AKBP Yudi Yuliadin Mantan Kapolres Gumas Tutup Usia

AKBP Yudi Yuliadin Mantan Kapolres Gumas Tutup Usia

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Polres Gunung Mas – Kabar duka cita menyelimuti Keluarga Besar Polres Gunung Mas (Gumas) jajaran Polda Kalteng, Mantan Kapolres Gumas AKBP Yudi Yuliadin, S.I.K., M.Si., dikabarkan tutup usia. Kabar duka cita itu ramai tersebar di sejumlah group WhatsApp (WA) Polri dan wartawan di Kab. Gumas, Jum’at (26/2/2021) pagi.

Selain menyampaikan ungkapan belasukawa, para penghuni sejumlah group WA juga mencantumkan foto almarhum. Kabar duka cita berpulangnya mantan Kapolres Gumas Periode 2017-2019 itu dikabarkan meninggal pada pukul 06.00 WIB, di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin karena sakit.

Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, S.I.K., saat dikonfirmasi menyampaikan seluruh jajaran Polres Gumas ikut merasa kehilangan dengan kepergian Pria Lulusan Akpol Tahun 1999 tersebut.

“Saat di Mabes Polri kami sempat berdinas bersama Divisi Propam, beliau merupakan senior yang baik dan peduli dengan seluruh personel,” ucapnya.

Banyak hal yang sudah dilakukan Almarhum semasa berdinas menjadi Kapolres Gumas selama kurang lebih 2 tahun. Salah satunya memberangkat Umrah sebanyak 25 Marbot Mesjid di Kab. Gumas.

Mari kita bersama-sama mendoakan semoga Almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan kepada Keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan keikhlasan. (krh38)

Pengembangan Desa Wisata Harus Ada Rencana Tata Ruang

Pengembangan Desa Wisata Harus Ada Rencana Tata Ruang

Wakli Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing memimpin Rapat Percepatan Tim Terpadu Kepariwisataan tahun 2021, Kamis (25/2/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing memimpin Rapat Percepatan Tim Terpadu Kepariwisataan tahun 2021 dalam Pembahasan Rencana Kerja dan Tindak Lanjut Kunjungan Lapangan, bertempat di ruang rapat lantai I Kantor Bupati, Kamis (25/02/2021).

Untuk destinasi yang menjadi sasaran pengembangan, sengaja dipilih tidak terlalu banyak agar bisa fokus dan mencapai hasil yang diharapkan. “Biar sedikit tapi ada hasilnya yang optimal,” ucap Efrensia L.P Umbing.

Pemerintah Daerah melalui Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata agar menyiapkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Masterplan dan Detail Engineering Design, setelah itu baru bisa ditentukan anggaran yang diperlukan, “yang penting sudah tersusun dan terencana tinggal dikerjakan saja,” tukasnya.

Dalam melakukan pendataan akurat terkait pengembangan desa sebagai pariwisata di desa Hurung Bunut terutama soal letak lokasi, dikarenakan untuk potensi Desa Hurung Bunut sangat banyak peluang apabila benar- benar kita kembangkan dan kelola dalam rencana pembangunan Desa Wisata, maupun itu dari segi pertanian, perikanan, budaya, kesenian , apalagi disitu sudah ada perkebunan buah buahan dan peternakan lebah madu kelulut.

“Harus ada rencana tata ruang desa, agar teratur dan tidak kacau, dan pembangunan Desa Wisata itu dilihat dari kerapiannya, untuk itu Pemerintah Desa harus membuat dan mengusulkan juga mengkonfirmasikan kepada Dinas PU,” tegasnya.

Adapun rencana pembangunan yang akan dikembangkan di desa wisata yaitu, pembenahan lokasi perkebunan dan potensi hutan lokasi Dam, lanjutan pembuatan cor, gapura desa, pembentukan perkebunan buah, pengembangan madu kelulut, usaha budidaya ikan, perahu susur sungai, pengembangan shelter peristirahatan dalam hal cafe, kuliner, galeri kerajinan dan cindera mata, pelatihan pengembangan SDM, promosi pemasaran dan publikasi.

Hal itu disampaikan kepada anggota Tim Terpadu Percepatan Pembangunan agar dapat merencanakan dan menyiapkan rencana pembangunan Desa Wisata Hurung Bunut yang akan dikembangkan, baik itu di bidang infrastruktur, pembangunan tata ruang yang teratur.

