Sensus Penduduk Online di Gunung Mas Sampai Sejauh Ini, Progresnya Sudah Melampaui Target

Sensus Penduduk Online di Gunung Mas Sampai Sejauh Ini, Progresnya Sudah Melampaui Target

SALAM : Kepala BPS Kabupaten Gumas Waras, Ketua PWI Popy Oktovery, petugas sensus, dan anggota PWI, melakukan salam sensus penduduk 2020, di Kantor Sekretariat PWI setempat, Kamis (19/3). FOTO : PWI GUNUNG MAS.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 secara online yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terus berjalan. Sampai sejauh ini, progresnya sudah melampaui target yang ditetapkan. Keberhasilan ini berkat dukungan semua pihak, mulai dari Kepala Daerah, DPRD, masyarakat, termasuk kalangan wartawan.

”Target kami pada pelaksanaan sensus penduduk online adalah 2.550 Kartu Keluarga (KK) yang sudah terkirim datanya. Saat ini, target tersebut sudah terlampaui,” ucap Kepala BPS Kabupaten Gumas Waras, usai mengunjungi Kantor Sekretariat PWI, Kamis (19/3).

Dia mengatakan, data KK yang sudah terkirim tersebut tidak hanya berasal dari kecamatan yang memiliki jaringan telekomunikasi, namun juga dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gumas. Hal itu bisa terjadi, karena pengisian secara online dapat dilakukan dimana dan kapan saja, selama memiliki jaringan telekomunikasi serta perangkat seperti smartphone, laptop atau komputer.

”Meskipun sudah melampaui target, kami akan terus mendorong masyarakat yang belum untuk segera melakukan sensus penduduk online, karena batas akhir pelaksanaannya pada 31 Maret 2020 mendatang,” ujarnya.

Dia menuturkan, sensus penduduk 2020 ini bertujuan untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk menuju Satu Data Kependudukan Indonesia. Dengan sensus ini, akan diketahui jumlah penduduk yang berdomisili di wilayah administratif terkecil yakni RT/RW, dan sebagai penguatan data administrasi kependudukan.

”Bagi masyarakat yang belum melakukan sensus penduduk, kami minta untuk tidak perlu khawatir, karena nantinya juga akan dilaksanakan sensus penduduk wawancara pada Juli 2020 mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Gumas Popy Oktovery mengakui, bahwa wartawan yang bernaung di organisasi PWI akan selalu mendukung program pemerintah, baik itu dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

”Salah satu yang dapat kami lakukan dalam mendukung program pemerintah adalah, dengan turut menyosialisasikan program pemerintah melalui pemberitaan yang terkait tentang sensus penduduk 2020,” tandasnya.

Bereng Jun Gotong Royong Lawan Covid-19

Bereng Jun Gotong Royong Lawan Covid-19

Bereng Jun gunungmaskab.go.id –  (22/3/2020) Warga Desa Bereng Jun Gotong Royong melawan Covid-19 pada Minggu, 22/03/2020. Ini merupakan kesadaran masyarakat dalam mendukung dan tunduk pada himbauan Pemerintah untuk bersama-sama melawan Pandemi Covid-19.

Warga Desa Bereng Jun Gotong Royong melawan Covid-19 pada Minggu, (22/03/2020).

Gotong Royong yang diprakarsai oleh Tri Pradjaka Wara Bhisma yang juga Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Gunung Mas bersama BPH Majelis Jemaat GKE Bereng Jun dan didukung oleh Pemdes Bereng Jun serta Koperasi Maangkat Utus merupakan upaya untuk menjaga lingkungan dari Sebaran Pandemi Covid-19. Menurut Tri ini merupakan kesadaran masyarakat untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami melakukan ini sebagai upaya untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan sebagai antisipasi awal mengingat Desa Bereng Jun sering disinggahi oleh orang dari luar daerah”, tutur Tri.

Di Lain tempat, Dono selaku Kaur Keuangan Desa Bereng Jun mendukung penuh kegiatan hari ini. Menurutnya, Pemerintah Desa akan terus berupaya semaksimal mungkin melindungi warganya dari Covid-19.

“Pemerintah Desa mendukung penuh kegiatan warga dalam hal ini penyemprotan disinfektan untuk mensterilkan lingkungan dari berbagai virus, termasuk Covid-19”, ujar Dono

Sementara itu, Pdt. Rina Dwi Jayanti, S.Th saat dikonfirmasi mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaat dan masyarakat karena telah mengikuti anjuran yang disampaikan oleh Majelis Jemaat GKE Bereng Jun Terkait Surat Edaran Majelis Sinode GKE tentang tindak lanjut pencegahan Covid-19.

“Saya sebagai Pendeta dan Ketua Majelis Jemaat GKE Bereng Jun sangat bersyukur dan berterima kasih, lantaran seluruh Jemaat mau mengikuti anjuran untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.”, Jelas Rina.

