Penduduk Miskin Kabupaten Gunung Mas Urutan Ketiga Tertinggi dengan Angka Sebesar 6,70 Persen

Penduduk Miskin Kabupaten Gunung Mas Urutan Ketiga Tertinggi dengan Angka Sebesar 6,70 Persen

ARAHAN : Wakil Bupati Gumas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si (berdiri) didampingi Asisten II Setda  Gumas Ir. Yohanes Tuah, M.Si (ujung kanan) dan Kabag Ops AKP Aries Nugroho, memberikan arahan pada pelaksanaan rakor rencana aksi penanggulangan kemiskinan daerah Kabupaten Gumas tahun 2019, di Aula BP3D setempat, Selasa (20/8/2019) siang.

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Gunung Mas, pada Bidang Ekonomi Sosial Budaya Kabupaten Gunung Mas, menggelar rapat rencana aksi penanggulangan kemiskinan daerah Gumas tahun 2019. bertempat di Aula BP3D, Selasa (20/8/2019) pagi.

Dalam rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gumas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si, Asisten II, Ir. Yohanes Tuah, M.Si, Kabag Ops AKP Aries Nugroho, Kepala BPS, Pejabat Eselon II, III, IV, dari Dinas teknis yang erat kaitannya dengan penanggulangan kemiskinan daerah.

Wakil Bupati Gumas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si menyampaikan, kemiskinan merupakan permasalahan yang paling krusial. Kalau kita indentifikasikan ada tiga indikator permasalahan kemiskinan yang menonjol, pertama : jumlah penduduk miskin yang masih cukup besar, kedua : ketimpangan kemiskinan antar wilayah, dan ketiga : akses dan kualitas pelayanan dasar penduduk miskin masih tertinggal.

“Secara umum, program penanggulangan kemiskinan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang diharapkan pada pengurangan jumlah penduduk miskin. Terkait dengan target pencapaian program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gumas, kita harus merumuskan target pencapaian berdasarkan mekanisme perencanaan pembangunan yang ada,” ujarnya.

Pada tahun 2014 posisi relatif persentase penduduk miskin Kabupaten Gumas menempati urutan ketiga tertinggi dengan angka sebesar 6,70 persen dan jumlah penduduk miskin sebesar 7.200 jiwa. Tahun 2015 berada pada urutan keenam dengan angka sebesar 6,150 persen dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 6.750 jiwa. Tahun 2016 berada pada urutan keenam dengan angka sebesar 5,85 persen dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 6.550 jiwa. Tahun 2017 berada pada urutan kelima dengan angka sebesar 5,83 persen dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 6.670 jiwa. Pada tahun 2018 berada pada urutan ketujuh dengan angka sebesar 5,10 persen dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 5.964 jiwa berdasarkan data yang ada.

“Dari rapat koordinasi ini, diharapkan dapat tercapai kesinambungan antar Badan/Dinas/Instansi Perangkat Daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gunung Mas, dengan demikian sinergitas, sinkronisasi, dan harmonisasi terhadap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gunung Mas dapat terwujud,” Kata Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si.

Penanggulangan kemiskinan harus merupakan upaya terus menerus karena kompleksitas permasalahan yang dihadapi masyarakat miskin dan keterbatasan sumber daya untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak dasar.

“Oleh sebab itu, langkah-langkah yang ditempuh dalam penanggulangan kemiskinan dijabarkan ke dalam program peningkatan ketahanan pangan, pelayanan kesehatan masyarakat, pendidikan, pengembangan perumahan, sanitasi dan air minum, peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, perlindungan jaminan sosial, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan usaha kecil dan mikro bagi masyarakat atau keluarga miskin,” pungkasnya.

 

Mutasi Personel Polri Merupakan Kebijakan Pimpinan

Mutasi Personel Polri Merupakan Kebijakan Pimpinan

PIMPIN : Kapolres Gumas AKBP Yudi Yuliadin memimpin serah terima jabatan Kapolsek Manuhing, di Mapolres Gumas, Senin (19/8/2019) kemaren.

Gunung Mas – Pucuk pimpinan di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Manuhing berganti. Kapolsek sebelumnya Iptu Nanang Mauludi dipromosikan menjadi PS. Wakil Kepala Sub Detasemen (Wakasubden) 4 Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobile (Satbrimob) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Sedangkan penggantinya adalah Ipda Juwito, yang sebelumnya menjabat PS. Kepala Urusan Perencanaan Administrasi (Kaurenmin) Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Polda Kalteng.

