Bupati Bersama Forkopimda Tinjau Komplek Pergudangan Bulok dan Pasar Kurun

Bupati Bersama Forkopimda Tinjau Komplek Pergudangan Bulok dan Pasar Kurun

PANTAU : Bupati Gumas Jaya S Monong bersama Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, Kajari Anthony, Pabung Kodim 1016/Plk Mayor Inf Wiyanto, Kasat Intelkam Polres AKP Tri Prasetyo, dan Kepala SOPD terkait, ketika mengecek ketersediaan, di pasar tradisional Kuala Kurun, Kamis (26/3) pagi.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong di damping Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing, bersama Forkopimda Kabupaten, Kajari Anthony, Pabung Kodim 1016/Plk Mayor Inf Wiyanto, Kasat Intelkam Polres AKP Tri Prasetyo, dan Kepala Perangkat Daerah terkait ketika mengecek ketersediaan besar di komplek pergudangan bulok Kurun, sembako, di pasar tradisional Kuala Kurun, Kamis (26/3/2020) pagi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 juta, yang akan digunakan dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus korona atau covid-19 di daerah ini.

”Dana tersebut berasal dari anggaran belanja tidak terduga APBD Kabupaten Gumas tahun 2020. Anggaran tersebut bisa saja bertambah, sembari melihat perkembangan dan ketersediaan anggaran yang bisa direvisi sesuai petunjuk Gubernur,” ucap Bupati Gumas Jaya S Monong, Kamis (26/3/2020) pagi.

Dikatakannya, penggunaan dana itu untuk penyemprotan disinfektan massal secara menyeluruh di jalan-jalan umum, tempat pelayanan, hingga kecamatan dan desa, yang dilakukan oleh gugus tugas dengan melibatkan semua pihak. Lalu membangun posko sterilisasi di tiga titik perbatasan wilayah Kabupaten Gumas.

”Tiga titik posko sterilisasi itu berada di Desa Pematang Limau, Kecamatan Sepang, lalu di Desa Takaras, Kecamatan Manuhing, dan Persimpangan Kuala Kurun-Sei Hanyo. Di posko ini juga disiapkan penyemprotan disinfektan, alat pemindaian suhu tubuh, dan hand sanitizer,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, Pemkab Gumas juga akan membangun ruang isolasi untuk mengantisipasi apabila ada pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona di daerah ini, sebelum nantinya dirujuk ke rumah sakit rujukan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

”Tadi kami sudah melakukan pengecekan gedung yang akan dijadikan ruang isolasi, dan secepatnya akan difungsikan. Sejauh ini, untuk Kabupaten Gumas masih dalam zona hijau penyebaran virus corona, dimana ada tiga orang dalam pengawasan (ODP),” ujarnya.

Dalam pencegahan penyebaran virus corona di daerah ini, sudah dilakukan rapat koordinasi pada 16 Maret lalu, dengan tindaklanjut berupa surat edaran yang mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih, selalu jaga jarak, serta jangan berkumpul.

”Intinya, kami ingin dalam pencegahan penyebaran virus corona di daerah ini harus dilakukan oleh semua pihak dengan bekerjasama untuk menanganinya,” tegas Jaya.

Di tengah pandemi virus corona, tambah Jaya, untuk ketersediaan beras di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kuala Kurun masih aman untuk lima bulan kedepan. Sama halnya dengan sembilan bahan pokok (sembako) di pasaran.

”Bagaimanapun juga, kami ingin ketersediaan pangan harus tersedia dan tidak menimbulkan kepanikan masyarakat. Kami juga telah membuat surat edaran terkait distribusi sembako, agar tidak ada yang pedagang yang melakukan upaya penimbunan,” terangnya.

Sementara itu Kepala Gudang Bulog Kuala Kurun Koko Budi Harjo mengatakan, dengan jumlah beras yang ada ini sangat cukup di atas lima bulan, kalau kita nyetok banyak-banyak juga bisa rusak juga lama-lama kalau diperlukan sewaktu-waktu bisa kita tambah berasnya.

Kepada masyarakat yang mau membeli bisa langsung ke sini dengan harga Rp 8.600 1 kilogram, semua  masyarakat bisa membelinya dan pada saat ini kita sedang menggalakan Kpsh.

