by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 2, 2020

HADIRI : Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi Kapolres AKBP Rudi Asriman, Kajari Anthony, Plt Pabung Kodim 1016 Plk Kapten Inf Muhamad Ayyud, Ketua Bawaslu Walman Tristianto, dan mewakili KPU, ketika menghadiri pelaksanaan sispamkota dalam rangka pengamanan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, di GPU Damang Batu, Selasa (1/9).
Kauala Kurun gunungmaskab.go.id – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) melaksanakan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) digelar di halaman Gedung Pertemuan Umum Damang Batu (GPU) Jalan Pangeran Diponegoro dekat Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (1/9/2020).
Yang pada hari ini akan dilaksanakan penetapan perolehan penghitungan suara tingkat Kabupaten Gunung Mas di GPU Damang Batu Kabupaten Gunung Mas yang dilaksanakan akan diprediksi tidak akan berjalan lancar, karena adanya indikasi-indikasi ketidakpuasan dari pasangan calon atas hasil penghitungan rekapitulasi hari-hari sebelumnya dan berkaitan pula dengan ketidakpuasan yang terjadi di beberapa TPS pada saat pemungutan suara.

Dimana disimulasikan ada kelompok pendukung yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara dan melakukan unjuk rasa di GPU Damang Batu, dan pihak pengamanan dari Polres Gunung Mas melakukan tugasnya guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Hingga diturunkan mobil water cannon untuk mengurai masa yang disimulasikan anarkis hingga tim raimas atau pengurai massa untuk membubarkan para pengunjuk rasa.
Saat simulasi Sispamkota, disaksikan langsung Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Arisman, Plt. Pabung Kodim 1016 Plk Kapten Muhamad Ayyub, Kejari Kabupaten Gunung Mas Anthony, yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Kelas II Kuala Kurun, Komisioner KPU Kabupaten Gunung Mas Yepta H. Jinal, Ketua Bawaslu Kabupaten Gunung Mas Walman Tristianto.
Kapolres Kabupaten Gunung Mas AKBP Rudi Arisman mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan itu sebagai persiapan Pilkada 2020.

“Persiapan simulasi Sispamkota ini sudah dipersiapkan selama empat hari yang lalu, semoga acara kegiatan puncak pada hari ini dapat berjalan dengan baik dan seluruh personil Polres Gunung Mas yang terlibat dapat serius malaksanakan seperti yang sebenarnya,” kata Rudi Arisman.
Lanjut dia ini adalah kegiatan awal pengamanan Pilkada di mulai pada tanggal 3 September yang akan melakukan pengamanan Pam Pilkada tahun 2020 dengan Mantap Praja, sehingga dilakukan latihan Pra Operasi pada siang hari ini.
Jadi simulasi ini, kami melaksanakan latihan pra operasi secara teori dan simulasi tactical floor games (TFG). Karena itu, ini menunjukan kesiapan Kabupaten Gunung Mas seluruh Instansi terkait dari Pemerintah Daerah dan kami dari pihak Kepolisian, dibantu dengan rekan TNI dan instansi terkait lainnya. KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawas bersama-sama kita menunjukan suasana aman dan damai dalam rangka pengamanan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Gunung Mas secara khususnya.
Untuk personil yang diturunkan mengikuti simulasi tersebut sebanyak 170 personil yang terlibat dalam pengamanan pilkada tahun 2020.
“Dana tersebut didukung dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk Polres Gunung Mas sebesar 1,7 miliar. Mulai dari tahapan tanggal 3 Desember mulainya beroperasi sampai berakhir operasi pengamanan pilkada ini,” terangnya.
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengapresiasi kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Kota yang dilakukan Kapolres dengan jajarannya yang telah mempersiapkan antisipasi simulasi ini, tentunya lebih baik kita antisipasi dari awal.
