Hasil Pleno KPU Kabupaten Gunung Mas, Ben-Ujang Menang Telak

Hasil Pleno KPU Kabupaten Gunung Mas, Ben-Ujang Menang Telak

Hasil Pleno KPU Kabupaten Gunung Mas, Ben-Ujang Menang Telak

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas sudah melakukan pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, Senin (14/12/2020).

Hasilnya, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 1 Ben Brahim S Bahat-Ujang Iskandar, menang telak atas paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng nomor urut 2 Sugianto Sabran-Edy Pratowo. Paslon Ben-Ujang memperoleh 37.023 suara, sedangkan paslon Sugianto-Edy memperoleh 8.644 suara.

“Jumlah suara sah di kabupaten ini adalah sebanyak 45.667, dimana terdapat suara tidak sah sebanyak 509. Untuk jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 46.176,” kata Ketua KPU Gumas Stepenson.

Tingkat partisipasi masyarakat memang tidak dapat mencapai target yang ditetapkan secara nasional. Persentase kehadiran pemilih di Gumas hanya 59 persen, memang jauh dari target nasional.

Walau demikian, dia bersyukur seluruh tahapan Pilgub dan Wagub Kalteng 2020 di Gumas berjalan baik, aman dan lancar, termasuk tahap rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten.

Pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara berjalan baik, yakni semua dokumen yang ditampilkan memiliki kesesuaian, baik dengan Badan Pengawas Pemilu Gumas maupun saksi masing-masing paslon.

Hal tersebut tak lepas dari kinerja dan dukungan panitia pemilihan kecamatan se-Gumas, Bawaslu, dan pihak terkait lainnya. TNI dan Polri, lanjut dia, juga banyak berperan dalam mengamankan setiap tahapan pemilihan.

“Besok kami langsung menyampaikan hasil atau sertifikat penghitungan ini ke KPU Kalteng, untuk selanjutnya kita menunggu jadwal pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi,” jelas Stepenson.

Ketua Bawaslu Gumas Walman Tristianto menegaskan, pelaksanaan pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Dia bersyukur pleno berjalan dengan baik.

Sejak awal pihaknya memberi arahan kepada seluruh panitia pengawas kecamatan, jika terjadi perselisihan hasil di bawah hendaknya langsung diselesaikan di tingkat kecamatan.

“Artinya dilakukan perbaikan. Jadi di tingkat kabupaten hanya kesalahan pengisian atau penulisan, tapi tidak berpengaruh ke hasil perolehan paslon,” terangnya.

Hingga Senin (14/12/2020), Bawaslu Gumas juga tidak menerima adanya laporan atau aduan dari tim paslon, baik paslon nomor urut 1 maupun nomor urut 2. Batas penyampaian laporan atau aduan adalah tujuh hari setelah pemungutan suara.

Sementara itu Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman bersyukur, sejauh ini setiap tahapan pemilihan berjalan baik, aman dan lancar. Itu semua tak lepas dari dukungan seluruh pihak di kabupaten, khususnya masyarakat.

Dia menyebut, pelaksanaan Pilgub dan Wagub Kalteng 2020 merupakan pengalaman berharga bagi seluruh pihak, karena baru kali ini pemilihan dilakukan di tengah pandemi COVID-19. Dia berharap nantinya tidak ada klaster baru usai pelaksanaan pemilihan.

“Kami juga akan melaksanakan pengamanan untuk tahapan selanjutnya, yakni pergeseran logistik ke provinsi dan menunggu apa ada tim paslon yang melakukan gugatan. Semoga semua berjalan lancar, hingga selesainya tahapan Pilgub dan Wagub Kalteng 2020,” kata Kapolres Gumas.

Kedatangan Pangdam XII/Tpr disambut langsung Bupati Gunung Mas

Kedatangan Pangdam XII/Tpr disambut langsung Bupati Gunung Mas

Kedatangan Pangdam XII/Tpr disambut langsung Bupati Gunung Mas

FOTO : Pangdam XII/Tanjung Pura, Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad didampingi Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong beserta rombongan saat meninjau lokasi Badan Cadangan Logistik Strategis (BCLS) lahan Komoditi singkong di Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kamis (10/12/2020).

