Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Perangkat Daerah (PD) dan Kecamatan Se-Kabupaten Gunung Mas.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Pemerintah per tanggal 31 Maret 2021, kegiatan tersebut difasilitasi Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas, bertempat di Aula Bappedalitbang, Rabu (07/4/2021).

Pelaksanaan Tepra dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Richard, didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Edison, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Harpaseno dan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Aryantoni.

Richard mengatakan, gambaran target dan realisasi fisik keuangan triwulan 1 total realisasi keuangan per 28 Februari 2021 Rp. 45.388.837.306 realisasi fisik 6.75%, total realisasi keuangan per 31 Maret 2021 Rp 102.495.819.644 realisasi fisik 12,12%, realisasi keuangan dari bulan Februari ke bulan Maret mengalami kenaikan sebesar 5,35%, target ideal di bulan Maret 20% dari total target triwulan ke 1 yaitu 20%.

Realisasi keuangan belanja operasional 12,83%, belanja modal 5,40% belanja tidak terduga 0%, belanja transfer 0,15%, total realisasi keuangan 9,85%, realisasi fisik belanja operasional 14,83% belanja modal 10,40%, belanja tidak terduga 0% belanja transfer 0,15%, total realisasi keuangan 12,12%.

“Total belanja APBD tertinggi dicapai oleh Kecamatan Mihing Raya yaitu realisasi keuangan Rp 634.087.314. = 17,76% realisasi fisik 20,33%, total belanja APBD terendah dicapai oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah yaitu realisasi keuangan Rp. 1.519.082.412 = 0,84% realisasi fisik 0,95%,” ucapnya.

Perangkat Daerah dengan capaian realisasi tertinggi sampai terendah per 31 Maret 2021 yakni Kecamatan Mihing Raya, Sekretariat DPRD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, UPT RSUD Kuala Kurun, Kecamatan Manuhing, Dinas Pekerjaan Umum, Satuan Polisi Pamong Praja dan Kecamatan Sepang.

“Mengingat hari ini tujuan dari rapat Tepra tersebut adalah untuk memantau dan melihat sampai dengan tanggal 31 Maret 2021, realisasi fisik dan keuangan dari seluruh kegiatan yang ada di Kabupaten Gunung Mas apakah sudah mencapai target apa belum. Target dalam arti, target yang memang sudah ditetapkan bahwa untuk penyerapan fisik dan keuangan adalah 20% tidak semua Kabupaten di Kalimantan Tengah bisa mencapai target tersebut,” ujarnya.

Lanjutnya “kita bersyukur bahwa Kabupaten Gunung Mas berada di posisi 5 besar penyerapan anggaran”.

Richard berharap kedepannya Tepra secara rutin tiap bulan dan juga per triwulannya dalam rangka memantau, mengendalikan dan evaluasi percepatan pelaksanaan program pembangunan dan kegiatan yang di Kabupaten Gunung Mas.

Dalam membangun ada tiga point yang memang harus dilakukan yang pertama pendapatan daerah, yang kedua belanjanya, dan yang ketiga pembangunan, ketiga point ini harus dipantau, harus diawasi serta digiring supaya sesuai apa yang sudah ditetapkan dalam rencana pembangunan Kabupaten Gunung Mas.