BPD Miliki Hati Tulus Dan Sabar Dalam Mengayomi Masyarakat

BPD Miliki Hati Tulus Dan Sabar Dalam Mengayomi Masyarakat

RESMIKAN : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong meresmikan keanggotaan BPD, di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati Gunung Mas, Juamat (13/12/2019). FOTO : Mitra Tunjung PROTOKOL GUMAS.

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong meresmikan keanggotaan Badan Permusyawarahtan Desa (BPD) di 6 desa dari Kecamatan Sepang jumlah 30 BPD yang diresmikan keanggotaannya, dimana masing-masing desa terdiri dari lima anggota BPD.

“Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si mengatakan, kita tentunya akan sangat bangga apabila desa – desa di Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai ini masyarakat maju, aman, tentram dan sejahtera, mengayomi seluruh masyarakatnya dengan baik, sehingga penyelenggaraa pemerintahan desa, pembangunan pembinaan kemasyarakatan di desa, dengan baik,” ucapnya di lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Jumat (13/12/2019).

Tugas anggota BPD tidaklah ringan, tetapi cukup berat namun mulia untuk memajukan dan mensejahterakan desa. Mereka harus miliki hati tulus dan sabar dalam mengayomi dan melayani masyarakat, serta selalu menjadi mitra kerja bersama kades maupun penjabat (Pj) kades.

“Pada kesempatan ini saya ucapkan selamat kepada seluruh Anggota BPD yang baru saja diresmikan keanggotaannya,” ujarnya.

Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab agar selalu ingat terhadap sumpah janji yang saudara sudah ucapkan pada saat dilantik dan diresmikan. Jangan menyalahgunakan kewenangan yang anda miliki baik Kepala Desa maupun Pejabat Kepala Desa, terutama dalam hal pengelolaan keuangan desa.

“Laksanakanlah tugas saudara – saudara dengan berpedoman kepada ketentuan-ketentuan dalam peraturan perundang – undangan,” katanya.

Selaras dengan program kerja Bupati dan Wakil Bupati, tambah Jaya, seluruh BPD diharapkan dapat meningkatkan disiplin pada lingkup pemerintah desa, yang dimulai dari hal kecil, seperti kantor desa dibuka setiap hari membuat daftar hadir, dan diisi dengan aktivitas kerja masyarakat.

“Selain itu, harus memanfaatkan kantor desa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta adanya daftar hadir bagi kades, perangkat desa, staf perangkat desa, dan BPD,” pungkasnya.

Peran Damang Penting Sebagai Mitra Pemerintah

Peran Damang Penting Sebagai Mitra Pemerintah

PELANTIKAN : Ketua DAD Kabupaten Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si melantik dan mengambil sumpah janji Damang Kepala Adat Kecamatan Miri Manasa, Kahayan Hulu Utara, Rungan, dan Rungan Barat, di GPU Damang Batu, Kamis (12/12/2019).

Gunung Mas – Damang Kepala Adat adalah pimpinan adat dari satu kademangan yang diangkat atau dipilih berdasarkan hasil pemilihan dari beberapa desa dan kecamatan yang masuk dalam wilayah Kademangan tersebut. Keberadaan Damang dalam satu wilayah memiliki peran yang strategis sebagai mitra pemerintah.

BERFOTO : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si didamping Wakil Bupati Ir. Efrensia L.P Umbing sebelah kanan, dan Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar sebelah kiri usai pelantikan Damang Kecamatan Miri Manasa, Kahayan Hulu Utara, Rungan, dan Rungan Barat, di GPU Damang Batu, Kamis (12/12/2019).

Ketua DAD Kabupaten Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si secara resmi melantik Damang Kepala Adat Kecamatan Miri Manasa, Kahayan Hulu Utara, Rungan Barat dan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, di GPU Damang Batu, Kamis, 12/12/2019.

Dia menuturkan, Peran Damang sangat strategis sebagai mitra pemerintah, khususnya pemerintah kecamatan di wilayah Kademangannya dalam hal menangani permasalahan adat istiadat yang ada di kecamatan.

Menurut menurut dia, seorang damang memiliki beberapa tugas, yakni melestarikan, mengembangkan dan memberdayakan adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan yang berfungsi sebagai penegak hukum adat dayak pada wilayah kedamangannya.

Pada kesempatan itu, Beliau berharap kepada Damang Kepala Adat yang baru dilantik, untuk dapat menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah kecamatan, dewan adat dayak kecamatan serta para Mantir adat yang ada di wilayahnya.

“Dalam kesempatan yang baik ini saya juga perlu mengingatkan agar saudara Damang Kepala Adat memahami tugas pokok dan fungsi serta posisinya. Hal ini agar tidak terjadi benturan dengan aparat penegak hukum lainnya,” beber Jaya Samaya Monong, SE., M.Si.

PENULIS JONI HAMAUH