Forkopimda Kabupaten Gumas Bersama Komunitas Trail Berikan Bansos Pada Korban Banjir 

Forkopimda Kabupaten Gumas Bersama Komunitas Trail Berikan Bansos Pada Korban Banjir 

Foto : Bupati Gunung Masi, Jaya Samaya Monong didampingi Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah, Kejari Gunung Mas Anthony, Pabung 1016 PLK Mayor Inf Idham Khalid Sabtu, (04/9/2021) kemarin. Foto: Humas Polres

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama Komunitas Trail berikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Ada dua kecamatan yang kita datangi untuk memberikan bantuan, yaitu Kecamatan Kurun, kelurahan Tampang Tumbang Anjir dan Kecamatan Rungan di Desa Linau dan Desa Tumbang Bunut,” ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, saat dibincangi awak media, Sabtu (04/09/2021).

Jaya Samaya Monong  menjelaskan, beberapa wilayah yang tersebar di Kabupaten Gumas dalam beberapa pekan mengalami intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

Menurutnya sehingga terbuka kemungkinan musibah banjir dapat melanda pemukiman warga yang berada di dataran rendah dan pemukiman di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dan Rungan.

“Kami memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir adalah untuk meringankan beban warga. Semoga debit air segera surut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Ditempat yang sama Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah mengatakan dengan kunjungan seperti ini sedikit dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir.

 “Kepada warga yang terdampak banjir untuk mengevakuasi barang barang berharga lainnya ketempat yang lebih aman,” ucap AKBP Irwansah.

Dalam peninjauan tersebut diikuti oleh Kejari Gunung Mas Anthony, Pabung Kodim 1016/PLK Mayor Inf Idham Khalid, Gabungan Pers Polres Gumas, dan Tim Trail Kabupaten Gumas.

Keterlambatan Penyampaian Data Tepra Mempengaruhi Realisasi Fisik dan Keuangan

Keterlambatan Penyampaian Data Tepra Mempengaruhi Realisasi Fisik dan Keuangan

Foto : Sekda Kab. Gumas Pimpin Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Pemerintah Kabupaten Gunung Mas per 31 Agustus 2021.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Pemerintah Kabupaten Gunung Mas per tanggal 31 Agustus 2021, di ruang rapat lantai 1 Kuala Kurun, Jumat (03/9/2021).

Dalam hal tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas Yansiterson, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Richard, Asisten Administrasi Umum Untung dan dihadiri seluruh Kepala Perangkat Daerah serta undangan lainnya.

Dalam paparannya Sekda menyampaikan, gambaran target dan realisasi fisik keuangan triwulan ke 3 dengan realisasi keuangan per 31 Juli 2021 dengan total realisasi Rp. 365.495.760.325 (33,81%) realisasi fisik (36,01%), sedangkan realisasi keuangan per 31 Agustus 2021 sebesar   Rp. 488.883.372.164 (45,23%), realisasi fisik (47,35%).

Sekda Gunung Mas Yansiterson mengatakan Tepra bulan ini lebih memonitor progres beberapa sisi, terutama pendapat, pengadaan barang dan jasa, DAK, ADD, insentif nakes dan penanganan Covid-19.

“Secara umum untuk pendapatan dari sisi PAD kita tidak perlu kuatir sudah mencapai 82% dan pendapatan secara keseluruhan sudah mencapai 63% lebih sudah cukup baik, terkait sisi belanja realisasi keuangannya masih 45% yang menjadi perhatian kita bersama” ucapnya.

“Saya mengelompokan ada beberapa perangkat daerah yang realisasi fisik dan keuangannya tinggi, ada juga realisasi keuangannya rendah dan ada perangkat daerah yang progresnya dari bulan Agustus sampai bulan September 2021 sangat minim,” ungkap Yansiterson.

Namun secara keseluruhan progres yang dicapai sudah cukup baik, bulan Agustus mencapai 11% lebih yang sebelumnya hanya di angka 5% sampai 7% dikarenakan adanya monitoring yang  baik.

Terkait dana DAK realisasinya minim perlu menjadi perhatian pada Dinas Kesehatan, RSUD, DISDALDUKKBP3A, yang realisasinya masih rendah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada barang dan jasa dari 563 paket tinggal 72 paket yang belum proses pengadaannya. Progresnya  sangat baik, yang masih menjadi perhatian untuk DAK dan penangan Covid-19 sebesar 38,45%,” tutur dia kepada gunungmaskab.go.id saat dibincangi.

