Jembatan Gantung Desa Upon Batu Menambah Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Jembatan Gantung Desa Upon Batu Menambah Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Jembatan Gantung Desa Upon Batu Menambah Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Gunung Mas – Rampung sudah pembangunan jembatan gantung desa Upon Batu, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Camat Tewah Hengki Panti dan Isteri saat melintas di Jembatan Gantung desa Upon Batu.

Camat Tewah, Hengki Panto mengapresiasinya, dan menyatakan jembatan gantung itu merupakan kebutuhan masyarakat desa yang dipergunakan dalam menunjang aktivitas masyarakat dan pemerintah desa, dan salah satu determinan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa Upon Batu.

“Dengan adanya jembatan gantung, objek wisata yang ada di desa Upon Batu semakin ramai dikunjungi masyarakat Gunung Mas, Kalteng umumnya, Nasional bahkan Internasional. Masyarakat desa Upon Batu akan mendapatkan manfaat dari jembatan gantung tersebut,” kata Hengki, Kamis (20/02/2020).

Masyarakat desa Upon Batu, Henki minta untuk dapat memanfaatkan business opportunity (peluang usaha) yang ada untuk peningkatan perekonomian dengan terbangunnya jembatan gantung.

“Ini (desa Upon Batu,red) kan salah satu desa wisata di Kabupaten Gunung Mas. Jembatan gantung yang sudah terbangun diharapkan mampu meningkatkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Hengki.

Terlepas dari sudah rampungnya pembangunan jembatan gantung, Hengki berharap kepala desa Upon Batu dan perangkat desa lainnya tetap melaksanakan pembangunan di desa Upon Batu yang bersumber dari dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD).

“Dana desa dan alokasi dana desa salah satu  determinan bagi peningkatan kemajuan desa Upon Batu. Pengelolaannya (DD/ADD) harus sesuai regulasi yang ada, dan tetap bersinergi dengan program Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, yakni smart tourismsmart farming dan smart human resource,” ujar Hengki.

Dibincangi via seluler, anggota DPRD Gumas Pdt Rayaniatie Djangkan menyambut baik selesainya pembangunan jembatan gantung di desa Upon Batu. Dia berharap kunjungan wisatawan ke objek wisata Batu Suli yang ada di desa Upon Batu kian meningkat.

“Kalau kunjungan wisatawan makin meningkat ke desa Upon Batu, dan masyarakat desa serta pemerintah desa bisa memanfaatkan peluang usaha yang ada, maka perekonomian masyarakat akan meningkat, desa pun bertambah maju,” kata Raya.

Anggota DPRD Gumas Komisi II Pdt Rayaniatie Djangkan, M.Th.

Anggota komisi II DPRD Gumas yang membidangi Perekonomian dan Pembangunan itu menyebut, di Batu Suli terdapat kuburan Nyai/Amai Rawang, Kaleka Betang Amai Rawang, Batu Tingkes, Batu Antang dan wisata alam menarik lainnya.

“Jembatan gantung memberi kebaikan kepada masyarakat desa Upon Batu dan masyarakat Gunung Mas umumnya. Masyarakat desa Upon Batu dan masyarakat umumnya yang melintasi jembatan gantung, ayo bersama-sama menjaga dan merawat jembatan gantung tersebut,” pungkas Raya, Politikus PAN cukup berpengaruh.

ASN Diharapkan Menjadi Pelopor Dalam Pelaksanaan SP2020

ASN Diharapkan Menjadi Pelopor Dalam Pelaksanaan SP2020

ASN Diharapkan Menjadi Pelopor Dalam Pelaksanaan SP2020

Gunung Mas – Dalam rangka meningkatkan strategi lapangan Sensus Penduduk 2020 di wilayah Kabupaten Gunung Mas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas mengadakan rapat Tim Pelaksana Kegiatan Sensus Penduduk 2020 dan strategi lapangan menghadapi Sensus Penduduk Online dan Sensus Penduduk wawancara bertempat di Aula Bappedalitbang Kab. Gumas, Kamis (20/2/2020).

Rapat Tim Pelaksana Kegiatan Sensus Penduduk 2020 dan strategi lapangan menghadapi Sensus Penduduk Online dan Sensus Penduduk wawancara, dipimpin oleh Drs. Waras, Kepala Kemenag Anang Rusli, S.Pd, Narasumber dari BPS Provinsi Kalteng Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analis Dr. Arham Rifai, Kepala Bidang Statistik dari Diskominfosantik Kabupaten Gunung Mas Emi Juniati, ST.