“Kami berterima kasih kepada pejabat kapolsek yang lama karena telah menjalankan tugasnya dengan baik, dan berharap dapat menjalankan tugas dengan baik di tempat baru nanti. Sedangkan kapolsek yang baru, harus segera beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada di wilayah hukum Polsek Manuhing,” ucap Kapolres Gumas AKBP Yudi Yuliadin, Senin (19/8).

Dia menuturkan, mutasi jabatan ini adalah hal biasa ditubuh Polri. Selain untuk penyegaran karena ada yang sudah lama menjabat, dan juga untuk dinamis organisasi agar selalu segar terus.

“Mutasi personel Polri merupakan kebijakan pimpinan untuk saling mengisi jabatan-jabatan tertentu sebagai konsekuensi dari tuntutan organisasi,” ujarnya.

Kedepan, tambah dia, Kapolsek Manuhing yang baru juga harus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan masyarakat, memahami rumusan tugas dan fungsi secara utuh, sebagai bentuk pengabdian diri bagi negara dan masyarakat.

“Kami juga mengajak kepada seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kinerja kesatuan, sehingga dapat tampil optimal dan sesuai harapan masyarakat, terutama dalam memberikan perlindungan dan pelayanan prima,” pungkasnya.

25 Anggota DPRD Kabupate Gunung Mas  Diambil Sumpah/Janji

25 Anggota DPRD Kabupate Gunung Mas Diambil Sumpah/Janji

Usai Peresmian pengangkatan dan pengucapan sumpah/janji  25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gunung Mas di GPU Damang Batu, Senin (19/8/2019).

Gunung Mas – Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II A Darminto Hutasoit, SH., MH memimpin jalannya peresmian pengangkatan dan pengucapan sumpah/janji  25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gunung Mas, masa jabatan tahun 2019-2024 bertempat di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Senin (19/8/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE., M.Si, Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensial L.P. Umbing, M.Si, Kapolres Gunung Mas AKBP Yudi Yuliadin, S.I.K., M.Si, Dandim 1016 PLK Letkol Candra Adibrata, Kejari Gunung Mas Koswara, SH., MH, Pabung 1016 Mayor Infantri Catur Prasetio Nugroho, Anggota Dewan terpilih, serta undangan lainnya.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE., M.Si mengucapkan, selamat mengemban tugas dan amanah rakyat kepada Bapak/Ibu Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas yang baru saja mengucapkan sumpah janji dihadapan kita semua.

“Kepada mantan Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya selama menjadi mitra kerja Pemerintah Kabupaten Gunung Mas,” kata Gubernur melalui Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE., M.Si.

Menurut dia, keberadaan DPRD Kabupaten Gunung Mas diharapkan mampu mendorong berbagai pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mengingat tantangan yang dihadapi ke depan tidaklah ringan, berbagai keberhasilan yang telah dicapai harus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Selanjutnya Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Gunung Mas pada khusus seluruhnya dan masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah pada umumnya untuk turut berpartisipasi mensukseskan pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tahun 2020 serta selalu menjaga semangat persatuan dan kesatuan dalam rangka penyelenggaraan pembangunan di Kalimantan Tengah,” tandansnya.

Gumas Raih Predikat Tiga Besar Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Kabupaten/Kota Se-Kalteng Tahun 2019

Gumas Raih Predikat Tiga Besar Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Kabupaten/Kota Se-Kalteng Tahun 2019

Penerima Penghargaan Terbaik III dengan predikat Kabupaten/Kota menuju Informasi, diserahkan oleh Wakil Gubernur Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya kepada Pemkab Gumas yang diwakili oleh Kepala Diskominfo , SP Gumas, Dihel, SE.,M.Si., empat dari kiri, Sabtu (17/8/2019).

Gunung Mas – Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-74 menjadi momen yang spesial bagi Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Pasalnya Kabupaten Gumas berhasil memperoleh Peringkat III Penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Menuju Informatif Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019.

Penyerahan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng, Habib Ismail bin Yahya kepada Pemkab Gumas yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Gumas, Dihel, SE., M.Si pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-74 RI Tingkat Provinsi Kalteng di Lapangan Sanaman Mantikei Palangka Raya, Sabtu (17/08/2019).

