FOTO : Siswa SMAN 1 Kurun nampak semangat dan serius ketika mengikuti KMB secara tatap muka, Senin (24/5/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di SMA Negeri 1 Kurun mulai diterapkan pada Senin (24/5/2021). Pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala SMAN 1 Kurun, Batuah menjelaskan bahwa untuk siswa kelas 10 dan kelas 11 hanya dilaksanakan hari ini saja sesuai peraturan empat menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Covid-19.

“Hari ini pembelajaran tatap muka terbatas dan dibagi menjadi dua sip, yaitu 50 persen untuk kelas 10 dan 11 Kemudian masuk lagi jam keduanya,” jelasnya saat dibincangi awak media, Senin (24/5/2021).

Pihak sekolah sudah melaksanakan dua kali rapat pembentukan Satgas Covid-19, serta penjelasan pembelajaran tatap muka terbatas juga dilakukan. Terkait fasilitas cuci tangan, sudah tersedia 12 buah bangunan permanen menggunakan keramik.

“Kini akan ditambah 20 wastafel lagi untuk persiapan tatap muka terbatas pada bulan Juli tahun pelajaran baru. Saya berharap tahun pelajaran baru 2021-2022 nanti keperluan cuci tangan semuanya sudah lengkap,” targetnya.

Dimasa pandemie Covid-19 sendiri, pihak sekolah disiplin semprotkan disinfektan dalam kelas sebelum pelajaran dimulai. Terkait metode KMB yang baru ini, pihaknya bakal terus mengevaluasi berbagai kekurangan dan kelemahan  ke depan.

“Kesiapan sekolah sudah mencapai 70 atau 80 persen sudah matang. Untuk waktu pembelajaran tahap satu, yakni ada dua mata pelajaran. Sesuai petunjuk maka rata-rata satu sesi pelajaran dilaksanakan tiga jam,” jelasnya.

Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Kurun, Tryoanda Nazaret mengatakan, sejauh ini peserta didik di sekolahnya banyak yang setuju dengan dilakukannya pembelajaran tatap muka.

“Karena kami para siswa merasa jenuh dan terkendala dalam proses belajar secara daring. Semoga metode belajar tatap muka  ini bisa mulai dilaksanakan di tahun ajaran baru, seperti arahan yang diberikan oleh pihak sekolah,” pungkas remaja yang akrab disapa Yoan ini.