Bupati Gunung Mas Lantik 107 Pejabat Eselon III dan IV

Bupati Gunung Mas Lantik 107 Pejabat Eselon III dan IV

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong ketika melantik pejabat struktural eselon III dan IV dilingkungan Pemkab Gumas, Selasa (21/1/2020) sore.

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, melantik 107 pejabat,terdiri dari pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten(Pemkab)Gumas, Selasa (21/1) di GPU Damang Batu Kuala Kurun.

Jaya mengatakan,pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan eselon III dan IV yang masihn banyak kosong. Ia pun menukaskan pelantikan pejabat hal yang biasa.

“Pejabat yang dilantik hari ini tentunya sudah melalui beberapa penilaian, antara lain profesionalitas, disiplin dan sesuai disiplin ilmu. Pejabat yang sudah dilantik saya dan Ibu Wakil Bupati berharap dapat menunjukkan kinerja yang baik, memahami dan mentaati regulasi yang berlaku,” terang Jaya.

“Saya dan Ibu Wakil Bupati akan mengevaluasi kinerja saudara-saudara yang dilantik hari ini. Kami (Jaya-Efrensia)

Dia berharap saudara-saudara menjalankan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dalam membangun Kabupaten Gunung Mas yang Bermartabat, Maju, Berdaya Saing, Sejahtera dan mandiri,” tuturnya.

Pelantikan yang dilakukan hari ini, tambah Jaya, merupakan pelantikan tahap ke dua, dan akan ada pelantikan selanjutnya.

“Tunggu saja (pelantikan tahap selanjutnya), dan tunjukkan profesionalitas saudara-saudara (ASN) dalam bekerja. Kinerja baik saudara-saudaran itu yang kami inginkan,” tegas Jaya diamini Wabup Efrensia LP Umbing.

Pelantikan dihadiri Ketua DPRD Akerman Sahidar, FKPD, Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Camat dan beberapa pejabat eselon III dan IV.

Empat Kriteria Penilaian Terhadap Desa Dengan Kinerja Terbaik

Empat Kriteria Penilaian Terhadap Desa Dengan Kinerja Terbaik

BERSAMA : Kabid Pemerintahan Desa Anamika bersama dengan staf DPMD Hengki, usai memberikan penjelasan mengenai 11 desa yang memiliki kinerja terbaik dan mendapat tambahan dana desa, Senin (20/1).

Gunung Mas  – 11 desa di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendapatkan tambahan dana desa (DD) dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2020. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (Permenkeu RI) Nomor 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa.

”Tambahan dana desa untuk 11 desa tersebut, masing-masing sebesar Rp 144.096.000,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gumas Yulianus Umar melalui Kabid Pemerintahan Desa Anamika, di ruang kerjanya, Senin (20/1).

11 desa itu yakni Sandung Tambun, Tanjung Untung, Upon Batu, Teluk Lawah, Karason Raya, Tumbang Tajungan, Belawan Mulia, Tumbang Mahuroi, Putat Durei, Jalemu Masulan, dan Tusang Raya. Pemberian tambahan dana desa ini, atas dasar penilaian kinerja selama tahun 2019, berdasarkan aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OM-SPAN).

”Pemberian tambahan dana desa itu berdasarkan pagu anggaran dana desa tahun 2020 sebesar Rp 105.253.538.000. Dimana setiap desa yang memiliki kinerja terbaik, mendapatkan 1,5 persen tambahan dana desa dari pagu anggaran dana desa tahun 2020,” ujarnya.

Dia menuturkan, ada empat kriteria penilaian terhadap desa dengan kinerja terbaik yang mendapatkan tambahan dana desa, diantaranya pengelolaan keuangan desa, pengelolaan dana desa, capaian keluaran dana desa, dan capaian hasil pembangunan desa.

”Desa dengan kinerja terbaik merupakan pilihan dari jumlah desa yang ada. Dari 114 desa, dipilih 10 persen desa yang memiliki penilaian terbaik. Semua itu dinilai oleh Kemenkeu RI,” tandasnya.

Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Tahapan Pilgub Tahun 2020

Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Tahapan Pilgub Tahun 2020

Rapt koordinasi Instansi terkait persiapan pemilihan Gubernur Kalteng 2020.

Gunung Mas – Untuk lebih mempersiapkan seluruh tahapan Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah 2020 KPU Kabupaten Gunung Mas menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait untuk Persiapan pembentukan calon PPK dan PPS agar mempermudah kepengurusan Kirkes dikeluarkan oleh Puskesmas, Rapat koordinasi di ruang kerja ketua KPU Kabupaten Gunung Mas, Senin (21/1/2020).

Dihadiri Ketua KPU Stepenson, Anggota Anlekar Sigap, Yepta H Jinal, Sukjani, Elfrint G Tumon, Sekretaris KPU Jimmi Winarta, Kepala Bidang  E-Government pada Dinsa Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik  Kabupaten Gunung Mas Eigh Manto, Dari Dinas Kesehatan, serta stap KPU lainnya.

Sekretaris KPU Jimmi Winarta mengatakan, sebelumya Pokja Adhok pembentukan PPK dan PPS, yang secara tahapan dimulai dari 15 Januari sampai pertengahan Maret 2020 bahwa Dinas Kesehatan selaku anggota Pokja untuk dipermudah kepengurusan kirkes surat keterangan kesehatan yang merupakan salah satu syarat dari, proses pencalonan PPK dan PPS.

“Secara persyaratan ada melampirkan kirkes ini merupakan wajib harus disepakati bahwa yang mengeluarkan kirkes adalah Puskesmas artinya tidak bisa dikeluarkan oleh Pustu atau Pukesdes yang ada di desa,” ujarnya

Lanjut dia untuk Poikja Sosialisasi melibatkan Dinas  Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik  Kabupaten Gunung Mas bahwa melalui Pokja ini nanti diharapkan untuk menambah partisipasi masyarakat secara umum, dan pengetahuan masyarakat juga terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Gubernur.

KPU melibatkan dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik  Kabupaten Gunung Mas, supaya setiap kegitan menyangkut KPU dalam Pemilihan Gubernur 2020, agar membantu pemberitaan dalam website, ataupun ada pengumuman – pengumuman dari KPU supaya di Uploud oleh Kominfo Gumas.

Jimmi Winarta juga menyampaikan Setiap ada berita-berita singkat kegiatan sosialisasi yang kami laksanakan kedepannya, juga dapat kami nebeng di website Kominfo. Dan juga Kominfo juga dilibatkan di Pokja kehumasan dan Media Center lebih berperan interaksi kepada masyarakat, apa yang menjadi pertanyaan ataupun saran masukan masyarakat kepada KPU selaku penyelenggara pemilihan Gubernur.

“Terkait dengan Radio Hamuh Pemkab Gunung Mas, rencana kami dalam setiap proses ada pengumuman ada iklan, ataupun ada pemberitahuan juga kami memberikan informasi melalui Radio, karena jangkauan Radio kita cukup luas juga terutama yang belum ada inyal di desa-desa di wilayah Kabupaten Gunug Mas,” Pungkas Jimmi Winarta.