Berupaya Mewujudkan Swasembada Jangung Melalui Peningkatan, Produksi Secara Berkelanjutan

Berupaya Mewujudkan Swasembada Jangung Melalui Peningkatan, Produksi Secara Berkelanjutan

Berupaya Mewujudkan Swasembada Jangung Melalui Peningkatan, Produksi Secara Berkelanjutan

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan Exspos Hasil Survei Investigasi Calon Petani Calon Lokasi dan Rancangan Teknis Pengembangan Jangung di Kabupaten Gunung Mas, bertempat di Aula Bappeda Litbang, Kamis (3/9/2020).

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyampaikan sambutan kegiatan Exspos Hasil Survei Investigasi Calon Petani Calon Lokasi dan Rancangan Teknis Pengembangan Jangung di Kabupaten Gunung Mas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing, Tim Ahli LP2M Rolan L.P Umbing, Pabung Kodim 1016 Plk Kapten Muhamad Ayyub, Kepala Dinas Pertanian Rodi Aristo,  Kepala Perangkat Daerah serta undangan lainnya.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, sasaran yang ingin dicapai sesuai Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas untuk meningkatkan Daya saing ekonomi wilayah menuju Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat, maju berdaya saing, sejahtera dan mandiri.

Yang pertama terang beliau kebijakan pembangunan sektor pertanian tahun 2020 yakni menjadi pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Yang kedua program prioritas dalam RPJM Dearah Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019-2024, melalui pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas guna mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah, khusus pencapaian misi ke-3 yakni peningkatan daya saing ekonomi wilayah.

Ketiaga menuju smart argro program prioritas Dinas Pertanian di Tahun 2020. Peningkatan kesejahteraan petani, peningkatan ketahanan pangan, peningkatan penerapan teknologi pertanian, program peningkatan pemberdayaan penyuluh, program peningkatan produksi ternak.

“Mengingat pentingnya kegiatan ini untuk penyempurnaan laporan hasil survey investigasi calon petani, calon lokasi dan rancangan teknis pengembangan jangung di Kabupaten Gunung Mas ini sangat diharapkan peran, serta masukan dan tanggapan,” kata Bupati.

Kepala Dinas Pertanian Rodi Aristo menyampaikan, Pemerintah berupaya untuk mewujudkan swasembada jangung melalui peningkatan, produksi jangung secara berkelanjutan.

Komuditas jangung mempunyai peran yang sangat penting dan strategis baik dalam sistem ketahanan pangan maupun perannya sebagai penggerak perekonomian nasional. Masyarakat Indonesia juga berkontribusi terhadap ketersediaan protein, jangung menjadi bahan baku baik untuk ternak, perikanan dan juga penarik bagi pertumbuhan industri dan mendorong pertumbuhan industri yang mempunyai kontribusi yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Terkait tujuan kegiatan ini yang pertama menyiapkan dokumen perencanaan berupa data arsip hasil survey dan investigasi pada calon lokasi dan Rancangan Teknis Pengembangan Jangung di Kabupaten Gunung Mas. Yang menyatakan kelayakan lokasi baik dari segi status kawasan kelayakan sumber lahan sumber daya air maupun sumber daya siani.

Ditambahkannya, sasaran yang diiginkan dari survei investigasi calon penati Calon Lokasi ini, adalah rancangan teknis berupa pengembangan jangung di Kabupaten Gunung Mas. Untuk meninhgkatkan luas tanah dan produksi jangun melalui penambahan areal tanam yang layak berdasarkan hasil survei

“Tahun 2020 ini kami menargetkan 500 hektar dalam pengembangan jangung hibrida, yang capaian progres pelaksanaannya itu sudah mencapai hampir 60 persen. Yang secara evaluasi yang lakukan dari beberapa kelompok ada pernyataan  perjanjian bersam kami buat  sampai bulan oktober resmi semua tertanam,” katanya.