“Dengan rencana pembangunan pengembangan ini saya harapan, dinas mana saja nanti yang akan diarahkan dalam bidangnya masing masing, agar tim dapat menyusun dan membuat rencana pembangunan pariwisata di Desa Hurung Bunut,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Eigh Manto menyampaikan, bahwa pemerintah Desa Hurung Bunut agar segera mungkin menginventarisir, yang mana yang kita kelola, untuk pengembangan pariwisata, sehingga nantinya kita dapat berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, untuk melakukan survei lapangan lanjutan.

Ia meminta kepada Perangkat Daerah yang ada keterkaitan lainnya dalam spot kegiatan pembangunan dan pengembangan seperti Dinas Perikanan dan Pertanian agar secepat mungkin dapat mendata lapangan sehingga apa saja yang dapat dikembangkan menjadi terlaksana.

“Dengan adanya komitmen dari masyarakat Desa Hurung Bunut untuk dapat saling bersinergi dengan pengembangan dan mewujudkan sebagai Desa Wisata,” pungkasnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Richard F.L, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Eigh Manto serta Kepala Perangkat Daerah terkait, Kepala Desa Hurung Bunut.

Asisten I Gumas Mengikuti Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotim Secara Virtual

Asisten I Gumas Mengikuti Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotim Secara Virtual

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor dan Irawati, Jumat (26/2/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gunung Mas Lurand mengikuti Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur terpilih periode 2021-2024 Halikinnor dan Irawati serta Pelantikan TP. PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur diselenggarakan secara virtual di ruang rapat lantai I Kantor Bupati, Jumat (26/2/2021).

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat menyampaikan sambutannya, selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Ketua TP-PKK Kabupaten Kotawaringin Timur yang juga baru dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya mengucapkan selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, saudari Ketua TP-PKK Kabupaten Kotawaringin Timur yang juga baru dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur, teriring harapan semoga dengan semangat gotong royong kegiatan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur dapat semakin baik dan semakin maju, serta mampu mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang berkah,” tutur H. Sugianto Sabran.

Sugianto Sabran mengutarakan, dengan telah dilaksanakannya upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini, maka telah menggunakan seluruh rangkaian demokrasi yang sarat dengan dinamika, independensi, idealisme dan harapan. “Semua itu tak lain merupakan ikhtiar untuk memenuhi harapan masyarakat dalam kesejahteraan dan martabat hidup yang lebih baik di masa-masa yang akan datang,” imbuhnya.

 

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian bersama, khususnya bagi Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur yang baru dilantik diimplementasikan apa yang menjadi Visi dan Misi Kepala Daerah dengan menyajikannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan tetap menyelaraskan program, kegiatan dan kebijakan daerah dengan Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta Pemerintah Pusat.

Selain itu, meningkatkan perhatian untuk penanganan Covid-19 di daerah, melakukan langkah-langkah strategis terkait Pencegahan Stunting, meningkatkan koordinasi lintas sektoral langkah untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, bidang pendidikan dan kesehatan.

“Untuk mewujudkan hal-hal tersebut di atas, Bupati dan Wakil Bupati tidak harus bekerja sendiri, namun harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terkait, termasuk yang terpenting tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam pelaksanaan Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan,” pungkas Gubernur.

Penanganan Karhutla Merupakan Tanggung Jawab Bersama

Penanganan Karhutla Merupakan Tanggung Jawab Bersama

BERI ARAHAN : Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman memberikan arahan pada pelaksanaan apel sosialisasi dan pencanangan Maklumat Kapolda Kalteng tentang sanksi pidana karhutla tahun 2021, Kamis (25/2/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) melaksanakan apel pencanangan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) tentang sanksi pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2021, bertempat di Halaman Mapolres Gunung Mas, Kamis (25/2/2021).

Apel ini dihadiri perwakilan dari Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Mas, Pengadilan Negeri Kuala Kurun, Pabung Kodim 1016/Plk di Kabupaten Gunung Mas, Danramil 1016-06 Kuala Kurun, Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, perwakilan Kasatpol PP dan Damkar, perwakilan Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhutla wilayah Kalimantan Pondok kerja Gunung Mas, yang menyertakan lima personel.

Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman dalam sambutannya mengatakan, karhutla merupakan ancaman yang mengganggu ekosistem lingkungan dan kehidupan manusia. Berdasarkan evaluasi, hotspot tahun 2020 di Provinsi Kalteng sebanyak 5.640 titik, khusus Kabupaten Gumas sebanyak 307 titik, dengan tafsiran luasan lahan yang terbakar sekitar tujuh hektare.

