SEKDA GUMAS MENERIMA NATIONAL PROCUREMENT AWARD 2019 KATEGORI “KOMITMEN PENERAPAN STANDAR LPSE:2014”

SEKDA GUMAS MENERIMA NATIONAL PROCUREMENT AWARD 2019 KATEGORI “KOMITMEN PENERAPAN STANDAR LPSE:2014”

 

Gunung Mad – LPSE Kabupaten Gunung Mas, Jakarta – Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, bahwa pangadaan barang/jasa Pemerintah mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pembangunan Nasional untuk meningkatkan pelayanan publik, pengembangan perekonomian nasional dan daerah, memberikan pemenuhan nilai manfaat yang sebesar-besarnya (value for money) serta kontribusi dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri, peningkatan peran UMKM, dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam Rapat Koordinasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang diselenggarakan LKPP tahun ini mengangkat tema “Transformasi Pengadaan di Era Digital untuk SDM Unggul Indonesia Maju” yang diikuti berbagai Pimpinan

Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Instansi di seluruh Indonesia.
Salah satu agenda pada Rakornas PBJ 2019 tersebut, LKPP menyerahkan National Procurement Award 2019 yang merupakan penghargaan yang diberikan kepada Pimpinan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sebagai salah satu pemenang National Procurement Award 2019 kategori

“Komitmen Penerapan Standar LPSE:2014” berdasarkan tingginya komitmen, dedikasi dan implementasi pengadaan barang/jasa secara elektronik.
Penghargaan diserahkan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Roni Dwi Susanto kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si di Jakarta Convention Center, Rabu 6 September petang. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa LPSE Kabupaten Gunung Mas terus berkomitmen menerapkan 17 (tujuh belas) Standar LPSE Nasional dari LKPP serta terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemangku kepentingan di bidang layanan pengadaang barang/jasa secara elektronik.

Penghargaan ini tidak terlepas dari dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam memberikan perhatian kepada pengelola LPSE untuk meningkatkan layanan dalam proses pengadaan barang/jasa di Kabupaten Gunung Mas.

Bupati Melepas Peserta Kafilah Pawai Ta’aruf MTQke XV

Bupati Melepas Peserta Kafilah Pawai Ta’aruf MTQke XV

MELEPAS : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si didampingi Wakil Bupati Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si saat melepas peserta pawai Ta’arup. Foto PROTOKOL GUMAS.

Gunung Mas – Pelepasan Pawai Taaruf Musabagah Tilawatil Qura’n (MTQ) ke XV Tingkat Kabupaten Gunung Mas diawali dengan Kafilah Kecamatan Sepang.

Peserta dilepas langsung oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si bertempat di Taman Kota Kuala Kurun, Senin (11/11/2019).

Pelepasan Pawai Taaruf yang diikuti ratusan peserta dari 8 Kecamatan se-Kabupaten Gunung Mas  ditandai dengan pengibaran bendera star oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si. didampingi Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P.Umbing, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II Rudi Ruswoyo, S.H, MH, Kejari Gunung Mas Koswara, SH., MH, Ketua Pengadilan Agama Aliudin, SH.,MH, Kemenag Anang Rusli, Yang mewakili Kapolres Gumas kabag Sumda Kompol Surya Pahmi, Kepala SKPD, serta undangan lainnya.

Dalam pelaksanaan pawai ta’aruf tersebut tidak hanya dilakukan sebagai acara seremonial prosesi pembukaan MTQ ke XV semata, akan tetapi juga merupakan salah satu cabang lomba yang akan dinilai oleh dewan juri. Pemenang pawai ta’aruf tersebut akan diumumkan pada saat penutupan MTQ ke XV.

“Pawai Ta’aruf ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan MTQ ke XV, dan juga sebagai tanda dimulainya perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang dilaksanakan pada tanggal 10-14 November kata Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si.

Katua panitia MTQ ke XV tingkat Kabupaten tahun 2019 Tarmiji menuturkan, pelepasan MTQ tersebut diikuti oleh Kecamatan Sepang, Kecamatan Tewah, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kecamatan Rungan barat, Kecamatan Damang Batu, Kecamatan Rungan, Kecamatan Manuhing, Kecamatan Kurun sebagai tuan rumah.

“Secara keseluruhan, kafilah yang mengikuti MTQ ke XV berjumlah 469 orang, Sepang berjumlah 65 orang Tewah 75 orang, Kahayan Hulu Utara 50 orang, Rungan Barat, 45 orang, damang Batu 52 orang Rungan 53 orang, Manuhing 52 orang dan Kurun 77 orang,” pungkasnya.

