Pemkab Gumas Segera Lakukan  MoU Dengan Pihak SPBU

Pemkab Gumas Segera Lakukan MoU Dengan Pihak SPBU

Pemkab Gumas Segera Lakukan  MoU Dengan Pihak SPBU

Gunung Mas – Terkait dengan Operasional kendaraan dinas milik Pemkab Gumas akan di proses keberadaanya tetang bagaimana mekanisme pengadaan kebutuhan BBM, dalam rangka mengantisipasi temuan dari pemeriksaan.  

Bupati Gunung Mas (Gumas) Drs. Arton S Dohong mengungkapkan, hal tersebut mestinya kebutuhan pemerintah yang harus terpenuhi oleh PT. Sangga Buana Multi Karya SPBU Kuala Kurun. Untuk  menunjang kelancaran dalam menjalankan tugas.

Bupati Gunung Mas Drs. Arton S Dohong
dua dari kiri, saat memimpin rapat terkait pembahasan kebutuhan BBM organisasi perangkat daerah, yang dilaksanakan di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (5/3/2019).

“Pemerintah Daerah meminta kepada SPBU yang ada diwilayah Kabupaten Gunung Mas, untuk menyediakan bahan bakar minyak (BBM) dalam rangka melayani kebutuhan kegiatan pemerintah. Bagaimana mekanismenya bagaimana sistemnya tidak ada yang di rugikan,” terang Drs. Aron S Dohong saat memimpin rapat di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (5/3/2019).

Drs. Arton S Dohong meminta kepada seluruh kepala OPD agar tidak ada lagi, yang membeli bahan bakar minyak (BBM) di luar dari SPBU. Tetapi dengan catatan, bahwa semua itu harus pasti. Jangan main-main dengan bahan bakar minyak,  Supaya kedepan kita akan merancang pagu kebutuhan pertahun di bagi rata-rata perbulan. Ini diluar dari perjalan dinas.

Dikatakannya, Masing-masing OPD harus deposit, kalau kita sudah memberikan deposit ada tanggung jawab untuk memenuhi seluruh kebutuhan. Kenapa kita memberikan deposit, memastikan bahwa kita sudah membayar. Apakah deposit ini berupa DD atau total kebutuhan. Direkon-direkon tiap bulan antara bendahara atau petugas yang ada di OPD dengan pihak SPBU.

“Mari kita bersama-sama menpunyai komitmen baik kita sebagai pengguna maupun dari pihak penyedia harus punya komitmen yang sama dan untuk menjaga serta bertanggung jawab bersama-sama  supaya tidak terjadi tindak pidana yang menyalahi aturan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si mengatakan, masalah BBM ini hampir tiap tahun nyaris menjadi persoalaan, mulai tahun 2018 BPKP sudah mencermatinya. Kalau kita memang akan melakukan MoU dengan SPBU. Salah satunya adalah yakni untuk mengurangi penyimpangan-penyimpangan termasuk efisiensi di dalam harga. Karena kita memakai standar harga di SPBU.

Ada persoalan yang perlu diperhatikan terkait pembayaraan. Tetapi yang kita perlu juga adalah kesiapan SPBU, kesiapannya ada dua sisi, kesiapan dari sisi kuota BBM ketika seluruh kendaraan pemerintah yang akan masuk mengisi bahan bakarnya dan kesiapan dari sisi pelayanannya.

Yang mewakili pimpinan PT. Sangga Buan Multi Karya SPBU Kuala Kurun Soni mangatakan, kami akan menyediakan jalur khusus untuk kendaraan Dinas Pemkab Gumas.

Pemkab Gumas Menduduki Urutan Ke 2 Dalam Penyerapan Anggaran

Pemkab Gumas Menduduki Urutan Ke 2 Dalam Penyerapan Anggaran

Pemkab Gumas Menduduki Urutan Ke 2 Dalam Penyerapan Anggaran

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kembali menyelenggarakan rapat TEPRA, menindaklanjuti peraturan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Nomor 41 Tahun 2017 tentang pedoman percepatan penyerapan dan realisasi anggaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se- Kalimantan Tengah. Kegiatan bertempat di Ruang rapat lantai 1 kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (5/3/2019).

Kegiatan rapa TEPRA di pimpin oleh Asisten Administrasi Umum  Setda Gunung Mas Agung, SE dan dihadiri oleh seluruh SOPD, perwakilian dari dua belas Kecamatan se-Kabupaten Gunung Mas.

 Asisten Administrasi Umum  Setda Gunung Mas Agung, SE mengatakan, berdasarkan data dari bagian pembangunan Sekretariat, Kab. Gumas  yang belum mengumpulkan data sampai saat ini, ada empat belas OPD yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kacamatan Kurun, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kecamatan Sepang, Kecamatan Manuhing, Kecamatan Damang Batu, Kecamatan Rungan, Kecamatan Manuhing Raya dan Rungan Barat.

