by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 11, 2020
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyampaikan Pidato Pengantar Nota keuangan dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Gunung Mas Tahun Anggaran 2021 pada rapat paripurna DPRD, didampingi oleh Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing bertempat di Ruang Paripurna DPRD, Rabu (11/11/2020).
Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Akerman Sahidar, dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Neny Yuliani, serta Anggota DPRD, Forkopimda, dan tamu undangan lainnnya.
Dalam sambutan Bupati Jaya Samaya Monong menjelaskan Tahun 2020 ini, merupakan tahun yang berat bagi semua Bangsa dan Negara di Dunia, termasuk Indonesia, khususnya kita di Kabupaten Gunung Mas. Seluruh dunia sedang mencurahkan energi dan sumber dayanya untuk mengatasi Pandemi ini, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk pembatasan perjalanan, karantina, pemberlakuan jam malam, penundaan dan pembatalan acara berskala besar pada satu lokasi, termasuk penutupan sekolah, serta penutupan fasilitas umum dan sosial.
Jaya Samaya Monong juga menjelaskan, “Berdasarkan TKDD tersebut, dapat diketahui bahwa Dana Alokasi Umum Kabupaten Gunung Mas mengalami penurunan dari tahun sebelumnya menjadi Rp 527.932.477.000,- atau penurunan sebesar Rp.61.611.173.000 (10,45%) dari tahun sebelumnya,” ujarnya.
Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2021. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah yang harus di acu oleh seluruh Pemerintah Daerah di mana sebelumnya sampai pada T.A. 2020 kita masih mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 beserta selurun turunannya.
Sebagaimana disampaikan Bupati Gunung Mas Pendapatan Daerah, semula terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, serta Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah berubah menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, serta Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah, Belanja, semula terdiri dari Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung berubah menjadi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga, serta Belanja Transfer 3. Pembiayaan, semula terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Daerah dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah berubah menjadi Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan.
Hal lain yang merupakan hal baru dalam penyusunan RAPBD T.A. 2021 ini adalah, diberlakukannya Peraturan Presiden (Perpres) Republik 2021 ini adalah, diberlakukannya Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2020 tentang Satuan Harga Regional. Adanya Perpres Nomor 33 Tahun 2020 membuat satuan harga berubah karena Perpres tersebut mengatur batas tertinggi satuan harga secara regional dan berlaku se-Indonesia, di mana posisi batas tertinggi komponen belanja, pada umumnya lebih rendah dari satuan harga yang dipakai pada tahun 2020.
Lebih lanjut Bupati Gunung Mas menyampaikan, dalam RAPBD T.A. 2021 ini juga masih tidak lepas dari Konsep Dasar Pembangunan yang kami terapkan, yaitu 3 Smart yang didukung oleh 1 Pilar yaitu pembangunan Infrastruktur sesuai Misi 1 (Kesatu) kami dalam RPJMD, yaitu meningkatkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah secara berkeadilan dan proporsional. Secara garis besar pendanaannya adalah sebagai berikut : 1. Smart Agro dengan alokasi sebesar Rp 10.793.043.225
Smart Tourism dengan alokasi sebesar Rp 11.555.438.235, 3. Smart Human Resources dengan alokasi sebesar Rp.144.735.634.516, 4. Pilar Infrastruktur dengan alokasi sebesar Rp 185.875.114.324, Dengan adanya alokasi anggaran pada program kegiatan prioritas yang ada pada Rancangan APBD diharapkan kita dapat mencapai target Capaian Indikator Daerah RPJMD pada tahun 2021, yaitu 1. Pertumbuhan Ekonomi sebesar 7,69%, 2. Angka Kemiskinan sebesar 4,52%, 3. Indeks Pertumbuhan Manusia sebesar 73,16, 4. Pengangguran Terbuka sebesar 1,05%, 5. Indeks Gini sebesar 0,263, 6. Tingkat Kemiskinan sebesar 4,52, 7. Harapan Lama Sekolah sebesar 12,57, 8. Angka Harapan Hidup sebesar 71,09, 9. Indeks Pemberdayaan Gender 83,88, 10. Opini BPK dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Walaupun tidak seorang pun yang dapat memprediksi kapan Pandemi Covid-19 ini akan berakhir, namun kita sangat berharap dan harus optimis bahwa perekonomian kita pada tahun 2021 akan mengalami pertumbuhan yang positif, seiring ditemukannya vaksin Covid-19 dan kenormalan baru aktivitas perekonomian kita,” tutup Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 10, 2020
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyalurkan bantuan sosial terdapak Covid-19 melalui PT. Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun.
