by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 8, 2020
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Dua hari menjelang waktu Pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah Kalimantan Tengah (Pilkada Kalteng) tahun 2020. Sebanyak 152 orang personel Polri terdiri dari Personil BKO Polda Kalteng dan Personil Polres Gumas untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Tahun 2020 yang merupakan bagian dari “Operasi Mantap Praja Tahun 2020” resmi dilepas ke tempat tugasnya.
Pelepasan ratusan personel ini dilakukan dalam bentuk apel Pergeseran Pasukan Dalam Rangka Pengamanan TPS yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, S.I.K., bertempat di Halaman Kantor KPU Kab. Gunung Mas, Senin (7/12/2020) pukul 08.00 WIB.
Dalam arahannya Kapolres Gumas menyampaikan, pengamanan TPS merupakan tahapan dalam rangka pelaksanaan Pilkada Kalteng 2020 yang dilaksanakan secara bersamaan dan serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.
“Untuk itu, Kepada seluruh personel pengamanan agar menjaga kondisi kesehatan dan mengedepankan protokol kesehatan dalam pengamanan TPS, kemudian personel harus mengenali lingkungan tempat pengamanan dan pahami dalam berbuat serta bertindak,” tegas Kapolres.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 8, 2020
KALAMANTHANA, Puruk Cahu gunungmaskab.go.id – Warga di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah kembali geger. Tiga orang penambang emas tradisional tewas di Desa Olung Hanangan, Kecamatan Tanah Siang Selatan akibat tertimbun tanah longsor saat mencari emas dengan cara mengkato (menyedot), Senin (7/12/2020).
Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kasat Reskrim Polres Mura, AKP Ronny M. Nababan membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya bersama para warga berusaha mengevakuasi seluruh korban tersebut.
“Iya benar, dan saat ini kami masih dilapangan untuk mengevakuasi korban yang diantaranya 2 korban sudah ditemukan sedangkan 1 korban lainnya masih dalam proses pencarian tumpukan tanah longsor tersebut,” jelasnya.
Untuk informasi sementara yang dihimpun oleh Kalamanthana, adapun warga yang meninggal dunia tersebut yakni Diban, Lapri dan Reji dan belum diketahui pasti kronologis peristiwa tersebut.
Dari keterangan salah satu warga setempat, Sandro mengatakan, kejadian longsor tersebut terjadi pada pukul 13.00 Wib yang kemudian telah dilaporkan oleh warga kepada pihak kepolisan dan BPBD Mura sehingga evakuasi terhadap para korban terus dilakukan hingga kini,dan sampai berita ini diturunkan sudah 2 korban ditemukan meninggal dunia dan 1 orang masih dalam pencarian.(dg)
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 8, 2020
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pengadilan Negeri (PN) Kuala Kurun gelar press release tentang kinerja menyelesaikan kasus yang sedang ditangani maupun telah putusan selama tahun 2020. Press Realese digelar di kantor PN Kuala Kurun, Senin (7/12/2020)
Ketua PN Kuala Kurun, Rudy Ruswoyo didampingi Wakil Ketua PN Kuala Kurun mengatakan bahwa, selama Satu tahun ini terhitung mulai bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2020 sudah menyelesaikan Dua kasus Perkara pidana dan perdata.
“Pertama mengenai perkara Pidana terdiri dari Kasus Pidana Narkotika, Kasus Pidana pelanggaran Lalu Lintas, dan Kasus perkara pidana Anak,” jelasnya.
Untuk perkara pidana ada sekitar 85 berkas dan sudah diputuskan sekitar 80 kasus yang dominannya perkara Narkotika, untuk kasus Perkara pidana lainnya, terdiri dari pelanggaran lalu lintas atau tilang sekitar 684 berkas dan semuanya sudah putusan. Sedangkan kasus perkara pidana anak terdiri dari Dua kasus pidana anak. Pertama tentang kecelakaan lalu lintas dan Kedua tebtang pencabulan anak, semuanya sudah di putuskan, ungkapnya.
“Sekitar 80 kasus yang paling dominan di Gunung Mas, yaitu tindak pidana Narkotika sekitar 60 sampai 70 persen,” ujarnya kepada awak media.
Mengenai kasus perdata Pengadilan Negeri Kuala Kurun hingga saat ini telah menerima sebanyak 34 kasus perdata dan 30 kasus diantaranya telah putusan, imbuhnya.
Ketua PN Kuala Kurun lanjutkan, pada tahun 2019, kasus Narkotika tahun ini cukup melonjak. Saat ditanya hakim, mereka beralasan menjual Narkoba karena terhimpit ekonomi akibat pengaruh pandemi Covid-19. Sedangkan kasus pidana yang berhubungan dengan anak, tahun ini juga cukup sedikit dibanding tahun 2019. Bahkan tahun 2020 ini tidak ada kasus pencurian bahkan perampokan sama sekali.
Tahun 2019 lalu mencapai 12 kasus tentang pidana anak, namun tahun 2020 ini cuma ada dua kasus saja dan kasus yang paling Dominan yaitu Perkara Narkoba. Sedangkan Adapun kasus perdata, Pengadilan Negeri Kuala Kurun hingga saat ini telah menerima sebanyak 34 kasus dan 30 kasus diantaranya telah putusan, ungkapnya.
