Pemkab Gumas Laksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR

Pemkab Gumas Laksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR

Asisten Perekonomian Ir. Yohanes Tuah, M.Si saat menyampaikan Sambutannya dua dari kiri, didampingi Kepala DLH Kab. Gumas Ir. Calvin A. Sahay, Narasumber Kementrian ATR/BPN Hangsono Suryo, ujung kiri, Kepala Bidang Tata Ruang Hermawan, ST., MT.Eng ujung kanan.

Gunung Mas – Asiten Perekonomian Setda Kabupaten Gunung Mas Ir. Yohanes Tuah, M.Si menghadiri Konsultasi Publik Kawasan Perkotaan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Provinsi Kalimantan Tengah bertempat di Aula Hotel Zefanya, Kamis (9/10/2019) pagi.

Masing-masing SKPD terkait, melakukan Penandatanganan berita acara  Konsultasi Publik KLHS RDTR Kawasan Perkotaan Kauala Kurun, Kamis (10/10/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ir. Calvin A. Sahay, Narasumber Kementrian ATR/BPN Hangsono Suryo, Kepala Dinas PU yang diwakili oleh Kepala Bidang Tata Ruang Hermawan, ST., MT.Eng, serta peserta SKPD terkait lainnya lingkungan Pemkab Gumas.

Hangsono Suryodalam paparannya, KLHS adalah sebuah bentuk tindakan strategis dalam menentukan, mengarahkan, dan menjamin tidak terjadinya efek negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan yang dipertimbangkan secara bersama dalam kebijakan, rencana dan program.

Kewajiban penyusunan KLHS RTRW berserta Rencana Rincianya berdasarkan UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan LH.

Tujuan dan manfaat penyusunan KLHS memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan teritegrasi dalam pembangunan.

“Lanjut dia menjamin bahwa setiap kebijakan, rencan dan program “lebih hijau” dalam artian dapat menghindarkan atau mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan hidup. Melindungi aset-aset sumberdaya alam dan lingkungan hidup guna menjamin berlangsungnya pembangunan berkelanjutan dan memfasilitasi kerjasama antar stakeholder untuk mencegah konflik berbagai pemanfaat,” katanya.

Sementara itu, Asisten II Ir. Yohanes Tuah, M.Si mengatakan, apa yang kita lakukan ini membawa manfaat yang positif, artinya tidak hanya berhenti disini saja, karena proses konsekwen pelaksanaan kegiatan penyusunan KLHS RTDR masih berjalan.

“Kalau ada hal-hal yang dianggap penting, didalam forum ini yang belum disampaikan, bisa sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum melalui Bagian Tata Ruang, dan atas nama Pemerintah Daerah saya mengucapkan terima kasih kepada kita semua,” pungkasnya saat menutup kegiatan.

Pemkab Katingan Kaji Studi Banding Ke Tahura Lapak Jaru Gumas

Pemkab Katingan Kaji Studi Banding Ke Tahura Lapak Jaru Gumas

TANAM POHON : Asisten I Setda Gumas Ambo Jabar (ujung kiri) mendampingi Wakil Bupati Katingan Sunardi (batik kuning), melakukan penanaman pohon pada kegiatan kaji studi banding pengelolaan Tahura di Kabupaten Gumas, Kamis (10/10) pagi.

Penyerahan plakat oleh Wakil Bupti Katingan Sunardi (batik kuning) kepada Asisten I Setda Gumas Ambo Jabar kanan.

Gunung Mas –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan mengunjungi kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru Kuala Kurun. Mereka ingin melakukan kaji studi banding pengelolaan Tahura di Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

“Studi banding ini akan menjadi referensi kami dalam proses pengajuan pembangunan dan pengelolaan tahura di Kabupaten Katingan. Kita ingin belajar dari Kabupaten Gumas,” ucap Wakil Bupati Katingan Sunardi, di kawasan Tahura Lapak Jaru Kuala Kurun, Kamis (10/10/2019) pagi.

Dia mengatakan, Kabupaten Katingan memiliki karakteristik wilayah yang sama dengan Gunung Mas. Melalui studi banding ini, akan mendapat tambahan ilmu pengetahuan dan pengalaman dari Pemkab Gumas, yang sudah berhasil melaksanakan tugas dan wewenang dalam mengelola tahura, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Saat ini, kami juga telah mencadangkan wilayah sebagai rencana usulan lokasi pembangunan tahura, yang mana pada saatnya nanti dapat kami kelola, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Pemkab Gumas pada Tahura Lapak Jaru,” ujarnya.

Dia berharap, studi banding ini akan dapat menghimpun informasi sebanyak-banyaknya dari pihak Pemkab Gumas. Tim studi banding dari Kabupaten Katingan harus belajar menggali pengalaman yang sudah dilalui Pemkab Gumas, dalam mempersiapkan proses pengajuan usulan lokasi tahura, baik informasi terhadap dokumen yang wajib dipersiapkan, sumber pembiayaan dalam pengurusan, hingga penetapan sebagai lokasi pengelolaan tahura.

