HADIRI : Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi Kapolres AKBP Rudi Asriman, Kajari Anthony, Plt Pabung Kodim 1016 Plk Kapten Inf Muhamad Ayyud, Ketua Bawaslu Walman Tristianto, dan mewakili KPU, ketika menghadiri pelaksanaan sispamkota dalam rangka pengamanan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, di GPU Damang Batu, Selasa (1/9).

Kauala Kurun gunungmaskab.go.id – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) melaksanakan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) digelar di halaman Gedung Pertemuan Umum Damang Batu (GPU) Jalan Pangeran Diponegoro dekat Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (1/9/2020).

Yang pada hari ini akan dilaksanakan penetapan perolehan penghitungan suara tingkat Kabupaten Gunung Mas di GPU Damang Batu Kabupaten Gunung Mas yang dilaksanakan akan diprediksi tidak akan berjalan lancar, karena adanya indikasi-indikasi ketidakpuasan dari pasangan calon atas hasil penghitungan rekapitulasi hari-hari sebelumnya dan berkaitan pula dengan ketidakpuasan yang terjadi di beberapa TPS pada saat pemungutan suara.

Dimana disimulasikan ada kelompok pendukung yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara dan melakukan unjuk rasa di GPU Damang Batu, dan pihak pengamanan dari Polres Gunung Mas melakukan tugasnya guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Hingga diturunkan mobil water cannon untuk mengurai masa yang disimulasikan anarkis hingga tim raimas atau pengurai massa untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Saat simulasi Sispamkota, disaksikan langsung Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong,  Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Arisman, Plt. Pabung Kodim 1016 Plk Kapten Muhamad Ayyub, Kejari Kabupaten Gunung Mas Anthony, yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Kelas II Kuala Kurun, Komisioner KPU Kabupaten Gunung Mas Yepta H. Jinal, Ketua Bawaslu Kabupaten Gunung Mas Walman Tristianto.

Kapolres Kabupaten Gunung Mas AKBP Rudi Arisman mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan itu sebagai persiapan Pilkada 2020.

“Persiapan simulasi Sispamkota ini sudah dipersiapkan selama empat hari yang lalu, semoga acara kegiatan puncak pada hari ini dapat berjalan dengan baik dan seluruh personil Polres Gunung Mas yang terlibat dapat serius malaksanakan seperti yang sebenarnya,” kata Rudi Arisman.

Lanjut dia ini adalah kegiatan awal pengamanan Pilkada di mulai pada tanggal 3 September yang akan melakukan pengamanan Pam Pilkada tahun 2020 dengan Mantap Praja, sehingga dilakukan latihan Pra Operasi pada siang hari ini.

Jadi simulasi ini, kami melaksanakan latihan pra operasi secara teori dan simulasi tactical floor games (TFG). Karena itu, ini menunjukan kesiapan Kabupaten Gunung Mas seluruh Instansi terkait dari Pemerintah Daerah dan kami dari pihak Kepolisian, dibantu dengan rekan TNI dan instansi terkait lainnya. KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawas bersama-sama kita menunjukan suasana aman  dan damai dalam rangka pengamanan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Gunung Mas secara khususnya.

Untuk personil yang diturunkan mengikuti simulasi tersebut sebanyak 170 personil yang terlibat dalam pengamanan pilkada tahun 2020.

“Dana tersebut didukung dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk Polres Gunung Mas sebesar 1,7 miliar. Mulai dari tahapan tanggal 3 Desember  mulainya beroperasi sampai berakhir operasi pengamanan pilkada ini,” terangnya.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengapresiasi kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Kota yang dilakukan Kapolres dengan jajarannya yang telah mempersiapkan antisipasi simulasi ini, tentunya lebih baik kita antisipasi dari awal.

“Kegiatan ini juga melibatkan TNI dan Satpol PP Kabupaten Gunung Mas, tentunya semua pihak mendukung untuk tertib dan aman dan lancar Pilkada pada tanggal 9 Desember tahun 2020 ini,” pungkasnya.