“Kegiatan ini juga melibatkan TNI dan Satpol PP Kabupaten Gunung Mas, tentunya semua pihak mendukung untuk tertib dan aman dan lancar Pilkada pada tanggal 9 Desember tahun 2020 ini,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 2, 2020
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong ketika memberikan hadia, kepada pemenang lomba bercerita, Selasa (01/09/2020).
Kuala Kurun gunungmaskab – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melakukan pertemuan rutin dengan melakukan lomba bagi pengurus dan anggota, yakni lomba paduan suara, Mars PKK dan Mars Gunung Mas, serta lomba bercerita, dalam rangka peringatan HUT RI ke-75 tahun Selasa, (01/9/2020).

Berfoto bersama dalam rangka pertemuan rutin TP-PKK Kabupaten Gunung Mas Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, didapingi Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing menghadiri kegiatan tersebut.
Acara pertemuan rutin TP-PKK Kabupaten Gunung Mas bertempat di Pendopo Rujab Bupati Gunung Mas, dihadiri Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong selaku Dewan Pengurus TP-PKK Kabupaten Gunung Mas, Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing, Ketua TP-PKK Mimie Mariatie serta anggota, Dewan Juri paduan suara dan lomba bercerita serta seluruh pengurus TP-PKK.
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dalam sambutannya mengatakan, berharap anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Gunung Mas supaya meningkatkan penghayatan terhadap lirik lagu yang terkandung dalam lagu Mars Gunung Mas.
“Kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan TP-PKK Kabupaten Gunung Mas dalam melaksanakan tugasnya. Apa yang dinyanyikan dalam Mars itu betul-betul dihayati dan diaplikasikan didalam dalam melaksanakan program-program TP-PKK,” ucapnya.
Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini betul-betul bisa bermanfaat untuk TP-PKK sendiri dan untuk masyarakat Gunung Mas secara umum dari program-program TP-PKK yang akan dilaksanakan nanti.
“Beliau berharap dalam loba bercerita, juga menambah wawasan kita semua baik dalam pengetahuan dengan adanya kegiatan lomba seperti ini legenda-legenda cerita tentang sejarah di Kabupaten Gunung Mas bisa didengar oleh generasi penerus, sehingga betul-betul memahami,” terangnya.
Sementara itu Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong menjelaskan terkait lomba paduan suara Mars PKK dan Mars Gunung Mas dapat lebih baik lagi, untuk kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Lomba ini juga sekaligus untuk mensosialalisasikan Mars PKK dan Mars Gunung Mas, agar lebih dikenal luas oleh masyarakat, serta meningkatkan kebersamaan antar pengurus TP-PKK Kabupaten Gunung Mas,” jelas Mimie.
Untuk tim dewan juri peserta lomba Mimie Mariatie sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas, Yustian Martin dan Alpina Yunitha.
Sebagai juara dalam lomba paduan suara juara 1 nomor urut 4 dengan nilai 1.935, juara dua nomor urut 4 dengan nilai 1.920 juara 3 nomor urut 2 dengan nilai 1.860, juara 4 nomor urut 1 dengan nilai 1.755.
Sebagai juara dalam lomba bercerita juara 1 Noviani, juara 2 Meidawati, Juara 3 Marini, juara harapan 1 Sri Yohana, Juara harapan 2 Melie Natan.
TP-PKK Kabupaten Gunung Mas juga menggelar seminar peluang bisnis hidup sukses yang mendatangkan nara sumber dari Jakarta.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 1, 2020
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing mengikuti kegiatan kick off Sensus Penduduk pencacahan/ pendataan lapangan SP 2020 yang akan dimulai pada 1 September- 15 September. Wabup Gumas didampingi kepala BPS Gumas Drs.Waras dan dihadiri Kepala Dinas Dukcapil Barthel, Plt. Kadis Kominfo, Santik Turina Baboe dan lainnya, yang dilaksanakan di aula lantai I kantor Bupati Gunung Mas, Senin 31/8/2020.
Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing mengatakan untuk sensus penduduk dilaksanakan sekali dalam 10 tahun dan itu merupakan update data jumblah penduduk dengan metode statistik yang sangat akurat, lengkap dan mengetahui data perkembangan penduduk.
“Kegiatan sensus penduduk 2020 ini penting untuk perencanaan dan keberhasilan pembangunan yang baik hingga tahun kedepannya”, ucap Wabup Gumas Efrensia LP Umbing.
Sensus penduduk 2020 merupakan update data dengan metode statistik yang paling akurat dan lengkap dan mengetahui jumblah besaran penduduk yang ada, lengkapnya.
Ia juga menyampaikan, dukungan penuh pelaksanaan SP2020, kepada masyarakat untuk dapat membantu petugas, dalam memberikan data yang valid dan akurat, agar dapat mensukseskan sensus penduduk ditahun 2020.
Ia juga berpesan kepada semua kalangan masyarakat agar jangan bersikap acuh tak acuh dalam pelaksanaan sensus penduduk dan selalu menghormati petugas sensus dalam mengumpulkan data, ucap Efrensia LP Umbing.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Gumas Waras, menyampaikan kepada semua aparatur sipil negara (ASN), camat, lurah, dan kepala desa ikut menyukseskan sensus penduduk 2020.
“Untuk berpartisipasi dalam mendukung sensus penduduk selalu tetap mematuhi protokol covid- 19 dan hormati petugas sensus dan terima dengan baik, berikan informasi dengan jujur agar mendapat kan hasil yang baik” tandasnya.
Ia juga berpesan kepada Camat, lurah, dan kepala desa harus harus berperan aktif meminta para ketua RT dan RW ikut membantu petugas sensus penduduk yang melakukan pendataan di masyarakat, dan bersama sama mengidentifikasi data, bagi yang belum tercatat di sensus online maka diharuskan mengisi sensus secara manual, tutupnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 1, 2020
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat evaluasi Dana Alokasi khusus (DAK) dan dana Desa (DD) di Kuala Kurun, Sesala (1/9/2020).
Kegiatan dipusatkan di lantai 1 kantor Bupati Gumas, dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda), Yansiterson.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar Rapat Evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas.
Turut hadir dalam rapat itu Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P Umbing, Kepala KPPN Palangka Raya, Muchtar Salim, Kepala Bidang PPA II Korwil Provinsi Kalteng Dedi dan sejumlah kepala perangakat daerah Kabupaten Gunung Mas.
Sekda Gumas mengatakan, rapat dalam rangka peningkatan percepatan penyerapan realisasi DAK fisik dan DD tahun anggaran 2020 kita bersama-sama menggali dan sekaligus mencari solusi
Terkait hal itu, Kepala KPPN Palangka Raya ikut hadir dalam rapat ini dengan maksud mengadakan pertemuan dengan SOPD penerimaan DAK fisik dan DD Kabupaten Gumas.
Kondisi ralisasi dana DAK di Kabupaten Gunung Mas dan dana Desa tahun anggaran 2020, mungkin sepesipik terhadap realisasinya sangat minim kita bersama-sama menggali persoalan dan sekaligus mencari solusi supaya kedepan menjadi lebih bisa dipacu penyerapannya.
Karena itu, untuk teman-teman ketahui bahwa, DAK termasuk dana desa boleh dikatakan stimulus ekonomi lebih dalam situasi pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di daerah kita dan di seluruh Negara Republik Indonesia yang kita cintai.
Sangat berat terkaitannya dengan realisasi APBD karena APBD juga stimulus ekonomi, kalau realisasi APBD juga sedemikian lambat maka dalam situasi yang seperti ini tentu menjadi sangat menjadi persoalan bagi kita.
