Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong membuka rapat pembahasan rute penerbangan baru dari Kuala Kurun – Palangka Raya maupun sebaliknya dengan PT Smart Cakrawala Aviation yang bertempat di Aula Bandara Kuala Kurun, Jumat (10/03/2023).
Pada sambutannya Jaya mengatakan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk mendiskusikan terlebih dahulu terhadap beberapa hal, seperti harga tiket pesawat, jadwal penerbangan, kapasitas pesawat, dan berbagai hal lainnya.
“Selama ini masyarakat Gunung Mas menggunakan jalur darat ketika bepergian menuju Kota Palangka Raya, jadi apabila ada jalur penerbangan menuju Kota Palangka Raya maka masyarakat dapat menggunakan jalur udara,” ucapnya.
Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunung Mas akan selalu memberikan dukungan kepada pihak bandara Kuala Kurun dalam usaha memajukan industri penerbangan khususnya di Kabupaten Gunung Mas.
Dirinya juga menyarankan kepada pihak PT Smart Cakrawala Aviation untuk harga tiket pesawat agar memperhatikan dengan biaya yang diperlukan masyarakat saat menggunakan mobil maupun sepeda motor.
Pada kesempatan yang sama Direktur PT Smart Cakrawala Aviation Fransiskus menambahkan bahwa rapat tersebut adalah rapat awal yang bertujuan untuk berdiskusi dengan berbagai pihak terkait pembukaan rute baru Kuala Kurun – Palangka Raya, dan dirinya sangat senang dan menghargai berbagai masukan yang diterimanya.
Adapun awalnya Fransiskus menjelaskan bahwa harga tiket PP Kuala Kurun – Palangka Raya sebesar satu juta rupiah, namun setelah mendapatkan berbagai masukan, maka pihaknya akan kembali mempertimbangkan dan menghitung kembali harga tiket tersebut.
Rapat tersebut juga dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah Gunung Mas, seluruh unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, dan perwakilan dari Perusahaan Besar Swasta.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing membuka kegiatan seleksi atlet bulu tangkis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Gunung Mas yang bertempat di GOR GGS Kuala Kurun (03/03/2023).
Adapun kegiatan dibuka dengan Wabup Gumas melakukan smash off bersama dengan Anggota DPRD Gumas Evandi Juang.
Efrensia mempunyai harapan bagi para peserta yang mengikuti seleksi atlet bulu tangkis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Gunung Mas dapat berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Gunung Mas.
“Saya berharap melalui seleksi ini para peserta mampu menempa diri dan terus mendorong kemampuannya ke level terbaik untuk berprestasi serta mengharumkan nama daerah khususnya di Kabupaten Gunung Mas,” ucapnya.
Ketua PBSI Gunung Mas Totok Suwondo menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan atlet bulu tangkis dalam mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah XII di bulan Juni 2023.
“Seleksi ini dilaksanakan sesuai dengan kelompok usia mulai dari di bawah 13 tahun hingga dibawah 22 tahun. Sehingga harapan kami, empat atau lima tahun kedepan ada atlet Gunung Mas yang berprestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama ketua panitia seleksi atlet PBSI Gunung Mas Kaban Anggen menerangkan ada 101 atlet yang mengikuti seleksi atlet bulu tangkis dengan rincian 12 atlet kategori anak usia dibawah 13 tahun, 25 atlet kategori pemula usia dibawah 15 tahun (tunggal putra), 29 atlet kategori remaja usia dibawah 17 tahun (tunggal putra), 10 atlet taruna usia dibawah 20 tahun (tunggal putra), 2 atlet kategori dewasa usia dibawah 22 tahun (tunggal putra), 9 atlet kategori remaja usia 17 tahun (ganda putra), 14 atlet kategori dewasa usia 20 tahun (ganda putra).
“Kami berharap, ada atlet dari Kabupaten Gunung Mas khususnya di cabang olahraga bulu tangkis yang bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah,” tutupnya.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong melantik sejumlah Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, yang dilaksanakan di Ruang CAT BKPSDM, Selasa (28/2/2023).
Adapun para pejabat yang dilantik tersebut sebanyak sembilan orang yang antara lain namanya sebagai berikut : Ariyantoni jabatan lama Kabag. Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda dengan jabatan baru Sekretaris Dinas Pertanian, Bambang Jaya jabatan lama Kabid. Bina Marga pada Dinas PU dengn jabatan baru Sekretaris Dinas PU, Damai jabatan lama Camat Damang Batu dengan jabatan baru Sekretaris Bapenda, Sudirman jabatan lama Sekcam Damang Batu dengan jabatan baru Camat Damang Batu, Hengky Panto jabatan lama Sekretaris Dinas Pertanian jabatn baru Sekretaris Dinas PMD, Denie Jayaputra Jabatan lama Kabid. Cipta Karya Dinas PU dengan Jabatan baru Kabag. Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda, Karya jabatan lama Sekretaris BPBD dengan jabatan baru Kabid. Tata Ruang Dinas PU, Tri Hendramaji jabatan lama Kabid. Tata Ruang Dinas PU dengan jabatan baru Kabid. Cipta Karya Dinas PU serta Atis jabatan lama Perencana Ahli Muda pada BPBD dengan jabatan baru Sekretaris BPBD.
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong
Dalam arahannya Bupati berpesan kepada para pejabat yang baru saja dilantik agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dilingkungan kerjanya masing-masing. “Bekerjalah dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan, seperti sumpah yang telah diucapkan tadi,” Tukas Bupati.
Turut hadir Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, Asisten Bid. Pemerintahan dan Kesra Lurand, Kepala BKPSDM Yulius Agau.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melakukan pengambilan Sumpah / Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan melantik Pejabat Fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, yang dilaksanakan di GPU Damang Batu, Senin (27/2/2023).
