Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pelatihan aplikasi e-kinerja di Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas dipimpin oleh Sekretaris Daerah Yansiterson, dihadiri oleh Asisten I Lurand, Asisten II Richard, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Guanhin, beserta Kepala Bagian, Kasubag dan staf pelaksana, bertempat di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (20/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut Yansiterson menjelaskan tentang langkah-langkah dalam menggunakan aplikasi e-kinerja tersebut agar ASN disiplin dalam bekerja dan mendapatkan tambahan penghasilan masing-masing PNS yang bersangkutan berdasarkan kinerja yang diinput. Aplikasi e-kinerja yang baru diperkenalkan tidak semua pegawai sudah mendapatkan pengetahuan tentang aplikasi ini, secara internal di Sekretariat Daerah Sekda mengambil kebijakan untuk mengadakan bimbingan pelatihan singkat ini. “Supaya aplikasi e-kinerja ini diterapkan di awal Januari 2022, seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkup Sekretariat Daerah bisa memahami aplikasi tersebut,” ujar Sekda Gumas saat diwawancarai.

Yansiterson menegaskan jangan sampai terkejut apabila tambahan penghasilannya hanya sedikit karena tidak paham dengan aplikasi e-kinerja. Apa yang diinput hari demi demi hari berdasarkan kinerja dari masing-masing PNS. Aplikasi ini berkaitan dengan penghasilan pegawai dari segi kedisiplinan melalui absensi dan kinerja karena bobotnya 40% yang disiplin dan 60% kinerja.

“Pada aplikasi tersebut tugas dan fungsi masing-masing sudah ada analisis beban kerja, ada analisisi jabatannya masing-masing, mengingatkan terkait dengan sistem kerja,” kata Yansiterson.

“Saya mengingatkan bahwa terkait dengan sistem kerja supaya teman-teman jangan sampai menumpuk pekerjaannya hanya pada seseorang karena dia percaya pada seseorang bisa menyelesaikan dengan cepat, hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” imbuhnya.

“Saya menghimbau kepada PNS ketika e-kinerja ini sudah diterapkan supaya disiplin dan kinerja semakin baik, maka yang paling awal dilakukan adalah disiplin kalau menyangkut presensi atau absen, apel pagi dan apel sore itu dulu yang dimulai, setelah itu pekerjaan apa yang dilakukan hari demi hari diinput ke sistem maka akan dilihat hasilnya,” kata Sekda Gumas. 

“Meski demikian jangan berlindung dibalik ketidaktahuan atau ketidakmampuan terhadap penggunaan teknologi informasi, yang tidak bisa akan langsung tertinggal, karena teknologi informasi itu adalah merupakan sebuah keharusan,”pungkasnya.