by Muhammad Fiqri Baihaqi | May 18, 2021
FOTO : Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Yansiterson saat memimpin Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati setempat, Selasa (18/5/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Hadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Yansiterson memimpin Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati setempat, Selasa (18/5/2021).
Rapat dilaksanakan dalam rangka kesiap siagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan tahun 2021. Kegiatan itu diikuti oleh Ketua DPRD Gunung Mas, Akerman Sahidar, Asisten I Setda Gunung Mas, Lurand, Ketua Pengadilan Agama, Perwira Penghubung 1011/PLK, perwakilan Pengadilan Negeri Kelas II Kuala Kurun, Kapolres dan Camat se Gunung Mas.
Dalam kesempatan itu, Yansiterson menyampaikan berbagai langkah kesiapan Kabupaten Gunung Mas dalam menghadapi potensi bencana Karhutla. Seperti penetapan status kesiap siagaan Karhutla, pra bencana disepakati mulai pada tanggal 1 sampai dengan 30 Juni 2021.

“Terkait kesiap siagaan, yang terpenting adalah menginventarisasi penanganan Karhutla baik dari sisi personel, sarana prasarana yang kita miliki dan anggaran yang mendukung,” ungkapnya.
Adapun pos yang belum dibentuk, diharapkan segera dibentuk dan ketika ditetapkan pada 1 Juni 2021 sudah siap.
“Saya berharap teman-teman Camat, Kades, Lurah bahkan masyarakat setempat di wilayah Kabupaten Gunung Mas adalah garda terdepan untuk menyampaikan informasi terkait dengan kejadian Karhutla yang ada disekitarnya,” tegas Sekda.
Yansiterson juga menyatakan, bahwa yang tidak kalah penting adalah perusahan-perusahaan tertentu yang berinvestasi di Kabupaten Gunung Mas baik itu di bidang Kehutanan, Pertambangan maupun Perkebunan, supaya berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.
“Untuk perusahaan-perusahaan sekitar wilayah lokasi yang dikelola, mereka harus peduli dengan lingkungan sekitarnya supaya ikut berpartisipasi. Sehingga begitu ada kejadian Karhutla supaya cepat mengatasinya,” pesan Yansiterson.
Sekda menyebut, jika tipikal masyarakatnya ketika berladang membuka lahan membakar baru menanam.
“Saya pikir, ya tadi belum ditetapkan juga Pergubnya terkait dengan Karhutla, kita juga mengambil sikap dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat supaya lebih dipatuhi dan diketahui oleh masyarakat kita semua,” ujarnya.
Kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada Juli sampai September 2021 diharapkan bisa teratasi dengan baik dan mampu dicegah.
“Supaya tidak terjadi lebih besar dan mengganggu merusak lingkungan juga merusak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan,” pungkas Yansiterson.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | May 17, 2021
FOTO Protokol Gumas : Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong saat membuka Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah tentang Protokol Kesehatan Kabupaten Gunung Mas tahun 2021 di aula Bappedalitbang setempat, Senin (17/5/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong buka kegiatan Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah tentang Protokol Kesehatan Kabupaten Gunung Mas tahun 2021 di aula Bappedalitbang setempat, Senin (17/5/2021).
Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi kegiatan Satgas Covid-19 melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Mas itu.
“Salah satunya dengan memfasilitasi acara dan Forum Diskusi (FGD) uji publik yang kita laksanakan hari ini,” ungkapnya.

