Rapat RAKOLDAL Dimaksudkan Untuk Mengendalikan dan Mengevaluasi APBD 2019

Rapat RAKOLDAL Dimaksudkan Untuk Mengendalikan dan Mengevaluasi APBD 2019

RAKOLDAL: Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si dalam sambutannya dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si pada pembukaan, Rapat Koordinasi pengendaliaan Rakordal program pembangunan daerah Kabupaten Gunung Mas Triwulan II Tahun Anggaran 2019. 

LAPORAN: Kepala BP3D menyampaikan laporannya pada acara pembukaan rapat koordinasi pengendalian (RAKOLDAL) program pembangunan daerah Kabupaten Gunung Mas, Triwulan II Tahun 2019, di Aula BP3D, Selasa (16/7/2019).

Gunung Mas – Pemerintah kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyelenggarakan rangkaian rapat Koordinasi Pengendalian (RAKORDAL) Program Pembangunan Daerah Kabupaten Gunung Mas Triwulan II Tahaun Anggaran 2019.

Rapat Koordinasi Pengendalian atau RAKOLDAL dilaksanakan di Aula BP3D Kabupaten Gunung Mas kegiatan dibuka oleh Bupati Gunung Mas yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si.

Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si saat membacakan sambutan tertulis Bupati menyampaikan, pelaksanaan RAKOLDAL ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana realisasi pendapatan dan capaian pelaksana program dan kegiatan pembangunan triwulan II tahun 2019, baik realisasi keuangan maupun fisik pelaksanaan pembangunan Tahun Anggaran 2019 yang bersumber dari APBD maupun APBN di Kabupaten Gunung Mas. Sehingga pembangunan di Kabupaten Gunung Mas dipastikan berjalan dengan lancar dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumya.

Melalui forum Rakoldal ini ada beberapa hal penting yang perlu saya smapaikan yaitu, pertama kajian pembangunan penting dilakukan untuk mendapat dukungan aspek ilmiah dan akurasi pelaksanaan program kegiatan, kedua data realisasi pendapatan dan belanja langsung maupun tidak langsung baik fisik maupun keuangan digunakan sebagai bahan analisa dan evaluasi lebih lanjut serta adanya kesamaan pendapat.

Ketiga disamping itu perlu diingat agar dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan maupun pelaksanaan anggaran tidak saja penting mencapai target tetapi lebih penting dan labih baik lagi jika lebih mengutamakan kualitas hasil pembangunan.

Keempat saya juga sangat menyadari, dengan kondisi geografis daerah kita yang sangat luas, dengan berbagai kesulitan dan keterbatasan infrastrukturnya yang ada jelas ada keterbatasan kemampuan dan rentang kendali untuk dapat memonitor secara langsung.

“Karena begitu pentingnya pendapatan dalam sistem pembangunan daerah maka kewajiban saudara-saudara yang terkait pencapaian target-target pendapatan untuk melakukan langkah-langkah strategi dalam merealisasikan pandapatan sesuai dengan sektor-sektor yang telah ditetapkan,” tandas Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M. Si.

Dalam laporan yang dibacakan oleh Kepala BP3D Kabupaten Gunung Mas Drs. Salampak M.Si mengatakan, penyelenggaraan rakordal ini dimaksudkan untuk mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan APBD tahun 2019 dan rencana aksi pembangunan Tahun 2020,  apa saja kendala yang dihadapi, bagaimana solusi dan upaya-upaya pemecahannya serta pihak yang bertangungjawab dan dapat membantu dalam menyelesaikan masalah tersebut supaya program dan kegiatan yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.

“Selanjutnya kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya  rapat  ini.  kami dan permohonan maaf seandainya dalam penyelenggaraan acara ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan bagi bapak dan ibu hadirin sekalian,” ucapnya.

Sebanyak 6 Orang Jama’ah Calon Haji dilepas Oleh Bupati Gunung Mas

Sebanyak 6 Orang Jama’ah Calon Haji dilepas Oleh Bupati Gunung Mas

Pelepasan jamaah calon haji dari Kabupaten Gunung Mas di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati Gunung Mas oleh Bupati Jaya S Monong, SE., M.Si, Senin (15/7/2019) kemarin.

Gunung Mas – Sebanyak 6 jamaah calon haji dari Kabupaten Gunung Mas secara resmi dilepas kebrangkatannya oleh Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si kegiatan bertempat di raung rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (15/7/2019).

Bupati Gunung Mas dalam sambutannya mengatakan, haji merupakan momen pertemuan akbar bagi manusia dari seluruh daunuia. Tuhan yang Maha kuasa mempertemukan mereka semua di waktu dan tempat yang sama. Sehingga terjalinlah suatu perkenalan, kedekatan, dan saling merasakan antara sesamanya. Bertuajuan untuk membentuk karakter umat yang refleksi kehajian yang mabrur.

Lanjut dia kepada kepada Jemaah calon haji selama diperjalan sampai tiba di tanah suci suapaya, menjaga kesehatan jasmani dan rohani ciptakan kebersamaan antara sesame jamaah, menjadi jamaah yang sabar, harmonis dan jamaah haji yang pandai bersyukur, menjunjung tinggi nilai-nilai ahhlaqul karimah, serta menjaga nama baik lembaga khususnya, umumnya masyarakat Kabupaten Gunung Mas.

“Kami juga memohon kepada Jemaah calon haji, untuk selalu berdoa di tempat-tempat yang mustajab, baik di madinah maupun di mekah, dengan harapan tidak hanya berdoa untuk diri sendiri dan keluarga semata, namun berdoa pula untuk seluruh masyarakat Gunung Mas, terutama untuk tercapainya masyarakat Gunung Mas yang mandiri, dinamis dan sekaligus amanah sosia, sehingga kami akan mampu menghadirkan kontribusi untuk melakukan proses perubahan di lingkungan masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, Kankemenag Gunung Mas menyampaikan, dasar pelaksanaan ibadah haji telah dijamin oleh Pemerintah sesuai dengan undang-undang RI Nomor 13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji. DanKementerian Agama selaku leading sector pelaksana dengan dinbantu oleh pemerintah daerah telah memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat, khususnya penyelenggaraan ibadah haji.

Sesuai protap maka jama’ah calon haji akan masuk asrama haji emberkasi antara Palangka Raya pada tanggal 26 juli 2019. Pukul 13.00 wib. Kemudian akan menuju Arab Saudi pada tanggal 28 juli 2019 melalui bandara uadara internasional saymsudinnor Banjarmasin.

“H Anang Rusli berpesan saatnya nanti menjadi haji yang mabrur, serta dapat kembali ke tanah air dan keluarga dengan selamat dan manjadi masyarakat yang berakhlakkul karimah,” tandasnya.