Cairan disinfektan ini dibuat secara mandiri oleh warga dengan Literasi di berbagai platform media sosial, yaitu mencampur air, cairan pemutih, karbol, dan pembersih lantai.

Sebanyak 381 Anggota PPS Diambil Sumpah Janji

Sebanyak 381 Anggota PPS Diambil Sumpah Janji

Anggota PPS usai dilantik foto bersama dengan dengan ketua KPU Stepenson, Sekda Gumas Yansiterson Pabung 1016 Mayor Inf Wiyanto anggota komisioner KPU Kabupaten Gunung Mas, Jumat (20/3/2020).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Komisi Pemilihan Umum Gunung Mas laksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah janji serta penandatanganan fakta integritas panitia pemungutan suara (PPS) Kecamatan Kurun, Sepang, Mihing Raya dan Tewah di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Jumat 20/3/2020.

Ketua KPU kabupaten Gunung Mas, Stepenson menghimbau kepada anggota PPS yang baru dilantik agar menjaga integritas, profesional dan independensi dalam menjalankan Pilkada. Pasalnya, setelah pelantikan ini mereka langsung menjalankan tugas sebagai penyelenggara dengan anggota yang lain.

“Kita berharap anggota PPS ini bisa menjalankan tugas dengan baik nanti,” katanya.

Sementara itu, Sertaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Yansiterson dalam pidatonya mengatakan, Terkait netralitas, PPS dituntut berintegritas bekerja profesional dan independensi. Hal tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan ini menjadi kunci utama. Terlebih dalam menangkal isu-isu negatif kepada KPU.

Dalam kesempatan itu, Beliau juga menghimbau kepada anggota PPS yang baru dilantik supaya lebih disiplin dalam mengelola serta melaporkan pertanggungjawaban keuangan. Mengingat pembiayaan Pemilu bersumber dari anggaran negara.

Harganas di desa Telau Nyatu menjadi pendorong bagi keluarga untuk saling peduli

Harganas di desa Telau Nyatu menjadi pendorong bagi keluarga untuk saling peduli

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat persiapan peringatan hari keluarga nasional (Harganas) ke-27 yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan TP PKK Kabupaten Gunung Mas, di ruang rapat lantai satu kantor Bupati Gunung Mas. Rapat dipimpin oleh Asisten I Setda Gunung Mas Lurand.

Turut hadir dalam rapat tersebut, kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Isaskar, Sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat Kurun Holten, serta undangan terkait lainnya.

Dalam arahanya, Asisten I Setda Gunung Mas, Lurand mengingatkan mengingatkan kepada seluruh panitia supaya mengatur waktu kegiatan agar dapat berjalan dengan baik dan meriah, dan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam rangka mematangkan persiapan.

Sementara itu, kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Isaskar mengatakan, kegiatan Harganas yang dipandu dengan kegiatan BBGRM dan hari kesatuan gerak PKK menjadi pendorong bagi keluarga untuk saling peduli.

“Peringatan Harganas adalah momentum untuk kita mensosialisasikan kepada keluarga dan masyarakat,  akan pentingnya  peringatan Harganas sebagai hari keluarga milik bersama untuk tetap menjaga keharmonisan keluarga sehingga selalu terjaga”, tutupnya.

Jalan Jambu Dijadikan Kampung Tertib Lalu Lintas

Jalan Jambu Dijadikan Kampung Tertib Lalu Lintas

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Upaya mengedukasi masyarakat tertib berlalu lintas dilakukan oleh  Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Gunung Mas, bersama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Gunung Mas dengan memggagas kampung tertib lalu lintas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Gunung Mas IPTU Endro melalui Kaurbinops AIUPTU Supono mengatakan, kampung baru di Jalan Jambu Rt. 6 Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas ini merupakan program dari Polda Kalteng, Kamis (19/3/2020).

“Kampung tertib lalu lintas ini sebagai pilot project percontohan di Kabupaten gunung Mas, supaya masyarakat tau dan kampung-kampung yang lain nanti bisa mengikuti aturan wajib pakai helem keluar yang masih anak dibawah umur tidak boleh pakai motor disiplinnya harus ditingkatkan,”ujarnya.

Dikatakannya, kita juga akan membentuk di sekolah SMAN 1 sebagai sekolah pelopor tertatib lalu lintas.

Sarana edukasi di kampung tertib lalu lintas menurutnya bisa diterapkan dalam sejumlah aturan. Sebab meski berkendara di kampung namun masyarakat tatap harus mematuhi tata tertib berlalu lintas.

Kampung tertib lalu lintas ini bisa juga sebagai objek wisata, tempat foto-foto pasiltas ini akan kita lengkapken dengan fotobot.

“Edukasi kepada masyarakat sangat penting karena selama ini tingkat kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan,” beber Supono.