Pemkab Gumas Mengikuti Entry Briefing Pemeriksaan Terinci Covid-19 Tahun 2020

Pemkab Gumas Mengikuti Entry Briefing Pemeriksaan Terinci Covid-19 Tahun 2020

Pemkab Gumas Mengikuti Entry Briefing Pemeriksaan Terinci Covid-19 Tahun 2020

Sekretaris Kabupaten Gunung Mas Yansiterson mengikuti Mengikuti Entry Briefing Pemeriksaan Terinci Covid-19 Tahun 2020, melalui aplikasi zoom meeting, bertempat di ruang rapat lantai satu Kantor Bupati.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id –Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) mengikuti undangan Entry Briefing Pemeriksaan Terinci Covid-19 Tahun 2020, sebagai penyelenggara kegiatan tersebut Perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), secara daring melalui aplikasi zoom meeting, bertempat di ruang rapat lantai satu Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (19/10/2020).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri.

Turut hadir mengikuti kegiatan tesebut Sekretaris Kabupaten Gunung Mas Yansiterson, Perwakilan BPK RI Kalteng di Kabupaten Gunung Mas, Kepala Dinas Penanggulangan Bencana Kabupaten Gunung Mas Campili, Kadis Kesehatan dr. Maria Efianti, Kadis Sosial Jonson Ahmad, Inspektur Kabupaten Gunung Mas Dihel, Direktur Rumash Sakit dr. Rusni D Mahar, serta pihak terkait lainnya.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri mengatakan, ini semua karena anugrah kita semua tim tidak ada terjangkit Covid-19, tadi ada tim salah satu Provinsi positif. Ini tentu pada proses suatu resiko dimana pemeriksaan kita adalah terhadap penyakit pandemi Covid-19 yang tentu barang yang tidak kelihatan tetapi mudah tertular.

“Pandemi Covid-19 ini adalah sesuatu wabah yang tidak kita duga sama sekali, bahwa daerah tidak ada menyiapkan menghadapi pola seperti ini, tentu dengan wabah yang tiba-tiba mau tidak mau didalam prosese pengelolaan keungan dalam rangka menangani tenaga kesehatan, masalah sosial, ekonomi dengan keungan tentu kita harus melakukan relokasi yang ada,” Ucap Fahrizal Fitri.

Sekarang semuanya karena pada prosese tahapan kita dalam pandemi Covid-19, ada pengecualian-pengecualiaan termasuk bagaimana prosese penganggaran ini. Tidak dilakukan pembahasan di DPRD mendahului perubahan dan cukup melaporkan kepada DPRD.

Lanjut dia pada proses penggunaan anggaran tentu prosese-proses pengadaannya, pembelanjaannya secara khusus juga, karena kita bagaimana kecepatan penanganan tentu berkaitan dengan harga tidak berlaku normal lagi serta didukung dengan harga-harga.

“Didalam pengelolaan keuangan kami mengalami terjadi beberapa perubahan baik itu perubahan karena pengurangan perubahan dari pusat ke daerah dan semua itu kita padomani berdasarkan SKB Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri yang menjadi pedoman kita dalam pengelolaan keuagan,” katanya.

Provinsi Kalimantan Tengah telah melaksanakan tujuh kali perubahan dari anggaran, baik itu dana yang diguanakan bersumber dari APBD dan juga dana DAK DPHDR, karena diperbolehkan digunakan untuk 5 persen dari siasa saldo untuk penanganan Covid-19 tentu dalam laopran pendahuluan sudah disampaikan.

“Kami berharap dalam prosese pemeriksaan kinerja pada kepatuhan ini bisa mengevaluasi apa yang telah kita lakukan bersama dan mungkin ada rekomendasi kepada kita semua bagaimana penanganan pengelolaan keungan kita apakah penganggaran – penganggaran belanja kita ada catantan-catatan,” ungkapnya.