Gunung Mas gunungmaskab.go.id – Pangdam XII/Tanjung Pura, Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad beserta rombongan meninjau kawasan Badan Cadangan Logistik Strategis (BCLS) lahan Komoditi singkong di Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kamis (10/12/2020).

Kedatangan Pangdam XII/Tpr disambut langsung Kapolda Kalteng, Danrem 102/Pjg, Kabinda Kalteng, Bupati Gunung Mas beserta pejabat TNI dan pemerintah lainnya.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan bahwa Provinsi Kalteng dipilih menjadi kawasan food estate baik pertanian maupun perkebunan. Menurutnya, komoditi singkong merupakan cadangan pangan strategis nasional.

“Program ini menjadi tantangan untuk pak bupati untuk bagaimana bersama-sama dengan masyarakat mewujudkan program ini. Semoga pak bupati bisa mengajak masyarakatnya lebih mencintai alam dengan ikut serta menyukseskan program nasional ini,” pesannya.

Pada kesempatan itu Ketua Tim pelaksana lapangan, Kolonel Infantri Dwi H. menjelaskan bahwa pihaknya telah orientasi medan dan kawasan yang bakal dijadikan lahan pertanian singkong.

“Ketinggian kontur di lokasi kurang lebih 100 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dalam 50 hari kerja, ditargetkan seluas 670 hektare lahan telah digarap. Adapun pekerjaan jalan dan pengaspalan bekerjasama dengan Dinas PUPR masih dalam proses,” ujarnya.

Hingga kini, lahan yang sudah dibuka seluas 221 hektare dari total luas 306 hektare atau dengan realisasi pekerjaan sebesar 44.3 persen.

“Ditargetkan tanggal 15 Desember 2020, seluruh lahan telah tergarap. Terkait rencana kerja sama plasma dengan luas 30 hektare dengan masyarakat, hal itu mendapat dukungan baik,” pungkasnya.

TPS 01 Desa Sepang Kota Mengalami Kerusakan Akibat Diterpa Angin Kencang

TPS 01 Desa Sepang Kota Mengalami Kerusakan Akibat Diterpa Angin Kencang

TPS 01 Desa Sepang Kota Mengalami Kerusakan Akibat Diterpa Angin Kencang

KUALA KURUMN gunungmaskab.go.id – Salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah mengalami kerusakan dan ambruk akibat diterpa angin kencang yang terjadi, Rabu (9/12/2020).

Peristiwa ini terjadi karena angin yang cukup kencang. Namun, tidak ada korban luka maupun jiwa, begitu juga dengan Peralatan Pemilihan semuanya dalam keadaan aman dan tidak ada yang rusak.

Saat dikonfirmasi via telephon Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman S.I.K., melalui Kapolsek Sepang Iptu Sugiharso menjelaskan pada saat pelaksanaan Pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah Kalteng di wilayah Sepang Kota Satu TPS telah hancur diterpa angin kencang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB karena keadaan cuaca di kecamatan Sepang mendung dan berangin kencang yang menimbulkan tenda TPS 01 Desa. Sepang Kota, Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas terbang terbawa angin dari tempatnya dan tersangkut pada atap bangunan PAUD, jelasnya.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini dan perlengkapan TPS seperti kotak suara dan lin-lain yang ada di bawah tenda semuanya aman karena sudah/sempat di amankan ke dalam ruangan sekolah paud,” ungkapnya.

Kapolsek melanjutkan, Angin kencang terjadi sekitar kurang lebih 5 menit dan tenda yang terbang ke atas sekolah paud turun ke dasar tanah. Petugas Pam TPS bersama sama dengan KPPS Mengamankan kotak suara, surat suara, dan logistik lainnya sehingga kondisi kotak suara dan surat suara aman tidak ada yang terhambur / tercecer.

“Sesuai kesepakatan antara KPPS, PTPS dan PKD dengan hasil TPS dipindahkan ke dalam ruangan paud dan pemungutan suara kembali di lanjutkan,” tandas Kapolsek.