Secara nyata terima kasih atas bimbingan Ibu Wakil Bupati Gunung Mas bahwa memang semantara dari kenyataan yang ada, hasil yang di peroleh dari kegiatan petani secara perorangan maupun kelompok rata-rata berpariatif, ada yang mencapai 2 ton per hektar, ada yang mencapai 5 ton per hektar.

“Jadi demikian keberadaanya ini akan menjadi bahan apa yang menjadi evaluasi kedepan terhadap pengembangan jangung ini. Sekilas diperhatikan keberadaanya sangat berpengaruh besar kaitan pemeliharaan keberadaan tanahnya sangat menentukan keberhasilan dari budi daya jangung itu sendiri,” pungkasnya.

Bupati Gunung Mas Lauching BPHTB Online

Bupati Gunung Mas Lauching BPHTB Online

Bupati Gunung Mas Lauching BPHTB Online

Bupati Gumas, Jaya S Monong Launching BPHTB online dengan penekanan mose di Kantor Pertanahan Gumas, jalan Brigjen Katamso nomor 62 Kuala Kurun, Kamis (3/9/2020) siang.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya melauching BPHTB Online se kalimantan Tengah.

Lauching tersebut digelar di Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Gunung Mas, Kamis (3/9/2020) siang. selain Lauching BPHTB Online juga penandatanganan MoU antara Pemkab Gunung Mas dengan Bank Pembangunan Kalteng dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Bank Pembangunan Kalteng dengan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gunung Mas terkait pembangunan system BPHTB online dan juga penyerahan BMN Polres Gunung Mas dan sertipikat program PTSL kepada masyarakat.

Juga dihadiri Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Tengah Pelopor, Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Akerman Sahidar, Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gunung Mas Perdinan Adinoto, serta Forkopimda Kabupaten Gunung Mas serta pihak terkait lainnya.

Bupati Gunung Mas dalam sambutannya mengatakan, bea perolehan hak atas tanah dan Bangunan di Kabupaten Gunung Mas diatur dalam peraturan daerah Nomor 11 Tahun 2020 tentang pajak daerah.

Menurut Jaya Samaya Monong BPHTB adalah penguatan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan. Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas dan atau bangunan oleh orang pribadi atau badan.

“Filosofi utama yang melandasi pajak ialah peran serta masyarakat dalam pembagunan dan meningkatkan kesejahteraan serta kemakmuran rakyat melalui peningkatan penerimaan Negara dengan cara penekanan pajak. Mengapa BPHTB (Bea Perlehan Hak atas tanah dan Bangunan) dimana bea, bukan pajak tidak banyak orang yang tahu mengapa BPHTB dinamai dengan bea dan bukan pajak. Namun ternyata beberapa ciri khusu yang membedakan pajak,” katanya.

Melihat pentingnya BPHTB ini dan banyaknya aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat, pemerintah kemudian mengakomodir dan memberikan kemudahan untuk melakukan pembayaran BPHTB dengan melalui Online.

“Hal ini menjadi suatu yang patut diapresiasi dan patut untuk dipedomani oleh pemerintah kedepannya, yang mana tugas pemerintah adalah melayani rakyat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan. Pemerintah harus bisa berinovasi seiring dengan kemajuan teknologi dunia tidak menyimpang dengan amanat UUD 1945,” terangnya.

Masyarakat bisa dengan mudah untuk melakukan pinjaman ke Bank dengan jaminan di Undang-Undang kepastian hukumnya. Dengan beredarnya sertipikat yang ada di masyarakat diharapkan perputaran ekonomi masyarakatpun semangkin baik dan kehidupan masyarakat akan semangkin baik pula.

Saya harapkan antar Intansi di Kabupaten Gunung Mas ini saling bekerjasama dan memiliki komitmen bersama untuk kemajuan Kabupaten Gunung Mas menjadi Kabupaten yang semakin baik dan terdepan, dimulai dari pelayanan-pelayanan yang prima terhadap seluruh keinginan masyarakat,” kata Jaya Samaya Monong.

