TABUR BENIH : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bersama Wakil Bupati Efrensia L.P. Umbing, Kapolres AKBP Irwansah, dan Kepala DPKP Hansli Gonak, ketika menabur benih ikan di kolam milik kelompok pembudidaya ikan, di Desa Hurung Bunut, Kecamatan Kurun, Selasa (5/10/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melakukan penyaluran benih dan pakan ikan, bagi kelompok pembudidaya ikan di Desa Hurung Bunut, Kecamatan Kurun. Ini merupakan salah satu upaya yang mendukung salah satu prioritas pembangunan daerah tahun 2019-2024, yakni Smart Agro.

“Kami ingin penyaluran benih dan pakan ikan ini jangan hanya seremonial dan ikut-ikutan saja, tetapi harus diniatkan dalam pengelolaan budidaya yang lebih tekun, ulet, serius, dan diperhatikan,” ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, di Kantor Desa Hurung Bunut, Selasa (5/10/2021).

Dia mengatakan, memasuki tahun ketiga pelaksanaan smart agro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tetap konsisten dalam mendukung program yang dicanangkan dinas terkait, demi mencapai tujuan yakni tercipta ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam penyaluran benih dan pakan ikan ini harus benar-benar fokus di satu tempat dulu, dan jangan asal disalurkan,” ujarnya.

Dia menuturkan, Kabupaten Gumas memiliki potensi perikanan yang sangat luas, dimana ada empat bendungan atau DAM yang mendukung untuk pengairan kolam, yakni DAM Sekata Juri Kuala Kurun, DAM Bunut di Desa Hurung Bunut, DAM Sekata Tewah di Kelurahan Tewah, dan DAM Gohong Rawai di Jakatan Raya.

“Kita memiliki Balai Benih Ikan (BBI) sebagai penghasil benih ikan yang unggul. Luas lahan untuk kolam ikan masih sangat luas. Jadi yang perlu kita bangun adalah keinginan dan kemampuan dalam pengelolaan usaha budidaya tersebut,” tuturnya.

Dengan penyaluran tersebut, diharapkan kepada seluruh kelompok pembudidaya ikan agar lebih tekun, ulet, dan serius dalam mengembangkan usaha budidaya ikan serta terus meningkatkan keterampilan melalui pelatihan usaha budidaya ikan yang handal, sukses, dan mandiri, demi meningkatkan pendapatan keluarga, pemenuhan gizi keluarga, serta memberikan dampak yang baik untuk kesejahteraan keluarga.

“Kepada seluruh camat, lurah, dan kepala desa, mari bersama mendukung apa yang sudah dilaksanakan DPKP, khususnya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, agar apa yang sudah dilaksanakan tetap berjalan serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPKP Kabupaten Gumas Hansli Gonak mengatakan, di tahun 2021, sudah disalurkan benih dan pakan ikan kepada 18 kelompok pembudidaya ikan, dimana 12 kelompok dari Dana Alokasi Umum (DAU) Murni DPKP, tiga kelompok dari dana aspirasi dewan, dan tiga kelompok dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk distribusi benih dan pakan ikan yang sudah dilaksanakan, yakni kepada sembilan kelompok pembudidaya ikan, dan akan segera disalurkan juga kepada sembilan kelompok.

“Jumlah benih ikan yang kami salurkan tahun 2021 sebanyak 252.000 ekor, terdiri dari benih ikan nila 42.000 ekor, benih ikan gurami 77.000 ekor, benih ikan patin 46.000 ekor, dan benih ikan lele 85.000 ekor. Sedangkan pakan ikan yang disalurkan sebanyak 32 ton. Penyalurannya mendapatkan pendampingan dari Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat,” terangnya.

Dari jumlah benih ikan yang disalurkan pada tahun 2021, lanjut dia, diperkirakan akan menghasilkan produksi ikan sebesar 96 ton, dimana memberikan sumbangsih 0,5 persen dari target produksi kabupaten sebesar 2.000 ton. Sedangkan terkait pakan ikan yang diberikan, hanya pakan awal saja, dimana perlu dukungan dari pelaku usaha pembudidaya ikan untuk melanjutkan apa yang sudah diberikan, sehingga benih ikan bisa sampai ukuran konsumsi/panen.

“Kami berharap keseriusan, keuletan, dan kerjasama dari pembudidaya ikan, terkait apa yang sudah dan akan disalurkan oleh DPKP mampu meningkatkan perekonomian keluarga, meningkatkan produksi perikanan, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.