Staf Ahli Bupati Gunung Mas Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Salampak Haris, S.Sos membuka kegiatan in house training penyusunan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS).

FHOTO BERSAMA : Acara in house training penyusunan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) di Gedung Tampung Penyang Kuala Kurun, Selasa (22/10/2019).

Gunung Mas – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mennggelar acara in house training penyusunan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS), bertempat di Aula GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Selasa (22/10/2019).

Ketua panitia Karno Perry menyampaikan, tujuan dari in house training penyusunan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS), untuk memberikan pengetahuan dan pembelajaran lingkungan hidup strategis (KLHS).

“Adapun in house training ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari dari tanggal 22 – 25 Oktober 2019, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 25 orang yang terdiri dari SKPD yang terdapat pada Pemkab Gumas,” uajarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunung Mas Ir. Calvin A. Sahay, SH., MH, mengatakan, kajian lingkungan hidup strategis yang selanjutnya disingkat KLHS adalah rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah atau kebijakan, rencana program.

“Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur utama Sumber Daya Manusia Aparatur Negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Untuk, dapat membentuk sosok PNS yang berdaya saing. Dilaksanakan pembinaan melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang mengarah pada upaya peningkatan SDM,” ungkapnya.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si dalam hal ini diwakili Staf Ahli Bupati Gunung Mas Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Salampak Haris, S.Sos menerangkan, Kabupaten Gunung Mas dengan luas wilayah 10.804 Km2 merupakan kabupaten terluas keenam dari 14 Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

In House Training pada hari ini, dimana merupakan suatu upaya internalisasi kepentingan lingkungan hidup dan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam perencanaan Kabupaten Gunung Mas,” tuturnya.

Beliau mengatakan, pembangunan berkelanjutan umumnya didefinisikan sebagai pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan kita saat ini tanpa menghilangkan kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Untuk tercapainya pembangunan berkelanjutan diperlukan tiga syarat, yaitu terlanjutkan secara ekologi, ekonomi dan sosial. Dengan demikian, pembangunan berkelanjutan dapat diartikan sebagai upaya meningkatkan kualitas kehidupan secara berkelanjutan.

saya berharap penyelenggaraan Kegiatan In House Training PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS (KLHS) ini bisa menampung berbagai masukan dan sharing informasi tentang bagaimana solusi dari permasalahan yang kita hadapi saat ini serta unsur utama Sumber Daya Manusia Aparatur Negara yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan ini, semoga mendapatkan kemajuan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kemajuan pembangunan untuk daerah yang kita cintai, serta segala upaya kita semua senantiasa mendapat bimbingan dan berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.