Buapti Gunung Mas Jaya Samaya Monong Menerima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Senin (15/2/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama Forum Koordinasi Pimpinan Dearah (Forkopimda) Kabupaten Gunung Mas mengikuti pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua, bertempat di Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, Senin (15/2/2021).

Dalam dosis kedua vaksinasi Covid-19 diberikan yang pertama Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, Ketua Pengadilan Agama Kuala Kurun M. Misbachul Anam, serta tenaga kesehatan lainnya.

Tujuan dilakukan vaksinasi dosis kedua ini berfungsi untuk menguatkan respon imunisasi yang telah terbentuk sebelumnya. Antibody baru akan optimal 14-28 hari setelah suntikan kedua dilakukan.

Seperti dituturkan Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong setelah menjalankan vaksin dosis kedua kepada awak media, ia mengatakan bahwa sesuai dengan ketentuan dan proses yang dilaksanakan, apa yang diatur oleh Kementerian Kesehatan semuanya berjalan dengan baik dan lancar.

“Setelah 30 menit yang lalu kami menerima vaksinasi yang kedua, saya rasa sampai sekarang tidak ada efek samping dan gejala-gejala lain”,

“Saya menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas supaya tetap menjaga protokol kesehatan, karena proses vaksinasi ini tetap berjalan terus sampai kepada masyarakat juga,” ungkap Jaya Samaya Monong pagi tadi.

Sebab selama pandemi Covid-19 kita semua tetap menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun, serta menjaga jarak menghindari kerumunan. Antibodi baru akan optimal 14-28 hari setelah suntikan kedua dilakukan.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas dr. Maria Efianti menerangkan, sehubungan telah dilaksanakan Kick Off Vaksinasi Covid-19 dosis kesatu pada tanggal 1 Februari 2021. Diikuti oleh pejabat Kabupaten Gunung Mas dan beberapa tenaga kesehatan di Puskesmas dan jaringannya termasuk Rumah Sakit.

Dr. Maria mengakui, sampai saat ini vaksin Covid-19 sudah terdistribusi di 17 Puskesmas dan Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Gunung Mas, dan terakhir cek data sekitar 75,86 hampir 76% Tenaga Kesehatan di Kabupaten Gunung Mas sudah divaksin.

Beliau berharap,” sampai minggu ke tiga atau akhir Februari, seluruh tenaga kesehatan target itu sudah dicapai sehingga kita akan masuk pada target atau tahapan berikutnya,” ungkap dr. Maria Efianti.

Terkait penyimpanan vaksinasi di Puskesmas untuk minimal suhunya berkisar 2 sampai 8 derajat celsius, untuk di Kabupaten Gunung Mas di gudang Farmasi Dinas Kesehatan kapasitasnya mencukupi.

Kemudian beberapa Puskesmas kita gunakan bervariasi, untuk listriknya satu kali dua puluh empat jam kita menggunakan revigrator dengan sumber daya energi dari listrik. Untuk jaringan listriknya beberapa jam atau bahkan tidak ada listrik kita pergunakan peralatan yang dinamakan sumber daya energi solarsel, atau kita konversi ke bahan bakar gas ini sudah dilakukan ke beberapa Puskesmas. Jumlah Tenaga Kesehatan yang sudah divaksinasi sekitar 660 tenaga kesehatan.