“Dalam studi banding ini, kami juga ingin mengetahui skema penyelesaian masalah konflik lahan dalam lokasi tahura, termasuk persiapan pembentukan kelembagaan daerah yang mengelola tahura seperti yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan dan Pertanahan (DKP) Kabupaten Gumas,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Gumas Ambo Jabar menyampaikan, untuk menjaga dan melestarikan kawasan konservasi Tahura Lapak Jaru, maka pemkab bersama DKP berusaha melakukan pengelolaan tahura yang efektif, efisien, dan sesuai dengan mandat pengelolaan yang diberikan.

“Keberadaan kawasan Tahura Lapak Jaru yang ditetapkan pemerintah ini, untuk melindungi keanekaragaman hayati, flora dan fauna, serta ekosistem yang merupakan kekayaan alam kita. Diharapkan dapat dijaga kelestariannya, sehingga dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang,” terangnya.

Dia menambahkan, Tahura Lapak Jaru akan dapat mendukung dan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Gumas, sehingga kedepan dapat menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bersinergi dengan pembangunan daerah dan memberikan dampak yang menguntungkan bagi seluruh masyarakat.

“Kami sangat mengharapkan seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan masyarakat, harus dapat saling mendukung dan bekerjasama mewujudkan keberadaan tahura yang lestari,” tandasnya.

Bupati Gunung Mas Terima Kunker Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya

Bupati Gunung Mas Terima Kunker Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si ramah-tamah dengan Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya H. Mochamad Hatta,S.H., M.H saat kunjungan kerja (kunke) Ke Pemkab Gumas,, Rabu (9/10/2019). 

Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya H.Mochamad Hatta ,S.H., M.H saat menerima pelakat dari Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si saat kunjungan kerja di Kabupaten Gunung Mas.

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong,SE., M.Si didampingi Wakil Bupati Efrensia L.P. Umbing,SE menerima kunjungan kerja (kunker) Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya H. Mochamad Hatta,S.H., M.H dan rombongan. Kedatangan mereka disambut tarian daerah, prosesi adat pantan bahalai, dan lainnya.

”Dengan kedatangan Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya beserta rombongan ini, akan mampu menciptakan hubungan yang baik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas dengan Pengadilan Tinggi Palangka Raya, dan Pengadilan Negeri Kuala Kurun,” ucap Jaya, di Ruang Rapat Lantai I, Rabu (9/10/2019) siang.

Sejauh ini, lanjut dia, sinergitas dan koordinasi antara unsur Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD), baik itu TNI, Polri, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kejaksaan, Lembaga Peradilan, hingga tokoh agama dan masyarakat telah terjalin dengan kuat.
”Ini semua harus kita lakukan, agar nantinya mampu mewujudkan pelayanan pemerintahan yang baik bagi seluruh masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya Mochamad Hatta,S.H., MH menerangkan, kunker yang dilaksanakan tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Pemkab, DPRD, dan unsur FKPD di Kabupaten Gumas. Ini merupakan agenda rutin yang dilakukan ke 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kunker di Kabupaten Gumas merupakan yang pertama kali sejak saya menjabat pada Bulan Januari 2019 lalu. Memang beberapa kali sudah dijadwalkan untuk bertemu, namun baru terealisasi sekarang.

Saat ini, ujar beliau, Kabupaten Gumas telah memiliki Pengadilan Negeri (PN) yang baru diresmikan pada 22 Oktober 2018 lalu. Keberadaan PN ini diharapkan akan mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, karena sebelumnya masyarakat disini harus bolak balik berurusan ke PN Palangka Raya untuk mendapatkan layanan peradilan.

”Sekarang Kabupaten Gumas telah memiliki PN Kuala Kurun Kelas II, yang bahkan mampu meraih penghargaan dengan nilai akreditasi A excellent, dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Badan Peradilan Umum pada Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI). Kami sangat bangga dengan prestasi tersebut,” terangnya.

Dia pun berpesan agar pencapaian yang telah diraih tersebut, bisa menjadi pemicu bagi lembaga peradilan lainnya, agar terus berbenah demi peningkatan pelayanan dan profesionalisme.

”Jangan sampai raihan akreditasi itu malah membuat kinerjanya semakin terlena. Kami tidak ingin seperti itu, harus terus melakukan introspeksi terhadap berbagai kekurangan,” pungkasnya.

Mari Berinvestasi di Pegadaian

Mari Berinvestasi di Pegadaian

Sambutan Sekdis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gunung Mas Brikson, S.Pd., M.Pd membuka kegiatan, TOT Training Of Trainer Investasi Cerdas dan Inklus Keuangan Bagi Tenaga Pengajar, Rabu (9/10/2019).