Hal senada yang disampaikan Sekretaris Dearah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson menyampaikan, khusus untuk penanganan Covid-19 kami sudah melakukan empat kali perubahan terhadap APBD tahun anggaran 2020, dan posisi terakhir dari hasil relokasi dan rasionalisasi anggaran kami menganggarakan belanja tidak terduga sejumlah 48,8 miliar lebih, untuk penanganan dampak ekonomi jaring pengaman sosial dan penanganan kesehatan terkait dengan Covid-19.

Yansiterson juga menambahkan kami juag menyaipakan ruang isolasi, mengantisipasi penuhnya rumah sakit umum dokter Doris Silvanus, sebagai salah satu Rumah Sakit (RS) rujukan untuk wilayah Kabupaten Gunung Mas dalam penanganan Covid-19 dan siap dioperasionalkan.

Kabupaten Gunung Mas mendapatkan dana tambahan tahap kedua, yang ini hanya diperoleh 149 daerah se Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat terkait dengan hal ini kami sudah mempersiapkan untuk memanfaatkan dana ini terkait dengan penanganan dampak ekonomi Covid-19,” kata Yansiterson.

Kami juga menetapkan perturan Bupati Nomor 33 tahu 2020 tentang penegakan hukum terhadap protokol kesehatan dan sudah siap di operasionalkan sudah berjalan.

“Terima kasih juga kepada bapak Marsal Pendapatan sudah bersama dengan kami sebagai ketua tim yang melakukan audit untuk lingkup pemerintah Kabupaten Gunung Mas terhadap penggunaan Anggaran dana tidak terduga,” pungkasnya.

Wakil Bupati Gumas Meletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SPKT Sanika Satyawada Polres Gumas

Wakil Bupati Gumas Meletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SPKT Sanika Satyawada Polres Gumas

Wakil Bupati Gumas Meletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SPKT Sanika Satyawada Polres Gumas

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing melakukan perletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT) Sanika Satyawada Polres Gunung Mas.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P Umbing menggelar kegiatan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT) Sanika Satyawada Polres Gunung Mas, Senin (19/10/2020) pagi.

Selaku Tuan rumah Kapolres Gunung Mas, AKBP Rudi Asriman membuka sambutan menjelaskan jika gedung SPKT tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gunung Mas. Dimana saat ini Polres Gunung Mas belum miliki gedung SPKT satu pintu. Pembangunan dilakukan secara bertahap dan telah disetujui oleh Pemkab dan DPRD Gunung Mas. Terima kasih atas semua pihak yang telah membantu rencana pembangunan ini.

“Semoga peletakan batu pertama ini menjadi langkah awal untuk melayani masyarakat melalui gedung SPKT ini,” harap  Kapolres

Dengan berdirinya bangunan SPKT ini pelayanan masyarakat akan semakin mudah dan cepat karena Satu pintu, atas dukungan semua pihak dari Pemerintah daerah persetujuan DPRD dan juga seluruh lapisan masyarakat pada pagi hari ini, kita disetujui SPKT Polres Gunung Mas.

Kami atas nama Keluarga Polres Gunung Mas dengan adanya bangunan ini nantinya bisa memberikan pelayana yang lebih prima kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas.

“Besaran anggaran hingga selesai sekitas Rp. 2,7 miliar yang telah dianggarakan, untuk pelaksasnaanya bertahap dimulai dari sekarang hingga tahun depan,” tutupnya.

Setelah sambutan Kapolres Gunung Mas Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing memberikan arahan, menuturkan bahwa keberadaan gedung SPKT ini diharapkan lebih membantu dan memudahkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. “Pemerintah bersama pihak DPRD Gunung Mas telah mendukung untuk pembangunan keberadaan gedung SP ini,” katanya.

Menurutnya, proses pembangunan gedung tersebut dilakukan secara bertahap oleh Dinas PU Gunung Mas. Beliau berharap pekerjaan benar-benar terselesaikan tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran.

Efrensia L.P Umbing juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mendukung dalam gedung SPKT tersebut, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan pelayanan lebih prima khusnya terkait dengan pelayanan yang dilakukan oleh pihak Polres Gunung Mas.

