Kuala Kurun gunungmaskab.go.id –  Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan sosialisasi budidaya pengembangan tanaman jagung hibrida dan penyerahan seremonial bantuan saprodi untuk demonstrasi plot (DEMPLOT) dari PT. Petrokimia Kayaku.

“Bupati Gumas Jaya Samaya Monong mengatakan pemerintah daerah telah menetapkan salah satu prioritas pembangunan daerah Tahun 2019-2024  salah satunya adalah pelaksanaan SMART AGRO, yang mana salah satu komoditas yang dikembangkan adalah jagung hibrida,” ucapnya saat menyampaikan sambutan tertulis di Jalan Pangeran Diponegoro, Senin (31/4/2021).

Meskipun Tahun ketiga pelaksanaan SMART AGRO di Kabupaten Gunung Mas dilaksanakan melalui kegiatan pengembangan jagung hibrida, pemerintah daerah masih konsisten melaksanakan pengembangan tahun 2021, menjamin ketersediaan benih yang berkualitas melalui bantuan Pemerintah TP- Provinsi dengan varietas NK 2021.

Melalui kegiatan demonstrasi plot yang dilakukan PT. PETROKIMIA KAYAKU pada kelompok tani sejahtera di wilayah Kecamatan Kurun, saya harapkan menjadi sarana pembelajaran bagi kelompok tani pengembang jagung hibrida lainnya dan masyarakat tani.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak PT. PETROKIMIA KAYAKU atas dampingan pembangunan demonstrasi plot jagung hibrida di wilayah Kabupaten Gumas atas pembelajaran meliputi persiapan lahan, penanaman dan penanganan pasca panen,” ucap Jaya Samaya Monong.

Kepada seluruh Camat, Kades dan Lurah mari kita bersama-sama melaksanakan tugas pembangunan kemasyarakatan pembangunan pemberdayaan masyarakat melalui advokasi pengembangan jagung hibrida dengan mensinergikan dan menyelaraskan dengan arah perencanaan dan pembangunan desa.

Kepala Dinas Pertanian Rody Aristo Robinson mengatakan tahun 2021 Pemkab Gumas melakukan pengembangan jagung hibrida seluas 300 hektar dengan sasaran pada delapan kecamatan, 19 desa, lima kelurahan dan 32 kelompok tani.

Pihaknya telah melakukan berbagai  strategi untuk pengembangan jagung hibrida pada tahun 2021 ini, salah satunya memfasilitasi demonstrasi plot di kawasan pengembangan jagung hibrida seperti pada Kelurahan Kampuri Kecamatan Mihing Raya, Kelurahan Kuala Kurun dan Kelurahan Tampang Tumbang Anjir di Kecamatan Kurun.

Selanjutnya, Kelurahan Tewah Kecamatan Tewah dan Desa Bangun Sari di Kecamatan manuhing. Kepada seluruh camat, lurah, kepala desa untuk selalu memberikan inovasi dan dukungan pada program ini, melalui upaya sosialisasi kepada masyarakat tani di wilayah dan dukungan pengembangan melalui arah perencanaan pembangunan di wilayah masing – masing.

“Kami optimis pengembangan tanaman jagung hibrida tahun 2021 di area 300 hektar akan berhasil dengan mengoptimalkan perubahan pola pikir, keseriusan petani, keuletan serta penerapan adopsi teknologi seperti pelaksanaan pada demonstrasi plot ini,” pungkasnya.