Dinas Kominfo Santik Gelar Temu Kenal Dengan Kadis Baru Ruby Haris

Dinas Kominfo Santik Gelar Temu Kenal Dengan Kadis Baru Ruby Haris

Dinas Kominfo Santik Gelar Temu Kenal Dengan Kadis Baru Ruby Haris

PENYERAHKAN- Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas Turina Baboe menyerahkan lampiran data Keuangan, lampiran data barang/ aset, lampiran data Pegawai yang di serahkan kepada Kadis Kominfo Santik yang baru Ruby Haris, di damping istri, Kamis (17/9/2020).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id  – Proses mutasi, rotasi dan promosi suatu jabatan merupakan salah satu cara mengembangkan sistem kinerja secara SDM dan kelembagaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Gunung Mas menggelar acara temu kenal dengan Ruby Haris, ST beserta Isteri sebagai Kepala Dinas Kominfosantik yang baru, kehadiran beliau di sambut oleh Sekretaris Dinas Turina Baboe dengan seluruh pegawai Eselon III, IV dan PHTT di Dinas Kominfosantik, kegiatan dimulai dengan perkenalan dan saling tukar pendapat, Kamis (17/9/2020) kemarin.

Ruby Haris sangat mengapresiasi atas dukungan dan kerjasama seluruh pegawai Dinas Kominfosantik, beliau berpesan “dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing agar dapat meningkatkan disiplin dengan didasari kerja keras, kemampuan dan karakter yang baik dalam melaksanakan tugas,” ucapnya.

Begitu juga pegawai di Dinas Kominfosantik banyak yang berprestasi, alangkah baiknya apabila ada ego sektoral supaya dihilangkan agar kita dapat mencapai kinerja yang baik dan maksimal.

Ia juga berpesan kepada masing-masing pimpinan bidang dapat melakukan kinerja yang baik, tepat dan akurat, agar dapat mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas kedepannya.

Ruby Haris mengajak “agar setiap perangkat daerah saling berkoordinasi dan menjalin kerja sama yang baik apalagi di Dinas Kominfosantik tidak lepas dari sistem kinerja akses inovasi layanan publik, salah satu akses jaringan yang belum terjangkau ada di beberapa titik kecamatan dan jangkauan terkecil adalah desa, maka dari itu dengan kerja sama yang baik disertakan kerja keras kita dapat mengupayakan dan membangun akses jaringan,” tandasnya .

Juara 1 Lomba Inovasi Perangkat Dearah, Diskominfosantik Terima Piagam Penghargaan.

Juara 1 Lomba Inovasi Perangkat Dearah, Diskominfosantik Terima Piagam Penghargaan.

Juara 1 Lomba Inovasi Perangkat Dearah, Diskominfosantik Terima Piagam Penghargaan.

SERAHKAN : Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing didampingi Sekda Yansiterson, dan Kepala Bappedalitbang Yantrio Aulia menyerahkan piagam penghargaan kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik yang berhasil meraih juara pertama lomba inovasi perangkat daerah tingkat Kabupaten Gumas tahun 2020, di Aula Kantor Bappedalitbang, Kamis (17/9).

ARAHAN : Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing (berdiri) menyampaikan arahan pada penyerahan piagam penghargaan lomba inovasi perangkat daerah tingkat Kabupaten Gumas tahun 2020, di Aula Kantor Bappedalitbang, Kamis (17/9).

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar acara penyerahan piagam penghargaan pemenang lomba inovasi perangkat daerah tingkat Kabupaten Gunung Mas yang digagas oleh Bappedalitbang Kabupaten Gunung Mas (Gumas), bertempat di Aula  Bappedalitbang, Kamis (17/9/2020).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil  Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Gunung Mas, Yantrio Aulia serta sejumlah kepala perangkat derah terkait lainnya.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Gunung Mas Yantrio Aulia mengatakan, lomba inovasi perangkat daerah dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2020 s/d 30 Juli 2020. Bentuk inovasi dilombakan; A. Tata kelola pemerintahan daerah; B. Pelayanan Publik; C. Inovasi bentuk lainnya.