Dalam penanggulangan bencana, maka harus dilakukan secara komprehensif, terpadu serta melibatkan peran seluruh pihak, baik masyarakat, dunia usaha maupun pemerintah pusat dan daerah.
Kegiatan uji publik ini merupakan tahapan dari proses pembahasan Raperda untuk mendapatkan masukan dari komponen masyarakat dalam rangka perbaikan draf Raperda sebelum ditetapkan oleh DPRD Kabupaten Gunung Mas.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan sebaik-baiknya forum ini untuk saling memberikan masukan untuk penyempurnaan Raperda yang akan ditetapkan oleh DPRD, agar benar-benar menjadi peraturan daerah yang bermanfaat dan dapat diterapkan,” pesannya.
Jaya Samaya Monong mengatakan, percepatan dalam penanganan penyebaran Covid-19 sangat penting dan perlu tindakan cepat dalam pemutusan penyebarannya. Oleh sebab itu diperlukan payung hukum dalam pelaksanaan pencegahan dan melakukan pendisiplinan masyarakat secara persuasif oleh pihak terkait.
“Penyelenggaraan penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab dan wewenang pemerintah tahapan pra bencana, saat tanggap darurat dan pascabencana. Tujuan jelas, yakni untuk menjamin terselenggaranya bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | May 17, 2021
Keterangan gambar : Direktur UPT RSUD Kuala Kurun, dr. Rusni D. Mahar (tengah) saat menyampaikan pidatonya pada kegiatan BTLS dan BCLS, Senin (17/5/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bidang Keperawatan UPT RSUD Kuala Kurun gelar kegiatan Basic Trauma Life Support (BTLS) dan Basic Cardiac Life Support (BCLS) yang dilaksanakan mulai Senin (17/5/2021) hingga seminggu kedepan.
Acara peningkatan mutu, kemampuan dan sumber daya keperawatan itu dibuka langsung Direktur UPT RSUD Kuala Kurun, dr. Rusni D. Mahar dengan harapan kegiatan selama satu minggu dapat berjalan lancar.
“Semoga peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian sampai selesai dan ilmu yang diberikan narasumber dapat berguna, bermanfaat dan diterapkan untuk pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas,” pintanya.
Dirinya juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti secara serius agar mencapai hasil yang memuaskan. Sehingga mampu menciptakan pelayanan kesehatan yang prima di rumah sakit umum daerah Kuala Kurun.
“Saya meyakini semua yang hadir pada kesempatan ini memiliki pemikiran yang sama untuk memberikan yang terbaik kepada RSUD Kuala Kurun,” harapnya.
Rusni juga berharap, seluruh peserta disiplin dan konsisten mengikuti semua rangkaian kegiatan hingga selesai dan dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan.
Kegiatan ini bekerja sama HIGABI Banjarmasin Kalsel dibawah naungan PPNI.
Lanjutnya kegiatan BTCLS dilaksanakan secara luring dan daring dan tatap menerapkan protokol kesehatan.
“Jumlah peserta pada kegiatan ini sebanyak 51 orang, yakni 44 orang perawat, dua bidan, satu Satpam, satu Prasarana, satu sopir Ambulance, satu Analis Kesehatan dan satu orang staf manajemen,” sebutnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | May 13, 2021
Keterangan gambar : Jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunung Mas ketika gelar pasar murah jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Selasa (11/5/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunung Mas gelar pasar murah sekaligus pemantauan ketersediaan bahan pokok di tiga kecamatan pada 10 Mei hingga 12 Mei 2021.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunung Mas, Luis Eveli menuturkan jika kegiatan tersebut merupakan instruksi langsung Bupati Jaya Samaya Monong. Kegiatan berupa operasi pasar murah, pemantauan ketersediaan dan distribusi bahan pokok di Kecamatan Tewah, Rungan dan Kecamatan Kurun.
“Tujuannya untuk meningkatkan daya beli masyarakat kurang mampu serta memantau ketersediaan dan distribusi bahan pokok di tingkat masyarakat ekonomi lemah,” ujarnya, Selasa (11/5/2021).
Berdasarkan pantauan langsung di tiga kecamatan tersebut, ketersediaan dan distribusi bahan pokok relatif aman. Pun demikian dengan harganya yang relatif stabil jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
“Sedangkan beberapa bahan pokok seperti ayam pedaging dan cabe rawit tidak mengalami kenaikan signifikan. Begitu pula dengan daya beli masyarakat yang terpantau normal serta tidak membeli barang secara masif atau berlebihan,” sebutnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | May 12, 2021

Keterangan gambar : Kapolres Gunung Mas, AKBP Rudi Asriman saat meluncurkan website resmi Polres Gunung Mas, Selasa (11/5/2021).
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Menyukseskan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, Polres Gunung Mas meluncurkan rumahweb resmi di aula Bhayangkari, Selasa (11/5/2021).
Kapolres Gunung Mas, AKBP Rudi Asriman mengatakan bahwa di launchingnya website tersebut guna memberikan layanan informasi kepada masyarakat terkait kegiatan kepolisian khususnya di wilayah hukum Gunung Mas.
“Website ini servernya ada di Mabes Polri untuk tingkat keamanannya Mabes Polri sendiri yang mengelola. Untuk persiapan website tersebut sesuai dengan program bapak Kapolri, salah satunya kepolisian bisa meningkatkan pelayanan publik melalui jaringan dalam jaringan (Daring) atau pun jejaring sosial,” jelasnya.

Hadirnya website tersebut nantinya bakal meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara mengakses informasi-informasi terkait di dalamnya.
“Kami menyarankan rekan – rekan atau pun masyarakat agar mengunjungi laman website dengan alamat http://polresgunungmas.kalteng.polri.go.id,” bebernya.
Dalam pembuatan website dalam waktu yang cukup singkat. Tentunya masih banyak kekurangan-kekurangan. Salah satu fitur yang ada di dalam website tersebut ada fungsi pengaduan dari masyarakat dari pihak kepolisian dan call center 110 yang terkoneksi.
“Rekan-rekan bisa klik 110yang bisa terhubung dengan personel bagian operator,” ujarnya.
Terbentuknya website ini agar polisi lebih maju dengan mengarah kepada polisi milenial atau 4.0, yaitu era digitalisasi serta menggagas Polres Gunung Mas.
“Kami akan menyiapkan aplikasi yang akan terkoneksi bisa di unduh di google play store. Ada aplikasi Polres Gumas juga serta terkoneksi dengan website Polres Gunung Mas,” kata Kapolres.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas, Ruby Haris mengapresiasi peluncuran website Polres Gunung Mas.
“Saya berharap website tetap terjaga dan dirawat agar dapat memberikan fungsi layanan yang maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.