by Muhammad Fiqri Baihaqi | Oct 1, 2020
BINCANG : Kepala DPU Kabupaten Gumas Baryen didampingi Kabid Bina Marga Bambang Jaya ketika berbincang terkait dengan penanganan jembatan Sei Karau, 30 September 2020.
KUALA KURUN gunungkasbkab.go.id – Kondisi jembatan Sei Karau yang terletak di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengalami kerusakan cukup parah. Diperlukan upaya untuk segera dilakukan penanganan, terhadap jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kurun menuju Mihing Raya dan Sepang.
”Terkait jembatan Sei Karau, memang sudah masuk dalam agenda perbaikan. Dua hari lalu, kami sudah dilakukan pengecekan lapangan, sebagai persiapan perbaikan jembatan ini,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gumas Baryen, Rabu, 30 September 2020.
Sebenarnya, lanjut dia, ada tiga jembatan yang akan diperbaiki di ruas jalan itu pada tahun 2020, yakni Sei Kampuri, Sei Bahuang, dan Sei Karau, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dari pos anggaran pemeliharaan rutin jembatan.
”Jadi bukan hanya jembatan Sei Karau saja yang akan kami perbaiki. Ada dua jembatan lain yang juga akan diperbaiki. Semuanya berdekatan. Dana yang ada ini untuk memperbaiki sementara, sampai memiliki dana pembangunan secara permanen,” tuturnya.
Dalam proses perbaikan, karena jembatan ini berkonstruksi kayu yang sifatnya sementara, maka akan diperbaiki bagian mana dari jembatan itu yang alami kerusakan, seperti gelagar, lantai, dan bagian lainnya.
”Jembatan itu sementara, dan sudah saat memang harus dilakukan perbaikan. Dengan perbaikan tersebut, akan menjaga arus mobilisasi barang dan jasa di jembatan itu, sehingga bisa dilewati dengan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga pada DPU Kabupaten Gumas Bambang Jaya menambahkan, saat ini masih ada 200 lebih jembatan yang perlu diperbaiki. Bahkan jembatan yang kondisinya rusak parah dan sebenarnya layak untuk diganti ada 75 buah.
”Kebutuhan dana untuk perbaikan jembatan itu jumlahnya sangat besar, dan jumlah jembatan kita yang rusak sangat banyak. Tentu APBD kita tidak akan cukup, sehingga perbaikannya harus dilakukan secara bertahap,” tandasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Oct 1, 2020

Wakil Bupati Gunung Efrensia L.P Umbing menghadiri Bimbingan Teknis (Bintek) Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Gunung Mas Kuala Kurun, 29 – 30 September 2020.
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat P4GN Lingkungan Pendidikan Tahun 2020 bertempat di Aula Insevas, Selasa (30/9/2020).
Wabup hadir sebagai pemateri Bimbingan Teknis Penggiat P4GN Lingkungan Pendidikan Tahun 2020, berharap perwakilan dari Institusi-institusi pendidikan yang ada di Kabupaten Gunung Mas terdiri dari Guru-guru SD, SMP dan SMA nantinya akan menjadi penggiat-penggiat anti narkoba sekaligus menjadi contoh yang baik dilingkungan masing-masing ini sangat baik dan tepat sekali,” ujar Efrensia L.P Umbing.
Wakil Bupati Gunung Mas mengungkapkan mereka ini yang kita harapkan untuk mencegah penyalahgunaan narkotika yang di sekolah-sekolah. Mulai dari anak-anak, mereka ini diberi pemahaman apa bahayanya narkoba itu, bagaimana modus-modus penyebarannya, kemudian bagaimana pencegahannya dan pemberantasannya supaya mereka bisa mengawasi.
Semakin lama penyebaran narkoba akan semakin meluas khususnya pada anak sekolah, jika tidak segara ditangani secara serius dan seksama, karena pengedar punya akal yang sangat banyak karena dia prinsipnya bisnis karena narkoba itu merusak.