Dari 8 perangkat daerah yang mengikuti lomba inovasi perangkat daerah, panita lomba inovasi perangkat daerah melaksanakan penilaian berdasarkan persyaratan umum kriteria, dan 28 indikator penilaian yang sudah ditentukan dalam buku panduan lomba inovasi perangkat daerah yang terdapat dalam surat edaran Bupati Gunung Mas . Pemenang I yaitu Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas dengan nilai 1940, pemenang II yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gunung Mas dengan nilai 720. Pemenang ke III yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas dengan nilai 475.

Diaharapkan dengan adanya lomba inovasi perangkat daerah tingkat Kabupaten Gunung Mas tahun 2020, dapat mendorong kompetisi yang positif antara perangkat daerah di lingkungan Kabupaten Gunung Mas secara transparan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada tim lomba inovasi perangkat daerah tingkat Kabupaten Gunung Mas tahun 2020 atas kerjasamanya selama ini sehingga lomba inovasi perangkat daerah ini dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing mengatakan, penyerahan piagam penghargaan lomba inovasi perangkat daerah tingkat Kabupaten Gunung Mas tahun 2020, merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah daerah kepada perangkat daerah yang mendapatkan penghargaan, serta memotivasi perangkat daerah lainnya untuk lebih meningkatkan kreativitas dan motivasi dalam pelaksanaan program dan kebijakannya di seluruh aspek.

Kebijakan penilaian dan pemberian penghargaan Pemerintah daerah yang inovatif, dilaksanakan melalui system Aplikasi indek inovasi daerah, yang mengandung nilai-nilai strategis yang secara langsung dapat mempengaruhi dalam mengupayakan kemandirian daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui program dam kebijakan pemerintah daerah yang inovatif.

Tujuan dari kegiatan lomba inovasi perangkat daerah tingkat Kabupaten Gunung Mas tahun 2020 adalah, yang pertama memacu dan memotivasi perangkat daerah untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pelayanan masyarakat. Yang kedua mendorong arah penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan daerah, sesuai dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Gunung Mas , yang selaras dengan penerapan good governace.

Yang ketiga meningkatkan kesadaran dan partisiopasi Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap proses-proses inovasi yang sedang dilakukan oleh perangkat daerah, yang keempat memberikan penghargaan kepada perangkat daerah yang melakukan inovasi dan kreativitas dalam penyelenggaraan pemerintah daerah secara transparan dan bertanggung jawab, dalam upaya peningkatan, pemberdayaan dan daya saing daerah.

“Untuk pemenang lomba inovasi perangkat daerah tingkat Kabupaten Gunung Mas, selamat kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas yang akan mengikuti lomba tingkat nasional dan harapannya supaya bisa menjadi juara satu,” pungkasnya.

Satlantas Polres Gumas Gencar Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

Satlantas Polres Gumas Gencar Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

Satlantas Polres Gumas Gencar Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Sudah tak terhitung berapa lama kita harus berada dirumahaja karena pandemi Covid-19 yang belum juga usai. Dari yang harus beradaptasi dengan kondisi baru, hingga akhirnya kita memiliki rutinitas yang berbeda dari sebelumnya.

Hari ini Selasa (15/9/2020) pukul 09.00 WIB Satlantas Polres Gunung Mas (Gumas) Polda Kalteng kembali melaksanakan sosialisasi di Pasar Baru Kurun dengan sasaran masyarakat yang sedang beraktivitas.

Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, S.I.K., melalui Kasatlantas AKP Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., mengungkapkan, sosialisasi yang dilakukan terhadap masyarakat ini adalah salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap protokol kesehatan anjuran pemerintah serta juga mengajak masyarakat merubah kebiasaan atau pola hidup bersih dan sehat.

“Kita memberikan edukasi tentang arti pentingnya menggunakan masker pada saat beraktivitas di luar rumah. Dengan menggunakan masker kita secara tidak langsung menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga dan orang lain”, jelas Kasat.

Dia berharap kepada personilnya juga dalam pelaksanaan tugas di lapangan agar mempedomani protokol kesehatan serta menggunakan masker. “Mari kita bersama sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kab. Gumas dengan dukungan semua pihak dan masyakat kita dapat menekan angka penularan Covid-19,”tandas kasat.

