Pasca Pelantikan, Pemkab Gunung Mas Gelar Sertijab Pejabat Tinggi Pratama

Pasca Pelantikan, Pemkab Gunung Mas Gelar Sertijab Pejabat Tinggi Pratama

Pasca Pelantikan, Pemkab Gunung Mas Gelar Sertijab Pejabat Tinggi Pratama

PENANDATANGANAN : Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas (Sekda) Yansiterson, Asisten III Sekda Kabupaten Gunung Mas Untung. Ketika menyaksikan penanda tangan serah terima jabatan (sertijab) dari pimpinan yang lama ke pimpinan yang baru, Rabu (16/9) kemaren.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab), kepada Pejabat Tinggi Pratama. Sertijab ini dipimpin oleh Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, di Aula ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Rabu (16/9/2020).

Sertijab tersebut adalah tindaklanjut dari 11 pejabat yang dilantik kemarin (red-Selasa) di GPU Damang Batu Kuala Kurun.

Dalam kesempatan tersebut Efrensia L.P Umbing menyampaikan, sertijab ini sesuai intruksi dari Bapak Bupati Gunung Mas dimana sehari setelah dilantik, pejabat lama harus sudah melaksanakan sertijab.

“Sesuai arahan memang sertijab harus dilaksnakan sehari setelah pelantikan. Supaya melaksnakan tugasnya masing-masing karena selama ini hanya pelaksana tugas (Plt), dengan jabatan mereka sebagai sekretaris di dinas badan,” kata Efrensia L.P Umbing.

Sekarang mereka tetap melaksanakan tugas menyusun program apalagi terkait dengan perencanaan kegiatan tahun 2021 karena kita akan segera akan menyusun rencana anggran pendapatan belanja daerah (RAPBD) kita. Jadi memang cukup lama pakum artinya tidak ada pimpinan walaupun pelaksana tugaskan beda dengan yang depinitip, kalau depinitip penuh tanggung jawab, kalau yang Plt ya kurang pede kurang yakin kalau dia sudah depinitip percaya diri bertanggung jawab penuh terhadap tugas tanggung jawabnya.

Atas nama pimpinan, Efrensia L.P Umbing mengucapkan selamat kepada kepada para pejabat baru dan berterima kasih atas kerja keras dan dedikasi para pejabat lama. Wakil Bupati Gunung Mas ini pun berpesan agar pejabat yang baru saja dilantik bisa menjalankan kinerja yang baik.

Untuk selama ini yang menjabat Plt yang menjalankan tugas di perangkat daerahnya masing-masing yang di jabati oleh Sekretarisnya, “kami mengucapkan terima kasih atas kerja samanya dengan baik, selama proses pansel berjalan dan kami berharap para kepala perangkat dearah yang baru supaya membangun sinergi, membangun tim work  tim kerja yang baik di perangkatnya daerah masing-masing tidak perlu memelihara ego masing-masing, tidak ada kata aingku-aingku dalam bahasa dayakanya,” tutup dia saat diwawancara.

Wakil Bupati Gunung Mas Menghadiri Pembagian Masker Serentak dan Sosialisasi Pilkada Damai

Wakil Bupati Gunung Mas Menghadiri Pembagian Masker Serentak dan Sosialisasi Pilkada Damai

Wakil Bupati Gunung Mas Menghadiri Pembagian Masker Serentak dan Sosialisasi Pilkada Damai

Kuala Kurun gunungmasgo.id – Polisi Resor (Polres ) Gunung Mas (Gumas) melakukan apel pembagian masker secara serentak dan Pilkada Damai di halaman Taman Kota Kurun, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kamis (10/8/2020) Pagi.

Wabup Gumas Efrensia LP Umbing ketika turut membagikan masker kepada pelintas jalan raya di area Taman Kota Kuala Kurun, Kamis (10/9/2020).

Kegiatan Apel ini dihadiri oleh Bupati Gumas yang di wakili Oleh Wakil Bupati Gumas, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Gumas, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gumas, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gumas, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 1016, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda Gumas, Pimpinan Partai Politik Gumas, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gumas dan Seluruh Peserta Apel.

Dalam kegiatan Apel pembagian Masker dan Pilkada Damai ini Kapolres Gumas Rudi Asriman S.I.K. yang menjadi Inspektur Upacara dan inti dari pidato Kapolres adalah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan masker  karena masyarakat memiliki peran penting dalam memutuskan rantai penyebaran covid-19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Gumas. Sebagai wujud kepedulian Polri kepada Masyarakat maka Polri melelui Polres Gumas membagikan Masker secara serentak kepada Masyarakat Gumas.