Sekda berharap supaya tidak terulang lagi persoalan penyampaian data untuk bahan rapat Tepra selanjutnya.

Sekda juga mengingatkan OPD yang tidak menyampaikan data Tepra sampai batas waktu yang telah ditentukan akan diberikan teguran melalui surat Sekretaris Daerah tembusan Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas, supaya tidak lalai untuk menyampaikan data Tepra nya tiap bulan.

“Data Tepra tersebut harus terus disampaikan setiap bulan karena itu merupakan sebuah kepastian supaya tidak berpengaruh kepada realisasi fisik dan keuangan Tepra secara keseluruhan,” tandasnya.

Optimis Pengelolaan Air Limbah Domestik dapat dimanfaatkan

Optimis Pengelolaan Air Limbah Domestik dapat dimanfaatkan

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas menggelar acara Forum Group Discussion II kegiatan Pendampingan Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik di Aula Hotel Zefanya, Kamis (2/9/2021).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Richard membacakan Sambutan tertulis Sekda Gumas mengatakan hasil dari sejumlah rangkaian kegiatan tersebut adalah telah tersusun naskah akademik serta tersusunnya draft rancangan peraturan daerah tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kabupaten Gunung Mas.

Foto : Asisten Perekonomian dan Pembangunan Richard membacakan Sambutan tertulis Sekda Gumas.

Menurut Richard, melalui kegiatan ini diharapkan terciptanya kesepakatan mengenai finalisasi naskah akademik serta masukan dari berbagai perangkat daerah terkait penyempurnaan draft rancangan peraturan daerah tentang pengelolaan air limbah domestik di Kabupaten Gunung Mas.

Dalam penyusunan perda air limbah domestik di Kabupaten Gunung Mas diharapkan adanya sinkronisasi dengan omnibus law yang telah dikeluarkan oleh pusat, mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat, memberikan perlindungan terhadap kelestarian lingkungan dalam kaitannya dengan pengendalian pencemaran air dan tanah.

Selanjutnya menyediakan retribusi penyelenggaraan pengelolaan limbah domestik yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, membuka peluang usaha bagi masyarakat dan menyediakan reward and punishment terkait dengan penyelenggaraan pengelolaan air limbah domestik.

“Kepada tim penyusun untuk tetap melaksanakan rangkaian kegiatan pendampingan penyusunan dengan baik dan tetap mengawal proses raperda ini hingga sampai pada penetapan peraturan daerah,” tegas Richard.

Sementara itu Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Ibar P. Sebuah mengatakan pemerintah saat ini sedang bekerja optimal untuk mencapai target akses dasar sanitasi yang layak dan berkelanjutan sebagai salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs).

Selain itu target capaian 100-0-100 yang dicanangkan Pemerintah Pusat yang 100% akses layanan air minum, 0% kawasan kumuh dan 100% akses layanan sanitasi. Hal ini menjadi tugas kita bersama yaitu Pemerintah Pusat, Kab./Kota, Kecamatan hingga desa, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Direktorat  Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR adalah salah satu Direktorat Jenderal dan Kementerian yang memikirkan lebih lanjut bagaimana pengelolaan dan pengolahan sanitasi ke depan bagi Negara Indonesia, selain Bappenas, Kemenkes, Kemendagri dan Kemendes,” ucapnya.

Untuk itu pentingnya Peraturan Daerah  tentang pengelolaan Air Limbah Domestik atau Air Limbah Rumah Tangga sangat diperlukan. Maksud dan tujuannya supaya Pemerintah Kabupaten memiliki dasar  hukum yang jelas dan lebih proaktif mengatur, menyelenggarakan dan mengendalikan kegiatan pengelolaan air limbah domestik, serta pemanfaatan sarana dan prasarana air limbah domestik di Kabupaten Gunung Mas dapat terjamin, serta berdaya guna dan berkelanjutan.

Pada kesempatan ini Asisten didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas Bayern.