Kepengurusan DAD Yang Baru Berperan Aktif Dalam Menjaga Kemajuan Daerah

Kepengurusan DAD Yang Baru Berperan Aktif Dalam Menjaga Kemajuan Daerah

Pemukulan Katambung Oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si kiri dan Ketu DAD Provinsi Kalteng Agustiar Sabran, S.Kom, Wakil Bupati Gumas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si tanda dibukanya, Musyawarah Daerah (MUSDA) II Dewan Adat Dayak Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019.

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si menghadiri kegiatan, Musyawarah Daerah (Musda) II, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Gunung Mas tahun 2019 yang dihadiri oleh Ketua DAD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran, S.Kom, Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si Sekda Gumas Drs. Yansiterson, M.Si, PLT. Ketu Umum Dewan Adat Dayak Kabupaten Gunung Mas Mambang Tubil, Kepala Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Damang Mantir, Adat, dan Organisasi Kemasyarakatan.

“Lembaga Dewan adat dayak menjujung tinggi nilai dan harkat martabat sesuai dengan filosopi huma betang dan belom behadat, yang dimaknai untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat adat, keadilan, bertanggung jawab, persatuan, musyawarah dan mufakat,” ujar Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si di GPU Damang Batu.

Pada kesempatan ini saya ingin mengajak seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan kita pada hari ini untuk bersama-sama menyatukan persepsi dan tujuan disetiap proses kegiatan agar dapat menciptakan hasil sesuai dengan harapan kita bersama.

“Dan kedepan, saya mengharapkan untuk kepengurusan DAD Kabupaten Gunung Mas terpilih yang baru nantinya beserta dengan seluruh Damang Se-Kabupaten Gunung Mas untuk berperan aktif dalam menjaga kemajuan dan perbedaan yang ada di dalam masyarakat sekaligus dapat memberi warna baru bagi bagi perkembangan budaya dan adat istiadat,” katanya Bupati.

Lanjut dia tugas Dewan Adat Dayak cukup luar biasa, selain harus dapat memberikan pengabdiannya untuk masyarakat dayak juga bersifat sosial kemasyarakatan untuk memperjuangkan hak masyarakat seperti keamanan, kenyamanan dan keadilan.

Dia menambhakan, tidak lama lagi akan dilakukan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaliamntan Tengah (Kalteng), diharapkan DAD bisa menjadi pelopor bagi organisasi lainnya, untuk terlibat dalam menjaga keamanan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“DAD kita harapkan membantu aparat kepolisian, Komisi Pemilihan umum (KPU), bersama dengan masyarakat untuk menepis isu yang bersipat hoaks dan provokatif, baik dalam lingkungan masyarakat maupun media sosial,” pungkasnya.

Hari Pahlawan Ke 74 Meningkatkan Kesadaran Untuk Lebih Mencintai Tanah Air

Hari Pahlawan Ke 74 Meningkatkan Kesadaran Untuk Lebih Mencintai Tanah Air

MEMBACAKAN : Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing Membacakan sambutan Menteri Sosial RI Juli P. Batubara pada peringatan Hari Pahlawan ke 74 tahun 2019.

Gunung Mas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si sebagai Inspektur Upacara dalam rangka upacara peringatan Hari Pahlawan yang ke – 74, 10 November tahun 2019, bertempat di Halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Minggu (10/11/2019) pagi.

Menteri Sosial RI Juli P. Batubara dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si mengatakan, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain.

“Dia mengatakan, jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukan melalui pengorbanan tenaga harta bahkan nyawa. Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional,” ujarnya.

Lanjut dia peringatan hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaga sampai akhir hayat.

“Kami ingin semangat yang telah ditunjukan oleh para pahlawan dan pejuang tersebut, harus perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari,” Kata Wabup.

Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak tidak bertanggungjawab marusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan Negara kita terkoyak-koyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

Ditambahkannya, peringatan hari Pahlawan bukan bersipat seremonial semata, tatapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

“Dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewsa ini dapat teratasi. Untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati snubari segenap insan masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Rapat Paripurna DPRD Dengan Angenda Fraksi-Fraksi Pendukung Dewan

Rapat Paripurna DPRD Dengan Angenda Fraksi-Fraksi Pendukung Dewan

Dari Fraksi partai Demokrat sebagai juru bicara Neni Yuliani, S.S.T.Pel menyampaikan pandangan umumnya, Jumat (8/11/2019).