Setelah kegiatan apel awak media mewawancarai Wakil Bupati Gumas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si mengatakan, Saya mewakili masyarakat dan pemerintah Kabupaten Gumas sangat mengapresiasi kegiatan Pembagian masker serentak dan sosialisasi pilkada damai yang dilakukan Polisi Republik Indonesia (Polri) melalui Polres Gumas.

Seperti yang di katakan Pak Rudi selaku Kapolres Gumas dalam pidatonya karena kurangnya kesadaran dan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah maka wabah covid-19 terus meningkat setiap harinya.

“Kepada Masyarakat khususnya kabupaten Gumas harus mentaati protokol kesehatan seperti, menggunakan masker disaat melakukan aktifitas diluar ruangan, mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktifitas diluar ruangan, menghindari kerumunan karena dengan kita melakukan anjuran protokol kesehatan maka rantai penyebaran covid-19 sudah bisa diputuskan,” harap Efrensia.

Dalam memutuskan penyebaran covid-19 harus dengan kesadaran dirikita sendiri dan mentaati aturan protokol kesehatan terutama menggunakan Masker di saat melakukan aktifitas diluar rumah, tutup Efrensia.

BKPSDM Akan Laksanakan Ujian Dinas Secara Online

BKPSDM Akan Laksanakan Ujian Dinas Secara Online

BKPSDM Akan Laksanakan Ujian Dinas Secara Online

BERKOORDINASI : Kabid Pengembangan Aparatur Kristian didampingi Kasubbid Pengembangan Kompetensi Liswanto usai melakukan koordinasi dengan BKD Provinsi Kalteng, terkait pelaksanaan ujian dinas tingkat I dan II, belum lama ini.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), akan melaksanakan ujian dinas tingkat I dan tingkat II, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas.

Ujian dinas tersebut dilaksanakan oleh BKD Provinsi Kalteng secara daring atau online, sesuai Surat Edaran BKD Provinsi Nomor : 800/517/II.7/BKD tentang pelaksanaan ujian dinas tingkat I dan tingkat II tahun 2020, yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gumas Nomor : 800/718/BKPSDM.3/IX/2020.

”Ujian dinas ini digelar setiap tahun, dengan peserta adalah ASN. Pelaksanaan dijadwalkan 23 September secara online di Aula BKPSDM Kabupaten Gumas. Ini sebagai salah satu syarat untuk kenaikan pangkat bagi ASN,” ucap Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Gumas Sri Putri Pratiwi, melalui Kasubbid Pengembangan Kompetensi Liswanto, Selasa (15/9).

Berdasarkan surat edaran Sekda Gumas, ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta, seperti fotocopy legalisir pangkat terakhir, fotocopy legalisir SK jabatan terakhir, sasaran kinerja pegawai (SKP) satu tahun terakhir, surat pernyataan tidak sedang menjalani hukuman disiplin, mengisi biodata, dan pas foto berwarna ukuran 3×4 latar belakang biru empat lembar, dan ukuran 2×3 dua lembar.

”Proses pendaftaran melalui situs link https://forms.gle/VV279pSoqMBQkvJi8 secara mandiri. Setiap peserta diwajibkan untuk mengisi biodata diri, dan bagi yang tidak mendaftar maka dinyatakan gugur. Untuk pendaftarannya, ditutup pada 15 September,” ujarnya.

Dia mengatakan, ujian dinas diikuti ASN yang memenuhi syarat. Untuk tingkat I, memiliki pangkat/golongan Ruang Pengatur Tingkat I (IId) minimal dua tahun dalam pangkat terakhir terhitung 1 April 2020. Sedangkan tingkat II, memiliki pangkat/golongan Ruang Penata Tingkat I (IIId) minimal 1,5 tahun, dalam pangkat terakhir terhitung 1 April 2020 dan telah menduduki jabatan eselon IV.

”ASN yang mengikuti ujian dinas tersebut, juga tidak sedang dalam keadaan diberhentikan sementara dari jabatan, menerima uang tunggu, cuti diluar tanggungan negara, dan sedang dalam menjalani hukuman disiplin,” tuturnya.

Nantinya setelah mendaftar, tambah dia, data dan kelengkapan administrasi para peserta akan diverifikasi kembali. Jika lolos dinyatakan verifikasi, maka mereka berhak untuk mengikuti ujian dinas. Dalam pelaksanaan ujian, mereka diharapkan dapat membawa laptop masing-masing.