“Dari gedung ini semua bisa terlayani  seluruh keperluan masyarakat terkait dengan Kepolisian, semoga Tuhan selalu menyertai dan memberkati seluruh proses pembangunan gedung ini,” harapnya.

Rapat Pleno Terbuka Rakapitulasi Penetapan DPSHP Dan DPT Sebanyak 78.225

Rapat Pleno Terbuka Rakapitulasi Penetapan DPSHP Dan DPT Sebanyak 78.225

Rapat Pleno Terbuka Rakapitulasi Penetapan DPSHP Dan DPT Sebanyak 78.225

Penandatangan salinan Berita Acara Rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih oleh, Ketua KPU Kabupaten Gunung Mas Stepenson Anggota Sukjani, Yepta H. jinal Elfrinst G.Tumon, Anlekar Sigap.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas gelar rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tahun 2020 di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Jumat (16/10/2020).

Ketua KPU Gunung Mas, Stepenson mengatakan bahwa data jumlah pemilih pada Pilgub Kalteng tahun 2020 dipastikan mengalami penurunan dibanding DPT Pemilu terakhir di tahun 2019. “Ada Seribu lebih Selisihnya berdasarkan temuan petugas Coklit di lapangan, ada beberapa orang yang cuma ada nama namun tidak ada orangnya. Itu menjadi salah satu kesulitan petugas kita,” katanya.

Faktor lain turunnya jumlah pemilih, yaitu ada sejumlah orang yang pindah domisili namun tidak melaporkan kepada pihak berwenang. Kemudian diduga adanya kegandaan data pemilih antar-kecamatan dan antar-Kabupaten.

Contohnya kegandaan data aktif pemilih antara Kabupaten Gunung Mas dan Lamandau. Makanya kami akan koordinasi dengan KPU Kalteng, dimana kah orang bersangkutan harus memilih. Itulah beberapa faktor yang mengakibatkan berkurangnya jumlah pemilih di Gunung Mas, bebernya.

Stepenson menuturkan KPU Gumas mengklaim telah melaksanakan seluruh tahapan pendataan pemilih Pilgub Kalteng tahun 2020 sesuai prosedur, mematuhi semua tahapan, transparan dan selalu dikawal oleh Bawaslu Kabupaten Gumas.

Data pemilih merupakan suatu elemen terpenting dalam sebuah Pemilu. Sebab itu pihaknya selalu berupaya untuk menciptakan daftar pemilih yang berkualitas. Setelah ditetapkan, maka DPT ini nantinya akan diumumkan secara resmi kepada masyarakat, ungkap.

“Kita tidak bisa memungkiri potensi munculnya dinamika di masyarakat ke depan, dimana kemungkinan perpindahan penduduk dan lain-lain akan terjadi, tetapi kami akan berusaha sebaik mungkin,” ujarnya.

Dia juga menambahkan untuk rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil pemuktahiran (DPSHP) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah serentak tahun 2020 oleh KPU Kabupaten Gunung Mas 78.225 pemilih yang tersebar di 12 (dua belas) Kecamatan, 127 (seratus dua puluh tujuh) Kelurahan/Desa, 273 (dua ratus tujuh puluh tiga) TPS.

Turut hadir dalam rapat pleno tersebut Ketua KPU Kabupaten Gunung Mas Stepenson Anggota Sukjani, Yepta H. jinal Elfrinst G.Tumon, Anlekar Sigap, Ketua dan Anggota PPK se Kabupaten Gunung Mas Tim pemenang pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, serta pihak terkait lainnya.

Pemkab Gumas Menggelar Penandatanganan Dengan PT PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan

Pemkab Gumas Menggelar Penandatanganan Dengan PT PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan

Pemkab Gumas Menggelar Penandatanganan Dengan PT PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan

MoU : Bupati Gumas Jaya S Monong (dua dari kanan) didampingi Kepala Bapenda Edison (ujung kanan) bersama General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Kalsel dan Kalteng Sudirman (dua dari kiri), dan Manager PT PLN UP3 Palangka Raya Faisal Muslim (ujung kiri), usai melakukan penandatanganan MoU terkait penyediaan dan pembangunan fasilitas ketenagalistrikan PT PLN Unit Induk Wilayah Kalsel dan Kalteng, serta perjanjian kerjasama dengan PT PLN UP3 Palangka Raya terkait pemungutan pajak PJU, di Kota Banjarbaru, Senin (12/10).