Adapun PNS yang diambil sumpah/janji ini sebanyak 68 orang, merupakan CPNS formasi tahun 2021 yang diangkat sejak 1 Februari 2022, terdiri dari 66 orang mengisi Jabatan Fungsional Umum dan 2 orang pada Jabatan Fungsional Tertentu, tentunya dalam hal ini mereka telah mengikuti dan lulus Pelatihan Dasar CPNS yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, kemudian dinyatakan sehat jasmani berdasarkan tes kesehatan yang telah dilaksanakan pada UPT RSUD Kuala Kurun serta telah menjalani masa uji coba minimal satu tahun.
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong
Dalam arahannya Bupati menyerukan agar PNS yang telah diambil sumpah/janji tersebut dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan apa yang telah diucapkan, serta menjaga kehormatan PNS dengan menghindari perbuatan tercela seperti terlibat dengan narkoba, perjudian, serta tindakan lainnya yang dapat menimbulkan kebocoran anggaran.
Lebih lanjut, Bupati juga berharap kepada para PNS baru ini agar tidak buru-buru untuk mengusulkan pindah tempat kerja sehingga tidak terjadi kekosongan pada unit kerja yang telah dialokasikan. “Minimal sepuluh tahun dulu lah di tempat yang ditempatkan, baru dipertimbangkan untuk mengusulkan pindah,” tandas Bupati.
Foto bersama
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Plh. Sekretaris Daerah Richard F.L, Pimpinan OPD dan para Camat serta pejabat Eselon III dilingkup Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menghadiri pelantikan pengurus cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Gunung Mas masa bakti 2022 – 2026 yang bertempat di Aula Bappedalitbang, Sabtu (18/02/2023).
“Harapan saya HKTI Kabupaten Gunung Mas dapat menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten dalam pelaksanaan pembangunan khususnya di sektor pertanian,” jelasnya.
Terlebih lagi dalam mendukung tiga konsep smart di Kabupaten Gunung Mas yakni smart agro, smart tourism dan smart human resources dan satu pilar yakni infrastruktur.
Dirinya mengatakan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mengembangkan pertanian dalam arti luas dengan memperkenalkan sentuhan teknologi dan mekanisasi pertanian guna meningkatkan produktivitas pertanian yang dalam implementasinya mengacu pada sistem pertanian yang terintegrasi yaitu Food, Feed, Fuel dan Fertilizer.
“Untuk konsep smart human resources atau sumber daya manusia yang unggul, pemkab juga terus mendorong lahirnya petani milenial yang unggul, inovatif, dan mandiri,” ucapnya.
Adapun pelantikan dewan pengurus cabang HKTI Gunung Mas masa bakti 2022-2026 dilakukan langsung oleh Ketua HKTI Kalimantan Tengah, Perdie M Yoseph.
Perdie meminta kepada dewan pengurus cabang HKTI Gunung Mas agar segera bersinergi, menyiapkan program yang efektif dan efisien yang bertujuan untuk memajukan pertanian di wilayah setempat.
“Kabupaten Gunung Mas mempunyai luas wilayah yang cukup untuk lahan pekarangan pertanian dan perikanan tinggal bagaimana kita melakukannya dengan 5 “AS” antara lain : Bekerja dengan cerdas, Didasari oleh hati yang Ikhlas, bekerja harus tuntas, Kerjaan semua berkualitas dan harus ada keuntungan yang dimuat kedalam tas,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Gunung Mas yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI Gunung Mas Efrensia L.P Umbing berharap HKTI baik ditingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan khususnya di Kabupaten Gunung Mas mampu memberikan sumbangsihnya bagi peningkatan kesejahteraan para petani sekaligus menjadi wadah penyaluran aspirasi serta sarana pertukaran informasi terkini terkait masalah pertanian.
“HKTI juga diharapkan mampu menggerakkan kembali para generasi muda kita untuk mau berkarya di bidang pertanian sebagai para petani milenial dengan memperkenalkan berbagai best practice dari kesuksesan para petani lainnya,” pungkasnya.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing membuka kegiatan Aksi 1 Analisis Situasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bertempat di Aula Bappedalitbang, Rabu (22/02/2023).
“Pencegahan dan penurunan stunting merupakan suatu hal yang penting karena hal itu bagian dari upaya pencapaian visi Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri atau yang disebut dengan Berjuang Bersama,” ucap Efrensia ketika membacakan sambutan dari Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.
Dirinya mengatakan akan memperluas sasaran prioritas terutama pada sektor hulu, yakni remaja putri, calon pengantin, pasangan usia subur, ibu dan bayi sampai berusia lima tahun yang memiliki risiko stunting.
“Untuk memastikan aksesibilitas layanan bagi seluruh sasaran prioritas tersebut, koordinasi lintas sektor diperkuat oleh tim pendamping keluarga, untuk memastikan seluruh intervensi tidak hanya diterima namun juga dimanfaatkan oleh sasaran prioritas,” tambahnya.
Dia mengucapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis situasi pada pelaksanaan 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di kabupaten Gunung Mas
“Pelaksanaan 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting merupakan instrumen dalam bentuk kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan percepatan penurunan stunting terintegrasi oleh lintas sektor tingkat daerah secara sistematis, terintegrasi dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bappedalitbang Gunung Mas Yantrio Aulia menjelaskan bahwa analisis situasi juga akan mengevaluasi baik itu intervensi spesifik maupun intervensi negatif yang sudah dilakukan apakah sudah memberikan dampak atau tidak.
“Analisis situasi juga kita lakukan untuk mengenali permasalahan, baik itu permasalahan intervensi spesifik maupun intervensi negatif pada kelompok sasaran,” tandasnya