Sementara itu, dalam sambutan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gunung Mas Perdinan Adinoto mengatakan, acara ini sebgai wujud sinergitas secara utuh antara pemangku kepentingan baik jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Pemerintah Daerah serta lembaga Perbankan, khususnya dilingkup Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Acara Launching BPHTB Online kita pada hari ini diikuti baik secara daring maupun secara luring oleh jajaran Kanwil BPN maupun kepala kantor Pertanahan se Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Korwil II KPK RI.

Inventarisasi penguasan, pemilikan, pemanfaatan dan penggunaan tanah (IP4T) sebanyak 2000 bidang, dengan lokasi kelurahan Tewah.

Selain itu Kantor Pertanahan Kabupaten Gunung Mas juga telah melaksnakan layanan pertanahan terintegrasi secara elektronik berupa HT-el yang telah di launching secara nasional pada tanggal 8 Juli 2020, dan sampai dengan hari ini telah terbit sejumlah 54 HT-el dengan nilai Rp. 146.628.880.000.

Simulasi Sispamkota Dalam Rangka Pengaman Pilkada Tahun 2020

Simulasi Sispamkota Dalam Rangka Pengaman Pilkada Tahun 2020

Simulasi Sispamkota Dalam Rangka Pengaman Pilkada Tahun 2020

HADIRI : Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi Kapolres AKBP Rudi Asriman, Kajari Anthony, Plt Pabung Kodim 1016 Plk Kapten Inf Muhamad Ayyud, Ketua Bawaslu Walman Tristianto, dan mewakili KPU, ketika menghadiri pelaksanaan sispamkota dalam rangka pengamanan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, di GPU Damang Batu, Selasa (1/9).

Kauala Kurun gunungmaskab.go.id – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) melaksanakan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) digelar di halaman Gedung Pertemuan Umum Damang Batu (GPU) Jalan Pangeran Diponegoro dekat Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (1/9/2020).

Yang pada hari ini akan dilaksanakan penetapan perolehan penghitungan suara tingkat Kabupaten Gunung Mas di GPU Damang Batu Kabupaten Gunung Mas yang dilaksanakan akan diprediksi tidak akan berjalan lancar, karena adanya indikasi-indikasi ketidakpuasan dari pasangan calon atas hasil penghitungan rekapitulasi hari-hari sebelumnya dan berkaitan pula dengan ketidakpuasan yang terjadi di beberapa TPS pada saat pemungutan suara.

Dimana disimulasikan ada kelompok pendukung yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara dan melakukan unjuk rasa di GPU Damang Batu, dan pihak pengamanan dari Polres Gunung Mas melakukan tugasnya guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Hingga diturunkan mobil water cannon untuk mengurai masa yang disimulasikan anarkis hingga tim raimas atau pengurai massa untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Saat simulasi Sispamkota, disaksikan langsung Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong,  Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Arisman, Plt. Pabung Kodim 1016 Plk Kapten Muhamad Ayyub, Kejari Kabupaten Gunung Mas Anthony, yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Kelas II Kuala Kurun, Komisioner KPU Kabupaten Gunung Mas Yepta H. Jinal, Ketua Bawaslu Kabupaten Gunung Mas Walman Tristianto.

Kapolres Kabupaten Gunung Mas AKBP Rudi Arisman mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan itu sebagai persiapan Pilkada 2020.

“Persiapan simulasi Sispamkota ini sudah dipersiapkan selama empat hari yang lalu, semoga acara kegiatan puncak pada hari ini dapat berjalan dengan baik dan seluruh personil Polres Gunung Mas yang terlibat dapat serius malaksanakan seperti yang sebenarnya,” kata Rudi Arisman.

Lanjut dia ini adalah kegiatan awal pengamanan Pilkada di mulai pada tanggal 3 September yang akan melakukan pengamanan Pam Pilkada tahun 2020 dengan Mantap Praja, sehingga dilakukan latihan Pra Operasi pada siang hari ini.