Kapolres Gunung Mas Apresiasi Warga Berhasil di Vaksin

Kapolres Gunung Mas Apresiasi Warga Berhasil di Vaksin

Foto : Kapolres Gunung Mas  AKBP Irwansah, S.I.K, didampingi Kabag OPS AKP Tri Wibowo, Kapolsek Kurun Ipda Aditya Arya Nugroho, S.Tr.K, Kepala Puskesmas Tampang Tumbang Anjir Nevie Ervina.     

 Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kapolres Gunung Mas  AKBP Irwansah, S.I.K. juga sebagai Wakil Ketua I Satgas Covid-19 memantau secara langsung jalannya vaksinasi massal di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Kamis (02/09/2021) Siang.

Menurut AKBP Irwansyah, S.I.K, untuk target Vaksinasi massal hari ini 400 yang disiapkan, untuk pelaksanaannya kurang lebih 80 orang yang telah berhasil di vaksin namun ada beberapa masyarakat yang tidak divaksin berdasarkan hasil skrining  oleh tim medis, antara lain ibu hamil dan tensi darahnya tinggi.

“Untuk warga masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang akan melaksanakan vaksin harus jujur memberikan keterangan kepada petugas terkait kesehatannya pada saat akan melaksanakan vaksin, sehingga tenaga kesehatan bisa memberikan saran masukan kepada masyarakat apakah boleh atau tidak dilakukan vaksin,” tegas AKBP Irwansyah, S.I.K, ketika memberikan keterangan kepada awak media.

Dalam hal ini kami mengucapkan terimakasih atas antusias warga masyarakat Kabupaten Gunung Mas dan tenaga kesehatan yang telah melaksanakan kegiatan vaksin massal dari awal sampai dengan saat ini yang sangat luar biasa, agar Kabupaten Gunung Mas bisa merdeka dari Covid-19.

Lebih lanjut disampaikan Kapolres bahwa jenis vaksin massal ini adalah Astrazeneca.

Kapolres Gunung Mas  AKBP Irwansyah, S.I.K mengatakan untuk vaksin yang tersisa saat ini akan didistribusikan ke fasilitas kesehatan yang ada  kecamatan-kecamatan di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

Pada kesempatan ini Kapolres didampingi Kabag OPS AKP Tri Wibowo, Kapolsek Kurun Ipda Aditya Arya Nugroho, S.Tr.K, Kepala Puskesmas Tampang Tumbang Anjir Nevie Ervina.

Bupati Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Bupati Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati, Rabu (01/9/2021).

Menurut Jaya Samaya Monong rapat hari ini adalah evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gunung Mas, salah satu kendala dalam pelaksanaan vaksin ini adalah stok vaksin nya kurang.

“Kita sudah meminta tambahan vaksin kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan sudah tersedia” ucap Jaya Samaya Monong.

Vaksinasi harus terus disosialisasikan dengan mengedukasi manfaat vaksin sehingga masyarakat betul-betul bisa mengerti bahwa vaksin itu aman dan halal, vaksin ini adalah upaya dalam rangka mencegah Covid-19 dan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya berharap dan sudah disampaikan pada waktu HUT RI ke-76 Kabupaten Gunung Mas harus segera merdeka dari Covid-19,” ucapnya.

Foto : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati, Rabu (01/9/2021).

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan dr. Maria Efianti mengatakan bahwa target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gunung Mas per 31 Agustus 2021 target sasaran 101, 495 orang terdiri dari tenaga kesehatan 870 orang, lansia 6.578 orang, petugas publik 8.337 orang, masyarakat rentan dan umum 70.201 orang dan remaja 15.509 orang.

“Data sebaran pasien Covid-19 Kabupaten Gunung Mas tanggal 31 Agustus 2021 terkonfirmasi 2059 orang, yang sembuh 1.758 (85,4%) meninggal dunia 35 (1,7%) dalam perawatan dan ishoma 266 orang,” ucapnya.

Pada kesempatan ini Bupati Gunung Mas didampingi Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansyah, Kejari Gunung Mas Anthony, Pabung Kodim 1016 PLK Mayor Inf Idham Khalid, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Ega Shaktiana, yang mewakili Ketua Pengadilan Agama.

PAUD yang Berkualitas Menjadi Investasi Penting bagi Bangsa Indonesia

PAUD yang Berkualitas Menjadi Investasi Penting bagi Bangsa Indonesia

Foto : Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Esra, M.Pd saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Lingkungan Belajar Berkualitas PAUD di Aula Hotel Zefanya, Rabu (1/9/2021) pagi.