“Inilah hasil kerja Kami selama tahun 2020 dan selaku lembaga peradilan berkomitmen untuk bekerja profesional. Saya juga meminta saran dan masukan terkait kinerja kami selama ini,” tandas Rudy. Didik Sudirman Foto Didik Sudirman.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 8, 2020

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Menjelang waktu Pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah Kalimantan tengah (Pilkada Kalteng) tahun 2020. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gumas Yansiterson bersama Asisten I Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Gumas, Lurand di dampingi, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gumas Walman Tristianto, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gumas Salampak Haris, dan perwakilan Kejaksaan Negeri Kuala Kurun melepas penyaluran logistik pelaksanaan Pilkada Kalteng tahun 2020, di halaman kantor KPU Gumas, Senin (7/12/ 2020).
Pada kesempatan ini asisten I setda Gumas Lurand mengatakan Pemerintah Kabupaten Gumas telah menyampaikan kepada pemerintah kecamatan, Kelurahan dan Desa agar mendukung dan memfasilitasi Pilkada Kalteng 2020 dengan segenap kemampuan yang ada.
“Kita berharap seluruh logistik yang mulai didistribusikan pada hari ini bisa sampai ke tempat tujuan dengan aman. Semoga tidak ada hambatan dan rintangan di lapangan,” ucapnya.
Mari kita bersama seluruh masyarakat mendoakan seluruh petugas yang berpartisipasi dalam Pilkada Kalteng tahun 2020, baik personel TNI-Polri, Satpol PP yang mengantar maupun mengawal pendistribusian logistik pilkada agar mereka selalu diberi kesehatan dan kemampuan dalam menjalankan tugas, tandas Lurand.
Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, S.I.K. mengingatkan kepada anggota untuk selalu waspada dalam menjalankan tugas, selalu berkoordinasi apabila mengalami kendala atau permasalahan.
“Jaga kesehatan dalam pelaksanaan tugas dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dan turut serta mengingatkan dan mengimbau masyarakat untuk turut menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.
Sebelum dilaksanakan pelepasan pendistribusian logistik dilaksanakan pemasangan segel secara simbolis oleh, Asisten I Setda Gumas, Ketua KPU Gumas, Kapolres Gumas, ketua bawaslu Gumas, kepala satuan polisi pamong praja Gumas, Kejaksaan Negeri Kuala Kurun.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 7, 2020


TEWAH gunungmaskab.go.id – Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, membuka kegiatan Sosialisasi dan Pelayanan KB Program Bangga Kencana melalui momentum dengan Tema “Melalui Sosialisasi Pelayanan KB dan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan, kita tingkatkan kepedulian bersama untuk hidup sehat dan sejahtera dalam adaptasi kebiasaan baru menuju Indonesia maju”. Pada Senin (07/12/2020).
Kegiatan dihadiri Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Pusat, Ibu Dwi Listyawardani, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Bapak Mhd. Irzal, Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kepala Perangkat Daerah, Camat beserta unsur Tripika dan undangan lainnya.
“Kami memiliki keyakinan bahwa melalui kunjungan ini Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Pusat akan berkenan melihat dan menyerap secara langsung berbagai informasi mengenai permasalahan aktual pelaksanaan Pemerintahan dan Pembangunan di Kabupaten Gunung Mas khususnya bidang Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga berencana (Bangga Kencana),” ucap Bupati dalam sambutannya.
Kabupaten Gunung Mas mempunyai moto “Habangkalan Penyang Karuhei Tatau” yang berarti kumpulan, himpunan cita-cita yang menyatu atas dasar tekad dengan semangat yang tinggi dengan didasari agama dan keimanan dalam upaya bersama untuk membangun yang bertujuan mensejahterakan masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Jaya Samaya Monong selaku Bupati Gunung Mas berupaya keras untuk menggalakan kembali Program Pembangunan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan keluarga menjadi lebih produktif dalam memberdayakan ekonomi keluarga, lebih cerdas dalam pengusahaan, perawatan dan manajemen keluarga serta lebih siap dalam menghadapi tantangan pembangunan dalam menghadapi Bonus Demografi sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh keluarga dan masyarakat.
Jaya Samaya Monong menegaskan bahwa “Melalui sosialisasi Pelayanan KB dan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan, kita tingkatkan kepedulian bersama untuk hidup sehat dan sejahtera dalam adaptasi kebiasaan baru menuju Indonesia baru”. Ujarnya.
Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Pusat, Ibu Dwi Listyawardani menyampaikan hal penting yang pertama bagaimana menciptakan keluarga yang berkualitas dalam pencegahan stunting, dan dalam pencegahan stunting tersebut yaitu melalui pencerahan-pencerahan para tokoh-tokoh agama, yang kedua supaya dalam keluarga dibantu dalam peningkatan pendapatan keluarganya.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Bapak Mhd. Irzal, menjelaskan mencermati kondisi kependudukan saat ini maka upaya pencapaian tujuan sedang dilakukan seiring upaya penurunan angka kelahiran, antara lain melalui intensifikasi program Keluarga Berencana (KB). upaya itu amat penting dilakukan mengingat program KB pada era digital atau teknologi ini perlu terus ditingkatkan. kurang terfasilitasinya penduduk melakukan pengaturan kelahiran akan mengakibatkan peningkatan pertumbuhan penduduk dan peningkatan itu umumnya berasal dari kelahiran yang tidak diinginkan (Unwanted Child). diperlukan peran Pemerintah dalam pembangunan program KB, mengingat kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih rendah. Ini terjadi karena faktor modernisasi berakibat membaiknya kondisi sosial ekonomi masyarakat. Faktor modernisasi itu juga menyebabkan perubahan perilaku masyarakat dalam menilai anak (Child Value). Sejumlah faktor pendorong perubahan perilaku itu antara lain menurunnya angka kematian bayi dan balita dan meningkatnya status perempuan.
“Dalam rangka dilaksanakannya momentum kegiatan ini, program KB berkontribusi nyata terhadap program pembangunan, karena implikasi pembangunan…