Kuala Kurun gunungmaskab.go.id –  Kantor Badan  Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gunung Mas tahun 2022 kegiatannya cukup berkurang karena tidak mendapat peta bidang tanah, yakni tidak ada target pengukuran baru.

“Tahun 2021 kita dapat target pengukuran itu  2.000 bidang tanah, untuk tahun 2022 tidak ada,” ungkap Kepala Kantor BPN Kabupaten Gunung Mas Ferdinan Adinoto saat membuka kegiatan Sosialisasi Program Strategis Tahun 2022 di kantor BPN Gunung Mas, Rabu (26/01/2022).

Lanjut Ferdinan Adinoto kami hanya menerbitkan sertifikat dan peningkatan kualitas data realisasi capaian kegiatan yang mencapai 100 persen yaitu Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Peta Bidang Tanah (PBT) ASN-PM, PTSL PBT-PM, PTSL SHAT-ASN, PTPR, UNTOR UKM, BMN PIN.
 

“Saya sampaikan, ada target sertifikat SHAT-ASN. Targetnya 2.500 ini lah yang kami sertifikatkan dari kegiatan yang dilakukan dari PBT-PM tahun 2021 yang dilakukan oleh ASN maupun dilakukan pihak ketiga,” jelas Ferdinan Adinoto.

Kemudian target PTSL SHAT-ASN ini targetnya 200 bidang dari tahun 2017 sampai tahun 2020, anggarannya dari rupiah murni dari APBN.

Kemudian target peningkatan kualitas data target fisiknya 370 dan dari target tersebut ada beberapa kegiatan yang sudah mulai dilaksanakan selanjutnya.

Target kita di tahun 2022 ini sebanyak 3.000 bidang dan diharapkan bisa terealisasi baik target PBT-PM maupun SHAT nya dan kegiatan PTPR, target fisiknya 2.000 bidang dan sudah dilaksanakan dengan realisasi 1.200 bidang.

Ferdinan juga menjelaskan soal berbagai pencapaian yang telah dilakukan oleh BPN Kabupaten Gunung Mas selama tahun 2021 lalu yang sebagian besar telah terealisasi 100 persen.

Namun, ada juga program kantor BPN Kabupaten Gunung Mas di tahun 2021 yang tidak bisa terealisasi 100 persen yakni kegiatan redistribusi tanah baik untuk Peta Bidang Tanah (PBT) dan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT), dari 5.053 target hanya 1.721 yang terealisasi.

“Kegiatan ini sempat dipending baru mendapatkan pelaksanaaan lagi di bulan Mei. Selain itu, saat pademi Covid-19 diberlakukan kebijakan PPKM sehingga ada beberapa desa yang menolak petugas datang untuk melakukan penyuluhan,” ujar Ferdinan.

“Tujuan acara ini yaitu untuk mensosialisasi program Kantor BPN Kabupaten Gunung Mas di tahun 2022,” pungkasnya.