“Lanjut dia minimal kita punya ketahanan beras disini selama tiga bulan, jadi tidak boleh kurang dari itu, selama tiga bulan minimal 7 ton ketersediaan beras di pergudangan Kurun,” jelasnya.

Sensus Penduduk Online di Gunung Mas Sampai Sejauh Ini, Progresnya Sudah Melampaui Target

Sensus Penduduk Online di Gunung Mas Sampai Sejauh Ini, Progresnya Sudah Melampaui Target

SALAM : Kepala BPS Kabupaten Gumas Waras, Ketua PWI Popy Oktovery, petugas sensus, dan anggota PWI, melakukan salam sensus penduduk 2020, di Kantor Sekretariat PWI setempat, Kamis (19/3). FOTO : PWI GUNUNG MAS.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 secara online yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terus berjalan. Sampai sejauh ini, progresnya sudah melampaui target yang ditetapkan. Keberhasilan ini berkat dukungan semua pihak, mulai dari Kepala Daerah, DPRD, masyarakat, termasuk kalangan wartawan.

”Target kami pada pelaksanaan sensus penduduk online adalah 2.550 Kartu Keluarga (KK) yang sudah terkirim datanya. Saat ini, target tersebut sudah terlampaui,” ucap Kepala BPS Kabupaten Gumas Waras, usai mengunjungi Kantor Sekretariat PWI, Kamis (19/3).

Dia mengatakan, data KK yang sudah terkirim tersebut tidak hanya berasal dari kecamatan yang memiliki jaringan telekomunikasi, namun juga dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gumas. Hal itu bisa terjadi, karena pengisian secara online dapat dilakukan dimana dan kapan saja, selama memiliki jaringan telekomunikasi serta perangkat seperti smartphone, laptop atau komputer.

”Meskipun sudah melampaui target, kami akan terus mendorong masyarakat yang belum untuk segera melakukan sensus penduduk online, karena batas akhir pelaksanaannya pada 31 Maret 2020 mendatang,” ujarnya.

Dia menuturkan, sensus penduduk 2020 ini bertujuan untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk menuju Satu Data Kependudukan Indonesia. Dengan sensus ini, akan diketahui jumlah penduduk yang berdomisili di wilayah administratif terkecil yakni RT/RW, dan sebagai penguatan data administrasi kependudukan.

”Bagi masyarakat yang belum melakukan sensus penduduk, kami minta untuk tidak perlu khawatir, karena nantinya juga akan dilaksanakan sensus penduduk wawancara pada Juli 2020 mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Gumas Popy Oktovery mengakui, bahwa wartawan yang bernaung di organisasi PWI akan selalu mendukung program pemerintah, baik itu dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

”Salah satu yang dapat kami lakukan dalam mendukung program pemerintah adalah, dengan turut menyosialisasikan program pemerintah melalui pemberitaan yang terkait tentang sensus penduduk 2020,” tandasnya.

Bereng Jun Gotong Royong Lawan Covid-19

Bereng Jun Gotong Royong Lawan Covid-19

Bereng Jun gunungmaskab.go.id –  (22/3/2020) Warga Desa Bereng Jun Gotong Royong melawan Covid-19 pada Minggu, 22/03/2020. Ini merupakan kesadaran masyarakat dalam mendukung dan tunduk pada himbauan Pemerintah untuk bersama-sama melawan Pandemi Covid-19.

Warga Desa Bereng Jun Gotong Royong melawan Covid-19 pada Minggu, (22/03/2020).

Gotong Royong yang diprakarsai oleh Tri Pradjaka Wara Bhisma yang juga Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Gunung Mas bersama BPH Majelis Jemaat GKE Bereng Jun dan didukung oleh Pemdes Bereng Jun serta Koperasi Maangkat Utus merupakan upaya untuk menjaga lingkungan dari Sebaran Pandemi Covid-19. Menurut Tri ini merupakan kesadaran masyarakat untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami melakukan ini sebagai upaya untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan sebagai antisipasi awal mengingat Desa Bereng Jun sering disinggahi oleh orang dari luar daerah”, tutur Tri.

