by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 19, 2020
FOTO : Sekretaris PWI Kabupaten Gunung Mas, Jemmy Kamis didampingi para wartawan lainnya saat menyerahkan bingkisan kepada masyarakat kurang mampu di Kelurahan Kuala Kurun, Kamis (19/11/2020).
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Jajaran pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gunung Mas, bagikan paket Sembako kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Kurun dan Tewah, Kamis (19/11/2020).
Ketua PWI Gunung Mas, Poppy Oktovery menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat. Ini merupakan salah satu program kerja PWI kepada masyarakat kurang mampu bertemakan berbagi kasih jelang Natal tahun 2020,” katanya.
Adapun sumber dana berbagai bantuan Sembako tersebut berasal dari pengurus dan anggota PWI Gunung Mas serta dan sejumlah donatur lainnya.
“Karena terbatasnya anggaran untuk kegiatan ini, maka bingkisan natal itu hanya menjangkau warga kurang mampu yang telah terdata di Kecamatan Kurun dan Tewah saja,” ujarnya.
Sekretaris PWI Gunung Mas, Jemmy Kamis menambahkan, bingkisan Sembako tersebut berisikan beras, minyak goreng, mie instan, teh, susu, gula dan bahan pokok lainnya.
“Semoga bantuan yang nilainya tidak seberapa ini mampu mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 19, 2020
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun telah membuka layanan pembayaran bantuan sosial terdampak Covid-19 APBD Kabupaten Gunung Mas sejak Rabu 19 November 2020.
Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun, Empas S. Umar bahwa teknis pembayarannya tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Guna menghindari penumpukan dan kerumunan masyarakat, maka penyaluran dilakukan per kelurahan atau per desa. Sehingga dalam satu hari hanya melayani sebanyak 200 orang. Pelayanan dibagi dua, yaitu di kantor cabang dan kantor unit di Jalan Sangkurun,” katanya, Kamis (19/11/2020).
Adapun total penerima bantuan sosial terdampak Covid-19 tersebut sebanyak 6.552 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh kecamatan. Pencairan uang tersebut dapat dilakukan melalui seluruh kantor dan unit layanan Bank Kalteng yang tersedia di Gunung Mas.
“Total bantuan sebesar Rp 5.672.000.000,-. Kami siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” katanya.
Setiap keluarga penerima bantuan yang datang, maka wajib menggunakan masker, cuci tangan, cek suhu tubuh dan menggunakan hand sanitaizer.
“Pada minggu pertama bulan Desember 2020, ditargetkan seluruh pembayaran terhadap keluarga penerima manfaat sudah terealisasi seluruhnya,” ujar Empas.
Menurutnya terdapat beberapa data yang terpaksa dihapus, lantaran yang bersangkutan diketahui meninggal dunia atau tidak lagi berdomisili di Kabupaten Gunung Mas.
“Terkait satu KPM yang meninggal dunia, nanti kami akan berkoordinasi dan meminta Dinas Sosial Gunung Mas untuk memverifikasi kembali apakah dialihkan kepada ahli waris atau sebagainya,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 18, 2020
FOTO : AsistenAsisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Gunung Mas, Lurand didampingi Kepala BPN Gunung Mas, Ferdinan Adinoto saat menyerahkan sertifikat PTSL kepada Kepala Desa Tumbang Tariak di aula kantor desa setempat, Rabu (18/11/2020).
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gunung Mas serahkan 285 lembar sertifikat pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) tahun 2020 kepada masyarakat Desa Tumbang Tariak, Kecamatan Kurun, Rabu (18/11/2020) pagi.
Dalam pidato Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Lurand menuturkan bahwa program PTSL merupakan salah satu tindak lanjut instruksi Presiden RI terkait program pertanahan nasional.
“Sebab pada tahun 2025 nanti, ditargetkan seluruh bidang tanah se Indonesia sudah berstatus bersertifikat. Makanya sekarang masyarakat diberikan kemudahan untuk membuat sertifikat, dimana petugas langsung datang ke lokasi bahkan penyerahannya pun dilakukan di desa bersangkutan,” ungkapnya.
Jika program tanah ini sudah berjalan maksimal di seluruh penjuru negeri, maka sengketa tanah di Gunung Mas dipastikan bakal berkurang drastis. Sebab tanah masih menjadi permasalahan kerap terjadi di masyarakat.
“Gunakan lah sertifikat ini secara bijak, bertanggungjawab dan dimanfaatkan hanya untuk hal-hal produktif. Gunakan peluang itu sebaik mungkin untuk menambah modal usaha,” pesannya.
