Pemkab Gunung Mas dan Kantor Pelayanan Pajak Tanda Tangani Kesepakatan Bersama

Pemkab Gunung Mas dan Kantor Pelayanan Pajak Tanda Tangani Kesepakatan Bersama

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong tanda tangani kesepakatan bersama dengan KPP Pratama tentang koordinasi perpajakan di ruang rapat lantai 1 kantor bupati, Jumat, 13 September 2019.

Gunung Mas – Pemkab Gunung Mas (Gumas) dan Kantor Pelayanan Pajak atau KPP Pratama Palangka Raya tanda tangani kesepakatan bersama tentang koordinasi, konsolidasi dan harmonisasi bidang perpajakan di ruang rapat lantai 1 kantor bupati, Jumat, 13 September 2019.

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Gunung Mas Jaya S Monong dan Kepala KPP Pratama Palangka Raya Okto Syamsu Rizal, dengan disaksikan Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing.

Di samping itu, penandatanganan kesepakatan bersama ini juga disaksikan oleh sejumlah kepala perangkat daerah, Camat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kepala KPP Pratama Palangka Raya mengatakan, penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang telah dilakukan oleh Kanwil dengan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran.

Sementara itu, Bupati Gunung Mas menyambut baik penandatanganan kesepakatan bersama ini yang telah dilakukan antara Pemkab Gunung Mas dan KPP Pratama Palangka Raya.

Dengan adanya penandatanganan ini, diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta untuk penggalian potensi PBB P3L serta pajak penghasilan yang merupakan sumber utama APBD Kabupaten Gunung Mas.

PMI Gunung Mas Akan Terus Berupaya Melengkapi Berbagai Sarana dan Prasarana

PMI Gunung Mas Akan Terus Berupaya Melengkapi Berbagai Sarana dan Prasarana

Acara serah terima pengurus PMI Kabupaten Gunung Mas masa bakti 2019 – 2024, Jumat sore 13 September 2019

Gunung Mas – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gunung Mas masa bakti 2014 – 2019 melakukan serah terima pengurus kepada pengurus yang baru masa bakti 2019 – 2024, Jumat sore 13 September 2019.

Serah terima ini dilakukan oleh Ketua PMI Gunung Mas masa bakti 2014 – 2019 Anthony L Djaga kepada Ketua PMI yang baru Efrensia LP Umbing.

Anthony bersyukur serah terima pengurus PMI Gunung Mas bisa dilakukan, karena serah terima ini merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan dari sisi kelengkapan administrasi.

Ia mengakui selama kepemimpinannya, PMI Gunung Mas belum bisa berbuat banyak. Ia berharap ke depan PMI Gunung Mas semakin maju dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu Efrensia L.P. Umbing mengatakan kepengurusan PMI Gunung Mas masa bakti 2019 – 2024 sebagian besar merupakan tenaga medis RSUD Kuala Kurun.

Saat ini PMI Gunung Mas telah pindah kantor, yakni di jalan Ahmad Yani Kota Kuala Kurun, di sebelah RSUD Kuala Kurun.

Ke depan PMI Gunung Mas akan terus berupaya melengkapi berbagai sarana dan prasarana, agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Lima Sekolah di Gumas Akan Ikuti Adiwiyata Nasional

Lima Sekolah di Gumas Akan Ikuti Adiwiyata Nasional

BERSAMA : Kabid Pengelolaan Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Samuel bersama para guru SMPN 1 Tewah, Kamis (12/9). FOTO : DLH GUNUNG MAS.

Gunung Mas – Lima sekolah dari berbagai jenjang akan dikirim untuk mengikuti penilaian adiwiyata tingkat nasional. Kelima sekolah itu yakni SMPN 1 Tewah, SMAN 1 Rungan, SMPN 1 Sepang Simin, SDN 3 Kuala Kurun, dan MIN Gunung Mas di Kelurahan Tewah.

“Lima sekolah yang akan dikirim telah dinyatakan lolos pada tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan nilai yang sangat memuaskan yakni 74-75. Tentu nilai yang diraih sudah memenuhi standar minimal penilaian,” ucap ucap Kepala DLH Kabupaten Gumas Calvin A Sahay melalui Kabid Pengelolaan Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Samuel, Kamis (13/9).

Ada 18 item yang dinilai dalam adiwiyata tingkat nasional, diantaranya kebersihan lingkungan, kebersihan toilet, mading sekolah dan lainnya. Sekolah yang meraih adiwiyata akan memperoleh keuntungan yakni melatih peserta didik sejak kecil untuk mencintai lingkungan yang bersih.

“Untuk mendapatkan nilai yang baik, maka semua kegiatan sekolah harus terstruktur dan sistematis. Bahkan setiap kegiatan selalu menggunakan surat keputusan (SK) yang ditandatangani langsung oleh kepala sekolah,” tuturnya.

Dia menuturkan, sejak tahun 2015, sudah empat sekolah di Kabupaten Gumas yang telah meraih Adiwiyata tingkat nasional, yakni SMAN 1 Kuala Kurun, SMA Katolik Santo Arnoldus Janssen, SMPN 3 Tewah, dan SMAN 1 Sepang.

”Kami dari DLH selalu mendorong pihak sekolah untuk mengikuti program sekolah adiwiyata ini. Kami pun optimistis kelima sekolah itu mampu meraih predikat adiwiyata tingkat nasional,” tutupnya.