”Penanganan karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya TNI dan Polri saja, akan tetapi perlu sinergitas antara Pemerintah, unsur terkait, dan masyarakat,” ujar Kapolres.

Rudi Asriman berharap dengan adanya kegiatan apel ini dapat menjadi momen yang baik untuk mengajak semua bersinergi dengan berbagai pihak, baik instansi, stakeholder terkait, dan seluruh lapisan masyarakat, sehingga upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Gumas dapat optimal.

”Tahun 2021 ini merupakan tantangan berat. Selain adanya wabah Covid-19, kita juga dihadapkan dengan musim kemarau yang dapat menyebabkan karhutla,” katanya.

Ada beberapa hal perlu diperhatikan dalam pencegahan karhutla, diantaranya menyiapkan satuan tugas penanggulangan karhutla di dinas terkait sesuai tugas dan tanggung jawab yang dilengkapi dengan peralatan pendukung, siapkan fisik dan mental yang dilandasi komitmen, moral, dan disiplin kerja melaksanakan tugas di lapangan.

”Tumbuhkan partisipasi segenap potensi masyarakat peduli api, untuk berperan aktif dalam membantu penanggulangan karhutla,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman menyerahkan Maklumat Kapolda Kalteng tentang Sanksi Pidana terhadap Pembakaran Hutan dan atau Lahan kepada masing-masing perwakilan apel yang hadir.

Bupati Gunung Mas Sampaikan Materi Saat Rakorda Bangga Kencana

Bupati Gunung Mas Sampaikan Materi Saat Rakorda Bangga Kencana

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dipercayakan sebagai narasumber, menyampaikan materi terkait pembangunan daerah melalui program Bangga Kencana di Kabupaten Gunung Mas.

Palangka Raya, gunungmaskab.go.id – Dalam rangka mensukseskan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2020, perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bangga Kencana bertempat di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Rabu (24/2/2021).

Tujuan dari kegiatan Rakorda untuk meningkatkan strategi dalam rangka percepatan implementasi program Bangga Kencana melalui lintas sektor di masa pandemi Covid-19.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dipercayakan sebagai narasumber menyampaikan materi terkait pembangunan daerah melalui program Bangga Kencana di Kabupaten Gunung Mas.

Jaya Samaya Monong menyampaikan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas periode 2019 s.d 2024, terwujudnya Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri “Berjuang bersama.”

Jaya juga menyampaikan, 3 program kerja unggulan Kabupaten Gunung Mas SMART HUMAN RESOURCES, SMART AGRO/FARMING, SMART TOURISM.

“Kabupaten Gunung Mas memiliki SDM yang besar terutama yang akan masuk dan dalam usia produktif  yaitu 61,80 %, hal ini membuat pemerintah daerah harus menyusun strategi dan program kerja yang dapat meningkatkan kualitas, kreativitas, dan produktivitas sumberdaya manusia melalui berbagai sektor pembangunan,” ungkapnya.

Melalui program Bangga Kencana pemerintah Kabupaten Gunung Mas fokus kepada pembangunan generasi muda melalui program Genre dan Bina Keluarga Remaja sebagai salah satu upaya pencegahan pernikahan usia anak. Penanganan stunting melalui bina keluarga balita holistik integratif (keterpaduan Posyandu, PAUD dan BKB).

Jaya Samaya Monong juga menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Gunung Mas diantaranya peningkatan kesertaan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), orientasi dan pelatihan teknis pengelolaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan pemberdayaan ekonomi keluarga/UPPKS), promosi dan sosialisasi program ketahanan dan kesejahteraan keluarga bagi mitra kerja, promosi dan sosialisasi kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga (menjadi orang tua hebat, generasi berencana, kelanjutusiaan serta pengelolaan keuangan keluarga).

“Penyusunan dan pemanfaatan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) tingkat Kabupaten/Kota, pembinaan IMP dan program KKBPK di lini lapangan oleh PKB/PLKB,  pembinaan terpadu kampung KB, pengolahan dan pelaporan data pengendalian lapangan dan pelayanan KB, pembinaan dan pengawasan pencatatan dan pelaporan program KKBPK,” pungkasnya.

Turut hadir Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, perwakilan dari BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Deputi Bidang KBKR BKKBN dan pihak terkait lainnya.