Pelaksanaan keterbukaan informasi publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang wajib dilaksanakan oleh badan publik baik pusat maupun daerah.

Komisi Informasi (KI) Kalteng bersama Diskominfo Provinsi Kalteng pada Tahun 2019 melakukan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada pemerintah daerah/kota, lembaga publik baik vertikal dan daerah se-Kalteng.

Tahapan monitoring dan evaluasi terhadap unsur-unsur yang dinilai antara lain adalah penyampaian isian kuisioner dengan indikator Pengembangan Website, Pengumuman Informasi Publik, Pelayanan Informasi Publik dan Penyediaan Informasi Publik.

Kemudian pada tahap selanjutnya adalah verifikasi dan visitasi yang dilakukan oleh KI ke seluruh Kab/Kota di Kalteng. Tahap terakhir adalah presentasi/pemaparan bagi kab/kota yang masuk nominasi di depan Komisi Informasi Pusat terhadap Komitmen, Koordinasi dan Inovasi dalam pengelolaan PPID yang telah dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2019 di Palangka Raya.

Pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Gumas melalui PPID Utama telah melalui semua tahapan, dimana komitmen pimpinan mendukung penuh dalam pengelolaan PPID dengan jumlah upload informasi dan dokumentasi dalam aplikasi PPID kurang lebih 200  informasi.

Dihel, SE., MS.i selaku Kepala Dinas Kominfo, SP Kabupaten Gunung Mas menyatakan bahwa penghargaan ini adalah berkat dukungan pimpinan dan kerjasama semua perangkat daerah terutama dalam menyediakan elemen informasi/data yang ditampilkan pada aplikasi PPID serta dukungan melalui beberapa inovasi keterbukaan informasi yang ada di masing-masing Perangkat Daerah.

“Harapannya dengan penghargaan yang telah diterima lebih memacu Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk menyiapkan dan menyediakan informasi yang beragam serta bermanfaat bagi masyarakat serta terus meningkatkan kualitas dan kuantitas data informasi`bersama PPID pembantu  se-Kabupaten,” pungkasnya usai menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wagub Kalteng.

Malam Hiburan Rakyat Dihibur Oleh Artis Lokal

Malam Hiburan Rakyat Dihibur Oleh Artis Lokal

Bupati Gumas Jaya S Monong, Foto Bersama juara lomba gerak jalan antar sekolah di tingkat SD, SMP, SMK/SMK/ Sederajat dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-74, Minggu (18/8/2019) malam.

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, Sekda Yansiterson, unsur FKPD, dan Kepala SOPD menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba gerak jalan tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK, dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI ke 74, di Taman Kota Kuala Kurun, Minggu (18/8) malam.

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar malam hiburan rakyat, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 74, yang mengambil tema SDM Unggul Indonesia Maju.

Malam hiburan rakyat ini dihibur oleh artis lokal dan musik karungut. Disini juga dilakukan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba gerak jalan tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK, dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI ke 74.

“Kami atas nama Pemkab Gumas mengucapkan dirgahayu RI ke 74 kepada seluruh masyarakat. Sesuai dengan Tema : SDM Unggul Indonesia Maju, kami ingin menyelesaikan visi dan misi menuju masyarakat sejahtera dan bermarabat,” ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, di Taman Kota Kuala Kurun, Minggu (18/8/2019) malam.

Beliau mengatakan, kemerdekaan yang telah diraih selama 74 tahun yang lalu bukanlah perkara mudah seperti membalikan telapak tangan, namun itu merupakan bentuk dari perjuangan tanpa kenal lelah, takut bahkan siap mengorbankan nyawa demi ibu pertiwi ini, sehingga kemerdekaan dapat direbut.

”Semangat dalam merebutkan kemerdekaan itu, bisa menjadi contoh dan motivasi kita kembali untuk mengisi pembangunan, khususnya di Kabupaten Gumas,” tuturnya.

Dia menambahkan, hal ini mengandung makna yang sangat berarti untuk terus bekerja melayani, membangun serta meneruskan cita-cita para pahlawan, pejuang kusuma bangsa yang telah gugur.

”Kami ingatkan kepada masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah ini demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di segala bidang, sehingga kita semua bisa merdeka dari kebodohan, kemiskinan dan kedepannya dapat meningkatkan taraf hidup yang lebih baik lagi,” tukasnya.