Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyerahkan bantuan Sosial Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Sepang.

“Kondisi terkini bencana alam khususnya bencana banjir masih terjadi di semua Kecamatan di wilayah Kabupaten Gunung Mas, hal ini diakibatkan oleh debit air yang masih naik karena intensitas curah hujan yang tinggi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan,” ucap Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong di Aula Kecamatan Sepang, Jumat (19/11/2021).

Dia mengatakan, dampak bencana banjir dan tanah longsor di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Gunung Mas pada tahun 2021 per bulan September merendam 3.661 rumah warga dengan jumlah jiwa 13.461.

“Hal ini merupakan kondisi bencana alam yang harus kita waspadai dan untuk kedepannya diharapkan adanya mitigasi bencana sebagai upaya untuk mengurangi resiko bencana baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana,” ujarnya.

Dia menambahkan, bantuan ini untuk meringankan beban dari dampak bencana banjir dan tanah longsor, Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas akan menyerahkan bantuan sosial berupa paket bahan pokok dan beras dengan rincian yaitu 3.661 Paket bahan pokok kepada masyarakat terdampak yang tersebar di seluruh Kecamatan.

Di samping itu, lanjut dia, khusus di Kecamatan Sepang, ini merupakan tambahan desa terdampak banjir yaitu Desa Sepang Kota dengan jumlah bantuan sebanyak 43 paket bahan Pokok kepada 43 Kepala Keluarga (KK) dengan total jiwa 158 Jiwa.

Menurutnya pada tanggal 5 Oktober beberapa waktu yang lalu di Kecamatan Sepang juga telah disalurkan bantuan sosial dari Pemerintah Daerah untuk wilayah Kelurahan Sepang Simin, Desa Tanjung Karitak dan Desa Pematang Limau dengan jumlah 102 Kepala Keluarga.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait yang telah mendukung dan telah memberikan bantuan sukarela kepada para warga terdampak bencana banjir, semoga untuk kedepan resiko dampak bencana alam dapat kita kurangi dan kita atasi bersama-sama,” pungkasnya.