Pemkab Gumas menduduki urutan ke dua se-Kalimantan Tengah, dalam penyerapan anggaran. Realisasi sementara APBD tahun anggaran 2019 4D PD Pemerintah kabupaten Gunung Mas (Gumas) per 28 Februari 2019, yang masuk ke pengelola TEPRA hingga tanggal 4 Maret 2019 pukul 15:00 WIB. Untuk belanja langsung dan belanja tidak langsung adalah pagu total, Rp. 1.033,44 M, total belanja langsung Rp. 462.05 M total belanja tidak langsung 571,29 M, realisasi belanja langsung Rp. 18,71 M, relisasi belenja tidak langsung 59,21 M, realisasi belanja tidak langsiung Rp. 59,21 M.

“Saya memberikan apresiasi kepada kita semua, agar lebih proaktif untuk memacu penyerapan anggaran disetiap OPD mgasing – masing. Oleh karena itu, semuanya merupakan kerja sama, kerja keras kita bersama,” ujarnya.

Tujuan diselenggarakan kegiatanrapat TEPRA adalah dalam rangka pengawasan terhadap ralisasi anggaran. Disamping itu, melalui kegiatan ini adalah untuk mengatahui tantangan dan solusi dalam mewujudkan pengelolaan data realisasi anggaran yang akurat dan terintegrasi.  

Ini Pesan Bupati Arton S Dohong Ke OPD

Ini Pesan Bupati Arton S Dohong Ke OPD

Ini Pesan Bupati Arton S Dohong Ke OPD

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong, kembali menyampaikan pesannya kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Gumas.

Pesan Bupati ke OPD, agar pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran dipusat dan daerah cepat dan segera memberikan manfaat nyata kepada seluruh masyarakat.

“APBD tahun ini harus bisa menjadi instrument untuk tetap menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dalam persaingan ekonomi global, disamping itu juga untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan, pengangguran,” ujar Arton dibincangi Senin (4/3).

Dikatakannya, agar pengguna anggaran segera melaksanakan proses pelelengan untuk kegiatan yang dilelang agar pekerjaan fisik segera dilaksanakan dengan tetap memperhatikan tepat waktu dan tepat mutu.

“Untuk peningkatan pendapatan asli daerah, saya berpesan untuk melakukan efektifitas pemungutan pajak atau retribusi dan efisiensi cara pemungutannya pada objek dan subjek yang sudah ada, salah satunya dengan melakukan perhitungan potensi, penyuluhan meningkatkan pengawasan dan pelayanan serta berusaha menggali pajak baru,” jelasnya.

Dana desa dan (DD) dan alokasi dana desa (ADD) harus sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan serta sesuai dengan pemanfaatan prioritas penggunaan.

“Seluruh penggunaan anggaran, agar pada pelaksanaan anggaran 2019, baik dari APBN maupun APBD harus bebas dari praktek praktek yang baerbau korupsi, kolusi dan nepotisme,” pintanya.

Untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih, Arton S Dohong menilai harus menjadi komit bersama. Untuk mewujudkannya, melalui penerapan secara konsisten prinsip prinsip dari pelaksanaan tata pemerintahan yang baik dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.       

Serah Terima Jabatan Ketua Majelis Jemaat GKE Teluk Nyatu

Serah Terima Jabatan Ketua Majelis Jemaat GKE Teluk Nyatu

Serah Terima Jabatan Ketua Majelis Jemaat GKE Teluk Nyatu

Gunung Mas – Usai ibadah minggu pagi, dilakukan serah terima jabatan Katua Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), Nasaret Teluk Nyatu dari Pdt. Wahyuna, S.Th kepada Pdt. Sudjiapto, S.Th yang diawali dengan menyanyi Mars GKE, dan pembacaan surat keputusan penetapan Ketua jemaat GKE Taluk Nyatu yang baru, oleh Sekretaris Resort GKE Kuala Kurun, Pnt. Jepin, M.Si, kegiatan ini dilaksanakan di Gereja GKE Nasaret Teluk Nyatu, Minggu (3/3/2019).    

Dalam sambutannya, setelah serah terima Pdt. Wahyuna, S.Th menyampaikan banyak terimakasih kepada majelis dan jemaat GKE Nasaret Teluk Nyatu selama satu tahun tujuh bulan dari Agustus 2017 sampai Februari 2019 bertugas, banyak sekali kesan-kesan bersama Penatua dan Diakon dalam melayani Tuhan.

Dalam hal pelayanan banyak sekali mengalami tantangan, tetapi kita yakin dan percaya karena pertolongan Tuhan dan kita selalu berdoa supaya kita mampu untuk melakukannya.