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si didampingi Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si menghadiri Rapat Paripurna DPRD, Kabupaten Gunung Mas dengan agendan tentang pandangan umum fraksi-fraksi pendukung dewan, terhadap pidato pengantar Bupati, atas rancangan perarturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020, Jumat (8/11/2019) siang.

Dalam kesempatan itu hadir Anggota Dewan, Asisten, Kepala Perengkat Daerah Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gunung Mas, acara paripurna dimulai pukul 14.00 WIB.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Akerman Sahidar, turut mendampingi Wakil Ketua I DPRD Bhinarta, dan Wakil Ketua II DPRD Neni Yuliani, S.S.T.Pel.

Masing – masing perwakilan Fraksi diundang satu persatu untuk menyampaikan pandanganya.

Menyampaikam pandangan umum dari Fraksi PDI Perjuangan sebagai juru bicara Lily Rusnikasi, S.Sos, menyampaikan dalam rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Gunung Mas Tahun Anggaran 2020 dianggarkan sebesar :

Pertama pendapatan berjumlah Rp. 1.088.191. 243.900,00, belanja berjumlah Rp. 1.078.894.243.900,00, surplus anggran sebesar Rp. 9.297.000.000,00.

“Lanjut dia Kapan kabupaten Gunung Mas mulai memasuki bonus demografi dan berakhir tahun berapa bonus demografi di Kabupaten Gunung Mas.

“Apa saja persiapan yang sudah dan akan dilakukan pihak eksekutif dalam memamfaatkan bonus demografi di Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.

Dari fraksi Partai Golkar sebagai juru bicara Yuniwa menyampaikan, pada tahun Anggaran 2020 tetap focus melanjutkan pembangunan infrastruktur, jembatan, jalan dan pemeliharaan jalan lintas Kecamatan, terutama jalan menuju ibu kota Kecamatan pemekaran perlu ditingkatkan kualitasnya.

Dalam upaya mengali PAD disesuaikan dengan apa yang menjadi target perolehanya, sehingga PAD  tahun 2020 bisa mencapai target.

“Diharapkan kepada SKPD agar lebih kreatif dalam melaksanakan program kegiatan yang bisa menggali sumber dana dari pusat untuk disalurkan guna membantu pembiayaan pembangunan di daerah Kabupaten Gunung Mas,” ungkapnya.

Dari Fraksi partai Demokrat sebagai juru bicara Neni Yuliani, S.S.T.Pel menyampaikan pandangan umumnya memberikan catatan dan saran mengenai 8 (Delapan) Misi Buapti dan Wakil Bupati pertama Meningkat dan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah secara adil dan prfesional.

Kedua meningkatkan kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM), ketiga meningkatkan daya saing ekonomi wilayah, keempat mempercepat reformasi birokrasi, kelima penegakan dan jaminan kepastian hukum (Law Enforcement), keenam mengembangkan nilai – nilai budaya kearipan lokal, ketujuh pembangunan berkelanjutan (sustainable); delapan memelihara dan meningkatkan keharmonisan antara masyarakat dalam karangka NKRI.

“Dikatakannya hendaknya pemerintah saat ini mendorong dan memfasilitasi kehidupan sosial masyarakat untuk saling menjaga kerukunan di masyarakat baik agama, suku dan golongan untuk hidup saling harmonis dan saling menghormati,” jelas Neni.

Dari Fraksi Gerakan Karya Bersatu sebagai juru bicara Espriadi, S.Pd saat ini kita berada dalam proses pembentukan sebuah peraturan daerah tentang anggran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020.

Ditambahkannya didalam pidato pengantar Bupati Gunung Mas tentang rencana RAPBD Tahun 2020 dimaksud, maka Fraksi kami dapat menerima dan setuju untuk dibahas dalam rapat Dewan selanjutnya.

Pandangan umum Fraksi Nasdem – Hanura sebagai juru bicara Polie. L. Mihing, S.Pd menyampaikan jika sudah diperoleh hasil kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif pada forum rapat DPRD Kabupaten Gunung Mas tentang pendapatan dan belanja daerah.

“Jika dikemudian hari ada perubahan pergeseran anggaran, jangan sampai pembahasannya hanya dilakukan sepihak. Tapi harus bersurat resmi kepada DPRD Kabupaten Gunung Mas dan kembali dibahas dalam forum Dewan sesuai dengan peraturan prundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.