Kajari Gumas Menggelar Rapat Pakem Guna Meningkatkan Pengawasan Aliran Sesat

Kajari Gumas Menggelar Rapat Pakem Guna Meningkatkan Pengawasan Aliran Sesat

Kajari Gumas Menggelar Rapat Pakem Guna Meningkatkan Pengawasan Aliran Sesat

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Kabupaten Gunung Mas menggelar rapat koordinasi (Rakor) di aula kantor Kejaksaan negeri setempat, Rabu (16/9/2020).

Wakil Ketua Tim Pakem yang juga Kasi Intel Kejari Gunung Mas, Firman Hadi Saputra mengatakan bahwa pokok bahasan atau tujuan Rakor tersebut yakni guna meningkatkan volume pengawasan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan aliran kepercayaan maupun keagamaan di daerahnya. “Rakor tersebut sebagai upaya menangkal munculnya atau menyebarnya paham-paham menyimpang yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah kehidupan masyarakat,”.

Bahwa dalam pertemuan tersebut diketahui fakta bahwa masih terdapat 13 kepala keluarga eks Gafatar di Kabupaten Gunung Mas.

“Menurut laporan intelejen kepolisian, para eks Gafatar tersebut telah hidup membaur dengan masyarakat. Hingga kini  belum ditemukan indikasi penyebarluasan ajaran atau doktrin aliran tersebut di Gunung Mas,” tutur Firman.

Selain itu, Tim Pakem juga rutin melakukan pengawasan kepercayaan atau aliran menyimpang di dunia maya, terutama berbagai media sosial. “Saya mengimbau, bagi masyarakat yang mengetahui atau mendapati adanya doktrin atau kegiatan kelompok yang diduga menyimpang, maka segera laporkan kepada Tim Pakem atau aparat penegak hukum terdekat,” imbaunya.

Nampak hadir dalam kesempatan itu, perwakilan Kantor Kementerian Agama, TNI/Polri, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan organisasi terkait lainnya.

“Karena kita tidak akan bisa menjangkau ke seluruh daerah. Namun kerja sama dengan semua elemen dan saling membahu, apa yang ingin dicapai akan secepatnya terealisasi,”tandas Firman.

SKBPNS Gumas Dilaksanakan Selama 3 Hari Menerapkan Prokes

SKBPNS Gumas Dilaksanakan Selama 3 Hari Menerapkan Prokes

SKBPNS Gumas Dilaksanakan Selama 3 Hari Menerapkan Prokes

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Gunung Mas, Sri Putri Pratiwi

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id –  Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) penerimaan pegawai negeri sipil tahun 2019 di Kabupaten Gunung Mas akan dilaksanakan selama Tiga hari mulai tanggal 19 sapai 21 September 2020 dan menerapkan protokol Covid-19 secara ketat.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Gunung Mas, Sri Putri Pratiwi menuturkan bahwa SKB bakal dilaksanakan tiga hari atau mulai tanggal 19 sampai 21 September 2020 di gedung CAT BKDSDM Gunung Mas.

“Total peserta SKB sebanyak 381 orang. Karena mematuhi protokol Covid-19, maka setiap sesi hanya diikuti sebanyak 25 orang yang dibagi dalam tiga sesi dalam satu hari,”ujarnya saat dibincangi wartawan di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2020).

Sebelumnya para peserta telah di himbau untuk menjalankan isolasi mandiri, tidak melakukan perjalanan, keluar daerah selama 14 hari sebelum pelaksanaan tes SKB, dan selalu menjaga kesehatan serta kebugaran agar nantinya dapat mengikuti tes dengan baik dan meminimalisasi potensi penyebaran Covid-19. “Kami juga akan persiapkan masker standar medis untuk diberikan kepada peserta yang tidak memakai masker non medis saat tes,” ujarnya.

Sebelum memasuki ruang tes, semua peserta bakal diperiksa suhu tubuhnya. Jika ditemukan melebihi 37 derajat celsius, maka yang bersangkutan tetap diperbolehkan mengikuti SKB, namun menempati bilik khusus. “Seluruh peserta diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan dengan sabun. Kami selaku panitia juga akan mensterilisasi ruang ujian sebanyak empat kali. Hal itu bertujuan untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19,” mengakhiri wawancara.