Bupati Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Gunung Mas

Bupati Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Gunung Mas

Bupati Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Gunung Mas

Bupati Gunung Mas  Jaya Samaya Monong sampaikan Jawaban dan tanggapan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas  Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi Pendukung DPRD Gunung Mas.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id  – Bupati Gunung Mas  Jaya Samaya Monong sampaikan Jawaban dan tanggapan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas  Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi Pendukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gunung Mas terhadap rancangan peraturan daerah, tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gunung Mas tahun anggaran 2021 pada rapat parpurna ke 3 (tiga)  masa persidangan I (Kesatu)tahun sidang 2021, diaula sidang paripurna DPRD Kabupaten Gunung  Mas, Jumat (13/112021) kemaren.

Pada kesempatan itu Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyampaikan tanggapan  dan penjelasan atas pandangan umum fraksi pendukung yakni;

Jawaban dan tanggapan atas fraksi partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  Pemerintah daerah menyambut baik ajakan fraksi PDIP, bahwa rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Gunung Mas tahun anggaran 2021 harus dapat membawa perubahan yang berarti untuk pemerintah Gunung Mas, supaya menjadi lebih maju sebelumnya serta dalam menjalankan tugas  dan fungsi secara maksimal dengan mengedepankan transparasi bersih dan bebas dari unsur KKN tidak melakukan penyimpangan penyimpangan dengan berazaskan dedikasi  adil jujur  dan loyalitas untuk mewujudkan daerah yang sejahtera mandiri, berdaya saing dan bermartabat.

“Kami menyambut baik dan mengucapkan terimakasih  atas apresiasi dari fraksi partai Demokrat terhadap pemerintah daerah  dalam mengalokasikan anggaran pendanaan  untuk tambahan penghasilan pegawai (TPP), ASN terkait bagaimana perbandingan dengan kesejahteraan ASN dibandingkan dengan ASN kabupaten lainnya dari sisi tambahan penghasilan pegawai TPP,” kata Bupati yang akarab disapa Jaya.

Pemerintah daerah menyampaikan terimakasih atas pandangan umum fraksi partai Golkar atas persetujuan dibahasnya rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2021 pada rapat selanjutnya sesuai jadwal yang ditetapkan oleh badan musyawarah DPRD Gunung Mas, semoga dapat disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD yang kemudian ditetapkan menjadi peraturan daerah dalam menjalankan roda pembangunan dengan tujuan meningkatkan pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami juga menyambut baik dan mengucapkan terimakasih dan apresiasi dari fraksi partai Demokrat terhadap pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggara pendanaan untuk tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN , terkai bagaimana perbandingan dengan kesejahteraan ASN Kabupaten Gunung Mas dibandingkan dengan Kabupaten lainnya,” katanya.

Pemerintah daerah juga menyampaikan terimakasih kepada fraksi Nasdem Hanura yang sudah bersepakat bahwa rancangan peraturan daerah tentang angggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021 untuk tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN, ini dapat dianggarkan dengan mempertimbangkan beban kerja untuk menambah semangat dan prestasi kerja pegawai dilingkup Kabupaten Gunung Mas, dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta peraturan perundang – undangan.

Pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada fraksi Gerakan Karya Bersatu yang telah sepakat bahwa rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021, untuk selanjutnya dibahas pada rapat yang ditetapkan oleh badan musyawarah DPRD Kabupaten Gunung Mas.