Sementara itu, Kepala BPN Gunung Mas, Ferdinan Adinoto mengatakan bahwa penyerahan sertifikat di Desa Tumbang Tariak terdiri dari tanah milik pemerintah desa, tempat ibadah dan masyarakat. Ini merupakan bentuk pelayanan dan kehadiran pemerintah kepada masyarakat.
“Kita jemput bola untuk membuatkan sertifikat gratis. Target PTSL sekarang di Gunung Mas sebanyak 20 ribu bidang tanah. Dengan sertifikat ini maka akan meningkatkan nilai tambah dan memberikan kepastian hukum,” katanya.
Sertifikat ini juga memiliki manfaat sebagai gunan untuk menambah modal usaha. Sertifikat ini juga untuk meminimalisir sengketa tanah dan masuk dalam data base pertanahan nasional.
“Saya berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan sertifikat ini secara bijaksana. Lalu jangan lupa disiplin membayar pajak kepada negara, sebab pajak itu nantinya akan kembali kepada masyarakat juga,” imbaunya.
Kapolsek Kurun, Iptu Sugeng Purwanto berharap, hadirnya sertifikat tanah tersebut menjadi jawaban atas kepastian hukum atas bidang tanah masyarakat. Sehingga jangan sampai ada lagi ada sengketa di masyarakat.
“Selama empat bulan saya menjabat Kapolsek Kurun, sudah ada 300 lebih laporan terkait sengketa tanah. Ini merupakan kenyataan yang cukup mengkhawatirkan,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 16, 2020
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lurand mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengikuti acara Sosialisasi dan Persiapan Paritrana Award Tahun 2020 yang digelar secara virtual melalui konferensi video dari Aula Kantor Bupati Kabupaten Gunung Mas, pada Senin, 16 November 2020.
Paritrana Award yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Kemenko PMK) bersama Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan merupakan penghargaan kepada Pemerintah yang mendukung Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, dan Pelaku Usaha Besar, Menengah, Kecil-Mikro sebagai Peserta Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memiliki arti penting dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja sebagaimana diatur dalam Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, sebagai bentuk Negara hadir bagi kesejahteraan pekerja.
“Paritrana Award bertujuan meningkatkan peran Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dalam kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan jaminan sosial ketenagakerjaan dan meningkatkan awareness dan citra positif Pemerintah untuk mewujudkan kehadiran Negara bagi pekerja Indonesia”, kata Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK A. Choesni dalam sambutannya.
Untuk kriteria penilaian pada ketegori Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota sendiri, terdapat 4 (empat) aspek yang dinilai yaitu Kebijakan, Penerapan, Kinerja dan Wawancara. Sedangkan untuk perusahaan besar dan menengah, Aspek Kepatuhan, Kontribusi Perlindungan Pekerja Rentan dan Wawancara.
Acara sosialisasi ini dihadiri pula oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK A. Choesni.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 16, 2020
FOTO : Jajaran Koramil 06 Kurun bagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di simpan tiga Jalan Darlan Aceh Kuala Kurun, Senin (16/11/2020).
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Jajaran Personel TNI Kodim 1016/PLK melalui Koramil 1016-06/Kurun membagikan masker kepada pengguna jalan dan masyarakat Kuala Kurun, Senin (16/11/2020) pagi.
Komandan Koramil 1016-06/ Kurun, Letda Inf Sutaji mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi TNI untuk mengedukasi masyarakat agar selalu tertib menggunakan masker.
“Hari ini kita bagikan sebanyak 200 masker kepada masyarakat. Lokasi pertama di depan kantor Koramil lalu dilanjutkan di simpang tiga Jalan Darlan Aceh, Kuala Kurun,” ungkapnya.
Lanjut Danramil, Selama wabah Covid-19 belum berakhir seharusnya kegiatan semacam itu bakal terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan perlunya kesadaran masyarakat untuk terus menggunakan masker guna memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.
“Semoga dalam melakukan aktivitasnya masyarakat selalu sehat dan terlindungi dari pengaruh Covid-19,” imbaunya.
Masyarakat harus lebih disiplin menggunakan masker, terutama ketika keluar rumah dan di tempat keramaian dan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, harapnya.
“Kegiatan hari ini berjalan lancar dan sesuai harapan, semoga wabah ini segera berakhir dan perlunya peran semua pihak terutama masyarakat agar selalu mematuhi anjuran Protokol Kesehatan,” tandas Sutaji.