Jadi simulasi ini, kami melaksanakan latihan pra operasi secara teori dan simulasi tactical floor games (TFG). Karena itu, ini menunjukan kesiapan Kabupaten Gunung Mas seluruh Instansi terkait dari Pemerintah Daerah dan kami dari pihak Kepolisian, dibantu dengan rekan TNI dan instansi terkait lainnya. KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawas bersama-sama kita menunjukan suasana aman  dan damai dalam rangka pengamanan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Gunung Mas secara khususnya.

Untuk personil yang diturunkan mengikuti simulasi tersebut sebanyak 170 personil yang terlibat dalam pengamanan pilkada tahun 2020.

“Dana tersebut didukung dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk Polres Gunung Mas sebesar 1,7 miliar. Mulai dari tahapan tanggal 3 Desember  mulainya beroperasi sampai berakhir operasi pengamanan pilkada ini,” terangnya.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengapresiasi kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Kota yang dilakukan Kapolres dengan jajarannya yang telah mempersiapkan antisipasi simulasi ini, tentunya lebih baik kita antisipasi dari awal.

“Kegiatan ini juga melibatkan TNI dan Satpol PP Kabupaten Gunung Mas, tentunya semua pihak mendukung untuk tertib dan aman dan lancar Pilkada pada tanggal 9 Desember tahun 2020 ini,” pungkasnya.

Pertemuan Rutin TP-PKK Menggelar Lomba Paduan Suara Dan Lomba Bercerita

Pertemuan Rutin TP-PKK Menggelar Lomba Paduan Suara Dan Lomba Bercerita

Pertemuan Rutin TP-PKK Menggelar Lomba Paduan Suara Dan Lomba Bercerita

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong ketika memberikan hadia, kepada pemenang lomba bercerita, Selasa (01/09/2020).

Kuala Kurun gunungmaskab – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melakukan pertemuan rutin dengan melakukan lomba bagi pengurus dan anggota, yakni lomba paduan suara, Mars PKK dan Mars Gunung Mas, serta lomba bercerita, dalam rangka peringatan HUT RI ke-75 tahun Selasa, (01/9/2020).

Berfoto bersama dalam rangka pertemuan rutin TP-PKK Kabupaten Gunung Mas Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, didapingi Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing menghadiri kegiatan tersebut.

Acara pertemuan rutin TP-PKK Kabupaten Gunung Mas bertempat di Pendopo Rujab Bupati Gunung Mas, dihadiri Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong selaku Dewan Pengurus TP-PKK Kabupaten Gunung Mas, Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing, Ketua TP-PKK Mimie Mariatie serta anggota, Dewan Juri paduan suara dan lomba bercerita serta seluruh pengurus TP-PKK.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dalam sambutannya mengatakan, berharap anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Gunung Mas supaya meningkatkan penghayatan terhadap lirik lagu yang terkandung dalam lagu Mars Gunung Mas.

“Kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan TP-PKK Kabupaten Gunung Mas dalam melaksanakan tugasnya. Apa yang dinyanyikan dalam Mars itu betul-betul dihayati dan diaplikasikan didalam dalam melaksanakan program-program TP-PKK,” ucapnya.

Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini betul-betul bisa bermanfaat untuk TP-PKK sendiri dan untuk masyarakat Gunung Mas secara umum dari program-program TP-PKK yang akan dilaksanakan nanti.

“Beliau berharap dalam loba bercerita, juga menambah wawasan kita semua baik dalam pengetahuan dengan adanya kegiatan lomba seperti ini legenda-legenda cerita tentang sejarah di Kabupaten Gunung Mas bisa didengar oleh generasi penerus, sehingga betul-betul memahami,” terangnya.

Sementara itu Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong menjelaskan terkait lomba paduan suara Mars PKK dan Mars Gunung Mas dapat lebih baik lagi, untuk kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Lomba ini juga sekaligus untuk mensosialalisasikan Mars PKK dan Mars Gunung Mas, agar lebih dikenal luas oleh masyarakat, serta meningkatkan kebersamaan antar pengurus TP-PKK Kabupaten Gunung Mas,” jelas Mimie.