Rapat tim pelaksan Sensus Penduduk 2020 tersebut dipimpin oleh Kepala BPS Kabupaten Gunung Mas Drs. Waras, turut hadir mendampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gunung Mas Anang Rusli, S.Pd, Narasumber dari BPS Provinsi Kalteng Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analis Dr. Arham Rifai, Kepala Bidang Statistik dari Diskominfosantik Kabupaten Gunung Mas Emi Juniati, ST, dan diikuti oleh enam perangkat daerah, satu Instansi Vertikal.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Gumas, Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Gumas, Diskominfosantik, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Dinas Sosial, Bappedalitbang dan Kementrian Agama Wilayah Kabupaten Gunung Mas.

“Kepala BPS Kabupaten Gunung Mas Drs. menyampaikan, salah satu tugas tim ini yaitu melaksanakan koordinasi, sosialisasi yang diperlukan setiap pelaksanaan SP2020,” ujarnya.

“Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analis BPS Provinsi Kalteng Dr. Arham Rifai mengatakan, ASN diharapkan menjadi pelopor dalam pelaksanaan SP2020,” pesannya.

868 Peserta SKD CPNS Gunung Mas Lolos Passing Grade

868 Peserta SKD CPNS Gunung Mas Lolos Passing Grade

868 Peserta SKD CPNS Gunung Mas Lolos Passing Grade

Gunung Mas – Plt. Kepala BKPSM Kabupaten Gunung, melalui Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian, Rusmala Dewi menyampaikan sebanyak 868 peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Gunung Mas dinyakan lolos passing grade (PG) atau ambang batas nilai yang harus dicapai.

Kasubbdid Pengadaan dan Pemberhentian, Rusmala Dewi.

“Berdasarkan data pelaksanaan SKD yang sudah kami rekap, sebanyak 868 peserta Seleksi Kompetensi Dasar dinyatakan lolos pasaing grade dan yang tidak lolos sebanyak 2.472 orang dari 3.546 orang pelamar,” ujarnya saat diwawancarai dirung kerjanya,” Kamis, 20/02/2020.

Beliau menjelaskan, tidak semua peserta yang lolos PG bisa mengikuti tahap selanjutnya. Yakni seleksi kompetensi bidang atau SKB. Pasalnya, nilai peserta yang lulus PG akan dirangking terlebih dahulu sesuai dengan jumlah formasi, dengan perhitungan 3 kali jumlah formasi.

“Yang menentukan ranking langsung dari Badan Kepegawaian Negara. Kita hanya menunggu pengumumannya,” terangnya.

Pada kesempatan itu, lanjut dia dari tahap pelaksanaan SKD sejak tanggal 8-18 Febuari 2020, terhitung sekitar 206 pelamar CPNS yang tidak mengikuti tes SKD, dengan rincian tahap pertama 15 orang, tahap kedua 16 orang, tahap ketiga 13 orang, tahap keempat 15 orang dan tahap kelima 17 orang.

“Selanjutnya tahap keenam 19 orang, tahap ketujuh 14 orang, tahap kedelapan 25 orang, tahap sembilan 22 orang, tahap kesepuluh 27 orang dan tahap kesebelas ada 19 orang,” pungkasnya.

Jumlah Pelajar se Gumas Sebagai Nasabah Program  Simpanan Pelajar (Simpel) Bank Kalteng Sebanyak 4.758 Orang

Jumlah Pelajar se Gumas Sebagai Nasabah Program Simpanan Pelajar (Simpel) Bank Kalteng Sebanyak 4.758 Orang

Jumlah Pelajar se Gumas Sebagai Nasabah Program  Simpanan Pelajar (Simpel) Bank Kalteng Sebanyak 4.758 Orang

Pimpinan Bank Kalten Cabang Kuala Kurun, Empas Umar.

Gunung Mas – Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun, Empas Salomo Umar mengatakan sejak dilaunching tahun 2016 hingga saat ini, jumlah pelajar se Gumas yang menjadi nasabah program tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun sebanyak 4.758 orang.

“Total saldonya saat ini sebesar Rp 5.575.372.622,” ujar Empas, Rabu (19/2).

“Mereka (pelajar) yang menjadi nasabah Simpel Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun,mulai dari siswa/siswi PAUD,TK,SD,SMP dan SMA sederajat/Madrasah. Mereka yang berusia di bawah 17 tahun dan belum memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk),” lanjut Empas.

Apa saja persyaratan bagi siswa/siswi yang ingin menjadi nasabah Simpel Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun.