”Sebelum mengikuti ujian dinas, peserta akan mengikuti pembekalan yang digelar satu jam sebelum pelaksanaan ujian melalui aplikasi zoom. Para peserta diharapkan sudah hadir tiga jam sebelum pelaksanaan ujian, dan 90 menit siap di dalam Aula BKPSDM untuk mengikuti pembekalan,” pungkasnya.

Bupati Gunung Mas Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Bupati Gunung Mas Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Bupati Gunung Mas Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

Kuala Kurun gunungmaskabgo.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong Melantik 11 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Pelantikan berlangsung di GPU Damang Batu, Selasa (15/9/2020).

Mereka dilantik diantaranya, Baryan, ST.,M.Eng Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sudin, SE Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Koperasi Usaha Kecil Menengah, Ruby Haris, ST Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Edison, SE.,M.Si Kepala Badan Pendapatan Daerah, Hardeman, SE., M.Si Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah,          Yantrio Aulia, S.Si., M.Ec.Dev Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan, Esra, M.Pd Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Jhoson Ahmad, SE.,M.Si Kepala Dinas Sosial, Yulianus, SH Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Guanhin, SH Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Eigh Manto, S.Pi., M.Si Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Dalam sambutanya, Bupati mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

“Beliau juga mengingatkan supaya mari berjuang bersama-sama membangun Kabupaten Gunung Mas ini yang maju berdaya saing dan bermartabat, sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas,” kata Bupati.

Bupati meminta, para pejabat yang dilantik segera melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan baik. Perlu adanya koordinasi yang baik kebersamaan yang baik tidak mengedepankan ego sektoralnya.

“Laksanakan amanah ini dengan baik, sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing jangan ragu jangan sungkan apabila ada sesuatu yang belum dipahami pada dinas atau badan tersebut, sebaiknya koordinasikan dengan saya, ibu Wakil Bupati, Pak Sekda, Asisten dan tetap ikuti perkembangan-perkembangan dan dapat berperan aktif berkoordinasi dengan tim gugus tugas penanganan corona,” pintanya.

Dia juga mengingatkan, agar jangan sampai terlibat hal narkoba baik sebagai pemakai, maupun pengedar, juga menyangkut masalah perjudian, perselingkuhan ini akan kami tindak tegas kalau ada yang terlibat.

“Harus berhati-hati dan rutin melakukan pengawasan terhadap keuangan di dinas badan yang bapak-bapak pimpin dan segera lakukan cepat apa yang menjadi visi misi Bupati Wakil Bupati dan untuk segera dilaksanakan serah terima jabatan di instansi bapak-bapak pimpin dan pada hari kamis kita ada rapat khusus terbatas untuk kami memberikan arahan,” imbuhnya.

Turut hadir Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Effrensia L.P. Umbing, M.Si Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, Assiten II dan III serta  undangan lainnya.

Terjadi penurunan jumlah pemilihan di Gunung Mas

Terjadi penurunan jumlah pemilihan di Gunung Mas

Terjadi penurunan jumlah pemilihan di Gunung Mas

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gunung Mas, Stepenson mengakui daftar pemilihan sementara atau DPS masih terdapat daftar pemilihan yang ganda.

Hal itu diungkapkannya seusai membuka rapat pleno terbuka dalam rangka rekapitulasi daftar pemilihan hasil pemutakhiran atau DPHP dan pemilihan daftar sementara atau DPS pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng di aula BP3D Gunung Mas, Jumat, 11 September 2020.

“Dalam penetapan daftar pemilihan sementara, memang ada beberapa temuan kita, termasuk pemilih yang ganda dan  data pemilih yang tidak memenuhi syarat,” kata Stepenson kepada awak media.

Dia menuturkan dari hasil temuan tersebut untuk Kabupaten Gunung Mas terjadi penurunan jumlah pemilihan dari daftar pemilihan terakhir atau dari atau DPT.

“Penurunan pemilihan di wilayah kita 1000 lebih, itu terjadi karena sistim pemuktahiran kita saat ini ada perbedaan dengan sistim pemilu. Dan ini juga menandakan semakin ketatnya proses pemutakhiran yang kita lakukan,” ungkapnya.

Dia juga mengakui terkait pemuktahiran tidak terdapat kendala yang dihadapi pihaknya, namun hal itu bisa diatasi dengan cara mengoptimalkan monitoring dengan petugas KPU dan panitia pemilihan kecermatan atau PPK.

“Memang ada kendala yang kami hadapi, tetapi hal itu dapat kami atasi dengan monitoring sehingga dapat terlaksana dengan dengan dan dan sesuai yang kami harapkan,” imbuhnya.