PROGRAM KERJA BUPATI DAN WAKIL BUPATI GUNUNG MAS ERAT KAITANYA DENGAN PROGRAM BANGGA KENCANA

PROGRAM KERJA BUPATI DAN WAKIL BUPATI GUNUNG MAS ERAT KAITANYA DENGAN PROGRAM BANGGA KENCANA

PROGRAM KERJA BUPATI DAN WAKIL BUPATI GUNUNG MAS ERAT KAITANYA DENGAN PROGRAM BANGGA KENCANA

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Visi dan misi Bupati dan wakil Bupati Gunung Mas periode 2019 s/d 2024 adalah terwujudnya Kabupaten Gunung mas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri (Berjuang Bersama).Visi dan misi tersebut terangkum dalam 3 program kerja unggulan, yaitu : Smart Yuman Resources, Smart Argro/Faming, Smart Turism

Hal ini disampaikan oleh Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE, MSi saat membuka Kegiatan Advokasi dan KIE Kepada Pemangku Kebijakan Daerah dan Mitra Kerja di aula BAPPEDALITBANG Kabupaten Gunung mas jum’at (13/11/20).

Dihadiri narasumber dari direktur Advokasi Hubungan Antar Lembaga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasioanal (BKKBN) Ibu Wahidah Pahen, S.Sos, MSI, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Mhd. Irzal, SE, ME, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Gunung Mas Bapak Isaskah, Sekretaris dan beberapa jajaran koordinator Bidang dan staf Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dalam sambutanya bapak Bupati yang akrab disapa Jaya menyatakan “program kerja unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gunung Mas poin   1 (satu) yaitu Smart Human Resources erat kaitanya dengan Program BKKBN yaitu Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)” karena program ini bertujuan untuk mengarahkan agar keluarga mempunyai rencana berkeluarga, punya anak, pendidikan sehingga akan terbentuk keluarga-keluarga berkualitas yang memberi manfaat besar dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Direktur Advokasi Pengembangan Lini Lapagan BKKBN yang hadir sebagai narasumber dengan materi “BKKBN Dalam Percepatan Pembangunan Manusia Unggul” dalam pemaparanya menyatakan bahwa dasar kekuatan peran BKKBN dalam percepatan penurunan stunting terdiri dari 4 hal yaitu Kelembagaan yang mencakup keberadaan 1 kantor BKKBN Pusat, 32 Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi dengan gudang alat dan obat kontrasepsi, 1 koordinator di Kaltara, 8 Balai Diklat,14 ribu tenaga PKB/PLKB diseluruh Indonesia dan 1.2 juta kader (PPKBD/Sub PPKBD) di Indonesia, 10.689 PLKB non PNS.Hal berikutnya Kerangka Regulasi yang mencakup: posisi strategis program Bangga Kencana dalam RPJMN 2020 s/d 2024 (perpres 18/2020), Dukungan regulasi K/L dan Pemerintah Daerah terkait program Bangga Kencana, Berikutnya Kerangka pedoman: mencakup pendanaan belanja gaji kepada 14 ribu tenaga PKB/PLKB berbasis kinerja, transfer ke daerah dan Dana Desa (TKDD) berupa DAK fisik sejak 2008 dan non fisik sejak 2016, Mobilisasi Dana Desa dan alokasi Dana Desa.

Selanjutnya kerangka layanan publik mencakup : Kampanye perubahan perilaku dan sosial yang berpihak pada program Bangga Kencana ” penyuluh door to door”, penyediaan alat dan obat kontrasepsi, pelatihan, data mikro melalui pendataan keluarga.

Sekda Kabupaten Gunung Mas pimpin rapat tim terpadu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika

Sekda Kabupaten Gunung Mas pimpin rapat tim terpadu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika

Sekda Kabupaten Gunung Mas pimpin rapat tim terpadu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas (Sekda) Yansiterson memimpin rapat tim terpadu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (PAGN) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020.

Kegiatan tersebut di pasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunung Mas bertempat di Aula Rapat Lantai satu Kantor Bupati Kabupaten Gunung Mas, Jumat (13/12/2020) pagi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunung Mas Muhamad Rusdi mengatakan, berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) Nomor 12 Tahun 2019 tentang pasilitasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran narkotika (P4GN) bahwa pelaksanaannya dipasilitasi, di daerah dikoordinasikan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunung Mas.