Di Lain tempat, Dono selaku Kaur Keuangan Desa Bereng Jun mendukung penuh kegiatan hari ini. Menurutnya, Pemerintah Desa akan terus berupaya semaksimal mungkin melindungi warganya dari Covid-19.

“Pemerintah Desa mendukung penuh kegiatan warga dalam hal ini penyemprotan disinfektan untuk mensterilkan lingkungan dari berbagai virus, termasuk Covid-19”, ujar Dono

Sementara itu, Pdt. Rina Dwi Jayanti, S.Th saat dikonfirmasi mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaat dan masyarakat karena telah mengikuti anjuran yang disampaikan oleh Majelis Jemaat GKE Bereng Jun Terkait Surat Edaran Majelis Sinode GKE tentang tindak lanjut pencegahan Covid-19.

“Saya sebagai Pendeta dan Ketua Majelis Jemaat GKE Bereng Jun sangat bersyukur dan berterima kasih, lantaran seluruh Jemaat mau mengikuti anjuran untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.”, Jelas Rina.

Cairan disinfektan ini dibuat secara mandiri oleh warga dengan Literasi di berbagai platform media sosial, yaitu mencampur air, cairan pemutih, karbol, dan pembersih lantai.

Sebanyak 381 Anggota PPS Diambil Sumpah Janji

Sebanyak 381 Anggota PPS Diambil Sumpah Janji

Anggota PPS usai dilantik foto bersama dengan dengan ketua KPU Stepenson, Sekda Gumas Yansiterson Pabung 1016 Mayor Inf Wiyanto anggota komisioner KPU Kabupaten Gunung Mas, Jumat (20/3/2020).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Komisi Pemilihan Umum Gunung Mas laksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah janji serta penandatanganan fakta integritas panitia pemungutan suara (PPS) Kecamatan Kurun, Sepang, Mihing Raya dan Tewah di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Jumat 20/3/2020.

Ketua KPU kabupaten Gunung Mas, Stepenson menghimbau kepada anggota PPS yang baru dilantik agar menjaga integritas, profesional dan independensi dalam menjalankan Pilkada. Pasalnya, setelah pelantikan ini mereka langsung menjalankan tugas sebagai penyelenggara dengan anggota yang lain.

“Kita berharap anggota PPS ini bisa menjalankan tugas dengan baik nanti,” katanya.

Sementara itu, Sertaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Yansiterson dalam pidatonya mengatakan, Terkait netralitas, PPS dituntut berintegritas bekerja profesional dan independensi. Hal tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan ini menjadi kunci utama. Terlebih dalam menangkal isu-isu negatif kepada KPU.

Dalam kesempatan itu, Beliau juga menghimbau kepada anggota PPS yang baru dilantik supaya lebih disiplin dalam mengelola serta melaporkan pertanggungjawaban keuangan. Mengingat pembiayaan Pemilu bersumber dari anggaran negara.

Harganas di desa Telau Nyatu menjadi pendorong bagi keluarga untuk saling peduli

Harganas di desa Telau Nyatu menjadi pendorong bagi keluarga untuk saling peduli

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat persiapan peringatan hari keluarga nasional (Harganas) ke-27 yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan TP PKK Kabupaten Gunung Mas, di ruang rapat lantai satu kantor Bupati Gunung Mas. Rapat dipimpin oleh Asisten I Setda Gunung Mas Lurand.

Turut hadir dalam rapat tersebut, kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Isaskar, Sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat Kurun Holten, serta undangan terkait lainnya.

Dalam arahanya, Asisten I Setda Gunung Mas, Lurand mengingatkan mengingatkan kepada seluruh panitia supaya mengatur waktu kegiatan agar dapat berjalan dengan baik dan meriah, dan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam rangka mematangkan persiapan.

Sementara itu, kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Isaskar mengatakan, kegiatan Harganas yang dipandu dengan kegiatan BBGRM dan hari kesatuan gerak PKK menjadi pendorong bagi keluarga untuk saling peduli.

“Peringatan Harganas adalah momentum untuk kita mensosialisasikan kepada keluarga dan masyarakat,  akan pentingnya  peringatan Harganas sebagai hari keluarga milik bersama untuk tetap menjaga keharmonisan keluarga sehingga selalu terjaga”, tutupnya.