Foto : Kepala Bidang Pembinaan PAUD juga sebagai Penanggung Jawab Kegiatan Vina Valentina, M.Si menyampaikan laporannya.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pendidikan Anak Usia Dini merupakan Pendidikan yang sangat fundamental bagi penentu kualitas hidup manusia di masa selanjutnya.

“Jadi PAUD meletakan dasar-dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan bagi anak untuk bekal di masa depannya. Jika PAUD tidak berjalan dengan baik, maka bisa berdampak pada perkembangan yang tidak diinginkan,” ucap Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Esra, M.Pd saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Lingkungan Belajar Berkualitas PAUD di Aula Hotel Zefanya, Rabu (1/9/2021) pagi.

Menurutnya, gerakan pendidikan anak usia dini (PAUD) berkualitas menjadi investasi penting bagi Bangsa Indonesia, agar di masa depan generasi penerus dapat bersaing dengan negara lain. Lingkungan belajar yang berkualitas merupakan salah satu elemen penting dalam kerangka PAUD berkualitas. Secara umum, kualitas lingkungan belajar dapat dibagi menjadi dua yaitu kualitas struktural (terkait dengan ketersediaan sarana prasarana dan pengaturan lingkungan belajar) serta kualitas proses pembelajaran.

“Lingkungan belajar yang berkualitas diharapkan dapat mendorong lahirnya pembelajaran yang bermakna bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Lingkungan belajar yang dimaksudkan di sini adalah lingkungan belajar secara menyeluruh,” ujar Esra, M.Pd

Tentu juga kondisi real saat ini terjadi pada PAUD di Indonesia pada umumnya, dan di Kabupaten Gunung Mas pada anak, keterlibatan keluarga dan masyarakat, kondisi lingkungan yang inklusif, pendekatan bermain dalam belajar, serta kualitas pendidikan dan tenaga kependidikan.

“Oleh karena itu masih banyak satuan PAUD yang belum memahami implementasi kurikulum dengan benar, dan belum mengintegrasikan prinsip bermain dalam kegiatan pembelajaran, sarat praktik-praktik lain yang dapat mereduksi layanan PAUD yang berkualitas,” kata Esra, M.Pd.

Dalam satuan PAUD melalui Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD di Kabupaten Gunung Mas yang merupakan kumpulan dari tiga sampai delapan gugus PAUD yang menjadi salah satu wadah bagi PTK untuk berbagai pengalaman dan berbagai praktik perlu mendapatkan bimbingan teknis yang memadai tentang pengelolaan lingkungan belajar yang berkualitas dan diharapkan mampu memberikan imbas sehingga lebih banyak satuan PAUD memperoleh informasi dan inspirasi dari bimbingan teknis (Bimtek).

“Saya harapkan setiap program yang dijalankan dapat mengantisipasi berbagai hal terkait dengan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini berkualitas di Kabupaten Gunung Mas secara efektif dan signifikan, yang mana salah satu prioritas adalah meningkatkan kualitas lingkungan belajar di satuan PAUD,” harapnya.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD juga sebagai Penanggung Jawab Kegiatan Vina Valentina, M.Si menyampaikan laporannya, maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah mendukung terwujudnya lingkungan belajar berkualitas pada satuan PAUD serta penguatan peran PKG PAUD.

Selanjutnya mendorong PKG PAUD untuk berperan dalam mendampingi satuan PAUD agar dapat menyediakan lingkungan belajar berkualitas, serta mendorong Satuan PAUD untuk dapat menyediakan lingkungan belajar yang berkualitas.

Untuk kegiatan ini dilakukan selama 2 hari dimulai tanggal 1 sampai 2 September 2021.

Selanjutnya, untuk jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 25 orang, terdiri dari kepala sekolah dan guru dari Lembaga Negeri maupun Swasta yang berasal dari PKG yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

“Untuk diketahui sebagai narasumber dari tenaga pada kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Lingkungan Belajar Berkualitas PAUD sebanyak 4 orang, masing-masing berasal dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Gunung Mas yaitu Bapak Esra, M.Pd, Ibu Dr. Rusnani, M.Pd, Ibu Rosalia, S.Sos serta dari BP-PAUD dan DIKMAS Provinsi Kalimantan Tengah Gerianto, S.Pd,” pungkasnya.