Dalam rapat koordinasi ini kami mengajak semua anggota tim terpadu P4GN ini, “Sesuai dengan tugas tim agar berperan aktip dalam pelaksanaan P4GN dan penyusunan rencana aksi daerah atau rat Kabupaten Gunung Mas untuk periode 2020-2024,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas (Sekda) Yansiterson mengatakan, saya tidak memberikan arahan tetapi saya senang tim ini bekerja dengan 3 (tiga) tugas pokok, yang pertama menyusun rencana aksi daerah pencegahan dan pemberantasan penyalah gunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Gunung Mas.

Yang kedua mengkoordinasikan, mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi pelaksanaan fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan perkursor narkotika di Kabupaten Gunung Mas.

Yang ketiga tugas tim itu adalah menyusun laporan pelaksanaan, fasilitasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika di Kabupaten Gunung Mas.

“Tim ini sudah dibentuk dengan keputusan Bupati nomor 371 Tahun 2020 tentang pembentukan tim terpadu pencegahan dan pemberentasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan perkursor narkotika di Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.

Yansiterson menyampaikan satu hal memang supaya dipelajari lagi terkait dengan pembentukan kelembagaannya di Kabupaten Gunung Mas karena yang sudah ada ini sesuai dengan aturan baru tidak berlaku lagi untuk Kabupaten Gunung Mas Badan Narkotika Dearah itu dibentuk dengan apa, namanya apa pormatnya kelembagaannya seperti apa ini yang penting.

“Kedepan ini yang akan menangani rencana aksi ini sangat penting karena pergerakan awal menentukan kelembagaan itu, baru kita bicara rencana aksi lebih baik ada lembaga yang mengurusnya secara khusus terkait rencana itu maka akan berkaitan dengan anggaran walaupun tidak hanya domainnya lembaga yang harus dibentuk itu tetapi ada perangkat daerah tertentu yang berkontribusi dalam kontek kegiatan terkait P4GN,” pungkasnya.

Meningkatkan pengetahunan, wawasan tentang promosi dan KIE tentang 1000 hari pertama kehidupan

Meningkatkan pengetahunan, wawasan tentang promosi dan KIE tentang 1000 hari pertama kehidupan

Meningkatkan pengetahunan, wawasan tentang promosi dan KIE tentang 1000 hari pertama kehidupan

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DALDUK dan KB) Kabupaten Gunung Mas menggelar kegiatan pada Advokasi Kie Kepada Pemangku Kebijakan Daerah dan Mitra

Jaya Samaya Monong, SE., M.Si dan Istri Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong menerim piagam sebagai ayah generasi berencana dan bunda generasi berencana Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) atas dedikasi, loyalitas serta dukungan terhadap program bangga kencana. Penyerahan piagam tersebut diserahkan oleh Ibu Wahidah Pahen, S.Sos, MSi, perwakilan BKKBN pusat.

Terkait degan kegiatan tersebut bertempat di Aula Bappedalitbang Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Jumat (13/11/20).

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi istri Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong membuka secara resmi kegiatan pada Advokasi Kie Kepada Pemangku Kebijakan Daerah dan Mitra  Bersama Mitra Kerja Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah dan dihadiri narasumber dari direktur Advokasi Hubungan Antar Lembaga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Ibu Wahidah Pahen, S.Sos, MSI, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah Bapak Mhd. Irzal, SE., ME, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DALDUK dan KB) Kabupaten Gunung Mas Bapak Isaskar, S.H., M.Si Sekretaris Perwakilan BKKBN Prov. Kalteng, Koordinator Bidang dan staf Perwakilan BKKBN Prov. Kalteng.

Dalam kegiatan ini BKKBN Prov. Kalteng juga menyerahkan piagam penghargaan diberikan kepada Jaya Samaya Monong, SE., M.Si dan Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, sebagai ayah generasi berencana dan bunda generasi berencana Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) atas dedikasi, loyalitas serta dukungan terhadap program bangga kencana. Penyerahan piagam tersebut diserahkan oleh Ibu Wahidah Pahen, S.Sos, MSI, perwakilan BKKBN pusat.