KUALA KURUN gunungmas.go.id – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan masyarakat kesulitan, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyalurkan bantuan sosial terdapak Covid-19 melalui PT. Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun senilai Rp. 5.675.000.000,- bagi masyarakat terdampak COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) di Kuala Kurun. Bantuan sosial itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong kepada Kepala Bank Kateng Cabang Kuala Kurun Empas Umar dan 3 orang perwakilan warga di Aula Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (10/11/2020).

“Keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bantuan sosial tunai bersumber dari APBD Kabupaten Gunung Mas berjumlah 4.798 KPM dengan besar bantuan Rp. 500.000,-per bulan dan dibayarkan untuk 2 bulan sehingga total bantuan sebesar Rp. 4.798.000.000,- (Empat Miliar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Rupiah),” Kata Jaya Samaya Monong.
Diungkapkan Bupati Jaya Samaya Monong, keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bantuan sosial tunai yang tidak terakomodir oleh APBD Provinsi yang dibayar menggunakan dana APBD Kabupaten Gunung Mas berjumlah 1.754 KPM dengan besar bantuan Rp. 500.000,- per bulan dan dibayarkan.
Penyerahan bantuan sosial ini dari Pemerintah Kabupaten Gunung Mas kepada keluarga manfaat (KPM) senilai Rp. 500.000,- melalui Bank Pembangunan Kalteng Cabang Kuala Kurun hendaknya diperlukan adanya langkah-langkah konkrit yang dilakukan terhadap desa/kelurahandi wilayah Kabupaten Gunung Mas yang tidak memiliki sinyal (Blank Spot) seperti perlunya mempersiapkan infrastruktur pembayaran dan komunikasi jaringan pada daerah-daerah tersebut.
Ia pun menjelaskan kondisi geografis dan jarak antara desa/kelurahan yang masih mengandalkan transportasi sungai serta jarak tempuh yang sangat jauh sehingga dapat menyebkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) ini tidak terlayani.
“Bupati Jaya Samaya Monong menambahkan, pemantauan dan monitoring perlu ditingkatkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas. “Saya menginstruksikan kepada seluruh instansi terkait bersama-sama sehingga dapat di manfaatkan dan diterima langsung oleh masyarakat di wilayah masing-masing,” Jelas Bupati jaya Samaya Monong.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jhonson Ahmad mengungkapkan, pelaksanaan lauching ini adalah sebagai tanda dimulai pelaksanaan penyaluran bantuan sosial tunai dalam jaring pengaman sosial penanganan dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Gunung Mas.
Pada acara penyerahan Bantuan Sosial tersebut, tampak pula hadir Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, Kepala Bank Kateng Cabang Kuala Kurun Empas Umar Wakapolres Gunung Mas, sejumlah Kepala SOPD Kabupaten Gunung Mas, dan unsur Forkopimda Kabupaten Gunung Mas.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 10, 2020
Bupati Gunung Jaya Samaya Monong Memberikan Apresiasi dan Penghargaan atas keberhasilan ibu Aida Mantuh, S.Pd sebagai juara pertama tingkat nasional guru berprestasi Pemberian laptop .

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Pemerintah kabupaten Gunung Mas, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Sekolah dan Guru Berprestasi kabupaten Gunung Mas yang sudah mewakili kabupaten Gunung Mas untuk mengikuti seleksi di tingkat Propinsi Kalimantan Tengah.