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar penandatanganan Memorandum of Understanding penyediaan dan pembangunan fasilitas ketenagalistrikan PT PLN Unit Induk wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng), serta perjanjian kerjasama dengan PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palangka Raya, berkaitan dengan pemungutan pajak penerangan jalan umum (PJU).

Pelaksanaan penandatanganan MoU penyediaan dan pembangunan fasilitas ketenagalistrikan PT PLN Unit Induk Wilayah Kalsel dan Kalteng dilakukan oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bersama General Manager PT PLN Unit Induk wilayah Kalsel dan Kalteng Sudirman. Sedangkan perjanjian kerjasama dengan PT PLN UP3 Palangka Raya terkait pemungutan pajak PJU dilakukan oleh Bupati Gunung Mas dengan Manager PT PLN UP3 Palangka Raya Faisal Muslim.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas siap mendukung program kerja  PT PLN baik dalam pembersihan tanaman pohon sawit  yang mengganggu termasuk infrastruktur jalan, agar jaringan PLN bisa beroperasi sehingga sampai ke masyaraka,” ujarnya Jaya Samaya Monong Rabu, (12/10/2020).

Lanjut beliau untuk kedepannya akan disosialisasikan ke perusahaan agar ikut menjadi pelanggan PLN, memberikan pemberitahuan agar Dinas, Badan, Kantor bahkan sampai mendukung dalam hal mempersiapkan infrastruktur jalan agar jaringan PLN bisa berdiri dan sampai ke masyarakat.

Selain itu, Jaya Samaya Monong  berharap agar program kerja PLN ke depan juga mengutamakan masyarakat Kabupaten Gunung Mas di bagian daerah Kacamatan Damang Batu dan Kecamatan dan Miri Manasa karena akan ada 3 even besar keagamaan yang akan digelar.

“Apalagi kalo perusahaan SKS listrik yang ada di Tumbang Kajuei mulai operasional jangan sampai listriknya tidak dapat dinikmati oleh penduduk Kabupaten Gunung Mas sendiri,” pungkasnya.

Bocah Penderita Bocor Jantung Terima Bantuan Sosial Dari KIM Gunung Mas

Bocah Penderita Bocor Jantung Terima Bantuan Sosial Dari KIM Gunung Mas

Bocah Penderita Bocor Jantung Terima Bantuan Sosial Dari KIM Gunung Mas

Foto : KIM Gumas : Sekretaris KIM Gumas Ribka didampingi anggota Novi dan Karolina Defran saat menyerahkan bantuan susu kepada orangtua anak penderita bocor jantung.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Komunitas Ibu Muda (KIM) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) , terus melanjutkan program kegiatan sosial organisasinya.

KIM Gumas menyalurkan bantuan  sosial berupa susu pediasure kepada bocah penderita bocor jantung bernama Aqila yang berusia 4,9 tahun. Bantuan ini, merupakan hasil dari swadaya KIM yang rutin diberikan tiap bulannya kepada yang membutuhkan, Rabu (14/10/2020).

Dilangsir dari Radio Hamauh FM , Ketua KIM Gumas Vivi Anita Elka didampingi Sekretaris Ribka menyatakan “tujuan pemberian susu itu agar dede Aqila cepat sembuh dan terjaga gizinya, ini juga berdasarkan saran dari dokter,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, kondisi perekonomian dari bocah berbobot 10 kg itu tergolong kurang mampu, sehingga memerlukan uluran tangan atau bantuan dari dermawan yang peduli.

“Harapannya, semoga selalu ada donatur susu buat dede aqila setiap bulannya. sehingga dengan berdonatur buat dede aqila, telah membantu mewujudkan cita-citanya untuk hidup sehat dan merajut masa depan,” tutup Vivi Anita Elka.