Untuk tim dewan juri peserta lomba Mimie Mariatie sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas, Yustian Martin dan Alpina Yunitha.

Sebagai juara dalam lomba paduan suara juara 1 nomor urut 4 dengan nilai 1.935, juara dua nomor urut 4 dengan nilai 1.920 juara 3  nomor urut 2 dengan nilai 1.860, juara 4 nomor urut 1 dengan nilai 1.755.

Sebagai juara dalam lomba bercerita juara 1 Noviani, juara 2 Meidawati, Juara 3 Marini, juara harapan 1 Sri Yohana, Juara harapan 2 Melie Natan.

TP-PKK Kabupaten Gunung Mas juga menggelar seminar peluang bisnis hidup sukses yang mendatangkan nara sumber dari Jakarta.

Kegiatan sensus penduduk 2020 ini penting untuk perencanaan dan keberhasilan pembangunan

Kegiatan sensus penduduk 2020 ini penting untuk perencanaan dan keberhasilan pembangunan

Kegiatan sensus penduduk 2020 ini penting untuk perencanaan dan keberhasilan pembangunan

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing mengikuti kegiatan kick off Sensus Penduduk pencacahan/ pendataan lapangan SP 2020 yang akan dimulai pada 1 September- 15 September. Wabup Gumas didampingi kepala BPS Gumas Drs.Waras dan dihadiri Kepala Dinas Dukcapil Barthel, Plt. Kadis Kominfo, Santik Turina Baboe dan lainnya, yang dilaksanakan di aula lantai I kantor Bupati Gunung Mas, Senin 31/8/2020.

Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing mengatakan untuk sensus penduduk dilaksanakan sekali dalam 10 tahun dan itu merupakan update data jumblah penduduk dengan metode statistik yang sangat akurat, lengkap dan mengetahui data perkembangan penduduk.

“Kegiatan sensus penduduk 2020 ini penting untuk perencanaan dan keberhasilan pembangunan yang baik hingga tahun kedepannya”, ucap Wabup Gumas Efrensia LP Umbing.

Sensus penduduk 2020 merupakan update data dengan metode statistik yang paling akurat dan lengkap dan mengetahui jumblah besaran penduduk yang ada, lengkapnya.

Ia juga menyampaikan, dukungan penuh pelaksanaan SP2020, kepada masyarakat untuk dapat membantu petugas, dalam memberikan data yang valid dan akurat, agar dapat mensukseskan sensus penduduk ditahun 2020.

Ia juga berpesan kepada semua kalangan masyarakat agar jangan bersikap acuh tak acuh dalam pelaksanaan sensus penduduk dan selalu menghormati petugas sensus dalam mengumpulkan data, ucap Efrensia LP Umbing.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Gumas Waras, menyampaikan kepada semua aparatur sipil negara (ASN), camat, lurah, dan kepala desa ikut menyukseskan sensus penduduk 2020.

“Untuk berpartisipasi dalam mendukung sensus penduduk selalu tetap mematuhi protokol covid- 19 dan hormati petugas sensus dan terima dengan baik, berikan informasi dengan jujur agar mendapat kan hasil yang baik” tandasnya.

Ia juga berpesan kepada Camat, lurah, dan kepala desa harus harus berperan aktif meminta para ketua RT dan RW ikut membantu petugas sensus penduduk yang melakukan pendataan di masyarakat, dan bersama sama mengidentifikasi data, bagi yang belum tercatat di sensus online maka diharuskan mengisi sensus secara manual, tutupnya.

Pemkab Gumas Gelar Rapat Evaluasi DAK TA 2020

Pemkab Gumas Gelar Rapat Evaluasi DAK TA 2020

Pemkab Gumas Gelar Rapat Evaluasi DAK TA 2020

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat evaluasi Dana Alokasi khusus (DAK) dan dana Desa (DD) di Kuala Kurun, Sesala (1/9/2020).