“Atas nama pemerintah Gunung Mas saya dan Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para kepala sekolah dan guru yang sudah mewakili kabupaten Gunung Mas di tingkat Propinsi, saya sangat bangga dan terharu atas keberhasilan ibu Aida Mantuh, S.Pd dari SMPN 3. Tewah yang sudah berhasil meraih juara pertama di tingkat Propinsi Kalimantan Tengah, yang nanti akan mewakili provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di tingkat Nasional,” kata Jaya Samaya Monong di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Bupati, Selasa (10/11/2020) pagi.
Kepada Bu Aida saya berpesan agar ibu Aida terus meningkatkan kemampuan diri di bawah bimbingan mentor agar nanti bila berlaga di tingkat Nasional bisa bersaing dengan guru guru berprestasi dari seluruh Indonesia.Terus kepada Pak Elprid Junjung, S.Pd Kepala SMPN 1 Kahayan Hulu Utara dan Joni Gara S.Pd kepala SDN Mangkuhung Kecamatan Miri Manasa, pesan saya untuk tetap semangat dan terus berupaya meningkatkan kemampuan diri dan siap ikut seleksi lagi tahun depan.
Tahun ini pemerintah Gunung Mas memberikan penghargaan berupa masing masing satu buah laptop untuk Bu Aida, Pak Junjung, dan Pak Joni Gara.
Pemberian laptop ini selaras dengan program Disdikpora Gumas yaitu Digitalisasi Pendidikan, yang mana semua pendidik kedepannya nanti diharapkan mampu untuk menguasai IT dan bisa membuat bahan ajar yang menarik dan inovatif yang berbasis IT.
Selaras dengan Visi dari Kab Gumas yaitu Terwujudnya kabupaten Gunung Mas yang bermartabat,maju,berdaya saing , Sejahtera dan mandiri ( berjuang bersama)
Sederhananya dari visi tersebut di jabarkan dalam tiga prioritas yaitu Smart Agro (pertanian secara luas,Smart Tourism)(pariwisata) dan Smart Resources (pengembangan sumber daya manusia)
Untuk mewujudkan Smart Resources, maka peran Dinas Pendidikan pemuda dan olah raga sangat strategis dan guru serta kepala Sekolah merupakan Ujung tombak untuk menjadikan anak didik yang berprestasi dan mampu bersaing dalam era Digitalisasi ini .
“Saya selaku kepala Daerah bersama Ibu wakil Bupati , mendukung penuh program program dari Disdikpora yang sifatnya mengarah kepada peningkatan kompetensi Guru , kepala sekolah maupun pengawas sekolah ,karena tujuan akhir ke arahnya ke Peningkatan proses dan hasil belajar anak didik kita, untuk mewujudkan generasi muda Gunung Mas yang siap untuk bersaing di era Digitalisasi dan bisa Survive dalam berbagai kondisi,” ujarnya.
Keberhasilan ibu Aida Mantuh tentu keberhasilan Kab Gunung Mas , untuk itu saya bersama wakil Bupati Gunung mas mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan terkhusus ucapan terima kasih kepada : Kadisdikpora Kab Gumas Esra, M.Pd Sugiarto, S.Pd, MM, Otit, SPd (Sebagai Pendamping) dan ibu Dr Rusnanie,M.Pd (sebagai Mentor), juga kepada kepala SMPN 3 Tewah, Ujis,S.Pd, MM
Pesan saya prestasi yang sudah di raih oleh Bu Aida Mantuh dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi guru guru dan kepala sekolah .
Sebagai kepala Daerah saya ibu wakil Bupati juga mendukung program Disdikpora pada 2021 ini akan memilih 50 orang kepala sekolah dan guru Pionir, dan mereka akan dilatih, oleh trainer yang kompeten dan sesuai bidangnya Sehingga nanti pada tahun 2022, lima puluh orang guru/kepsek pioner ini akan melakukan pengimbasan kepada kepala sekolah dan guru guru di Seluruh kabupaten Gunung Mas, sehingga ke depannya tidak perlu lagi mendatangkan pelatih atau trainer dari luar.