Suami Wella Marvolinsa itu menjelaskan persyaratannya, yakni siswa/siswi mengisi formulir secara lengkap dan melengkapi dokumen untuk pembukaan rekening tabungan.

Seperti kartu pelajar siswa dan surat keterangan dari sekolah, KTP/SIM orang tua, KK (Kartu Keluarga) dan Akta Kelahiran siswa/siswi yang bersangkutan,serta surat pernyataan dari orang tua.

“Saldo awalnya minimal Rp 5.000. Selanjutnya setoran tunainya minimal Rp 1.000,” terang ayah dari Yohana Meisha Putri, Christodeo Cleonrais Putra, Yudhistira Van Dehen dan Jevanadon Darren Banedict tersebut.

Soal manfaat dari program Simpel, anak ke 10 dari 14 bersaudara pasangan Salomo Umar dan Tuah Birim itu mengatakan, manfaatnya untuk menumbuh kembangkan budaya gemar menabung di kalangan siswa/siswi PAUD, TK, SD, SMP dan SMA sederajat/Madrasah yang berusia di bawah 17 tahun.

“Menabung itu banyak manfaatnya. Maka seyogyanya pengelolaan keuangan yang baik di latih kepada anak sejak usia dini. Kalau sejak usia dini budaya gemar menabung dikenalkan, maka usia remaja, dewasa hingga tua pun, hal itu (gemar menabung) menjadi sebuah kebiasaan,” ujar Empas.

Pihaknya berharap orang tua di Gumas mengajarkan kemandirian dan kedisiplinan kepada anaknya dalam hal pengelolaan keuangan yang baik.

“Pun halnya pihak sekolah, pemberian pemahaman terhadap siswa/siswi akan pentingnya menabung sebuah keniscayaan. Tumbuhkan budaya gemar menabung dan tinggalkan budaya hidup yang konsumtif,” tukas Empas.

BPS Kabupaten Gunung Mas RAKORCAM Mengenai SP2020

BPS Kabupaten Gunung Mas RAKORCAM Mengenai SP2020

BPS Kabupaten Gunung Mas RAKORCAM Mengenai SP2020

Gunung Mas – Dalam rangka menyukseskan program nasional Sensus Penduduk 2020 (SP2020) yang akan diawali dengan pelaksanaan sensus online Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Kecamatan Kurun (18/2/2020).

Mupika Kurun Gelar Rakorcam Mengenai SP2020.

Kepala BPS Gunung Mas Drs. Waras mengatakan, tujuan RAKORCAM membangun koordinasi dan kerjasama dengan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga wilayah administrasi terkecil, menyebarluaskan informasi tentang SP2020 dan tahapan kegiatannya, mendapat informasi wilayah Satuan Lingkungan Setempat (SLS).

Camat Kurun Holten, SE dalam sambutannya menyampaikan, pada pelaksanaan SP2020, Badan Pusat Satatisti (BPS) melakukan inovasi dan pembahruan metode dibandingkan enam sensus penduduk sebelumnya. SP2020 akan mengunakan metode kombinasi, yaitu memanfaat data administrasi kependudukan (admiduk) dari Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Kegiatan Sensus Penduduk 2020 ini sangat penting peran serta hadirin semua merupakan kunci kesuksesan SP2020 di wilayah kita ini. seperti yang telah saya kemukankan sebelumnya, hasil Sensus Penduduk ini akan dijadikan dasar perumusan kebijakan pemerintah untuk percepatan pembangunan,” pungkasnya.

Jadwal rapat koordinasi di Kecamatan (RAKORDAL) Kecamatan Manuhing, 22 Februari 2020 di Aula Kecamatan Tumbang Talaken, Manuhing Raya, 21 Februari 2020 di Aula Kecamatan Tehang, Rungan, 19 Februari 2020 di Aula Kecamatan Jakatan Raya, Rungan Hulu, 18 Februari 2020 di Aula Kecamatan Tumbang Rahuyan, Rungan Barat, 20 Februari 2020 di Aula Kecamatan Rabambang, Sepang, 25 Februari 2020 di Aula Kecamatan Sepang Simin, Mihing Raya 26 Februari 2020 di Aula Kecamatan Kampuri, Kurun 18 Februari 2020 di Aula Kecamatan Kurun, Tewah, 18 Februari 2020 di Aula Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, 21 Februari 2020 di Aula Kecamatan Tumbang Miri Damang Batu, 26 Februari 2020 di Aula Kecamatan Tumbang Marikoi, Miri Manasa 28 Februari 2020 di Aula Kecamatan Tumbang Napoi.