Kegiatan dipusatkan di lantai 1 kantor Bupati Gumas, dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda), Yansiterson.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar Rapat Evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas.

Turut hadir dalam rapat itu Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P Umbing, Kepala KPPN Palangka Raya, Muchtar Salim, Kepala Bidang PPA II Korwil Provinsi Kalteng Dedi dan sejumlah kepala perangakat daerah Kabupaten Gunung Mas.

Sekda Gumas mengatakan, rapat dalam rangka peningkatan percepatan penyerapan realisasi DAK fisik dan DD tahun anggaran 2020 kita bersama-sama menggali dan sekaligus mencari solusi

Terkait hal itu, Kepala KPPN Palangka Raya ikut hadir dalam rapat ini dengan maksud mengadakan pertemuan dengan SOPD penerimaan DAK fisik dan DD Kabupaten Gumas.

Kondisi ralisasi dana DAK di Kabupaten Gunung Mas dan dana Desa tahun anggaran 2020, mungkin sepesipik terhadap realisasinya sangat minim kita bersama-sama menggali persoalan dan sekaligus mencari solusi supaya kedepan menjadi lebih bisa dipacu penyerapannya.

Karena itu, untuk teman-teman ketahui bahwa, DAK termasuk dana desa boleh dikatakan stimulus ekonomi lebih dalam situasi pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di daerah kita dan di seluruh Negara Republik Indonesia yang kita cintai.

Sangat berat terkaitannya dengan realisasi APBD karena APBD juga stimulus ekonomi, kalau realisasi APBD juga sedemikian lambat maka dalam situasi yang seperti ini tentu menjadi sangat menjadi persoalan bagi kita.

Sedikit perkembangan terakhir di Kabupaten Gunung Mas, bahwa kesepakatan APBD 2020 bersama dengan DPRD tanggal 19 Agustus sekarang sedang di evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan kami sedang menunggu untuk evaluasinya dan untuk penetapan peraturan daerahnya.

Kami semula menganggarkan belanja tidak terduga untuk penanganan Covid-19 yang terdiri dari kesehatan, pembelian jaring pengaman sosial dan penanganan dampak ekonomi sebesar 45,8 miliar lebih, yang berdasarkan instruksi Menteri Nomor 05 bahwa sebagian itu bisa digeser untuk menjadi belanja langsung yang berkaitan dengan dampak ekonomi,” katanya.

“Pertemuan ini juga karena rendahnya penyerapan DAK bidang pendidikan, kesehatan, dan DD di Gumas. Untuk ini, mari kita bersama mengevaluasi memperhatikan untuk dilakukan sesuai arahan kepala KPPN Palangka Raya,” kata Sekda Gumas.

Sematara itu, Kepala KPPN Palangka Raya Muchtar Salim mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan tersebut terkait percepatan penyerapan DAK fisik dana Desa, sekaligus pemulihan ekonomi nasional.

Perlu kita ketahui bersama kita pernah melihat pak Jokowi tersenyum-senyum atau marah-marah beberapa minggu yang lalau, terkait dengan lambatnya penyerapan anggaran di kemetrian Negara dan lembaga dan ternyata kita semua di sasar juga, jangan-jangan penyerapan ini rendah gara-gara KPPN yang repot gara-gara KPPN yang mempersulit.

Kami dari KPPN membuka diri seandainya ada terkait dalam penyaluran DAK fisik dan dana desa, ada orang-orang di KPPN yang mempersulit atau bahkan lebih parah lagi minta embel-embel kalau itu ada saya akan menyerahkan diri duluan ke penegak hukum dan mudah-mudahan tidak ada.

Terkait DAK fisik cadangan Kabupaten Gunung Mas penyumbang paling rerendah di Kalimantan Tengah termasuk dana desa tahun berikutnya, yang rugi siapa masyarakat desa itu. “Saya minta kepada Bapak Sekda supaya benar-benar serius,” pungkasnya.