Salam komando Pendeta Deddy Yosafat dari Bogor, Provinsi Jawa Barat bersalaman dengan Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, usai ibadah dan perayaan Natal GPT Berkat Iman Kuala Kurun, Rabu (8/1/2020) malam.

Gunung Mas – Menjadi sahabat Allah maupun sahabat sesama manusia harus melalui proses. Salah satunya meruntuhkan 5 tembok pemisah, yang dapat memisahkan persahabatan dengan Allah maupun sesama manusia. Hal itu disampaikan Pendeta (Pdt) Deddy Yosafat dari Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Dalam khotbahnya pada Ibadah dan Perayaan Natal GPT (Gereja Pantekosta Tabernakel) Berkat Iman Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Rabu (8/1/2020) malam yang mengusung thema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang (Bdk Yohanes 15;14-15) dan Sub Thema Meruntuhkan Tembok Pemisah (Efesus 2;14).

Pendeta. Deddy menjelaskan panjang lebar 5 tembok pemisah yang harus diruntuhkan, yakni keangkuhan diri dengan merasa diri paling benar dan suka membanding-bandingkan (Roma 12;9), mencintai diri sendiri (2 Timotius 3;1 dan Filipi 2;4), merasa benar sendiri dengan tidak bisa menerima perubahan (Matius 7;3-5 dan 1 Timotius 1;15), kesoktahuan (1 Tomotius 6;1-5 dan 1 Korintus 3;18) dan kelicikan (Lukas 20;23-26,2 Korintus 4;2 dan Ayub 15;4).

“Menjadi sahabat Allah maupun sahabat sesama manusia, tembok pemisah itu harus dihancurkan dengan merendahkan diri satu dengan yang lain (1 Petrus 5;5) dan mengikuti teladan Yesus (Matius 11;29 dan 2 Korintus 10;5),” kata Deddy yang menyampaikan khotbahnya dengan santai dan canda.

Menurut Deddy, menjadi sahabat Allah maka Kasih Agape  harus dimiliki. Menjadi sahabat Allah, Allah dapat berbicara layaknya seorang teman, saling berhadap-hadapan (Keluaran 33 : 11 dan Bilangan 12;8), dan apapun yang diminta Allah pasti berikan.

“Jadi orang Kristen harus sabar. Jangan mudah tersinggung. Jangan posesif. Jangan mudah terprovokasi. Berfikirlah yang posistif dan jadilah sahabat yang baik bagi Allah dan sesama manusia,” ujar Deddy.

Bupati Jaya Samaya Monong menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap apa yang telah disampaikan Pdt Deddy dapat difahami dan dipraktekkan jemaat GPT Berkat Iman dan jemaat gereja lainnya yang hadir pada kegiatan itu.

Kegiatan di hadiri Waket DPRD Gumas Neni Yuliani,Staf Ahli Bupati dr Makmur Ginting,Camat Kurun Holten,Ketua MR GKE Kuala Kurun Pdt Edison B Kuni dan Pdt Yakobus Ibrahim,Pdt GPT se Gumas dan sejumlah Pdt GPT dari Kabupaten Kotawaringin Barat,Palangka Raya dan Kabupaten lainnya di Kalteng,damang kepala adat Kecamatan Kurun Yehuda I Emun yang juga ketua panitia,sejumlah jemaat GPT Kristus Raja Tewah dan jemaat GPT di Kecamatan Kurun serta jemaat dari denominasi gereja yang ada di Kuala Kurun.