Setelah peristiwa ini pelaksanaan pencoblosan dilanjutkan dan berjalan seperti semula sesuai aturan yang ditetapkan KPU.

Bupati Gunung Mas Bersama Forkopimda Kabupaten Gunung Mas Meninjau Beberapa TPS

Bupati Gunung Mas Bersama Forkopimda Kabupaten Gunung Mas Meninjau Beberapa TPS

Bupati Gunung Mas Bersama Forkopimda Kabupaten Gunung Mas Meninjau Beberapa TPS

Pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Tahun 2020, Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong bersama Forkopimda Kabupaten Gunung Mas Meninjau Beberapa TPS.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Tahun 2020, Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong beserta rombongan yang terdiri dari Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Gumas dari Polda Kalteng AKBP Dharmeswara, Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman Pabung Kodim 1016/PLK Kapten Inf Ayyuf, dan unsur Forkopimda Kabupaten Gunungmas meninjau beberapa TPS yang ada di Kecamatan Kurun, Rabu ( 9/12/202 )

Bupati Jaya Samaya Monong menjelaskan, kami telah meninjau beberapa TPS yang ada di wilayah Kecamatan Kurun hasilnya semua berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai protokol kesehatan. Sejak mulai dibukanya TPS hingga pukul 11.30 WIB Partispasi pemilih sudah mencapai 50% dan ada juga yang hampir mencapai 50% pemilih.

“Harapan kami angka partisipasinya diatas 70%, begitu juga saat penghitungan suara masyarakat tidak perlu berkerumun dan kita percayakan kepada petugas yang ada di TPS karena sudah disaksikan oleh saksi-saksi dari kedua Pasangan Calon baik nomor urut 01 dan 02 sehingga protokol kesehatan bisa dijalankan,” ungkapnya.

Karena pelaksanaan pilkada ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jadi, untuk perhitungan suaranya pun harus menerapkan Protokol Kesehatan dan percayakan kepada panitia TPS, saksi-saksi dari kedua paslon, serta bersama menjaga protokol kesehatan, keamanan agar semuanya berjalan, sehat lancar dan damai.

“Apapun hasilnya nanti melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gumas harus kita terima agar tetap menjaga Kamtibmas dan jika ada yang tidak puas dengan hasilnya harap disampaikan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan. Kita harus menghormati hasil pilkada di Kabupaten Gumas agar tetap kondusif, lancar dan terciptanya pilkada damai,” harapnya.

Bupati Gunung Mas Beserta Istri Menggunakan Hak Pilihnya Di TPS 09

Bupati Gunung Mas Beserta Istri Menggunakan Hak Pilihnya Di TPS 09

Bupati Gunung Mas Beserta Istri Menggunakan Hak Pilihnya Di TPS 09

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id –  Bupati Gunung Mas Jaya S Monong dan Istri, bersama-sama menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tahun 2020.

Mengenakan kemeja hitam bermotif batik dipadukan dengan celana kain berwarna hitam serta menggunakan masker Jaya Samaya Monong beserta istri Mimie Mariati Jaya datang ke TPS 09 Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, bersama istri, Rabu (09/12/2020) Pagi.

Tanpa perlakuan istimewa, mereka menggunakan hak pilihnya di TPS 09. Hanya saja dalam pilkada serentak tahun ini. Setiap warga yang mencoba diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Setelah melakukan pencoblosan Jaya Samaya Monong kembali menyerukan Pilkada damai dan juga mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pilkada Kalteng Tahun 2020.

“Mari gunakan hak pilih kita. Jangan sampai golput satu suara kita menentukan masa depan Kalimantan Tengah untuk 5 tahun mendatang,” ujar Jaya Samaya Monong.

Beliau mengatakan, akan meninjau beberapa TPS di wilayah Kelurahan Tampang Tumbang Anjir dan Kelurahan Kuala Kurun Bersama Tim Pengamat Wilayah Gunung Mas dari Polda Kalteng, Kapolres, Pabung 1016 PLK, dan unsur Fokompida Kabupaten Gunung Mas.