“Saya juga menyambut baik program Disdikpora Gumas, yang akan menunjuk satu sekolah untuk setiap kecamatan sebagai sekolah rujukan/percontohan bagi sekolah lainnya untuk mewujudkankan semua itu perlu dukungan dan kerjasama dari seluruh stakeholder dan yg utamanya kesediaan dan kesiapan Disdikpora, guru, kepala sekolah, serta Pengawas sekolah agar siap sebagai agen agen perubahan, untuk mewujudkan sumberdaya manusia yang unggul da Survive ke depannya di kabupaten Gunung Mas,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 9, 2020
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dulu disebut dengan program nasional (Prona) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah terealisasi dan dilaksanakan penyerahan 947 sertipikat secara simbolis oleh Sekda Kabupaten Gunung Mas dan Kepala BPN kabupaten Gunung Mas di Ruang Pertemuan Lantai I Kantor Bupati Kabupaten Gunung Mas, Senin ( 9/11/2020 ) Siang.
PTSL merupakan program Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk rakyat berupa Sertipikat gratis bidang tanah yang terdiri dari pekarangan, dan kebun oleh pemerintah pusat. Kegiatan penyerahan 947 Sertipikat program PTSL ini berjalan lancar sesuai harapan dan di hadiri oleh Sekda Kabupaten Gumas, DPRD Gumas, Kabag Kasumda Polres Gumas, Pabung Kodim 1016/PLK, Perwakilan Kejari Gumas, Masyarakat dan Tamu Undangan
Setelah kegiatan Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Mas Yansiterson mengatakan, untuk ini Pemerintah Kabupaten Gunung mas melalui Kantor Badan Pertanahan Negara ( BPN ) Kabupaten Gunung Mas telah menyerahkan sebanyak 947 sertipikat gratis program PTSL untuk Tiga Desa yaitu Tumbang Danau, Dahian Tambuk Kecamatan Mihing raya, dan Desa Tumnag Tariak Kecamatan Kurun.
“Program PTSL merupakan bukti keseriusan pemerintah dan kini kepemilikan tanah masyarakat mempunyai kekuatan hukum yang diakui oleh Negara dan diterbitkan oleh BPN,” ungkap Yansiyerson.
Program PTSL ini merupakan program berkelanjutan dan masih ada sekitar 20.000 sertipikat lagi yang akan di jalankan, tetapi tidak dilaksanakan oleh BPN Kabupaten Gunung Mas tetapi dilaksanakan oleh pihak Ketiga ( pemenang tender ) tetapi pada prinsipnya sama, jelasnya.
“Program ini perlu dukungan dan kerjasama pihak Kecamatan, Kelurahan/Desa, dan Masyarakat agar program PTSL melalui BPN Gunung Mas ini berjalan sesuai harapan untuk masyarakat,” harapnya.
Kapala Kantor BPN/ATR Kabupaten Gunung Mas Ferdinan Adinoto menanbahkan, Tahun 2020 Penetapan Program PTSL ada di Empat Kecamatan antara lain Kecamatan Sepang, Kecamatan Mihing Raya, Kecamatan Manuhing, dan Kecamatan Tewah dan sudah dilaksanakan oleh ASN sebanyak 947 sertifikat dan Sdh di selesaikan.
Pada tahun 2021 program PTSL PM yang dilaksanakan oleh pihak Ketiga yang menggunakan metode partisipasi masyarakat sudah berjalan dan masih melakukan pengukuran di Kecamatan Kurun dan Sepang. “Untuk Tahun 2021 ini mendapat jatah sertipikat sebanyak 20 ribu sertifikat di 4 kecamatan tersebut,” ungkapnya mengakhiri wawancara.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 9, 2020
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson memimpin rapat Tepra beberapa waktu lalu.
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson memimpin rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra) SOPD Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas Per tanggal 31 Oktober 2020 yang diselenggarakan di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Kamis (5/11/2020).
Turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas Kepala Pendapatan Daerah Kabupaten Gunung Mas Edison, Kepala Bagian Ekonomi Slamet Kristiawan.
Rapat Tepra tersebut diikuti oleh masing- masing Kepala Perangkat Daerah se Kabupaten Gunung Mas, Pejabat Eselon IV yang membidangi Perencanaan, Camat dan undangan lainnya.
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas hingga tanggal 3 November 2020 pukul 15.00 WIB, pagu anggaran Rp. 1,035T Total belanja langsung Rp. 426,37 M, Total belanja tidak langsung Rp. 573,97 M Realisasi belanja langsung Rp. 225,15 M Realisasi Total Rp. 617,04 M Realisasi belanja tidak langsung 391,88 M.
Yansiterson menyampaikan bahwa realisasi keuangan BL=52,81%, BLTH=68,28%, BL+BTL=61,68%, realisasi fisik BL=57,81%, BTL=68,28 %, BL+BTL = 63,81%.
Total belanja APBD tertinggi dicapai oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yaitu realisasi keuangan Rp. 2.985.997.942,- 88,33% realisasi fisik=90,39,%.
“Diungkapkannya total belanja APBD terendah dicapai oleh Dinas Pertanian yaitu realisasi keuangan Rp. 12.199.012.942,= 41,49% realisasi fisik = 54,38,”katanya.
Artinya dari target itu sudah 89,61 % jadi tinggal 10 sekian % yang harus kita lakukan bulan Oktober, November dan Desember kita sangat optimis tercapai, artinya dari sisi anggaran aman demikian juga belanjanya, kalau pendapatannya tercapai juga belanjanya juga akan aman.
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa secara totalitas cukup baik dan saya optimis saja melihat capaian ini sudah sedemikian dalam tiga bulan kedepan kita bisa mencapai 10 sekian %, walaupun mungkin ada di beberapa sumber yang saja tidak tercapai, secara totalitas saya pikir aman.
Hanya saja setiap Perangkat Daerah masih ada beberapa data yang rekapitulasi belum mencapai target, Dinas Perindustrian dan Perdagangan masih 39,4% Dinas Pertanian 65,11%, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga masih 0% Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menegah 61,87%, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 63,49% Sekretariat Daerah 50%, ini sebagai catatan saja supaya diwaspadai oleh teman-teman semua.
Kita sudah memasuki bulan Nopember angka realisasi fisik ini sebenarnya cukup jauh dari harapan, kalau saja kita menargetkan 75 % saja kita masih jauh. “Saya tidak bisa membayangkan keadaan seperti ini, padahal anggaran kita setelah dirasionalisasi tambah sedikit, seharusnya demikian bisa lebih cepat realisasi fisik dan keuangan,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Nov 4, 2020
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Komando Distrik Militer ( Kodim ) 1016 PLK melalui Anggota Koramil 1016-06/Kurun melaksanakan kegiatan pembersihan pangkalan yang dipimpin langsung Komandan Koramil 1016-06/Kurun Letda Sutaji dengan melibatkan seluruh anggota Koramil, Rabu ( 04/11/2020 ) Pagi.
Letda Sutaji selaku Danramil 1016-06/ Kurun menjelaskan, Adapun yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah pembersihan taman,
Membersihkan beberapa bagian dari sudut pangkalan serta seluruh kantor agar lebih bersih dan terhindar dari virus Corona atau Covid19.
Kebersihan adalah sebagian dari pada Iman adalah slogan yang tidak hanya diucapkan saja, melainkan dibuktikan oleh para anggota Koramil 1016-06/Kurun dengan membersihkan, merapikan, membuang sampah untuk memperindah dan mempercantik sekitar Koramil 1016-06/Kurun, ungkapnya.
“Kegiatan membersihkan markas Koramil ini merupakan rangsangan kepedulian terhadap lingkungan yang tidak hanya merupakan slogan atau teori belaka, tetapi harus dijadikan sebuah Motto yaitu kebersihan sebagian dari pada Iman,” tandas Danramil 06 Kurun.