleh PWI Kabupeten Gunung Mas, dengan sasaran pelajar di Kuala Kurun.

Seorang jurnalistik atau wartawan adalah orang yang mempunyai tugas mulia memberikan informasi yang faktual, kepada masyarakat dalam bentuk pemberitaan melalui media massa dalam bentuk Koran, radio, televisi, online.

Sejauh ini, hubungan kami dengan insan perss. Khususnya, PWI Kabupaten Gunung Mas telah berjalan baik dan harmonis sesuai dengan tupoksi masing-masing. Semoga, kedepannya dapat leboh baik lagi.

Kami juga mengharapkan, kegiatan pelatihan jurnalistik oleh PWI Kabupaten Gununhg Mas dapat rutin dilaksanakan, dengan ruang lingkup yang lebih luas lagi dalam rangka turut mencerdaskan masyarakat, melalui pelatihan jurnalistik.

”Saya juga berpesan, kepada peserta yang mengikuti pelatihan jurnalistik PWI Gunung Mas tahun 2019 supaya mengikuti dengan sungguh-sungguh agar dapat memahami dengan baik dan benar,” pungkasnya.

Sudah 90 persen kesiapan KPU untuk menyelenggarakan Pemilu 2019

Sudah 90 persen kesiapan KPU untuk menyelenggarakan Pemilu 2019

Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos duduk bagian kiri, saat menyampaikan Sambutannya terkait dukungan Pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan pemiliu mendatang, di ruang rapat paripurna DPRD Kab. Gumas, Kamis (11/04/2019) kemaren malam.

Gunung Mas – Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos menghadiri Sosialisasi penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019 bersama stakeholder yang diselenggrakan oleh KPU Kab. Gumas, bertempat di raung rapat Paripurna DPRD, Kamis (11/04/2019) malam pukul 19.00 WIB.

Sejumlah stakeholder, dilingkup Kabupaten Gunung Mas serta tokoh Agama Tokoh Masyarakat dan pengurus parpol sasat menghadiri kegiatan, Sosialisasi penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019. (Foto : ISWANTO AGAU // gunungmaskab.go.id).

Tampak beberpa undangan yang hadir, Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Drs. H Gumer, Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos, Ketua Bawaslu Walman tristianto, yang mewakili Kapolres  Kabag Sumda AKP Surya Pahmi, yang mewakili Kejari Kasi Pidana Umum Mamidun, Angota DPRD Dapil I Lily Rusnikasi dan Nomi Aprilia, Kepala Dinas Satpol PP Edwin Yustian, SH pengurus Parpol, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, yakni porum dialok untuk mendapat gambaran, terkait dari masing-masing pihak dan kesiapan menghadapi Pemilu pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Dalam sambutan Ketua KPU Stepensin Mengatakan, sampai hari ini KPU Gunung Mas sudah melaksanakan beberapa proses. Meskipun ada kendala yang masih tercecer-cecer kelengkapan yang dialami. Tetapi itu bukanlah menjadi sesuatu kendala bagi kami untuk mempersiapkan kegiatan Pemiliu.

Samapai saat ini, dokumen-dokumen di KPU Gunung Mas (Gumas) sudah siap termasuk surat suara, hanya beberapa TPS saja yang belum. Artinya masih ada kekurangan, Tetapi bisa dikatakan 90 persen kesiapan KPU untuk menyelenggarakan Pemilu sudah siap. Itu yang terkait dengan logistik.

”Dijelaskannya, kita sudah menyiapkan jadwal pada tanggal 15 April 2019 akan pendistribusiaan semua logistik ke seluruh Kecamatan. Kecuali Kurun, armada tidak ada kendala semua, semoga tidak ada cuaca hujan dan lain-lain. Untuk hal-hal teknis berkembang diluar ada pertanyaan baik oleh masyarakat umum, oleh pengurus partai politik, maupun oleh penyelenggara itu sendiri. Sampai hari ini sudah saya konfirmasi dengan pihak Bawaslu, tidak ada pemantau pemilu mendaftar di Gunung Mas,” ucap Stepenson.

Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos menyambut baik kegiatan tersebut,  kurang lebih enam hari kita akan melaksanakan pemilu, tentunya wilayah Gunung Mas ini memiliki 12 Kecamatan dan jumlah, pemilih DPTHP ketiga 80.724 jiwa yang tercatat, serta  jumlah TPS 367.

Sesuai amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu pasal 434 ayat 1 dan 2. Untuk kelancaran tersebut tugas wewenang tanggung jawab pennyelenggara pemilu, pemerintah daerah wajib memberikan bantuan pasilitas sesuai ketentuan perundang-undangan Terkait dengan hal tersebut sudah berjalan dengan baik.

Pada saat ini, dukungan dari pembkab Gumas yaitu kegiatan sosialisasi, peraturan perundang-undangan pemilu dari Badan Kesbang Pol Kabupaten Gunung Mas sudah berjalan. Himbauan untuk mengsukseskan pemilu melaui sapanduk oleh tim koordinasi mendukung kelancaran pesta demokrasi, melalui Kesbang Pol juga, sosialisasi melalui media masa, media sosial dan Radio Hamauh FM 98.7.

”Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berharap, kepada seluruh pihak supaya menjalin kewaspadaan terkait hal-hal yang tidak diinginkan. Dan netralitas ASN sampai saat ini tidak ada laporan yang tercatan kalau ASN ikut politik paraktis walupun ada keluarganya mungkin tidak pasang badan,” Pungasnya.