Penyampaian materi kegiatan TOT Training Of Trainer Investasi Cerdas dan Inklus Keuangan Bagi Tenaga Pengajar, oleh Maiche Alfredo dari kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalteng, Rabu (9/10/2019).

Gunung Mas – Berjumlah 100 (seratus) orang mengikuti kegiatan TOT Training Of Trainer Investasi Cerdas dan Inklusi Keuangan Bagi Tenaga Pengajar Tingkat SD/SMP/SMA/SMK, Regional Kalimantan yang difasilitasi oleh PT. Pegadaian (Persero) – Kantor Area Banjarmasin, bertempat aula GPU Tampung Penyang, Rabu (9/10/2019).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gunung Mas Brikson, S.Pd., M.Pd, membuka kegiatan tersebut, di hadiri sebagai narasumber Maiche Alfredo dari kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalteng, Ade Harsono Deputi Bisnis Area Banjarmasin, Hermin Pongtuluran, Asman Penjualan.

Brikson, S.Pd., M.Pd dalam sambutanya menyambut baik dengan kegiatan ini, dan kepada peserta agar mengikuti dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh narasumber dari PT. Pegadaian membuat kita tertarik dan kita beramai-ramai membuka rekening di Bank Pegadaian untuk berinvestasi di bidang emas walaupun kecil.

Lanjut dia informasi ini disampaikan kepada siswa kita, kepada orang tua wali murid dan kepada keluarga, karena Bank Pegadaian ini resmi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada sumber daya pendidikan formal (Tenaga Pengajar/ Guru) mengenai investasi cerdas dan inklus keuangan, kegiatan ini bekerjasama dengan  OJK dan bagi peserta akan diberikan sertifikat terkait pelaksanaan tersebut,” pungkasnya.

Smart And Tourism Merupakan Salah Satu Pilar Dari Smart City

Smart And Tourism Merupakan Salah Satu Pilar Dari Smart City

Asisten 1 Setda Gunung Mas Drs. Ambo Jabar, M.Si mewakili Bupati Gunung Mas saat menyampakan sambutannya, Selasa (8/10/2019).

Rapat kerja sama antar Daerah digelar di ruang rapat lantia 1 kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (9/10/2019).

Gunung Mas – Bagian Administrasi Umum Setda Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat kerja sama antar Daerah berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 23 tahun 2009 tentang tata cara pembinaan dan pengawasan kerja sama antar daerah, bertempat di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (8/10/2019).

Kepala Bagian Administrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Tito Andreas saat membacakan laporan tertulis Asisten 1 menyampaikan, diselenggarakan kegiatan ini agar setiap Aparatur Sipil Negara memahami dan ikut serta dalam mengemban potensi daerah, melalui kerja sama antar daerah maupun dengan pihak ketiga atau lembaga vertikal.

Beliau mengatakan tujuan dari rapat ini, agar setiap perangkat daerah memiliki kemampuan dan dapat merekomendasikan potensi-potensi maupun isu-isu strategis yang dapat dikerjasamakan dengan daerah lain, pihak ketiga maupun luar negeri.

“Peserta rapat diikuti oleh 2 (dua) orang dari setiap perangkat daerah yang menangani kerja sama daerah, termasuk dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, serta 3 (tiga) Bagian pada Sekretariat daerah yaitu : bagian Hukum, bagian Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa dan Bagian Pembangunan, Perekonomian dan SDA, sehingga total peserta kurang lebih 80 orang,” ungkapnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gunung Mas saat membacakan sambutan Bupati Gumas mengatakan, dimana dinamika yang berkembang di masyarakat dari tahun ke tahun, selalu mengharapkan adanya peningkatan pelayanan publik, potensi ekonomi, sosial budaya, pariwisata maupun sumber daya alam. Kerja sama dengan akademis untuk melakukan kajian-kajian yang berorientasi bisnis dan pelayanan.

Kita patut bangga, Kabupaten Gunung Mas memliki potensi yang sangat banyak, salah satunya dalam bidang pariwisata, keanekaragaman budaya dan tradisi.

“Dalam kesempatan itu dia mengharapkan, supaya kita bersama-sama berupaya untuk menggali potensi tersebut dan dapat menerapkan smart and tourism,” ujarnya.

Smart and tourism merupakan salah satu pilar dari smart city, serta menjadi salah satu pilar smart city, serta menjadi salah satu unsur penting dari smart economy.

“Peran teknologi informasi dalam hal ini sangat penting, dimana suatu daerah dapat memberikan informasi dan layanan yang efisien untuk wisatawan, serta dapat meningkatkan daya tarik wisata dalam negeri dan luar negeri,” tutup Drs. Ambo Jabar, M.Si saat menyampaikan sambutan Bupati Gunung Mas.

Narasumber rapat kerja sama antara daerah tahun 2019, dari Sekretariat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Kabag. Hubungan Kerjasama Yoyo.