Bersyukur sampai saat ini dukungan oleh rekan-rekan Penetua dan Diakon bahkan seluruh Jemaat GKE Teluk Nyatu yang mendukung saya dalam menjalankan tugas dalam pelayanan, bahkan kita dapat menjalankan program dan ada kebersamaan yang paling baik, dalam program yang baru setiap kujungan kasih nas Alkitab langsung dicabut oleh anggota Jemaat.

“Dikatakannya, seluruh Jemaat dan rekan-rekan Penetua dan Diakon, kebersamaan tetap selalu dijaga bahkan terus ditingkatkan dalam melayani jemaat,” pesan Pdt. Wahyuna, S.Th.

Semantara itu, Ketua Jemaat GKE Teluk Nyatu yang baru Pdt. Sudjiapto, S.Th mengatakan, mutasi sebagai Pendeta merupakan hal yang wajar dan harus dijalani dengan baik.

Saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dari majelis Resort, yang sudah mempercayakan saya melayani di PT ATA selama empat bulan dan kini dipercayakan kembali menjabat sebagai Ketua Majelis Jemaat GKE Teluk Nyatu, dan ucapan terimakasih kepada ibu Pdt. Wahyuna, S.Th atas pengabdian selama bertugas dalam melayani Jemaat.

Ketua Majelis Resort GKE Kuala Kurun Pdt. Edison B Kuni, S.Th menyampaikan, Pendeta Resort yang ditempatkan di jemaat artinya bukan Pendeta Jemaat, tetapi Pendeta Resort GKE Kuala Kurun yang ditempatkan di Jemaat GKE Teluk Nyatu.

 “Kepada Ketua Jemaat yang baru agar melayani bukan berarti tidak ada pelayanan lalu tidak ada ditempat, ada pelayanan ada ditempat tidak ada pelayanan juga harus ada ditempat. Jalankan program yang ada perkunjungan ke jemaat, pelayanan-pelayanan, kerja sama yang baik.

Kepada Pdt. Wahyuna, S.Th, saya mengucapkan terima kasih yang sudah menjalankan tugasnya, selama satu tahun tujuh bulan dan sekarang bertugas ke tempat yang baru di jemaat GKE Kurun lingkungan 1 karena kekosongan Pendetanya.

“Ia mengharapkan, suapaya tingkatkan pelayanan, tingkatkan pembangunan fisik administrasi dengan baik. Karena Pdt. Sudjiapto, S.Th adalah manta ketua Resort juga,” ungkapnya.

Pemkab Gumas  Bertekad  Menyelenggarakan Tata Kelola Pemerintah Yang Baik

Pemkab Gumas Bertekad Menyelenggarakan Tata Kelola Pemerintah Yang Baik

Pemkab Gumas  Bertekad  Menyelenggarakan Tata Kelola Pemerintah Yang Baik

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), melakukan kegiatan Penandatangan Pakta Integritas dan pernyataan kesanggupan pencapaian target pendapatan asli daerah, kepada seluruh para Organisasi Perangkat Derah (OPD), dan 12 Kecamatan, di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Jumat (1/2/2019).

Sekda Gumas Yansiterson menyampaikan sambutan tertulis Bupati Gunung Mas Arton S Dohong pada acara, penandatangan pakta integritas di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Jumat (1/3/2019).

Pakta Integritas adalah pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pakta integritas dituangkan ke dalam sebuah Dokumen Pakta Integritas.

Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan oleh  Sekda Gumas Yansiterson menyampaikan, Penandatangan Pakta Integritas ini sesuai tujuannya adalah mensukseskan program Reformasi Birokrasi di lingkungan Pemkab Gumas, serta merupakan wujud keseriusan seluruh elemen Perangkat daerah untuk mewujudkan pelayanan publik yang terbaik.

“Penerapan penandatangan perjanjian ini dalam penyelenggaraan pemerintah merupakan langkah untuk memastikan bahwa aparatur sanggup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta peran dan wewenangnya sesuia dengan peraturan dan perundang-undangan,” ujarnya.

Tujuan dari dilaksanakannya penandatanganan Pakta Integritas adalah untuk memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pembrantasan korupsi, menumbuhkan keterbukaan dan kejujuran serta memperlancar tugas yang berkualitas, efektif dan akuntabel dan termasuk untuk mewujudkan pribadi yang bertanggung jawab dan bermartabat.

“Dia mengharapkan dengan ditanda tanganinya kedua dokumen ini, kita bersama-sama bertekad untuk melaksanakan penyelenggaraan tata kelola Pemerintah yang baik, untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau yang kita cintai ini,” jelasnya.

Turut hadir Sekda Gunung Mas Yansiterson, Asisten I Ambo Jabar, Staf Ahli Bupati Gunung Mas dr. Makmur Ginting, seluruh Kapala Organisasi Perangkat Derah (OPD), serta Camat seKabupaten Gunung Mas (Gumas).