Wakil Bupati Gunung Mas mengungkapkan kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas sudah membentuk Tim Susunan Keanggotaan Tim Terpadu P4GN Kabupaten Gunung Mas sebagai Ketua Bupati Gunung Mas, Wakil Ketua I Wakil Bupati Gunung Mas Wakil Ketua II Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Sekretaris Ketua Pelaksanaan Harian Kepala Kesbangpol Kab. Gumas, serta unsur-unsur yang lainnya Kapolres Kab. Gumas, Komandan Distrik Militer 1016/PLK dan dinas dinas terkait lainnya.
“Bimtek ini ke pimpinan-pimpinan masing-masing untuk terus meningkatkan bahaya narkoba dan membina para pegawai serta pelajar dan mahasiswa sehingga tercipta institusi-institusi pendidikan yang “Bersinar” (Bersih dari Narkoba),” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 28, 2020
TUNJUKKAN : Kepala SMAN 1 Kurun Batuah bersama siswa SMAN 1 Kurun Fajri Yanoor, saat menunjukkan desain poster yang membuatnya mewakili Provinsi Kalteng pada lomba FLS2N di tingkat Nasional, Kamis (24/9).

POSTER : Desain poster yang dibuat siswa SMAN 1 Kurun Fajri Yanoor, pada lomba FLS2N tingkat Provinsi Kalteng.
KUALA KURUN – Prestasi sangat membanggakan kembali ditorehkan salah satu siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kurun. Dia adalah Fajri Yanoor, yang berhasil meraih juara pertama desain poster, pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Kalteng, yang dilaksanakan secara daring atau online.
”Atas prestasinya tersebut, siswa kelas XII Bahasa di SMAN 1 Kurun ini akan mewakili Provinsi Kalteng di ajang FLS2N jenjang SMA di tingkat nasional, yang rencananya dilaksanakan 28 September hingga 4 Oktober 2020 secara daring,” ucap Kepala SMAN 1 Kurun Batuah, Jumat (25/9).
Dia mengatakan, dalam pelaksanaan FLS2N tersebut, ada berbagai bidang seni yang dilombakan, yakni baca puisi, gitar solo, monolog, tari kreasi, vokal solo, desain poster, film pendek, kriya, dan komik digital. Ini merupakan wadah berkompetisi dan berkesenian untuk siswa Indonesia.
”Kami mengirimkan perwakilan di semua bidang seni pada perlombaan FLS2N Tingkat Provinsi Kalteng, 17 Agustus-12 September 2020 lalu. Dari semuanya, Fajri Yanoor yang berhasil menjadi juara pertama pada lomba desain poster, sehingga berhak mewakili Kalteng di tingkat nasional,” tuturnya.
Dia menuturkan, sangat bangga dengan capaian prestasi yang diraih oleh salah satu siswanya tersebut. Terlebih lagi, ini merupakan yang pertama kali siswa SMAN 1 Kurun meraih juara pertama pada ajang FLS2N tingkat provinsi bidang seni desain poster.
”Di tingkat nasional nanti, dia akan bersaing dengan puluhan siswa dari seluruh provinsi di Indonesia. Kami berharap nantinya Fajri dapat meraih prestasi yang mengharumkan Provinsi Kalteng, khususnya Kabupaten Gumas,” ujarnya.
Terpisah, Fajri Yanoor mengakui, desain poster yang dibuatnya itu bertemakan Covid-19. Dalam proses pengerjaannya, diperlukan waktu beberapa hari untuk menyusun ide, sedangkan proses pengerjaan desain poster tersebut dilakukan selama satu hari.
”Di tingkat nasional, saya akan berupaya maksimal untuk meraih prestasi yang terbaik. Mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Kalteng, khususnya di Kabupaten Gumas,” katanya.
Dalam lomba di tingkat nasional nanti, dia sudah mempersiapkan jiwa dan raga serta mencari inspirasi ide untuk tema desain selanjutnya. Sejauh ini, sudah ada gambaran seperti apa yang ingin didesain.