Sedikit perkembangan terakhir di Kabupaten Gunung Mas, bahwa kesepakatan APBD 2020 bersama dengan DPRD tanggal 19 Agustus sekarang sedang di evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan kami sedang menunggu untuk evaluasinya dan untuk penetapan peraturan daerahnya.
Kami semula menganggarkan belanja tidak terduga untuk penanganan Covid-19 yang terdiri dari kesehatan, pembelian jaring pengaman sosial dan penanganan dampak ekonomi sebesar 45,8 miliar lebih, yang berdasarkan instruksi Menteri Nomor 05 bahwa sebagian itu bisa digeser untuk menjadi belanja langsung yang berkaitan dengan dampak ekonomi,” katanya.
“Pertemuan ini juga karena rendahnya penyerapan DAK bidang pendidikan, kesehatan, dan DD di Gumas. Untuk ini, mari kita bersama mengevaluasi memperhatikan untuk dilakukan sesuai arahan kepala KPPN Palangka Raya,” kata Sekda Gumas.
Sematara itu, Kepala KPPN Palangka Raya Muchtar Salim mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan tersebut terkait percepatan penyerapan DAK fisik dana Desa, sekaligus pemulihan ekonomi nasional.
Perlu kita ketahui bersama kita pernah melihat pak Jokowi tersenyum-senyum atau marah-marah beberapa minggu yang lalau, terkait dengan lambatnya penyerapan anggaran di kemetrian Negara dan lembaga dan ternyata kita semua di sasar juga, jangan-jangan penyerapan ini rendah gara-gara KPPN yang repot gara-gara KPPN yang mempersulit.
Kami dari KPPN membuka diri seandainya ada terkait dalam penyaluran DAK fisik dan dana desa, ada orang-orang di KPPN yang mempersulit atau bahkan lebih parah lagi minta embel-embel kalau itu ada saya akan menyerahkan diri duluan ke penegak hukum dan mudah-mudahan tidak ada.
Terkait DAK fisik cadangan Kabupaten Gunung Mas penyumbang paling rerendah di Kalimantan Tengah termasuk dana desa tahun berikutnya, yang rugi siapa masyarakat desa itu. “Saya minta kepada Bapak Sekda supaya benar-benar serius,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Aug 28, 2020
KUALA KURUN gunungmas.go.id– Plt Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Gunung Mas, Sudin mengatakan bahwa sebanyak 703 orang pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerahnya menerima bantuan modal usaha dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.
“Totalnya sebanyak 703 pelaku usaha yang sudah kami usul kepada pihak kementerian agar mendapat bantuan sebesar Rp 2,4 juta,” bebernya, Rabu (26/8/2020).
Menurutnya, para pelaku UMKM tersebut berasal dari seluruh kecamatan di Gunung Mas. Mereka merupakan pelaku usaha yang masuk kategori ekonominya kelas menengah ke bawah.
“Sebelum diusulkan, memang ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan modal tersebut, seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, nomor kontak telepon hingga nomor rekening bank,” sebutnya.
Penyaluran bantuan tersebut nantinya bakal ditransfer langsung ke rekening masing-masing pelaku UMKM. Diperkirakan realisasinya dimulai awal bulan September 2020.
“Datanya sudah kami kirimkan dan saat ini masih dalam tahap verifikasi dan validasi data oleh pihak DPKP dan Pemprov Kalteng. Bantuan tersebut dimaksud untuk menambah modal bagi pelaku usaha kecil menengah yang terdampak Covid-19,” bebernya.
Agar penggunaan uang tepat sasaran dan sesuai peruntukannya, maka usai pencairan akan dilakukan monitoring oleh pihak berwenang. Sehingga meminimalisasi adanya penyalahgunaan uang tersebut oleh para penerima manfaat.
“Saya berharap jangan sampai ada orang atau pihak terkait yang berani mencoba mengkorupsi bantuan ini. Sebab selama prosesnya kami terbuka dengan siapa pun, termasuk wartawan dan kepolisian,” pungkasnya.