Dalam sambutanya Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si menyatakan bahwa  Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas point 1 (satu) yaitu Smart Human Resources erat kaitannya dengan program BKKBN yaitu program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) merupakan program yang bertujuan untuk mengarahkan agar keluarga mempunyai rencana berkeluarga, punya anak, pendidikan sehingga akan terbentuk keluarga berkualitas yang memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Program bangga kencana yaitu upaya mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat, melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat seperti BKB (Bina Keluarga Lansia), Usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) yang beranggotakan sekumpulan anggota keluarga yang saling berinteraksi dan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) yang tergabung dalam Forum Generasi Berencana “GenMasaDepan” Kabupaten Gunung Mas.

Jumlah kelompok kegiatan di Kabupaten Gunung Mas yaitu terdiri dari BKR berjumlah 13 kelompok, PIK – R berjumlah 36 kelompok, kelompok BKL berjumlah 16 kelompok, UPPKS berjumlah 49 kelompok dan BKB-HI berjumlah 39 kelompok.

“Dalam mendukung uapaya program Bangga Kencana ada tiga lini lapangan yang terbesar di seluruh kecamatan se Kabupaten Gunung Mas. Tenaga lini ini lapangan berjumlah 17 orang yang terdiri dari PKB berjumlah 5 orang dan PLKB Non PNS berjumlah 12 orang dan PLKB Non PNS berjumlah 12 yang bertanggung jawab dengan desa binaannya,” terangnya.

Program bangga kencana mengambil peran dalam penanganan stunting sebagai upaya preventif untuk mencegah stunting melalui peran pengasuhan 1000 hari pertama masa kehidupan (HKP) bagi keluarga yang memiliki balita. Program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak terutama pemerintah desa, institusi masyarakat pedesaan dan petugas KB pada tauhun 2020 di Kabupaten Gunung Mas terdapat 10 lokus desa stunting dan pada tahun 2021 bertambah 10 lokus lagi menjadi 20 lokus desa stunting.

Pertamuan hari ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen pemangku kebijakan dan mitra terhadap program bangga kencana. Disamping untuk meningkatkan dukungan dan komitmen dari pemangku kebijakan dan mitra dalam keberpihakan pada program bangga kencana dengan adanya dukungan dari Pemerintah Desa dan Kelurahan melalui dana ADD dan DD untuk pendanaan program bangga kencana.

Saya mengajak kepada semua pihak yang terlibat agar bekerja sama dalam menyukseskan program bangga kencana. ”Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, kita harus menyamakan persepsi dan pandangan bagaimana kita membangun program ini kedepan”. Tandasnya.

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama ketua panitia dr. Rina Sari mengatakan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan komitmen bersama dan menggalang dukungan dari pemangku kepentingan dan penentu kebijakan, stakeholder dan mitra kerja dalam rangka penggaerakan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana, meningkatkan pengetahunan, wawasan tentang promosi dan KIE tentang 1000 hari pertama kehidupan (HPK) bagi pemangku kepentingan dan stakeholder Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, meningkatkan peran serta pemangku kebijakan daerah dan mitra kerja saling bersinergi di dalam wadah yang sama dan tujuan yang sama.

