Wakli Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing melantik Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunung Mas Agung, SE bertempat di ruang rapat lantai  satu kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (14/1/2020).

Gunung Mas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si Melantik Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunung Mas Agung, SE bertempat di ruang rapat lantai  satu kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (14/1/2020).

“Pelantikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunug Mas bertujuan untuk dilakukan mutasi yang bersifat mutasi horizontal untuk penyegaran tugas,” kata Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si.

Pelantikan yang baru kita lakukan merupakan hal yang biasa dan wajar bahkan mutasu untuk dilakukan dalam suatu organisasi karena aparatur Negara merupakan salah satu indikator yang sangat penting dalam rangka membina dan menjalankan manajemen organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetepakan.

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan permasalahan pokok di bidang Pendidikan sekaligus merupakan tantangan yang harus kita hadapi yang pertama lokasi dan distribusi PNS khususnya tenaga pendidik yang belum seimbang dan mereta secara kuantitas maupun kualitas. Kedua masih rendahnya produktivitas guru dan belum optimalnya sistem pendidikan.

“Dikatankannya, agar dapat lebih tanggap dan proaktip serta selalu melakukan koordinasi baik vertikal maupun horizontal, sehingga kegiatan-kegiatan di bidang pendidikan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Kepada semua Kepala Perangkat Daerah, bersama sama kita menjaga satbilitas, ketertiban dan ketentraman masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas yang kitacintai.

Saya mengajak kita semua melaksanakan tugas kita masing-masing dengan baik, seperti para pejabat sebelumnya yang sudah dilantik Bapak Bupati karena kita ini, mengawali struktur organisasi yang baru dengan perda baru, dan juga tahun yang baru serta tahun anggaran yang baru.

“Kita sudah punya target realisasi anggarana perbulan, pertriwulan, persemester bahkan sampai dengan akhir tahun, itu sudah ada dan setip bulan diadakan tepra tepra untuk melihat memantau memonitor sejauh mana pelaksanaan anggaran dilakukan, jika memang rendah dari target apakah ada kendala, dana apakah kendala itu bersifat internal saja apakah memerlukan koordinasi dengan pihak lain di luar SKPD, itu gunanya tepra sehingga jangan di diamkan kalau ada masalah,” pungkasnya.