”Akan tetapi, itu semua tergantung temanya nanti. Sekarang ini, masih belum ada informasi mengenai tema yang diperlombakan pada tingkat nasional,” tandasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 28, 2020
Gunung Mas – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol. Dedi Prasetyio bersama jajaran anggotanya mengunjungi peresmian Renovasi Situs Cagar Budaya Tambun Bungai situs budaya yang ada di desa pajangei wilayah Kabupaten Gunung Mas ( Gumas ) Kecamatan Kurun, yang disambut baik oleh Bupati Gunung Mas Jaya S.Monong, Minggu (27/9/2020).

Selain mengunjungi situs Budaya, Kapolda Kalteng juga melakukan bakti sosial dan pembagian bansos kepada masyarakat yang ada didesa sarerangan,dan bakti sosial ini dilakukan untuk menjalin hubungan baik secara kebersamaan, ini dilakukan demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, kemudian melanjutkan perjalan ke desa tumbang pajangei menuju titik awal.
Dalam kunjungan tersebut Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dedi Prasetyio didampingi, Wakapolda Brigjen Pol Indro Wiyono, Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Danrem 1016/Pjg. Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, dan Anggota lainnya.
Dikutip dari Radio Hamauh FM Gumas“ Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, kunker tersebut juga merupakan touring budaya dalam rangka mewujudkan Kalteng yang aman, damai, dan sehat.
Kita terus akan mempublikasikan situs-situs kearifan lokal di Kalimantan Tengah. Jadi, kalau orang ke Kalteng persepsinya bukan hanya tentang sumber daya alam tapi banyak budaya-budaya lokal yang perlu kita gali dan publik secara nasional maupun internasional,” jelasnya ketika dibincangi awak media.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 25, 2020
Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P memimpin rapat pencegahan Covid-19, dan Karhutla 2020.

Para Perangkat Daerah terkait mengikuti rapat pencegahan Covid-19, dan Karhutla 2020.
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing pimpin rapat langkah-langkah dan penanganan pencegahan Covid-19, dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Gun ung Mas (Gumas) bertempat di Ruang Rapat lantai satu Kantor Bupati Gumas, Kamis (25/9/2020).
Efrensia L.P Umbing mengatakan, kepatuhan terhadap Protokol Covid-19 ini sangat penting untuk mengantisipasi penanganan Kecamatan kita sudah kita melengkapi semua pasilitas kesehatan kita, rumah sakit maupun puskesmas-pukesmas Dinas Kesehatan dan rumah sakit juga antisipasi ruang isolasi ketika memang antri ke rumah sakit rujukan Doris Silvanus Palangka Raya sudah penuh, terpaksa kita menampung di Rumah sakit kita.
“Melalui rapat ini kita ketahui yang penting adalah, penerapan disiplin untuk Protokol kesehatan kalau evaluasi yang lalu-lalu saya pikir kita sudah sering melakukan dan sudah kita ketahui bersama. Sehingga sampai saat ini posisi kita bisa kita ngerem lah begitu, ngerem kejadian konpirmasi positif ataupun orang yang terpapar sakit Corona,” jelasnya.
Beliau juga menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Forkopimda khusnya atas kerja sama yang baik dalam penanganan Covid-19 selama ini, sehingga kondisi untuk Kabupaten Gunung Mas boleh di katakan sementara ini terkendali.
Ditambahkannya, kondisi Kabupaten Gunujg Mas tidak berubah berbalik kembali untuk lebih meningkat orang terpapar terkena Virus Covid-19, yang penting serperti pepatah mengatakan mencegah lebih baik dari pada mengobati, kita perlu kerja keras dari seluruh stake holderter terkait untuk selalu konsisten menyuarakan Disiplin Protokol Kesehatan kepada masyarakat luas.
“Karena ini peraturan Bupati (Perbup), maka yang terdepan untuk penerapan ini adalah Satpol PP, tujuan rapat kita pada hari ini bagai mana kita menerapkan atau mendisipinkan masyarakat untuk menjalankan Protokol Kesehatan dengan peneraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2020,” pungkasnya.