PEMBUKAAN SOSIALISASI ADVOKASI DAN KIE PROGRAM BANGGA KENCANA BERSAMA MITRA KERJA PERWAKILAN BKKBN PROV. KALTENG OLEH WAKIL BUPATI GUNUNG MAS

PEMBUKAAN SOSIALISASI ADVOKASI DAN KIE PROGRAM BANGGA KENCANA BERSAMA MITRA KERJA PERWAKILAN BKKBN PROV. KALTENG OLEH WAKIL BUPATI GUNUNG MAS

PEMBUKAAN SOSIALISASI ADVOKASI DAN KIE PROGRAM BANGGA KENCANA BERSAMA MITRA KERJA PERWAKILAN BKKBN PROV. KALTENG OLEH WAKIL BUPATI GUNUNG MAS

Dahian Tambuk gunungmaskab.go.id – Ditengah pandemi covid-19 Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kalimantan Tengah selalu berupaya melaksanakan pendekatan kepada masyarakat, dengan menghadirkan peran BKKBN ditengah keluarga Indonesia serta menjamin masyarakat tetap mendapatkan pelayanan KB ditengah pandemi covid-19 sehingga dapat menghindari putus pakai kontrasepsi dan masyarakat juga mendapatkan pengetahuan tentang program Bangga Kencana.

Terkait degan hal tersebut bertempat dihalaman Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Satu Atap 2 Mihing Raya hari ini kamis (12/11/20).

Wakil Bupati Gunung Mas Ibu Ir. Efrensia LP Umbing didampingi suami Bapak DK Mandarana membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah dan dihadiri narasumber dari direktur Advokasi Hubungan Antar Lembaga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Ibu Wahidah Pahen, S.Sos, MSI, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah Bapak Mhd. Irzal, SE, ME, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DALDUK dan KB) Kabupaten Gunung Mas Bapak Isaskar, Kepala Desa Dahian Tambuk Bapak Pendi, Sekretaris Perwakilan BKKBN Prov. Kalteng, Koordinator Bidang dan staf Perwakilan BKKBN Prov. Kalteng.

Dalam kegiatan ini BKKBN Prov. Kalteng juga menyerahkan 250 paket sembako kepada masyarakat sekitar yang secara langsung juga terdampak covid-19 dan penyerahan secara simbolis diserahkan langsung oleh Ibu Wakil Bupati dan Suami Ibu wakil Bupati, Deputi Advokasi Pengembangan dan Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Kalteng.

Dalam sambutanya Ibu Wakil Bupati menyatakan bahwa Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) adalah program yang berfokus dan menjadikan keluarga sebagai sadaran pembangunan, dimana program ini mengarahkan bagaimana keluarga mempunyai rencana berkeluarga, mempunyai anak, mempunyai pendidikan sehingga terbentuk keluarga-keluarga yang berkualitas. Dan untuk mendukung program Bangga Kencana di Kabupaten Gunung Mas terdapat 16 orang Penyuluh Keluarga Berencana dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana yang tersebar dimasing-masing Desa binaan

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama Ibu direktur Advokasi Hubungan Antar Lembaga dalam materinya menyatakan bahwa program Bangga Kencana memiliki 3 aspek yang harus kita laksanakan, yaitu Keluarga :1. bagaimana membina keluarga balita dan anak, bagaimana membina keluarga remaja dan bagaimana membina keluarga lansia 2.Kependudukan : Ini terkait grand desain kependudukan serta pelaksanaan pembangunan akan sangat dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang ada 3. Dalam hal Keluarga Berencana bukan hanya bicara masalat alat kontrasepsi suntik,pil,kondom dan sebagainya tetapi didalam Keluarga Berencana juga mencakup bagaimana kesehatan reproduksi bisa dijaga.

Lebih lanjut Ibu direktur juga menyatakan bahwa untuk mensukseskan semua hal diatas perlu dukungan dari mitra kerja BKKBN.

Dalam kesempatan yang sama kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah Mhd. Irzal., SE, ME antara lain juga menyatakan bahwa hakekatnya BKKBN tidak melarang masyarakat memiliki anak lebih dari 2 namun yang harus dipertimbangkan adalah kemampuan daya dukung dan daya tampung suatu keluarga baik itu dari sisi kesehatan, ekonomi, pendidikan, intelektual, lingkungan tempat tinggal, ekonomi, agama dan sebagainya yang semua itu tertuang dalam 8 fungsi keluarga.