Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong didampingi Kapolres AKBP Irwansah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Baryen, dan Kepala Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait kembali meninjau sejumlah pos pantau terpadu yang didirikan di Kecamatan Tewah, Kurun, Mihing Raya, dan Sepang.

”Pos pantau terpadu berfungsi untuk mengecek, memantau, serta mencegah truk angkutan Perusahaan Besar Swasta (PBS) melewati jalan Kuala Kurun-Palangka Raya. Diharapkan semua berjalan maksimal, baik, dan lancar, serta truk angkutan PBS sudah tidak ada yang melewati ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya,” ucap Bupati Gumas Jaya S Monong, Kamis (6/1).

Sejauh ini, lanjut dia, petugas pos pantau terpadu tersebut terus memaksimalkan tugas mereka, dalam mengawal truk angkutan PBS yang mungkin ada melewati jalan Kuala Kurun-Palangka Raya. Tugas mereka untuk mengantisipasi, sehingga tidak ada PBS melanggar komitmen yang sudah disepakati.

”Kami ingatkan kepada truk angkutan PBS agar untuk sementara waktu tidak melintasi jalan Kuala Kurun-Palangka Raya, karena masih dalam tahap perbaikan oleh PBS,” tegasnya.

Kepada petugas pos pantau terpadu, lanjut dia, harus bersikap humanis dalam menjaga pos pantau. Di samping itu, tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) dalam menjalankan tugas dan berkoordinasi dengan baik.

”Kami ingatkan kepada PBS agar jangan memaksakan untuk melewati jalan Kuala Kurun-Palangka Raya. Semakin cepat diperbaiki, maka cepat juga jalan itu dilewati oleh truk angkutan PBS,” tuturnya.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar karena proses perbaikan jalan ini memang membutuhkan waktu. Yang jelas Pemkab Gumas akan terus mendorong PBS dan kontraktor yang telah ditunjuk untuk bekerja memperbaiki jalan.

”Kami berterima kasih kepada TNI, Polri, dan dinas terkait yang telah mendukung keberadaan pos pantau terpadu tersebut. Semoga ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tandasnya.